Monthly Archives: November 2008

Sandi Ariyanti

Industri ritel yang dinamis mendorong Sandi Ariyanti melabuhkan kariernya di dunia tersebut. Terlebih, perusahaan yang dimasukinya terbilang masih baru. “Ada tantangan lebih ketika mengurusi bisnis yang dimulai dari nol dibandingkan bisnis yang sudah mapan,” ungkap Manajer Pengembangan Bisnis Yafriro Indonesia — distributor jam tangan mewah yang lebih menspesialisasikan diri pada limited edition. “Satu jenis jam hanya diproduksi satu, tiga, lima, atau sepuluh untuk seluruh dunia,” kata Sandi. Ada 13 merek jam mewah di bawah naungan Yafriro — tidak dijual di tempat lain — dengan harga Sing$ 7.000- 70.000.

Posted in Profile | Leave a comment

Ridwan Zahrie

“Good Corporate Governance adalah dunia saya,” ungkap Ridwan Zahrie, Direktur Kepatuhan dan Risiko PT Recapital Advisors (Grup Recapital). Saking cintanya kepada konsep tata kelola perusahaan yang baik dan benar, sarjana hukum dari Universitas Trisakti dan S-2 dari London School of Economics and Political Sciences (LSE) melalui British Chevening Awards ini telah menghabiskan lima tahun terakhir waktunya untuk riset dan kampanye pemahaman pentingnya penerapan GCG di dunia bisnis Indonesia. “Saya aktif sebagai penulis, pembicara dan pengajar di berbagai event dan asosiasi bisnis seperti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, media, universitas dan lembaga pemerintah,” tutur pengagum J.F. Kennedy, Dwight D. Eisenhower, Prof. Wijoyo Nitisastro dan Bill Gates ini.

Posted in Profile | Leave a comment

Rocky Sugih

Kecintaan pada desain grafis membuat Rocky Sugih terjun ke dunia yang bernilai seni tinggi, industri keramik. Direktur PT Intikeramik Alamasri Indonesia Tbk. ini bertanggung jawab membawa produk andalannya, keramik merek Essenza yang kini memimpin pasar domestik, menjadi pemain global.

Posted in Profile | Leave a comment

Sharlie Indriaty Iskandar

Dunia pemasaran selalu berkesan bagi Sharlie Indriaty Iskandar, Manajer Merchandising Pasaraya Manggarai. Meski tidak lagi menjabat sebagai Manajer Pemasaran, posisi yang ditinggalkannya di Spin City Bowling dan En Lounge Restaurant di EX Plaza Indonesia, ilmu pemasaran masih terpakai olehnya. “Banyak hal yang berbau pemasaran di posisi saya sekarang, bernegosiasi dengan tenant berapa flow penjualan per meter persegi, mengukur target pasar dan melakukan analisis tahunan berapa produktivitas per lantai,” ujar wanita yang telah menikah dan berusia 30-an tahun ini.

Posted in Profile | Leave a comment

Paula Meliana Eva Bun

Mother knows best. Kebenaran peribahasa lawas ini baru disadari Paula Meliana Eva Bun setelah mengikuti saran ibunya, mengambil kuliah fashion design di Fashion Institute of Design and Merchandising Interior, Amerika Serikat. Padahal, karena hobi menggambar, Paula sudah kuliah di Jurusan Desain Interior Universitas Tarumanagara selama satu tahun. “Tapi saya ikuti juga saran ibu, dan ternyata saya suka, ha-ha-ha,” ujar putri sulung Eva Bun yang sekarang menjadi GM Eva Bun Group yang bergerak di bisnis pernikahan ini.

Posted in Profile | Leave a comment

Seng Hoo Ong

Nama Seng Hoo Ong menjadi buah bibir banyak orang ketika pada 23 Juli 2008 berakad nikah dengan Adinda Bakrie, putri pengusaha Indra Bakrie. Sejak itu, banyak gosip berembus mengenai asal-usul pria yang lahir dan besar di Indonesia ini. Namun yang pasti, pria 30-an tahun ini mengaku bukan seorang pengusaha dalam surat elektroniknya kepada SWA. “Saya memulai karier di Lazard Freres, bank investasi di Eropa, dan diposkan di Kantor Cabang Singapura di divisi high yield,” ujar pria bertubuh tinggi ini.

Posted in Profile | Leave a comment

Andy Totong

Sebagai salah satu direktur di perusahaan yang dibangun ayahnya, Andy Totong tak serta-merta menduduki posisi tersebut. “Ini bukan aji mumpung. Perusahaan ini dikelola secara profesional, siapa pun harus memulai karier dari bawah,” kata Direktur Merchandise & Pemasaran PT Catur Mitra Sejati Sentosa — pengelola supermarket bahan bangunan Mitra10 yang kini memiliki 23 cabang. Sarjana teknik industri dan bisnis dari University of California, Berkeley, ini sempat bekerja di American Standard Indonesia sebagai management trainee (2002). Merasa tidak cocok bekerja di lingkungan pabrik, sulung dari empat bersaudara ini memutuskan keluar, lalu bergabung dengan Mitra10 di bagian pemasaran. Setahun kemudian, ia ditempatkan di bagian teknologi informasi. Tahun 2005, ia dipercaya menangani bagian merchandise

Posted in Profile | Leave a comment

Yuni Jie

Perjalanan Yuni Jie menjadi desainer interior boleh dibilang sudah dimulai ketika ia masih kanak-kanak. Bungsu dari dua bersaudara ini sejak kecil telah menaruh perhatian serius pada bentuk-bentuk tiga dimensi. Bakat dan talentanya makin terasah ketika ia memutuskan menempuh pendidikan di Cornish College of the Arts, Seattle, AS. Lulus Bachelor of Fine Arts dengan predikat cum laude, ia sempat bekerja di firma desain interior Collins dan DiMarco Architecture + Design sebelum meneruskan kembali pendidikannya di Pratt Institute, New York.

Posted in Profile | Leave a comment

Mengelola Proyek Properti Tanpa Sakit Kepala

Mengembangkan dan mengelola proyek-proyek properti skala besar tak bisa lagi dengan cara-cara lama. Grup Ciputra dan BSD menunjukkan bagaimana cara yang lebih modern dilakukan.

Posted in Technology | Leave a comment

Sistem Penyiaran Analog Vs. Digital

Kemampuan mengelola informasi dan komunikasi secara optimal merupakan faktor penentu bagi keberhasilan suatu negara dalam berkompetisi di era globalisasi. Keberhasilan ini tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) an sich, melainkan juga amat ditentukan kemampuan negara itu menyiasati perkembangan TIK dengan segala dampak yang ditimbulkannya.

Posted in Technology | Leave a comment
Page : 1 of 2 1 2