Monthly Archives: October 2005
Telkomsel Teken Kontrak Jaringan dengan Siemens
“Pelanggan kami meningkat dua kali lipat selama 18 bulan terakhir, dan tersebar di lebih dari ribuan pulau. Hal ini berarti …More»
Isuzu Ambil Alih Bisnis Truk GM di Australia dan Afsel
Pengambil alihan ini juga bisa diartikan bahwa GM akan lebih fokus dalam memproduksi mobil penumpang. Selama ini, mobil penumpang merupakan …More»
Fransisca Supandi
Saat produk alat tulis-menulis (stationery) murah asal Cina menyerbu pasar Indonesia, Fransisca Supandi sempat gelisah. Namun, lulusan Teknik Sipil Universitas Tarumanagara ini kembali optimistis. Pasalnya, sejak satu tahun lalu konsumen sudah berpikir kembali untuk menggunakan produk bermerek yang berkualitas, meski harganya cukup mahal. Ia berkepentingan melihat kompetisi bisnis di kategori produk ini, karena sejak 2003 ia menjadi Manajer Pemasaran Stationery Datascrip. Dalam pekerjaannya, ia mengelola 11 merek antara lain Stabilo, Paper One, Canson, Passion, Elite Paper dan disket IBM.
Evie Yulin
Meski menimba ilmu farmasi, sejak kuliah Evie Yulin bertekad menggumuli dunia pemasaran. “Saya senang tantangan di bidang pemasaran yang sangat dinamis,†ungkap lulusan Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada ini. Ia pun fokus berkarier di bidang pemasaran setelah menyelesaikan S-1 dan program apoteker. Sebelum berlabuh di PT Aventis Pharma (Sanofi Aventis) sebagai Direktur Pemasaran pada Juli lalu, jejak kariernya bisa terbaca di beberapa perusahaan farmasi. Sebut saja di Tempo Scan Pacific, ia pernah menjadi Manajer Pengembangan Bisnis, dan Manajer Produk. Di PT Roche Indonesia, ia pernah menjadi Manajer Produk, Manajer Senior Produk, Manajer Produk Grup, Manajer Pemasaran (produk primary care) dan Manajer Pemasaran (produk specialty care).