Home » Business Strategy » Kuasai 70 Persen Pasar, MNC SkyVision Terus Bebenah

Kuasai 70 Persen Pasar, MNC SkyVision Terus Bebenah

Rudy Tanoesoedibjo

Menjelang penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) pertengahan 2012, MNC SkyVision (MSV) mulai bebenah. Meski sudah memimpin pasar televisi berlangganan (pay TV) dengan 1,163 juta pelanggan, MSV terus melakukan perbaikan teknologi dan perluasan distribusi. Perusahaan yang menaungi Indovision dan TopTV ini hendak bertahan memimpin 70 persen pasar pay TV.

Mengutip hasil penelitian Media Partners Asia (MPA), CEO MSV, Rudy Tanoesoedibjo mengatakan penetrasi pasar pay TV di Indonesia baru 5 persen dari jumlah rumah tangga. Untuk tahun 2011 terdapat 1,8 juta pelanggan pay TV. MPA juga mencatat total pelanggan MSV mencapai 1,163 juta pelanggan pada akhir tahun lalu. Angka ini meningkat 45 persen dari tahun sebelumnya yaitu 805 ribu pelanggan.

Melihat fakta tersebut, MSV mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar pay TV dengan pangsa 70 persen pelanggan di Indonesia. Terlebih lagi MPA meproyeksikan penetrasi pay TV akan mencapai 8,1 persen dari jumlah rumah tangga Indonesia pada 2014. Oleh karena itu MSV melancarkan beberapa strategi untuk meraup pelanggan lebih banyak.

Sejak menggunakan satelit Indostar II, MSV mulai bermigrasi dari format MPEG-2 menjadi MPEG-4. “Kalau MPEG-2 kapasitas channel kita 110, MPEG-4 bisa sampai 160 channel,” ungkap CFO MSV Effendi Budiman dalam Media & Financial Partner Gathering pada Rabu 9 Mei 2012. Selain menaikkan kapasitas channel, migrasi tersebut juga memungkinkan MSV untuk menaikkan kualitas gambar dari Standard Definition Television (SDTV) ke High Definition Television (HDTV). Kuartal pertama 2012 MSV bahkan telah meluncurkan 5 channel HDTV melalui Indovision.

Demi menggaet lebih banyak pelanggan, MSV juga menambah 22 kantor cabang baru. “Akhir 2011 kita punya 60 kantor cabang. Satu kantor cabang itu biasanya ada 20 sampai 25 karyawan,” tutur Rudy. Ia juga mengungkapkan, opex satu kantor cabang baru sekitar Rp 100 juta. (Tika Widyaningtyas/EVA)

SHARE SOCIAL MEDIA

RELATED POSTS

Sorry, no related post.

LEAVE A REPLY


× two = 18