Monthly Archives: May 2008
TNT dan WFP Gelar Jalin Kerja Sama untuk Perangi Kelaparan
Pada hari Minggu 1 Juni 2008, orang-orang di berbagai belahan dunia bersama dengan pemerintah, selebriti, badan PBB lainnya, mitra swasta …More»
Pratesis Perkenalkan Aplikasi Mobile Versi Terbaru
Diklaim Hadi, Scylla Mobile 3.1 ini merupakan aplikasi yang disempurnakan dari versi sebelumnya-yang telah dikembangkan sejak 2005. Sekarang, generasi Scylla …More»
Uthie Wijiastuti
Lulus dari Jurusan Tata Busana Universitas Negeri Jakarta, Uthie Wijiastuti bertekad untuk mendiri. “Saya ingin punya usaha dan punya banyak waktu untuk keluarga,†ungkapnya. Semangat inilah yang memacu Uthie menggali talenta yang dimilikinya. Mengembangkan bisnis kerajinan tenun lantas dipilihnya karena sejak kecil ia hobi menjahit. Pilihannya tidak keliru. Lewat Dewi Sambi Tenun yang dikibarkannya lima tahun lalu, saat ini selain di Jakarta, bisnisnya merambah Bandung, Surabaya dan Lombok. Omset bulanannya bisa mencapai ratusan juta.
Hendry Saimin
Ketangguhan Hendry Saimin kini sedang diuji. Sebagai Direktur Pemasaran PT Bigkad Indonesia, ia sedang giat-giatnya memperkenalkan media alternatif beriklan. Lewat Bigkad, lulusan Universitas Bina Nusantara Jurusan Teknologi Informatika dan Statistik ini memasarkan media berpromosi menggunakan kartu bisnis. “Sebuah kartu seukuran kartu nama bisa dimanfaatkan sebagai alternatif media pemasaran,†ungkap Hendry yang membawa Bigkad ke Indonesia. Media alternatif ini pertama kali hadir di Spanyol lima tahun lalu, dan kini sudah hadir di 36 negara.
Michael Riady
Meski menyandang nama belakang Riady, tak serta-merta Michael Riady menduduki posisi empuk di imperium bisnis yang dibangun sang kakek, Mochtar Riady. Sebelum didapuk menjadi CEO The St Moritz Penthouses & Residences, anak kedua dari empat bersaudara dalam keluarga Andrew Riady ini mengawali karier di PT Lippo Karawaci Tbk. sebagai staf pameran di Metropolis Town Square, Tangerang. S-1 Finance dari Orange County University di Los Angeles, Kalifornia ini ternyata mampu menjadikan pamor Metropolis bersinar.
Retno Wulan
Di mata Retno Wulan, keberhasilan bekerja merupakan sebuah passion. “Saya harus mengerjakan apa yang saya cintai, dan mencintai apa yang saya kerjakan,†kata kelahiran Jakarta 24 Maret 1971 ini. Prinsip inilah yang mengantarkan Sarjana Ilmu Manajemen Universitas Pancasila dan Higher Diploma Stanford University, Amerika Serikat ini ke tangga kariernya. Memulai karier sebagai Sekretaris Komisaris di Satelindo (1994), karier Wulan makin mencorong saat ia menjabat Manajer Pengembangan Bisnis SingTel Global Office. Ia beberapa kali menggondol juara dan memperoleh penghargaan untuk penjualan terbaik se-Asia.
Sebuah Skenario Besar Menuju Indonesia Emas
“Indonesia Bisa, Indonesia Bisa, Indonesia Bisa!†seru Presiden SBY selepas membacakan Deklarasi Indonesia Bisa pada perhelatan akbar peringatan 100 Tahun …More»
Harumkan Nama Bangsa Lewat Prestasi Bisnis Internasional
Perusahaan-perusahaan swasta dan BUMN yang mampu bersaing di tingkat regional atau global juga merupakan aset kebanggaan nasional. Jadi, tidak hanya …More»
Mari, Bangkitkan Potensi Industri Kreatif
“Indonesia Bisa!†Deklarasi yang digaungkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istora Senayan pada peringatan 100 Tahun Kebangkitan Nasional, 20 Mei …More»
Pendulum Tinggal Diayun!
Bahwa bangsa ini sedang mengalami keterpurukan, tentu banyak yang tak menyangkalnya. Hanya saja, membicarakan keterpurukan tanpa mendiskusikan “bagaimana†dan “apa†…More»