Home » Corporate » CSR » Program CSR Intel Fokus pada Pendidikan

Program CSR Intel Fokus pada Pendidikan

Intel Indonesia Corporation dan Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia menandatanganai Nota Kesepahaman Lanjutan untuk mempercepat program Intel Teach di Indonesia pada Rabu (10/3) di Jakarta. Dalam perjanjian tersebut Intel akan melanjutkan kerjasama dengan institusi-institusi di bawah Kementerian Pendidikan Nasional untuk melanjutkan program teknologi bagi guru dan murid.

Director Strategic Education Initiatives Intel Asia Pasifik, Ashutosh Chadha, mengemukakan bahwa pendidikan merupakan hal yang paling penting bagi Intel sebagai wujud kepeduliannya. “Investasi di dalam pendidikan akan mendapatkan pekerja yang baik serta pertumbuhan ekonomi yang baik dan dapat mendorong pertumbuhan bisnis,” ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang akan didapatkan siswa apabila gurunya mengikuti program Intel Teach tersebut. Di antaranya adalah literacy di bidang media dan teknologi, kemampuan berkomunikasi, kolaborasi atau kerjasama dalam tim, berpikir kritis, dan kemampuan memecahkan masalah bagi para siswa nantinya.

Program CSR Intel tersebut dilaksanakan di bawah divisi Corporate Affairs Intel Indonesia yang baru saja didirikan tahun lalu. Imelda Adhisaputra, Director Corporate Affairs perusahaan ini, menyatakan, corporate affairs tidak fokus pada berjualan, namun lebih ke arah reputasi. “Kita memikirkan bagaimana caranya Intel bisa bersumbangsih pada negara,” ungkapnya. Ditambahkannya pula, jika Indonesia tidak bersiap dari sekarang maka bisa tertinggal dari Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Selain Ditjen PMPTK (Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan ) dan Pustekkom (Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pendidikan), program Intel Teach di Indonesia juga bekerja sama dengan lembaga-lembaga seperti USAID, UNESCO, dan LP Ma’ari NU. Hingga kini, program yang dimulai sejak 2007 telah melatih lebih dari 30.000 guru di Indonesia. “Tahun ini kami menargetkan sebanyak 22.000 ribu guru,” Imelda menjelaskan.

Melalui program Intel Teach, Intel telah melakukan banyak forum kegiatan dan seminar untuk para guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk membantu mereka mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum pengajaran. Intel Indonesia telah berkomitmen untuk mendonasikan 4.000 komputer pada sekolah dengan kriteria yang ditentukan oleh Kemendiknas dan Intel Indonesia Corporation dalam jangka waktu empat tahun. “Sampai dengan saat ini sebanyak 2.500 unit telah didonasikan,” ucap Imelda

Dengan Intel Teach ini, Intel berusaha meningkatkan kompetensi guru dengan cara memberikan modul dan melakukan training selama beberapa waktu. Untuk imbasnya, diharapkan para guru dapat menggunakan teknologi secara efektif, sehingga proses pembelajaran siswa di dunia digital akan meningkat. Fokus pembelajaran di kelas pun nantinya akan terfokus pada siswa, bukan pada guru seperti selama ini diterapkan di Indonesia.

SHARE SOCIAL MEDIA


Tags: , ,
Category: CSR  |  Comment (RSS)  |  Trackback

LEAVE A REPLY


× 8 = seventy two