Majalah SWA Online http://swa.co.id swa.co.id Wed, 29 Jul 2015 12:10:26 +0000 en-US hourly 1 Inovasi Dell Storage untuk Enterprise Entry-Level http://swa.co.id/technology/inovasi-dell-storage-untuk-enterprise-entry-level http://swa.co.id/technology/inovasi-dell-storage-untuk-enterprise-entry-level#comments Wed, 29 Jul 2015 12:10:26 +0000 http://swa.co.id/?p=116362 Dell sebagai penyedia array storage pertama telah meluncurkan Dell Storage seri SCv2000 yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam mengurangi biaya yang berhubungan dengan penyimpanan dan pengelolaan data dan aplikasi penting mereka secara drastis. “Dell terus berusaha meredefinisi nilai ekonomis enterprise storage, yaitu dengan menawarkan solusi penyimpanan data kelas dunia yang praktis, biaya lebih rendah, dan memberikan keuntungan jangka panjang”, ujarRead More

The post Inovasi Dell Storage untuk Enterprise Entry-Level appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Dell Storage SCv2000

Dell Storage SCv2000

Dell sebagai penyedia array storage pertama telah meluncurkan Dell Storage seri SCv2000 yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam mengurangi biaya yang berhubungan dengan penyimpanan dan pengelolaan data dan aplikasi penting mereka secara drastis.

“Dell terus berusaha meredefinisi nilai ekonomis enterprise storage, yaitu dengan menawarkan solusi penyimpanan data kelas dunia yang praktis, biaya lebih rendah, dan memberikan keuntungan jangka panjang”, ujar Erwin Yusran, Country Business Manager, Enterprise Solution Group Dell Indonesia.

Dell Storage seri SCv2000 terbaru ini diklaim Erwin mampu membawa performa dan proteksi yang telah diuji dari Dell storage seri SC kepada entry-level dengan kualitas terbaik di kelasnya tapi dengan harga terendah. Intinya, solusi terbaru Dell ini menawarkan teknologi inovatif kepada konsumen untuk membantu mereka meningkatkan dan menyederhanakan manajemen penyimpanan data mereka secara efisien, baik dengan pendekatan TI yang telah ada maupun yang baru.

Dengan adanya Dell Storage SC2000 ini, konsumen Dell dapat menikmati array storage entry-level yang memiliki kualitas pengelolaan umum yang sama dan memiliki beberapa fitur penting yang sama dengan array seri SC dari level yang lebih tinggi.

Terdapat beberapa benefit yang ditawarkan dari Dell Strorage seri SCv2000 ini. Pertama, performa yang tinggi dengan harga terjangkau. Berbagai pilihan fiturnya termasuk fitur perlindungan data yang telah teruji, RAID tiering untuk optimalisasi kapasitas, thin provisioning, flash support, layanan perpindahan data, dan konektifitas multi-protokol.

Konsumen juga bisa meningkatkan keamanan penyimpanan data mereka dengan proteksi data terperinci yang dapat menangkap hingga 2000 snapshot dan melakukan 500 replikasi data.

Kedua, perlindungan data yang terintegrasi, dimana array ini menawarkan fitur-fitur terintegrasi seperti Remote Instant Replay, Local Instant Replay, Reply Manager, dan RAID tiering yang mampu mengoptimalisasi kapasitas SAN. Integrasi cepat dengan aplikasi lingkungan umum, seperti Microsoft dan VMWare, membantu menyederhanakan pengelolaan pusat data secara virtual yang memungkinkan fitur perlindungan data lokal dan secara jarak jauh konsisten mengambil snapshot dari mesin virtual tersebut tanpa mengorbankan performa.

Ketiga, pusat penyimpanan data yang lebih feksibel di masa depan. Array di seri SCv2000 ini dapat dikelola menggunakan user satu ke user interface yang sama yang dimiliki array seri SC lainnya. Artinya data bisa dipindahkan ke Dell Storage seri SC4000 dan SC8000 yang lebih canggih. Jadi konsumen dapat menyesuaikan kapasitas sesuai kebutuhan tanpa lisesnsi kapasitas dan memilih dari sejumlah hard drive dan SSD, yang dikonfigurasikan untuk beragam aplikasi.

