Monthly Archives: June 2005
IDB Infrastructure Fund Investasikan US$ 50 Juta di Malaysia
“Islamic Development Bank Infrastructure Fund merupakan inisiatif IDB untuk mendukung pembangunan infrastruktur sektor swasta di negara-negara anggotanya. Malaysia merupakan salah …More»
Barclays Capital Buka Kantor Perwakilan di Jakarta
Selain Humfrey hadir pula Chief Executive Barclays Capital Wilayah Asia Pasifik, Robert Morrice, manajer kantor Perwakilan Barclays Capital di Jakarta, …More»
DJI Luncurkan Sidewinder G2 UTM Firewall
“Seiring dengan jaringan komputer yang semakin rumit, perusahaan yang tidak lagi terpusat dan peningkatan pengunaan internet, mengakibatkan kebutuhan akan keamanan …More»
Reksadana Emerald dari ABN Amro
Eli Djurfanto, Head of Portfolio Management AAAMI, mengungkapkan, daya beli masyarakat sebagai salah satu faktor penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang …More»
NISP Bukukan Laba Bersih Rp 290,1 Miliar
Dalam RUPST itu disepakati, guna mencapai pertumbuhan tinggi dan antisipasi sejumlah tantangan perbankan, NISP memutuskan untuk mempergunakan seluruh laba bersih …More»
LG Ekpansi ke Bisnis Lampu
“Teknolgi PLS itu lebih ramah lingkungan, karena mengurangi kebutuhan merkuri yang fungsinya untuk menghasilkan cahaya,†kata CEO Digital Appliance LGE …More»
Alfred Budiman
Artinya, ia dituntut bisa memberikan nilai tambah dari produk yang ada sekarang, atau menambahkan fitur yang menarik dan mempermudah pihak …More»
Amanda Puspa Dewi Wibowo
Dosis pas solusi cerdas. Slogan citra baru Neurobion itu menandai langkah baru produk ini mengubah citra dan persepsi obat pegal-pegal dan kesemutan menjadi vitamin untuk kebugaran. Adalah Amanda Puspa Dewi Wibowo yang ikut andil “ganti baju” Neurobion. “Kami ingin mengubah persepsi, karena produk ini sebenarnya memang di-positioning-kan sebagai multivitamin,” kata Manajer Merek Neurobion yang juga menangani merek Mediflor dan Seven Seas, yang bergabung dengan PT Merck Indonesia awal 2005. “Sejak dikampanyekan Januari lalu, animo terhadap penjualan produk ini bagus,” katanya.
Arvin F. Iskandar
Properti dan restoran. Itulah dua bisnis yang digeluti Arvin Fibrianto Iskandar. Meski dua ladang bisnis ini tak bersentuhan satu sama lain, Arvin menjalankannya dengan prinsip yang sama: Be the best in quality of product and service. Mengusung bendera Over Rice, resto yang yang menyajikan masakan Thailand dan Cina ini dikembangkannya bersama istri dan temannya, dua tahun lalu. Sekarang, Over Rice memiliki empat gerai, semuanya di Jakarta. “Tantangan terbesar adalah menyeimbangkan mutu produk dengan layanan yang diberikan kepada tamu. Bagi kami, tamu adalah raja yang benar-benar harus dilayani dengan baik,†kelahiran 26 Februari 1969 itu menegaskan.
Sally M. Dandel
Sejak Februari lalu, Sally M. Dandel mengemban tugas baru sebagai manajer merek untuk produk anyar yang diluncurkan PT Frisian Flag Indonesia pada Oktober 2004. Sally optimistis, susu cair berlabel Fristi dengan aneka pilihan rasa itu bisa direspons pasar dengan baik. Pasalnya, meski pasar susu cair di Indonesia tidak begitu besar, peluang bertumbuhnya masih besar. “Pesaingnya juga masih jarang di kategori ini. Karena itu saya tertantang untuk mengelola merek Fristi sekaligus ikut membesarkan pasar ini,” ungkap lajang kelahiran Jakarta, 19 Maret 1976 itu.