Home » Business Strategy » Bisnis Service Office Makin Menggiurkan, Marquee Terus Ekspansi

Bisnis Service Office Makin Menggiurkan, Marquee Terus Ekspansi

Jasa service office bisa menjadi solusi bagi pebisnis pemula. Jasa ini menawarkan sewa ruang kantor kecil di prime area bisnis. Atau bagi yang tak membutuhkan ruang kantor tapi ingin tetap mendapat layanan kantor, bisa memakai jasa virtual office.

IMG_0182Salah satu pemain besar di bisnis jasa service office dan virtual office adalah PT Karya Central Bisnis yang menaungi brand Marquee. Di Indonesia, Marquee merupakan pemain besar dengan mengelola 1 hektar ruang kantor di delapan center gedung di Jakarta.

“Kami selalu bekerja untuk customer kami dengan semangat kerja yang dilandasi dengan nilai-nilai dasar. Kami mengusung strategi manajemen klien yang membuat aktivitas mereka menjadi mudah, senantisa mengembangkan servis sekaligus fasilitas. Kami bangga sebagai pioner untuk perusahaan lokal sebagai penyedia service office,” kata CEO sekaligus pendiri Marquee, Lena Thong, saat meresmikan center Marquee ke-8 di Alamanda Tower lantai 25, Jalan TB. Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (29/8).

Delapan center gedung tersebut didesain menjadi 300 ruang kantor kecil yang disewakan lagi oleh Marquee. Luasnya mulai dari 10 m2 hingga 70m2 dengan harga sewa mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 70 juta per bulan.

Delapan center tersebut terletak di Mayapada Tower, Menara Karya, Talavera Office Park, Cyber 2, Equity Tower SCBD, Souveregn Plaza dan Pondok Indah Office Tower, dan terakhir diresmikan yakni di Alamanda Tower.

Lena mengatakan, investasi per center mencapai Rp 6,5 miliar- Rp 7 miliar. Meski modalnya cukup besar, namun bisnis service office peluangnya besar. Terbukti, tingkat okupansi ruang kantor yang dikelola Marquee selalu di atas 85%.

“Kebanyakan tenant penyewa merupakan orang/perusahaan asing, mencapai 70%, penyewa lokalnya sekitar 30%,” ujarnya.

Selain jasa service office, jasa lain yang ditawarkan Marquee adalah virtual office  yang harganya mulai dari Rp 1 juta per bulan. “Banyak UKM memakai virtual office kami saat mereka memulai usahanya. Mereka mendapat corporate handling, mendapat nomor telephone, alamatnya di gedung yang bagus,” ucapnya.

Menurut Lena, bisnis service office dan virtual office sangat menjanjikan meski harga sewa gedung naiknya semakin tidak masuk akal.

“Jika biasanya rata-rata kenaikan harga sewa 10-12% per tahun, tapi tahun ini pertumbuhannya di atas 100%. Menurut saya pertumbuhan harga sewa saat ini tidak masuk akal. Penyebab kenaikan harga sewa ini karena banyak perusahaan asing yang datang ke Indonesia. Mereka lihat negara ini masih murah, jadi mereka menyerbu pasar.”

Meski begitu, justru dengan adanya kenaikan ini menjadi peluang bagi Marquee. Semakin banyak orang berpikir tidak memerlukan ruang kantor yang besar.

“Bahkan lewat layanan virtual office, banyak pebisnis yang bekerja di luar kantor, di mal atau di rumah. Mereka hanya butuh ada yang menangani surat-menyurat dan handling telephone, pembuatan PT pun sudah diurus dari kami. Apalagi banyak orang Indonesia yang sedang memulai bisnis, layanan ini sangat digemari mereka. Ada belasan ribu yang sudah menggunakan layanan virtual kami,” paparnya.

Ke depan, Marquee memiliki rencana untuk membuka centernya yang ke-9 di Talavera Tower 2, Jalan TB. Simatupang, dan center ke-10 di Nobel House, Kuningan. Diperkirakan mulai beroperasi pada 2014. Kemudian di 2015 di Bali, daerah Simpang Siur.

Menurut Lena, bisnis sekarang semakin bergeser ke TB Simatupang. Wilayah ini diperkirakan akan akan menjadi CBD, sebab makin banyak orang asing yang tinggal di BSD, Tangerang.“Mereka lebih dekat ke sini dibanding Sudirman.”

Untuk harga sewa sebenarnya kawasan TB Simatupang hampir sama dengan prime area di Sudirman, Thamrin atau Kuningan, bedanya sekitar 20-30%. Sebab demand-nya sama-sama tinggi. “Banyak perusaaan oil and gas, konsultan dari Jepang yang tinggalnya di Bintaro atau BSD. Mereka lebih suka berkantor di sini,” tambahnya.

Sementara itu, Joddy Mario Rumambi, Senior Business Development Manager menambahkan service office yang siap pakai dan perlakuan kepada pelanggan yang people friendly menjadi bagian dari diferensiasi yang dimiliki Marquee Executive Offices.

“Kami memposisikan customer kami bukan sekadar customer dan kami sebagai penyedia. Tapi, kami memposisikan diri lebih sebagai konsultan. Kami mengedepankan proses mendengarkan apa yang dibutuhkan mereka,” kata Joddy.

Joddy mengatakan pelanggan perusahaan saat ini membutuhkan tempat kerja yang nyaman, aman, mengusung efisiensi, mengedepankan kemudahan akses, lokasi yang strategis. “Kami  penuhi semua kebutuhan mereka. Konsep kami tak lain adalah one stop  service solution. Klien tidak perlu lagi mencari kebutuhan kantor di luar. Semua sudah disediakan di sini,” tambahnya. (EVA)

 

 

SHARE SOCIAL MEDIA

RELATED POSTS

Sorry, no related post.

LEAVE A REPLY


+ 2 = five