Polling

Menurut Anda, bagaimanakah kondisi bisnis di Indonesia jika ACFTA (ASEAN-China Free Trade Area) diberlakukan?


View Results

Loading ... Loading ...

iPad, Peluang bagi Industri Media

Tuesday, February 9th, 2010
oleh : Army Meidinasari


 

Diluncurkannya iPad pada Januari lalu membuat sebagian orang menanti-nanti produk baru Apple tersebut beredar di pasaran. Perpaduan smartphone, laptop dan kindle membuatnya menjadi suatu barang baru di segmentasi yang baru pula. Bagaimana dengan Indonesia?

Negara dengan pengguna ponsel terbesar ke-3 dan pengguna internet terbesar ke-5 di Asia ini sepertinya memiliki pangsa pasar yang cukup potensial bagi penjualan iPad. Pasalnya, dengan segala kelebihan yang ditawarkan iPad, para pengguna smartphone dan laptop akan merasakan manfaat keduanya dalam satu alat. Menurut pakar IT Eko Indrajit, jika tetap dibanderol dengan harga paling murah US$ 500, iPad akan laris terjual. “Seperti kita lihat, penjualan iPhone dan Macbook yang laris di pasaran. Saya optimis dengan produk baru Apple tersebut,” tegasnya ketika dihubungi Senin (8/2).

Eko menjelaskan bahwa beberapa faktor yang mendukung diterimanya iPad di Indonesia adalah desainnya yang elegan, layar sentuh, serta dapat menggunakan hotspot. “Apalagi jika seseorang berlangganan Apple, banyak akses yang serba gratis” ujarnya. Eko memprediksi, segmentasi pasar yang akan banyak memanfaatkan iPad adalah para eksekutif muda.

Komputer tablet layar sentuh tersebut berdimensi 24,3 cm x 18,9 cm x 1,25 cm serta dilengkapi oleh koneksi Wi-Fi, bluetooth, dan 3G. Selain itu, perangkat elektronik dengan layar berwarna LED 25 cm ini bisa memutar video, memainkan game, akses internet, dan membaca buku digital yang tersedia di toko buku online iBooks.

Eko menambahkan, dengan tampilan dan kelebihan yang dimiliki iPad, maka industri yang paling berpeluang untuk memanfaatkan kehadiran buah karya Steve Jobs tersebut, di antaranya adalah industri media, hiburan, kreatif, dan komunikasi. “Apalagi industri media. Nantinya mereka harus mampu mengintegrasikan produknya ke dalam produk Apple, misalnya seperti iTunes” ungkapnya. Ia pun menambahkan bahwa industri media harus memperbaiki kontennya agar dapat diterima oleh masyarakat. “Media harus bisa membuat masyarakat dapat mencicipi sesuatu sebelum membeli barang. Misalnya preview film atau berita. Dan, prosesnya sendiri bergantung pada kegiatan bisnis media masing-masing,” tuturnya. Industri media harus membuat kedatangan iPad ini menjadi sebuah peluang bisnis dan bukanlah ancaman.

Mengenai konten, Kendro Hendra, pemilik PT inTouch, mengungkapkan, konten yang baik dapat memberikan efek yang baik pula bagi masyarakat, antara lain, kebiasaan untuk membaca. “Tetapi hasilnya belum dapat dilihat dalam jangka pendek,” jelasnya. Untuk iPad sendiri,  Kendro mengakui jika merek tersebut dipasarkan di Indonesia, sampai saat ini belum memiliki kompetitor yang cukup berarti. “Apple itu selalu membuat sesuatu yang baru dan diminati, begitu pula dengan iPad ini. Orang tinggal memilih, apakah ingin iPhone besar atau Macbook kecil, dan itu dimiliki oleh iPad” ia menerangkan.

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • TwitThis
  • Digg

Leave a Reply

Security Code: