GCG Award Wujudkan Tata Kelola Perusahaan yang Berkelanjutan | SWA.co.id

GCG Award Wujudkan Tata Kelola Perusahaan yang Berkelanjutan

Breafing Corporate Governance Perception Index 2015 Majalah SWA dengan IICG di Jakarta (Foto: Prio/SWA)

Breafing Corporate Governance Perception Index 2015 Majalah SWA dengan IICG di Jakarta (Foto: Prio/SWA)

Untuk ke-15 kalinya, Majalah SWA bersama Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) akan kembali mengadakan ajang bergengsi pemberian apresiasi dan pengakuan kepada perusahaan-perusahaan yang berkomitmen menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dan mengikuti program Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2015. Untuk tahun ini jumlah peserta sebanyak 27 perusahaan.

Salah satu perserta terbaru yanng mengikuti program CGPI melalui Indonesia Most Trusted Companies Awards ini adalah Garuda Maintenance Facilities (GMF) Aero Asia. Menurut Muhammad Rivan, Corporate Communication Staff GMF Aero Asia, keterlibatan GMF kali ini untuk meningkatkan reputasi perusahaan.

Dengan berbagai penghargaan yang diperoleh dari lembaga internasional, GMF yakin keterlibatannya dalam ajang penghargaan GCG award kali ini, selain meningkatkan reputasi juga dapat menjadi evaluasi bagi perusahaan untuk mempersiapkan diri menjadi perusahaan terbuka nantinya.

“Dengan mengikuti ajang ini, kami berharap agar tata kelola perusahaan yang baik dapat terjaga dan kualitas kami dapat terus teruji dengan baik juga,” harap Rivan saat ditemui SWA Online usai pengarahan CGPI 2015 di Balai Kartini, Jakarta (28/7).

Sementara itu, Gendut Suprayitno, Chairman dari IICG, menjelaskan bahwa dengan adanya GCG ini, maka perusahaan akan dapat mengetahui struktur, sistem dan proses yang digunakan untuk memberi nilai tambah perusahaan secara berkesibambungan yang memperhatikan kepentingan stakeholder berlandaskan moral, etika, budaya dan aturan.

Dengan GCG ini juga,diharapkan perusahaan dapat membangun perusahaannya secara berkelanjutan. Maksudnya, dalam proses pembangunan dan ekspansi bisnis, maka perusahaan perlu memperhatikan kondisi kebutuhan (profit) perusahaan di era sekarang tanpa tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan.

“Fokusnya perusahaan tidak lagi pada profit dan mengesampingkan unsur people dan planet. Tetapi dengan mewujudkan keadilan bagi manusia dan menjaga kelestarian lingkungan. Perusahaan tidak perlu khwatir tidak akan mendapatkan profit,” jelas pria berkaca mata itu.

Senada dengan GMF, Bank Mandiri yang sudah mengikuti penilaian GCG sejak 2005 menjadikan GCG Award sebagai bagian dari evaluasi perusahaan. Hal tersebut disampaikan oleh Syahramudin, Wakil Presiden Complience Group PT Bank Mandiri (persero) Tbk saat menghadiri pengarahan CGPI 2015.

Menurut Syahramudin, apakah penerapan GCG dalam perusahaan sudah tepat atau belum, tentu harus ada lembaga independen dari luar perusahaan yang menilainya. “Kalau menilai sendiri kan, kurang objektif maka diperlukan penilaian dari pihak luar,” ujarnya kepada SWA Online.

Lebih dalam, Gendut menjelaskan bahwa tema yang diangkat tahun ini yaitu Good Corporate Governance dalam perspektif keberlanjutan. Tema yang diangkat setiap tahunnya bukan tema yang baru diramu secara mendadak menjelang acara.

Dosen di IPB itu juga menjelaskan bahwa sejak bersinergi dengan Majalah SWA dari 2001, pihaknya telah menyusun 20 judul hingga tahun 2020. Dan setiap judul merupakan bagian proses dari perjalanan perusahaan yang mewakili tiga aspek. Pertama aspek pertumbuhan, kedua aspek perkembangan dan ketiga aspek keberlanjutan.

“Sebagaimana sebuah lingkaran, tidak akan pernah menjadi lingkaran sebelum ada garis dan garis juga tidak akan terbentuk jika tidak dimulai dengan titik. Begitu pula dalam perusahaan, dimulai dari skala mikro, kecil, menengah hingga besar,” ujar Gendut berfilosofi. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Strategi CashLez Membidik Merchant

Tren pengguna kartu kredit dan debit terus meningkat dari tahun ke tahun. Contoh dari bank plat merah hingga September tahun...

Close