Kiat Gramedia.com Raih Pendapatan dan Trafik Dobel

Beli buku kini jauh lebih mudah lewat Gramedia.com. Ini adalah inovasi Toko Gramedia yang tak hanya menyediakan buku bermutu, baik buku pelajaran sekolah, novel fiksi dan nonfiksi, hingga buku populer, tetapi juga alat tulis kantor, tas, alat-alat musik, dan lainnya. Pada tahun keduanya, mereka berhasil membukukan kenaikan pendapatan dan trafik hingga lebih dari 100%.

“Tahun 2016, kami melakukan banyak perbaikan terutama di sisi operasional. Jadi, performanya sudah jauh lebih baik. Tahun lalu, kami belum punya customer support center. Banyak pelanggan yang kecewa, sudah pesan dan bayar tapi barangnya tak kunjung diterima. Sekarang, customer support kami sudah jauh lebih baik,” kata Adi Ekatama, Chief Operation Officer Gramedia.com.

Selain itu, lanjut dia, Manajemen Gramedia.com juga membenahi pusat pemenuhan permintaan yang semula terpusat di Gramedia Matraman, dipindahkan ke gudang di Cakung, Jakarta Timur. Ini untuk menghindari terulangnya kejadian kehabisan stok di Gramedia Matraman. Kelompok usaha Kompas Gramedia itu kini juga menggunakan satelit di untuk memantau ketersediaan barang di beberapa toko di Jakarta yang dijadikan hub, tempat pengambilan stok barang.

“Kami mungkin satu-satunya e-commerce yang menjual buku dengan multiformat. Ada format cetak dan format digital seperti di Amazon, beli buku cetak aa e-booknya juga. Untuk e-booknya kami menggunakan Scoop,” kata dia.

Dia menjelaskan, induk perusahaan yakni Kompas Gramedia memutuskan menggabungkan Gramedia.com dari kelompok usaha printing dengan Gazera.com yang bernaung di bawah kelompok usaha digital. Sehingga, kepemilikan Gramedia.com juga sebagian ada di Kompas.com. Ini dilakukan untuk mempercepat laju pertumbuhan bisnis toko online seiring sengitnya persaingan dengan beberapa toko online sejenis seperti

Saat ini, trafik di Gramedia.com sudah lebih dari 300 ribu per hari dibanding tahun 2015 yang hanya hanya 100-150 ribu per hari. Jumlah transaksinya rata-rata 400 order perhari, lebih banyak buku fiksi. Klau dari sisi omset, khususnya kontribusinya terhadap Gramedia Ritel & Publishing itu masih sekitar 0,1- 0,2 %. Jadi prospeknya masih besar. Pembeli masih banyak dari Pulau Jawa, yang terbanyak di Jabodetabek.

(Reportase: Arie Liliyah)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
APRN dan CAJ Tandatangani Nota Kesepahaman

Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR (UK) sebagai President ASEAN Public Relations Network (APRN) dan Thuan Huu sebagai President Confederation...

Close