Memilih Aplikasi ERP
Tuesday, October 25th, 2005
oleh : pengasuh1
Saat ini di perusahaan saya bekerja akan dibangun ERP software. Ada beberapa developer memberikan penawaran ERP software tersebut. Di antara developer tersebut ada dua penawaran yg harga penawawarannya jauh berbeda.
Kami ingin bertanya tentang hal-hal apa saja yg harus dipertimbangkan untuk memilih developer ERP software selain dari sisi harga? Kami mengharapkan saran-saran dari bapak. Terima kasih kami ucapkan sebelumnya.
Jawaban
Terimakasih atas pertanyaan yang sangat menarik dari Pak Yana. Memang adalah benar bahwa memilih software ERP tidaklah semata-mata harga. Tapi ada beberapa faktor lain yang perlu diperhitungkan. Diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Berapa besar ukuran volume transaksi ataupun proses bisnis maupun organisasi yang terkait dalam proses otomasi (automation) ini. Karena semakin besar dan semakin kompleks suatu proses bisnis maka software ERP yang akan digunakan haruslah sanggup memenuhi kebutuhan tersebut terutama reliabilitasnya. Ini akan terlihat dari besaran platform hardware yang menjadi prasyaratnya. Semakin kompleks proses bisnis biasanya konfigurasi platform hardware akan semakin menuntut lebih besar dan lebih kompleks juga agar kinerja throughput bisa tetap terjaga;
2. Pengalaman vendor/developer dalam implementasi dengan perusahaan yang pernah punya proses bisnis yang sama akan sangat penting. Sebaiknya bapak minta referensi dari pihak vendor untuk perusahaan yang punya proses bisnis yang sama dengan Bapak sehingga bisa melakukan studi banding. Ini sangatlah penting mengingat implementasi ERP adalah investasi yang tidak akan kembali dalam waktu cepat. Jangan sampai menyesal di kemudian hari;
3. Tidak selalu vendor/developer besar merupakan jaminan bahwa produk dan delivery pasti bagus. Namun yang paling penting adalah kemampuan vendor/developer itu mengenal proses bisnis, ketajaman dalam pendefinisian proyek dan juga mengenal titik-titik kritis saat implementasi. Pada kebanyakan proyek, 50% kontribusi kegagalan justru datang pada saat perencanaan yang seringkali disebabkan oleh kegagalan untuk mendefinisikan project scope;
4. Selain ketiga hal sebelumnya, hal terakhir yang perlu dipertimbangkan juga adalah dukungan teknis dari software itu sendiri. Sejatinya sebuah software haruslah mempunyai skalabilitas dan kontinuitas support yang baik. Pada kebanyakan vendor/developer, kegagalannya adalah di sisi ini. Untuk itu perlu sekali dalam kontrak Maintenance dicantumkan penalty clause apabila terjadi kegagalan support. Tentunya scope support itu sendiri perlu didefiniskan dengan jelas dan tegas.
Sejatinya keempat poin diatas masih merupakan segelintir saja dibandingkan banyak faktor lainnya yang memberikan kontribusi dalam pemilihan software. Tapi paling tidak keempat hal tadi telah memberikan gambaran yang mendekati realitas dalam implementasi berdasarkan banyak pengalaman dalam implementasi ERP.
Semoga informasi ini cukup membantu.