Sebagai wujud tanggung jawab perusahaan bagi lingkungan dan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. bekerja sama dengan Pusat Pembinaan Kompetensi dan Pelatihan Konstruksi (PPKPK) Departemen Pekerjaan Umum melakukan pendidikan tukang bidang konstruksi kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Cikampek, mulai tanggal 8 hingga 30 Maret 2010.
Pelatihan tukang ini dilakukan kepada 50 orang yang terbagi ke dalam dua angkatan dan dilaksanakan di Balai Desa Cikampek Kota. Hasil pelatihan akan diwujudkan dengan pembangunan 3 unit MCK di wilayah sekitar pelatihan tersebut.
Program pelatihan ini merupakan langkah awal dalam program sertifikasi keterampilan kerja tukang dari Lembaga Pendidikan Jasa Kosntruksi Nasional (LPJKN). “Diharapkan dengan program ini dapat membantu meningkatkan kemampuan dan keterampilan (skill) masyarakat dan dapat dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari,†kata Okke Merlina, Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Kegiatan CSR yang menelan biaya Rp 485 juta ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT Jasa Marga ke-32. Dalam kegiatan CSR Jasa Marga mengutamakan kepada pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan pendidikan dan peningkatan taraf kesehatan masyarakat.
Sebelumnya, tanggal 6 Maret 2010, Jasa Marga bekerja sama dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) telah memberikan bantuan operasi katarak dan operasi bibir sumbing kepada 60 orang masyarakat yang berada di wilayah sekitar jalan tol di Jabodetabek.
Tujuan kegiatan operasi yang menghabiskan dana Rp 210 juta ini untuk meningkatkan hubungan baik, serta dapat menumbuhkan kerja sama yang saling menguntungkan antara masyarakat sekitar jalan tol dan perusahaan.
Sementara itu kegiatan peningkatan kesehatan masyarakat juga dilakukan serentak pada saat yang sama di seluruh cabang Jasa Marga selain Jabodetabek, dengan menyelenggarakan pengobatan gratis bagi masyarakat di sekitar jalan tol tersebut.
Di bidang kepedulian lingkungan, Jasa Marga telah melakukan kegiatan penghutanan di wilayah jalan tol dengan menanam lebih dari 170 ribu pohon. Kegiatan yang diselenggarakan serentak di seluruh cabang Jasa Marga dipusatkan di KM 108 Jalan Tol Cipularang pada 6 Maret 2010 lalu. Sementara itu Jasa Marga juga menanam 10.000 pohon diluar wilayah jalan tol.
Tahun 2010 ini Jasa Marga menyediakan dana Rp 14 miliar untuk program penghutanan jalan tol, yang tersebar di seluruh cabang Jasa Marga. Selain itu, Jasa Marga selalu membuka kesempatan kepada berbagai pihak yang ingin melakukan kerja sama penghutanan ini.
Yang jelas, Okke menegaskan, program penghutanan yang dilakukan oleh Jasa Marga semenjak 2006 lalu merupakan kelanjutan dari kegiatan penghijauan jalan tol yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap pembangunan jalan tol.