Monthly Archives: September 2004
Demi Sebuah Perubahan
Lantaran bisnisnya berkembang, sistem buatan sendiri tak lagi bisa memenuhi kebutuhan organisasi Blue Bird. Toh, langkanya best practice membuat pencarian sistem pengganti berjalan alot.
Banyu Biru Djarot
Euforia dunia politik rupanya tak menyurutkan minat Banyu Biru Djarot mengembangkan jiwa kewirausahaannya. ?Saya sebenarnya lebih senang mengembangkan jiwa kewirausahaan saya karena lebih menantang,? ungkap Banyu yang aktif terjun di dunia politik dan menulis beragam artikel di beberapa media cetak. Tak ayal, karier profesionalnya di Danareksa dan Nusantara Capital pun ia tinggalkan. Bersama dua rekannya, ia mengibarkan bendera PT Nextrum Indonesia tahun lalu dengan ladang bisnis general trading.
Megawaty Khie
Sejak awal, Megawaty Khie rupanya memilih teknologi informasi (TI) sebagai lahan kariernya. Lulusan bidang pemasaran dari Universitas Southern Illinois ini melihat masih banyak teknologi yang bisa dikembangkan untuk mempermudah kehidupan masyarakat Indonesia. Kondisi ini berbeda dengan di Singapura yang sistem TI-nya telah bagus. Makanya, ia tidak tertantang lagi berkarier di Singapura meski ia sempat menjabat Manajer Penjualan Kanal di Sing Tel Paging.
Samudro Seto
Tantangan. Itulah yang mendorong Samudro Seto bergabung dengan Sony Ericsson Mobile Communications International Ab Indonesia Representative Office, sejak Agustus lalu. Sebagai Manajer Pemasaran Produk, tugasnya mendongkrak penjualan, memperbesar ekuitas merek, membuat program kegiatan agar konsumen mengerti betul bahwa produk Sony Ericsson bagus dan mudah digunakan. ?Dan tentu saja, termasuk memperbesar market share,? ungkap kelahiran Jakarta, 12 November 1971 ini. ?Kuncinya, kami terus mengeluarkan produk yang bagus dan inovatif,? sambung Samudro, yang penggemar basket dan melukis kartun.