BCA Dianugerahi Social Business AwardWawan Inayah, Nasabah BCA Serang, Raih Mercedes-Benz C-ClassSelamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 69BCA Raih Kembali Penghargaan Service Quality AwardBonus Top Up kartu member Food Colony dengan Flazz dan Kartu Kredit BCA

BCA Salurkan Kredit Repo Rp 2 Triliun Kepada BTN

Share

PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) menandatangani perjanjian kerjasama pinjaman senilai Rp2 triliun kepada PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BTN). Kerja sama itu dalam bentuk pinjaman bilateral beragun KPR yang akan disalurkan dalam bentuk KPR oleh BTN. Kredit berupa repo KPR ini berjangka waktu dua tahun dengan bunga sebesar 7,5% per tahun. “Kebutuhan masyarakat akan perumahan yang layak semakin meningkat sejalan dengan kenaikan jumlah penduduk. Oleh karena itu, BCA sangat mendukung usaha Bank BTN untuk memberikan pelayanan kredit perumahan dalam menjawab kebutuhan papan masyarakat,” ujar Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja (kedua dari kanan) dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Iqbal Latanro berjabat tangan, usai penandatanganan perjanjian kerjasama pinjaman senilai Rp 2 Triliun untuk BTN, disaksikan oleh Direktur BCA, Dhalia M. Ariotedjo dan Direktur BTN, Saut Pardede di Hotel Intercontinental, Jakarta (7/12).

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja (kedua dari kanan) dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Iqbal Latanro berjabat tangan, usai penandatanganan perjanjian kerjasama pinjaman senilai Rp 2 Triliun untuk BTN, disaksikan oleh Direktur BCA, Dhalia M. Ariotedjo dan Direktur BTN, Saut Pardede di Hotel Intercontinental, Jakarta (7/12).

Menurut Iqbal Latanro, pinjaman beragun aset telah masuk dalam rencana bisnis BTN sejak 2008. Transaksi ini tak berorientasi bisnis semata. “Tapi merupakan upaya untuk memperoleh sumber pembiayaan jangka menengah bagi KPR yang menjadi core business Bank BTN,” kata Direktur Utama BTN itu.

Dengan demikian, tambah Iqbal, transaksi ini telah tercipta satu mekanisme untuk mengatasi masalah maturity missmatch dalam pembiayaan KPR.
“Kerja sama bilateral pinjaman beragun KPR akan membawa dampak yang positif dalam memberikan peran untuk mendukung program pembiayaan perumahan nasional,” kata Iqbal.

Bank BTN akan terus berupaya untuk melakukan kerjasama bilateral beragun KPR sebagai inovasi dalam pengembangan transaksi bilateral yang dapat mendukung perseroan dalam menekan biaya dana sehingga efisiensi bisnis dapat tercapai. Selanjutnya dana yang diterima oleh perseroan akan digunakan untuk memproduksi KPR-KPR baru yang lebih baik dan sehat.

Melalui pinjaman BCA itu, maka BTN akan mampu memberi pembiayaan properti kepada 70.000 debitur baru. Sebab, pinjaman Rp2 triliun itu digunakan untuk penambahan portofolio kredit perumahan. Selanjutnya, BTN akan mengagunkan tagihan KPR kepada kreditur sampai dengan jatuh tempo pinjaman. Kerja sama ini merupakan upaya untuk memperoleh sumber pembiayaan jangka panjang bagi KPR.

Sebelumnya Bank BTN telah melakukan repo KPR kepada PT Sarana Multigriya Finansial pada awal Juni 2011 senilai Rp500 miliar dengan jangka waktu 3 tahun. Hal yang sama telah dilakukan Bank BTN bersama Bank Mutiara dengan nilai transaksi sebesar Rp150 miliar dengan jangka waktu 2 tahun. *

 

Berita BCA (swa.co.id/beritabca)

SHARE SOCIAL MEDIA

LEAVE A REPLY


− nine = 0