Friday, July 30th, 2010
oleh : Army Meidinasari
SpeedUp dan Telkomsel meluncurkan 2.000 modem dengan desain yang telah dirancang Tadashi Shoji, desainer kelas dunia asal Amerika Serikat. Ini merupakan salah satu cara SpeedUp untuk meraih pangsa pasar high end. Dengan jumlah yang terbatas, diharapkan produk ini dapat diterima di segmentasi yang berbeda untuk pasar modem sendiri.
Diakui Rahmad Widjaja Sakti, Direktur Produk dan Pemasaran SpeedUp, sampai saat ini semua produk sudah didistribusikan. “Produk ini hanya tersedia di Indonesia dan merupakan limited edition, karena desain baju yang juga eksklusif,” katanya. Proses untuk mendesain modem khusus ini berlangsung dalam waktu enam bulan dan dibanderol dengan harga Rp 799.000. “Itu harga dari kami, tapi karena edisi khusus di pasaran bisa saja lebih mahal,” ujar Rahmad lagi.
Rahmad menambahkan, jumlah pasar yang ingin diraih yakni sebanyak-banyak jumlah komputer yang terjual setiap tahunnya. “Tahun ini target penjualan komputer sebanyak 5 juta unit, termasuk laptop dan netbook. Disitu kami ingin bermain dalam pasar modem,” paparnya. Ia menargetkan dapat memperoleh market share sebesar 30% dari total market broadband yang ada saat ini.
Meski sudah banyak perangkat laptop dan netbook yang dilengkapi oleh built in modem, namun Rahmad masih berkeyakinan bahwa ada kecenderungan berkurang untuk produk semacam itu. “Saya rasa built ini modem sudah berkurang. Sekarang orang menginginkan peralatan yang fleksibel. Apalagi jika modem rusak, maka laptopnya juga harus ikut dibetulin,” tuturnya.
Dengan dua macam tampilan, yakni warna hijau dan merah terang, modem SU-9000U Tadashi Shoji ini berteknologi High Speed Uplink Packet Acces (HSUPA), dengan kecepatan downlink hingga 7,2 Mbps dan uplink hingga 5,76 Mbps. Modem 3,5G ini memiliki kemampuan plug and play serta bergaransi 36 bulan dengan suku cadang 24 bulan.
Artikel Terkait