Home » Corporate » Diplomat Success Challenge 2013: Tumbuhkan Semangat Kompetisi Wirausaha hingga ke Luar Negeri

Diplomat Success Challenge 2013: Tumbuhkan Semangat Kompetisi Wirausaha hingga ke Luar Negeri

Share

Success is not what you have, but who you are” (Bo Bennet).

Memasuki tahun ke-4t digelarnya Diplomat Success Challenge (DSC 2013), semangat kompetisi wirausaha tetap menjadi jiwa utama dari program ini. Kali ini, perlombaan ide bisnis kreatif dan inovatif berhadiah total Rp 1 miliar ini tidak hanya ditujukan bagi warga negara Indonesia (WNI) usia produktif yang tinggal di Indonesia, namun DSC juga menantang para WNI usia produktif di luar negeri untuk berjuang menjadi wirausahawan.

Rangkaian kegiatan Diplomat Success Challenge 2013 resmi dibuka hari ini. Audisi akan diadakan di empat kota yaitu Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Singapura. Para calon wirausaha ditantang untuk menciptakan sebuah ide wirausaha yang unik dan inovatif, dimana mereka akan diberikan peluang besar untuk langsung mewujudkannya sebagai bisnis yang riil. DSC 2013 menekankan bahwa setiap orang dapat mencapai kesuksesan dengan membangun kualitas diri melalui 3P yaitu Paham, Piawai, dan Persona.

WismilakJuri

Success is the right of all people. Semua orang berhak untuk berjuang dan mendapatkan akses untuk mencapai kesuksesan. “Setelah tiga tahun konsisten berkontribusi membangun kewirausahaan di Indonesia, kami ingin terus membangun semangat wirausaha bagi seluruh warga negara Indonesia, tidak terbatas WNI yang tinggal di Indonesia saja. Kami melihat potensi wirausaha yang sangat baik pada WNI di luar negeri, khususnya Singapura sebagai negara referensi bisnis di Asia Tenggara,” Surjanto Yasaputera, Manajemen Wismilak Group dan Ketua Dewan Komisioner Diplomat Success Challenge 2013.

Surjanto menjelaskan, sebagai contoh, menurut data KBRI Singapura saat ini terdapat sekitar 232.725 orang WNI di Singapura, 57% diantaranya adalah TKI dan 12% adalah pelajar. Sementara itu, berdasarkan data KPU, jumlah WNI di Malaysia berjumlah 1.259.972 orang. Beberapa tahun terakhir ini pelatihan-pelatihan kewirausahaan juga telah mulai diberikan kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di Singapura, Hongkong, dan Malaysia. Oleh karena itu, DSC 2013 menyasar setidaknya satu persen dari WNI yang berada di luar negeri yang memiliki semangat wirausaha yang tinggi untuk mengikuti kompetisi ini.

Surjanto bersama dengan Helmy Yahya (pebisnis dan entertainer) dan Antarina S.F. Amir (akademisi, Pendiri dan Managing Director HighScope Indonesia) sebagai Dewan Komisioner DSC 2013 akan membimbing peserta DSC 2013 dalam berbagai program untuk menguji ketahanan mental dan meningkatkan hubungan antar personal yang juga dilengkapi dengan pembekalan materi, hingga akhirnya terpilih 6 orang finalis utama. Keenam finalis akan beradu kompetensi di babak grand final tanggal 13 – 14 November 2013 mendatang di Jakarta.

Menurut Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah wirausahawan di Indonesia baru 1,56 persen dari total jumlah penduduk. Jumlah itu masih jauh dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura yang memiliki jumlah wirausaha 7,2% dari total penduduknya. Sementara menurut KADIN, pertumbuhan tenaga kerja per tahun mencapai 2,91 juta orang, sedangkan pertumbuhan lapangan pekerjaan hanya 1,6 juta orang.

Kompetisi kewirausahaan seperti DSC ini membantu mengembangkan kewirausahaan dan meningkatkan lapangan pekerjaan di Indonesia, serta menjadi wadah bagi mereka untuk tetap menjaga ‘semangat’ ingin mencoba,” tambah Surjanto.

DSC 1, 2, dan 3 yang diadakan berturut-turut sejak tiga tahun terakhir telah menghasilkan berbagai wirausahawan muda dengan ide yang unik dan inovatif. Yuri Pratama, pemenang DSC 1 merupakan pebisnis yang mengembangkan budidaya bulu babi (sea urchin) untuk bahan masakan restoran Jepang.

Diplomat Usaha

Lailatus Sa’dah, pemenang DSC 2, membawa gagasan Krawu Burger dalam memperkaya kuliner Indonesia. Pemenang DSC 3 tahun lalu yaitu Andi Restu Wibowo dengan ide bisnis Asap Cair mengatakan, “Menjadi salah satu peserta DSC bukanlah hanya sekedar partisipasi dalam kompetisi bagi saya. DSC telah menjadi sarana pengembangan diri saya dalam mewujudkan mimpi untuk membangun wirausaha.”

Para calon wirausaha telah dapat mendaftarkan diri dan ide wirausaha mereka melalui internet sampai tanggal 22 September 2013. DSC 2013 terbuka untuk seluruh WNI, baik pria maupun wanita yang berusia 20 – 40 tahun yang berdomisili di Indonesia dan di luar negeri. Calon peserta yang memenuhi persyaratan tersebut dapat mendaftarkan dirinya di website www.wismilak-diplomat.com. (EVA)

SHARE SOCIAL MEDIA

LEAVE A REPLY


− five = 1