Dell menargetkan penjualan Dell Storage seri SCv2000 ini sebesar 60-70 % dari total keseluruhan enterprise entry-level di Indonesia. Untuk harga unit array strorage ini berkisar antara US$10.000-25.000. (EVA)

The post Inovasi Dell Storage untuk Enterprise Entry-Level appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/technology/inovasi-dell-storage-untuk-enterprise-entry-level/feed 0
Aksi Frans Budi Pranata Menata Zalora http://swa.co.id/profile/aksi-frans-budi-pranata-menata-zalora http://swa.co.id/profile/aksi-frans-budi-pranata-menata-zalora#comments Wed, 29 Jul 2015 12:04:40 +0000 http://swa.co.id/?p=116386 Fransiscus Budi Pranata datang ke PT Fashion Eservices Indonesia, pemilik brand Zalora Indonesia, pada Januari 2014. Berbekal segudang prestasi, sang CFO berhasil mengangkat kinerja e-commerce asal Jerman ini. Berbekal pendanaan sekitar 30 juta Euro di Indonesia, pendapatan Zalora Indonesia naik hingga hampir 4 kali lipat dalam 3 tahun terakhir. “Laman kami dikunjungi lebih dari 200 ribu kunjungan per hari danRead More

The post Aksi Frans Budi Pranata Menata Zalora appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Fransiscus Budi Pranata datang ke PT Fashion Eservices Indonesia, pemilik brand Zalora Indonesia, pada Januari 2014. Berbekal segudang prestasi, sang CFO berhasil mengangkat kinerja e-commerce asal Jerman ini. Berbekal pendanaan sekitar 30 juta Euro di Indonesia, pendapatan Zalora Indonesia naik hingga hampir 4 kali lipat dalam 3 tahun terakhir.

“Laman kami dikunjungi lebih dari 200 ribu kunjungan per hari dan hingga saat ini sudah lebih dari 10 juta pengunjung. Kami juga berhasil menyelesaikan audit 2013 dan 2014 untuk audit standar serta E&Y tertinggi,” katanya.

budi zalora

Fransiscus Budi Pranata, Direktur Keuangan Zalora Indonesia

Hasil tersebut jelas bukan pekerjaan semalam. Saat pertama kali datang, tantangan terbesar Budi adalah tidak adanya prosedur standar operasi (SOP). Sistem akunting yang ada juga hanya berbentuk Excel sehingga sangat berantakan. Zalora global pun tidak memberikan pengarahan. Budi akhirnya harus ngebut memperbaiki segalanya.

“Pada awal masuk, saya bekerja 6 hingga 7 jam perminggu di kantor karena banyak isu yang berkaitan dengan sistem dan SOP. Semua koordinasi diselesaikan di departemen saya,” katanya.

Budi mengatakan dirinya sangat tertantang untuk membawa Zalora terbang tinggi. Terlebih, e-commerce fesyen di Asia ini tengah bersiap melantai di bursa efek Amerika Serikat, New York Stock Exchange (NYSE). “Saya sudah bekerja di 8 perusahaan besar dan yang paling sulit serta kompleks itu Zalora,” tandasnya.

Dia menjelaskan, masih banyak transfer antarbank maupun pembayaran via kartu kredit yang bermasalah karena website e-commerce yang kurang baik. Inilah fokus Zalora saat ini. Perseroan juga mengimplementasikan ERP (Enterprise Resource Planning-Net Suite) untuk laporan keuangan dan analisis data yang lebih baik.

“Kami juga memonitor dengan ketat cash flow secara harian, mingguan, dan bulanan, untuk menghindari pengeluaran tak terduga. Beberapa permasalahan pajak pun telah diselesaikan seperti pengeluaran marketing overseas,” ujarnya.

Budi menambahkan, pihaknya juga mengadakan clear payment authorization untuk mendukung pengontrolan internal. Hasilnya? Pendapatan terus bertumbuh. Tahun lalu, penjualan mencapai Rp 8,9 miliar dan pada tahun ini ditargetkan sebesar Rp 24 miliar, atau naik 200% setiap tahunnya.

Zalora Indonesia dikenal sebagai pemimpin bisnis belanja online produk fashion dan kecantikan. perusahaan ini terus tumbuh menjadi raksasa e-commerce di kawasan Asia Tenggara, hingga eksis di Singapura, Malaysia, Brunei, Filipina, Thailand, Vietnam, Hong Kong dan akan memperluas hingga Taiwan. (Reportase: Aulia Dhetira)

