Monthly Archives: December 2003
Kampus Global ala Dow
Bersamaan dengan langkah restrukturisasi proses bisnisnya, Dow Chemical membangun e-learning. Dengan investasi hanya US$ 1,3 juta, dalam tahun pertama operasionalnya sistem pelatihan online ini memberikan penghematan hingga US$ 30 juta.
Ardi Joanda
Kelahiran Pontianak, 15 Januari 1970 ini menjadi bagian Da Vinci sejak perusahaan masih berupa gagasan di benak para pendirinya, Tony Phua dan Doris Phua. Ardi ikut berperan membangun Da Vinci Indonesia (DVI) dari nol hingga mencorong seperti sekarang. Tak heran, ia diangkat menjadi Chief Executive Officer DVI. Di pundaknya, perkembangan penjualan dan pemasaran Da Vinci di Indonesia dipertaruhkan.
Juliani Mugi Santoso
Seni desain grafis rupanya telah menambat hati Juliani Mugi Santoso. “Ini sangat menyenangkan karena kita bisa terus berkreasi dan dituntut inovatif,” ujar lajang kelahiran Ponorogo, Juli 1972 ini. Setelah mengantongi ijazah desain grafis dari Universitas Curtin, Perth, Australia, bungsu dari 11 bersaudara yang akrab disapa Yeni ini bergabung dengan PT Kreasindo Leo Burnet sebagai Direktur Yunior Art. Bertahan sekitar setahun, penghujung 1998, Yeni hijrah ke PT Almanda sebagai Desainer Kreatif untuk ColourBox. Selepas mengambil kursus merchandising di New York, penggemar renang dan bola basket ini dua tahun menjadi Desainer Kreatif untuk M2000, dan Desainer Senior untuk merek Alma.
Richard Darmadi
Sukses Sumber Kredit — produk pembiayaan ritel dari GE Capital Indonesia (GECI) — tak lepas dari buah kerja keras Richard Darmadi. Lewat tangan dinginnya, penjualan Sumber Kredit bertumbuh hingga empat kali lipat dalam tempo kurang dari 12 bulan. Karier Richard pun ikut melambung. Bergabung dengan GECI pada Agustus 2000, hanya tiga bulan berselang, ia sudah dipercaya menjadi Manajer Senior Penjualan. Februari lalu, tanggung jawab Richard makin besar dengan tugas baru mengepalai unit baru yang berhubungan dengan consumer financing. “Pengembangan smart shopping cash dan kartu belanja Carrefour menjadi bagian dari tanggung jawab saya,” ungkap Manajer Senior Retailer Financial Services GECI itu.
Angelika Susanti
“Saya sangat interes pada bidang pemasaran, karena sangat dinamis,” ungkap Angelika Susanti, yang perjalanan kariernya memang fokus di bidang pemasaran. Angie — begitulah ibu dua anak ini akrab disapa — lulusan manajemen pemasaran dari Universitas Trisakti, mengawali karier pada 1992 sebagai Asisten Manajer Komunikasi dan Pemasaran PT Interdelta. Lalu, selama tiga tahun menjadi Manajer Produk & Spesialis Komunikasi Pemasaran Kodak Singapura.
Bintangnya Bisnis Infotainment
Ia disebut Raja Gosip. Pasalnya, hingga sekarang, tak ada pemilik production house sedominan dirinya dalam mengisi acara gosip di layar …More»
Hobi Mahal Para Eksekutif
Bagi sejumlah eksekutif Indonesia yang punya duit berlimpah, mobil bukanlah sekadar alat transportasi. Mobil, terutama yang mewah, adalah lambang prestise …More»
Arwana, Penguasa Pasar Keramik di Daerah
Menyebut keramik, orang lebih merujuk merek-merek seperti Mulia, Asia Keramik, Roman dan KIA. Harap maklum, mereka merupakan pemain besar yang …More»
Asyiknya Bermain Kereta Api Mini
Hobi yang ditekuni Antono Yuwono terbilang unik: mengoleksi miniatur kereta api (KA). Saking gandrungnya, Direktur Pengembangan Bisnis PT Modernland ini …More»
Membenahi ?Kesemrawutan? Pengelola Pasar Becek
Dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk mencapai 12 juta jiwa, Jakarta jelas merupakan lahan subur bagi bisnis ritel. Indikatornya …More»