Home » Business Strategy » Perkuat Bisnis, Sari Roti Bangun 3 Pabrik Baru

Perkuat Bisnis, Sari Roti Bangun 3 Pabrik Baru

Bisnis roti tampaknya menggiurkan bagi PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (Sari Roti). Buktinya, perusahaan kini sedang membangun tiga pabrik baru di Pulau Jawa. Ketiganya ini akan memperkuat delapan pabrik yang sudah berdiri. “(Pembangunan tiga pabrik untuk) support pabrik yang sudah ada,” terang Stephen Orlando, Public Relations PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, di Jakarta, Rabu (8/5/2013).

Stephen Orlando, Public Relations PT Nippon Indosari Corpindo Tbk

Sebenarnya, Sari Roti telah mempunyai delapan pabrik. Sebanyak lima pabrik di Pulau Jawa, sedangkan tiga lagi di Medan, Makassar, dan Palembang. Dengan jumlah pabrik tersebut, total kapasitas produksi ada 24 lini.

Namun, jumlah pabrik yang ada belum cukup memantapkan bisnis perusahaan ini. Stephen mengutarakan, tiga pabrik sedang dalam pembangunan, yakni di Cikande, Purwakarta, dan Pasuruan. Biasanya, kata dia, pembangunan memakan waktu 6-9 bulan. “Untuk bangun pabrik itu kisarannya antara 1-2 hektar, biasanya sekitar segitu,” imbuhnya.

Mengenai kapan pembangunan akan selesai, ia menyebutkan, “Ya, rencananya sudah bisa beroperasi akhir tahun ini tiga-tiganya.” Dengan beroperasinya ketiga pabrik tersebut, otomatis kapasitas produksi Sari Roti akan meningkat. Akan tetapi, Stephen belum bisa menyebutkan berapa kenaikan kapasitas yang bakal didapatkan perusahaan.

Disebutkan dia, besaran investasi per pabrik tersebut berbeda karena tergantung oleh beberapa hal, seperti biaya tanah. “Kalau investasi per pabrik itu tergantung (beberapa hal), tapi kisarannya Rp 100-200 miliar,” lanjutnya. Dana investasi untuk membangun pabrik tersebut bersumber dari penerbitan obligasi dan kas perusahaan.  “Ada kas juga,” lanjut dia tanpa bersedia menyebutkan berapa perbandingan antara kas dan obligasi.

Selain membangun pabrik, pengembangan usaha juga diwujudkan dalam bentuk penambahan lini mesin baru pada pabrik yang sudah berdiri, termasuk juga pengembangan produk. “Jadi, yang saya maksud penambahan lini mesin baru, yakni dengan pabrik yang sudah ada lini mesinnya kita tambahin,” dia menerangkan.

“Sekarang ini kami sudah ada di sebagian besar wilayah Indonesia untuk penetrasi pasarnya. Dan semoga sih kalau bisa secara nasional, inginnya 100 persen,” tandasnya. (EVA)

SHARE SOCIAL MEDIA

LEAVE A REPLY


six × = 36