Monthly Archives: May 2009
SAP dan RIM Jalin Kerjasama
“Integrasi CRM SAP dengan smartphone BlackBerry memberikan kemudahan dan kecepatan akses informasi mengenai pelanggan secara mobile. SAP dan RIM telah …More»
GreenBow Gandeng D-Link
Melalui usaha kolaborasi ini, kedua perusahaan telah mensertifikasi seluruh produk VPN D-Link termasuk routers, D-Link DIR dan seri DI, serta …More»
Gandeng Harvest, Bakrie Telecom Garap Telepon Umum
â€ÂKami akui di tengah maraknya akses masyarakat untuk mendapatkan layanan telepon selular, keberadaan telepon umum sangatlah terbatas. Namun sebagai sebuah …More»
Indosat Sediakan Akses Komunikasi di WOC & CTI Summit
Antisipasi yang dilakukan antara lain melalui penambahan kapasitas, baik untuk telekomunikasi suara maupun data. Khusus untuk layanan seluler, Indosat melakukan …More»
Bakrie Telecom Hadir di 69 Kota
â€ÂKami telah berkomitmen memperluas kehadiran Bakrie Telecom di berbagai kota di Indonesia dan kami akan terus berupaya memenuhi komitmen tersebut. …More»
Solusi Data Center Lintasarta bagi Industri Perbankan
Ronald menceritakan contoh kasus musibah kebakaran yang menimpa sebuah bank nasional terkemuka pada bulan Februari lalu yang menyebabkan sistem & …More»
SaaS, Makin Seksi dan Populer
Software-as-a-Service (SaaS) atau on demand software belakangan tak lagi hanya populer di kalangan perusahaan start-up ataupun kelas gurem, tapi juga di kalangan korporasi besar berskala global. Apa di balik tren ini?
Cynthia Tan
Bosan dengan suasana belanja di department store yang begitu-begitu saja? Cobalah sambangi Fashion Bar, sebuah fashion store di Mal Cilandak, Jakarta Selatan. Berbagai keunikan ada di sana. Salah satunya, setiap pelanggan yang merasa puas berbelanja lantas memencet bel di meja kasir. Ketika bel berbunyi, spontan semua pramuniaga bertepuk tangan. Karyawan yang mengantuk pun bisa langsung segar kembali dan pelanggan juga memperoleh pengalaman berbelanja yang unik. Nah, otak di balik department store ini adalah Cynthia Tan, putri Isang Harry Tjiputra, pengusaha garmen yang eksis sejak 1980-an.
Handono Warih
Dunia telekomunikasi memang tidak bisa lepas dari hidup Handono Warih, yang kini Manajer BlackBerry & Ritel Internet PT Excelcomindo Pratama (XL). Selulus S-1 dari Universitas Gunadarma Jurusan Manajemen Informatika pada 1997, ia terus menggeluti industri telekomunikasi, mulai dari PT Satelindo hingga akhirnya dimerger dengan Indosat, lantas hijrah ke XL pada 2006. “Industri menuntut kita untuk selalu keep moving dan membangun jejaring seluas-luasnya untuk berkolaborasi,†ujar pria kelahiran Jakarta 20 Oktober 1974 ini.
Mohammad Sanusi
Kerja keras, perencanaan, serta strategi yang terarah dan terukur merupakan filosofi Mohammad Sanusi. Tak mengherankan, karier kelahiran Juli 1970 ini di bisnis properti terbilang berjalan mulus. Sebelum mengisi posisi Direktur Utama PT Bumi Raya Property yang mengelola Jakarta City Centre (JaCC), kariernya terentang cukup panjang. Memulai sebagai staf engineering di PT Acset Indonusa pada 1996, enam bulan kemudian ia didapuk menjadi Manajer Proyek untuk pembangunan Gedung Indosat Jakarta. Ia juga sempat menjadi agen prinsipal Ray White (1997-98) sebelum dipercaya sebagai Manajer Proyek PT Bore Pilling Lestari untuk pembangunan Gedung Danamon dan Menara Jakarta.