Home » Business Strategy » Management » Soho Gandeng UNSW Kembangkan Produk Farmasi Herbal Indonesia

Soho Gandeng UNSW Kembangkan Produk Farmasi Herbal Indonesia

SOHO Group, sebagai salah satu produsen farmasi terbesar di Indonesia kian agresif untuk mengembangkan produk farmasi herbal. Hal ini ditandai dengan adanya kerjasama dengan UNSW (University of New South Wales) di Australia (27/4) dalam bidang penelitian dan pengembangan produk farmasi herbal di Indonesia.

Kerjasama tersebut direalisasikan dalam penandatangan Nota Kesepahaman yang dilakukan oleh Tan Eng Liang selaku Presiden Komisaris SOHO Group dengan Prof. Neil R. Foster selaku peneliti utama bidang Kimia dari UNSW-Australia sebagai pedoman bagi aktviitas penelitian dan pengembangan produk farmasi herbal dalam rangka mendukung peningkatan kualitas bahan baku melalui teknologi kimia mutakhir. “Kerjasama strategis ini sangat tepat tidak hanya bagi SOHO Group, tapi juga untuk Indonesia karena dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam pengolahan produk herbal asli Indonesia yang sangat berlimpah dan belum dieksplorasi untuk menjadi produk akhir yang memiliki nilai ekonomis tinggi.” tutur Tan Eng Liang.

Menurut Neil Foster, teknologi yang dikembangkan oleh para peneliti bidang Kimia di UNSW untuk menghasilkan unsur aktif dari setiap herbal yang sangat berguna sebagai bahan pokok farmasi yang berasal dari herbal, terutama di Indonesia yang memiliki beragam herbal yang belum dieksplorasi. Apalagi, Temulawak sudah sangat dikenal digunakan sebagai obat tradisional di Indonesia sejak berabad – abad lamanya terutama untuk keluhan arthritis maupun gastrointestinal sehingga hal tersebut sangat tepat bagi SOHO Group yang sangat peduli terhadap farmasi herbal asli Indonesia tersebut.

Penelitian ini menggunakan cairan supercritical yang berupa gas padat untuk mempermudah dan meningkatkan hasil ekstraksi herbal agar optimal sehingga nilai ekonomisnya makin tinggi. “Teknologi ini terbukti efektif untuk mengekstraksi unsur aktif seperti flavonoid maupun digunakan juga dalam proses decaffeinate dari kopi sehingga teknologi ini juga dapat digunakan untuk ekstraksi herbal sebagai bahan pokok farmasi yang diproduksi oleh SOHO Group,” ujar Tan Eng Liang.

Nota Kesepahaman ini, menurut Marcus Pitt, Presdir SOHO Group, meliputi kolaborasi penelitian salah satunya terhadap Temulawak (Curcuma Xanthoriza lat.) sebagai bahan pokok farmasi herbal Indonesia dengan menggunakan teknologi tersebut sehingga terjamin peningkatan kualitas dan kuantitas ekstraksi herbal.

Marcus menambahkan, SOHO Group memiliki kebutuhan ekstrak herbal yang sangat tinggi sebagai bahan utama produk farmasi herbal yang merupakan ciri khas dari kelompok perusahaan ini. CurcumaPlus merupakan salah satu produk andalan SOHO Group yang menggunakan ekstraksi Temulawak sebagai multivitamin bagi anak. Tak hanya itu sebab SOHO Group juga memiliki produk andalan yang menggunakan ektraksi herbal seperti Diapet dan Laxing.
SOHO Group, sebagai salah satu produsen farmasi terbesar di Indonesia kian agresif untuk mengembangkan produk farmasi herbal. Hal ini ditandai dengan adanya kerjasama dengan UNSW (University of New South Wales) di Australia (27/4) dalam bidang penelitian dan pengembangan produk farmasi herbal di Indonesia.

SHARE SOCIAL MEDIA

LEAVE A REPLY


1 + five =