Diana Dewi

Diana Dewi

Respons pasar yang positif disambarnya dengan membuka toko di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, pada 1998 dengan nama Kagelupe. “Modalnya terhitung kecil, Rp 15 juta,” kata ibu satu putra ini. Seiring dengan perkembangan bisnisnya, produknya pun makin variatif. Pasalnya, ia juga mengajak rekannya untuk menitipkan produk mereka seperti keramik atau bed cover. Belakangan, ia juga merambah ranah konsultasi desain kamar, rumah dan kantor. Beberapa karyanya antara lain ruang rektor dan sekretaris Universitas Trisakti, MTV Land Indonesia, Apartemen Green View di Pondok Indah, dan Apartemen Taman Rasuna. “Sekarang, penghasilan utama saya justru dari konsultasi desain interior,” kata penyuka desain eklektik yang juga kontributor program Home & Beauty di SCTV ini.

Kini, Diana yang gemar melukis dan fotografi tengah mengembangkan bisnis pembuatan album foto dan diary. “Ini bisnis dengan dua orang sahabat saya. Sampulnya kami jahit sendiri. Responsnya cukup bagus. Sudah ada yang melakukan pemesanan,” kata Diana yang juga pendiri Yayasan ADN7.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag