Bertepatan dengan hari perempuan internasional yang jatuh pada hari ini (8/3), Standard Chartered meluncurkan “The Woman in Business Resource Centreâ€, sebuah website yang ditujukan untuk mendukung para pengusaha perempuan.
Website tersebut dirancang untuk membantu para perempuan untuk memulai dan mengembangkan bisnisnya. “Standard Chartered percaya bahwa enterpreneurship memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi,†ujar Tom Aaker, CEO Standard Chartered Indonesia. Lebih lanjut Tom mengatakan bahwa berdasarkan data IWAPI, lebih dari 40.000 perempuan Indonesia dari sektor formal menangani usaha kecil dan menengah, termasuk juga perusahaan besar seperti Mustika Ratu. Selain itu, Irma Alamsyah Djaya Putera, staf khusus dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menambahkan bahwa 60% dari dari usaha kecil menengah di Indonesia dikelola oleh perempuan.
Layanan baru ini merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. “Dalam menjalankan sustainability untuk bisnis dan perekonomian terdapat dua cara. Pertama adalah bagaimana meningkatkan usaha perbankan, dan kedua adalah menangani masalah-masalah sosial di lingkungan sekitar,†Tom menerangkan.
Selain di Indonesia, Resource Centre juga diluncurkan secara serentak di beberapa negara lain. Materi dalam website ini diterjemahkan pula dalam tujuh bahasa, dan satu di antaranya adalah Indonesia. Di dalamnya, tersedia modul-modul dan latihan dalam perencanaan bisnis, kepemimpinan, serta keuangan. Melalui sarana yang interaktif dalam website tersebut, pengguna dapat membagi pengalaman, tips-tips bisnis, dan berhubungan dengan tim Small and Medium Enterprises (SME) Standard Chartered.
SME sendiri merupakan segmen yang diperhitungkan oleh Standard Chartered. Namun keterbatasan mereka dalam menyediakan infrastruktur, membuat perusahaan yang telah berdiri selama 148 tahun ini melakukan cara lain untuk meneruskan komitmennya. Di antaranya, bekerja sama dengan beberapa lembaga keuangan mikro (LKM) untuk menyalurkan dana bagi SME. Misalnya bekerja sama dengan MBK Ventura, Standard Chartered Indonesia telah memberikan pinjaman dana sebesar USD 1 juta. Lalu perusahaan juga mengucurkan dana sebesar Rp 50 juta kepada LKM Sanama untuk usaha dana bergulir. “Ke depannya kami akan bekerja sama dengan bank-bank daerah,†ucap Arno Kermaputra, Sr Manager Corporate Affairs Standard Chartered Indonesia.
Diharapkan dengan adanya website ini, para enterpreneur perempuan akan semakin kuat, sehingga dapat pula memperkuat dan menjadi penyokong perekonomian negeri ini. “Website ini murni untuk sosial. Di dalamnya tidak ada penawaran apapun dari kami,†ungkap Arno.