The post Aksi Frans Budi Pranata Menata Zalora appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/profile/aksi-frans-budi-pranata-menata-zalora/feed 0
Konsumsi Data Pelanggan 4G LTE Telkomsel Tumbuh 60-130% http://swa.co.id/technology/konsumsi-data-pelanggan-4g-lte-telkomsel-tumbuh-60-130 http://swa.co.id/technology/konsumsi-data-pelanggan-4g-lte-telkomsel-tumbuh-60-130#comments Wed, 29 Jul 2015 12:03:34 +0000 http://swa.co.id/?p=116369 Sejak diluncurkan pada Desember 2014 secara komersial layanan 4G LTE Telkomsel telah tembus 800 ribu pelanggan. Inilah yang ingin terus dikuatkan operator selular pertama di Indonesia, dengan membangun DNA (device, network dan application). Untuk network, Henri Mulya Syam, Senior VP LTE Project Telkomsel, mengatakan, dalam meningkatkan layanan pengguna 4G LTE Telkomsel saat ini menuju 1800 Mhz, agar pelanggan lebih nyaman,Read More

The post Konsumsi Data Pelanggan 4G LTE Telkomsel Tumbuh 60-130% appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
4G-LTE-Telkomsel780x390Sejak diluncurkan pada Desember 2014 secara komersial layanan 4G LTE Telkomsel telah tembus 800 ribu pelanggan. Inilah yang ingin terus dikuatkan operator selular pertama di Indonesia, dengan membangun DNA (device, network dan application).

Untuk network, Henri Mulya Syam, Senior VP LTE Project Telkomsel, mengatakan, dalam meningkatkan layanan pengguna 4G LTE Telkomsel saat ini menuju 1800 Mhz, agar pelanggan lebih nyaman, tapi tentunya ini bertahap, karena sebagian masih menggunakan 900 Mhz. Mengapa bertahap? Karena pengembangan broadband tentu tidak terlepas dari pertumbuhan device yang teknologinya sejalan. “Teknologi broadband sangat tergantung pada device, jangan sampai useless,” tegasnya. Maka itu tidak perlu semua dibangun LTE.

Menurut Henri, membangun 4G sebenarnya jauh lebih mudah daripada ketika membangun 3G. Saat 3G baru dikenalkan, lanjutnya, konsumen belum terlalu melek data. Sekarang ini adapsi konsumen terhadap 4G jauh lebih mudah. Hanya saja, konsumen masih perlu edukasi tentang ini lebih baik. “Pelanggan sering merasa kuota data mereka cepat habis dengan 4G, merasa lebih boros dan mahal, padahal ini dikarenakan sebelumnya mereka mungkin hanya betah 10 menit lihat video streaming, tapi dengan teknologi yang lebih baik dari LTE, video streaming jadi lebih mulus, bahkan 30 menit bisa tahan,” jelasnya. Inilah yang membuat mereka merasa paket kuota data jadi terasa lebih cepat habis.

Hal ini terlihat dari data usage pelanggan Telkomsel terutama yang menggunakan 4G LTE, yang sebelumnya hanya 1 giga byte, kini menjadi 4 giga byte sebulan. “Rata-rata kenaikannya antara 1,6 giga hingga 2 giga byte per pelanggan, kalau prosentase sekitar 60 hingga 130 persen,” ujar Henri.

Peningkatan terlihat juga dari bagaimana antusiasme pelanggan untuk mencari informasi dan melakukan update kartu 4G. Yudi C. Anwar, GM Marketing Strategic LTE Telkomsel menyebutkan sejak diluncurkan secara komersil terjadi peningkatkan 27 persen yang datang ke GraPARI. Sedang yang bertanya melalui call center Telkomsel meningkat 31 persen. “Bisa dibilang sangat ramai call center kami menerima pertanyaan tentang 4G ini. Di dua tempat layanan tersebut—GraPARI dan call center—rata-rata menanyakan tentang bagaimana penggantian simcard dan dimana saja lokasi yang bisa melayani 4G,” jelas Yudi. Yudi menambahkan untuk perilaku konsumen, mayoritas pelanggan, sekitar 65 persen menggunakan layanan 4G untuk akses video streaming, musik dan sosial media, utamanya Path.

Untuk membangun DNA tersebut, Telkomsel tentu saja membangunnya bersama penyedia device. Namun Henri melihat baru lima merek device yang benar-benar sangat compatible dengan sangat baik dengan layanan 4G saat ini yaitu Apple iPhone (31 persen), Samsung (21 persen), LG (15 persen), Sony (18 persen), dan Blackberry (13 persen). Kerjasama handset bundling dalam 6 bulan terakhir dengan kelima merek tersebut telah menghasilkan penjualan sebesar 95 ribu unit handset. Meski demikian Telkomsel tidak menutup kerjasama dengan penyedia device lainnya, seperti dikatakan Henri pihaknya juga saat ini bekerja sama dengan Xiomi, handset Cina yang sedang naik daun.

