Home » Business Strategy » Baru Empat Bulan, IndoTrading.com Rangkul 1000 UKM

Baru Empat Bulan, IndoTrading.com Rangkul 1000 UKM

Share

Sejak didirikan Juni lalu, portal perdagangan, IndoTrading.com, mampu merangkul 1000 usaha kecil dan menengah (UKM). Website besutan PT Inovasi Sukses Sentosa juga telah membantu memasarkan 5000 produk UKM.

IndoTrading.com

IndoTrading.com diklaim sebagai satu-satunya portal perdagangan yang fokus pada promosi dan pemasaran produk-produk UKM secara online. Portal ini hadir dengan mengusung konsep business to business. Mekanismenya, hanya pemilik perusahaan saja yang bisa memasukkan produknya sehingga individu atau perseorahan tidak diizinkan untuk memasukkan produknya disini. “Tujuannya yaitu untuk mengurangi penipuan dan kenyamanan dalam bertransaksi, ” ujar Handy Chang, penggagas sekaligus pendiri IndoTrading.com.

Handy menuturkan, IndoTrading.com hadir untuk menjadi jembatan antara pelaku UKM dan pembeli lokal dan internasional. Untuk itu pihaknya mengusung konsep dua bahasa yaitu Indonesia dan Inggris yang dilengkapi dengan sistem terjemahan otomatis dari Indonesia ke Inggris sehingga pemilik UKM tidak akan kesulitan dalam memasukkan produk maupun company profile meskipun tidak mengerti bahasa Inggris.

IndoTrading.com juga mencoba untuk memudahkan para pemilik UKM dalam bertransaksi secara online. Fitur seperti permintaan penawaran jual dan beli (quotation) bisa dilakukan secara instan dan gratis melalui sistem. “Dulunya mungkin perusahaan kesulitan untuk membuat lampiran quotation yang professional dan bagus. Kini hanya dengan beberapa klik, lampiran penawaran jual bisa otomatis dibuat dan dikirimkan,” Handy menambahkan.

Selain itu, ada pula data statistik yang memungkinkan para pebisnis dapat mengetahui secara terperinci mengenai jumlah pembeli, berapa orang yang menelpon, jumlah email yang masuk, jumlah produk yang dilihat, dan lainnya. Dari konsep tersebut, pihaknya mencatat hasil yang signifikan. Misalnya, jumlah pengunjung yang meng-klik www.indotrading.com yang terus meningkat per harinya. Kini, rata-rata pengunjung telah mencapai 100 ribu pengunjung setiap bulan.

“Produk-produk yang bukan consumer goods, seperti barang kerajinan, agraris, hasil tambang yang memiliki nilai ekspor tinggi, masih sangat susah ditemukan secara online. Sementara, portal-portal jual beli yang sudah ada, kebanyakan masih berkonsentrasi di bidang consumer goods fast moving seperti computer, fashion, gadget dan lainnya,” terang alumnus University of South Australia ini.

Semakin meningkatnya jumlah UKM di Indonesia mendorong optimisme Handy untuk mematok target tinggi bagi perusahaannya. Ia berambisi membawa IndoTrading.com menjadi portal perdagangan produk UKM terbaik di Indonesia.

“Kami melihat, begitu besar potensi perkembangan UKM di Tanah Air, dari Sabang sampai Merauke. Di Papua saja, begitu banyak produk UKM yang berkualitas, tapi sayang, tidak banyak orang yang mengetahui ini,” ujar Handy.

Sekedar informasi, Handy sendiri sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun di dunia online portal. Salah satu bukti suksesnya adalah portal RumahdanProperti.com, di mana hanya dalam kurun waktu satu tahun, situs tersebut melejit menjadi situs perdagangan properti nomor tiga terbesar di Indonesia dan akhirnya diakuisisi oleh perusahaan terbuka dari Australia.

SHARE SOCIAL MEDIA

LEAVE A REPLY


6 − = four