Thursday, September 27th, 2007
oleh : admin
Gajah mati meninggalkan gading, manusia mewariskan apa? Di ranah bisnis Indonesia, tercatat sejumlah pengusaha — sudah meninggal maupun masih hidup — yang merintis bisnis dengan pilar nilai-nilai yang kokoh. Sebut saja William Soeryadjaya. Ketika menetaskan Astra, ia tak semata ingin menjadikan Astra sebagai perusahaan otomotif, melainkan juga sebagai aset nasional. Nilai-nilai yang ditorehkan William sampai saat ini masih bergema di Astra meski sudah lebih dari sedasawarsa ia tak bersentuhan dengan perusahaan yang dibangunnya itu.
Gobel, Julius Tahija, dr. Boen, dan sejumlah nama lain juga mewariskan nilai-nilai yang sampai saat ini masih terus dipelihara dan dijalankan oleh generasi berikutnya. Perusahaan yang mereka bangun terus tumbuh bersama wisdom dan legacy yang terpatri kuat menjadi nilai-nilai perusahaan. Bahkan, nilai-nilai yang diwariskan itu menjadi tonggak pembelajaran bagi generasi berikutnya dan pelaku bisnis lainnya. Apa saja wisdom dan legacy mereka? Berikut potret wisdom dan legacy sejumlah pengusaha kita.
Artikel Terkait