Dari 800 ribu total pengguna 4G Telkomsel, sekitar 63 persen ada di Jakarta, 12 persen di Bandung, 13 persen di Surabaya, 6 persen di Bali, 2 persen di Makasar dan 1 persen di Mataram. Rata-rata penggunaan data mereka sekitar 3,2 giga byte, sedang dengan 3G hanya 1,4 giga byte, dengan profil penggunanya sekitar 30 persennya adalah pelanggan kartu Halo. “Makasar termasuk yang kami lihat sangat berpotensi besar untuk tumbuh besar,” kata Henri. (EVA)

The post Konsumsi Data Pelanggan 4G LTE Telkomsel Tumbuh 60-130% appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/technology/konsumsi-data-pelanggan-4g-lte-telkomsel-tumbuh-60-130/feed 0
Strategi Garuda Tingkatkan Efisiensi http://swa.co.id/business-strategy/management/strategi-garuda-tingkatkan-efisiensi http://swa.co.id/business-strategy/management/strategi-garuda-tingkatkan-efisiensi#comments Wed, 29 Jul 2015 11:00:07 +0000 http://swa.co.id/?p=116367 PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berkolaborasi dengan CFM Internasional untuk menyediakan mesin pesawat LEAP-1B di armada B737 MAX 8. Ini sejalan dengan kerjasama Garuda dengan Boeing Commercial Airplanes dalam pengadaan 50 pesawat B737 MAX 8 di Paris Airshow 2015 lalu. Mesin LEAP diklaim sebagai yang tercanggih, terhandal, paling efisien dalam penggunaan bahan bakar untuk generasi terbaru pesawat “single-aisle”. Mesin tersebutRead More

The post Strategi Garuda Tingkatkan Efisiensi appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berkolaborasi dengan CFM Internasional untuk menyediakan mesin pesawat LEAP-1B di armada B737 MAX 8. Ini sejalan dengan kerjasama Garuda dengan Boeing Commercial Airplanes dalam pengadaan 50 pesawat B737 MAX 8 di Paris Airshow 2015 lalu.

Mesin LEAP diklaim sebagai yang tercanggih, terhandal, paling efisien dalam penggunaan bahan bakar untuk generasi terbaru pesawat “single-aisle”. Mesin tersebut menggabungkan berbagai inovasi terbaru dalam industri.

Dengan bobot yang lebih ringan dan daya tahan lebih tinggi, komponen tersebut akan menghasilkan peningkatan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar hingga 15%, penurunan emisi CO2, margin 50 persen terhadap peraturan emisi baru, tingkat kebisingan yang lebih rendah, dan biaya operasional yang lebih rendah secara keseluruhan.

Garuda-Indonesia

Direktur Utama Garuda Indonesia M. Arif Wibowo mengatakan, pesawat B737 NG dengan mesin CFM56-7B adalah tulang punggung armada maskapai kebanggaan Tanah Air itu.

“Kerjasama penyediaan mesin tersebut adalah komitmen perseroan untuk terus menghadirkan teknologi paling modern dan mesin pesawat terefisien dalam penggunaan bahan bakar yang ada saat ini,” kata dia dalam rilisnya.

Kolaborasi keduanya berlangsung lama, sejak pengoperasian mesin CFM56-3 untuk armada Boeing 737-300 di akhir 1990-an. Hingga saat ini, hampir sebanyak 80 mesin CFM digunakan pada pesawat tipe 737 milik Garuda.

“Kami telah membangun hubungan baik dengan Garuda selama bertahun-tahun dan kami sangat menantikan momen untuk memperkenalkan mesin LEAP dalam armada Garuda Indonesia,” kata Regional General Manager of Sales for CFM International Max York.

Pesawat B737 MAX 8 merupakan pengembangan dari B737-800NG menggabungkan teknologi mesin CFM International LEAP-1B terbaru, sayap Advanced Technology dan sejumlah fitur lainnya untuk memberikan efisiensi tertinggi serta meningkatkan kehandalan dan kenyamanan penumpang di kelas armada “single-aisle”.

Pada event Paris Airshow 2015 lalu, Garuda Indonesia juga memastikan kembali pemesanan 50 pesawat narrow body tipe terbaru B737 MAX 8 yang telah dilakukan pada Oktober 2014 lalu, sebagai penggantian (natural replacement) pesawat B737-800NG yang akan berakhirnya masa sewanya.

The post Strategi Garuda Tingkatkan Efisiensi appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/business-strategy/management/strategi-garuda-tingkatkan-efisiensi/feed 0
Javaplant Garap Pasar Lokal Lewat Mamin Bernutrisi http://swa.co.id/business-strategy/management/javaplant-garap-pasar-lokal-lewat-mamin-bernutrisi http://swa.co.id/business-strategy/management/javaplant-garap-pasar-lokal-lewat-mamin-bernutrisi#comments Wed, 29 Jul 2015 10:20:28 +0000 http://swa.co.id/?p=116095 PT Trirahardja (Javaplant), produsen ekstrak herbal di Indonesia sampai saat ini masih lebih banyak memasarkan produknya keluar negeri. Sekitar 95% produknya diekspor ke Amerika Serikat dan Jepang. Sisanya, dipasarkan di ASEAN, termasuk pasar di dalam negeri. “Kami memang ingin menjual di dalam negeri lebih banyak. Perbedaan Amerika Serikat dan Indonesia adalah di sana market-nya tidak hanya Amerika, bisa sampai EropaRead More

The post Javaplant Garap Pasar Lokal Lewat Mamin Bernutrisi appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
PT Trirahardja (Javaplant), produsen ekstrak herbal di Indonesia sampai saat ini masih lebih banyak memasarkan produknya keluar negeri. Sekitar 95% produknya diekspor ke Amerika Serikat dan Jepang. Sisanya, dipasarkan di ASEAN, termasuk pasar di dalam negeri.

“Kami memang ingin menjual di dalam negeri lebih banyak. Perbedaan Amerika Serikat dan Indonesia adalah di sana market-nya tidak hanya Amerika, bisa sampai Eropa dan Asia, sehingga permintaan besar. Di Indonesia itu permintaan hanya untuk di Indonesia saja jadi kecil,” kata CEO Javaplant, Junius Rahardjo.

Meski begitu, dia yakin perseroan bisa mendapatkan banyak pelanggan di Tanah Air jika digarap dengan tekun. Oleh karenanya, perusahaan yang berdiri pada tahun 2000 ini fokus menggarap pasar dalam negeri selama dua tahun terakhir. Untuk mendorong pemasaran, Javaplant juga memproduksi ekstrak herbal untuk kosmetik, farmasi, suplemen kesehatan, obat tradisional, makanan kesehatan, minuman bernutrisi, dan lainnya.

“Makanan sehat yang di Indonesia contohnya, Fitbar. Minuman kesehatan seperti Kiranti dan Lipovitan. Semua herbal yang diaplikasikan pada makanan dan minuman pasti akan tinggi khasiatnya,” katanya.

CEO PT Tri Rahardja (Javaplant), Junius Rahardjo

CEO PT Tri Rahardja (Javaplant), Junius Rahardjo

Ia menjelaskan, obat pelangsing, kebugaran, kesehatan kulit, dan lainnya jika diaplikasikan ke makanan dan minuman kesehatan akan menarik minat konsumen.

Ia mencontohkan minuman You C 1000 lebih disukai masyarakat ketimbang meminum suplemen kesehatan seperti pil atau tablet dengan kandungan Vitamin C serupa.

“Masyarakat Indonesia tak hanya merasakan fungsinya, tapi juga menikmati sensasinya. Produk apapun kalau dikemas dengan memberi sensasi atau sintematic relief, itu akan besar (penjualannya),” ujar lulusan University of Oregon, Jurusan Ekonomi ini.

Untuk tahun 2014, omset Javaplant mencapai US$ 20 juta dengan pasar terbesar di Amerika Serikat dan Jepang. Pada tahun ini, omset diperkirakan menurun tipis menjadi US$ 15 juta seiring perlambatan ekonomi dunia. Itulah kenapa, perseroan fokus menggarap pasar lokal, berupa makanan dan minuman bernutrisi ketimbang produk farmasi.

“Volumenya lebih besar tapi memang value-nya lebih kecil. Tahun depan bisa ngga begini ceritanya, bisa jadi balik kayak tahun kemarin,” kata putra ketiga Purwanto Rahardjo, pendiri dan CEO PT Marguna Taraluta APK Farma, produsen Pilkita ini.

Selain itu, perseroan juga mengoptimalkan produksi ekstrak herbalnya lewat kerjasama dengan banyak perusahaan farmasi. Dengan regulasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang kian ketat, pelaku bisnis jamu tentu ingin proses produksi ekstrak obatnya memenuhi standar. Dengan pengalaman selama belasan tahun, Javaplant banyak menerima permintaan produksi ekstrak dari perusahaan farmasi.

“Saya senang karena pemerintah, terutama BPOM memberi perhatian khusus kepada obat-obatan herbal. Javaplant sudah mendapat angin karena banyak perusahaan farmasi yang menyerahkan proses produksinya. Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap jamu juga semakin besar,” katanya.

Javaplant hingga saat ini masih mengandalkan proses produksi dari satu pabrik miliknya yang berlokasi di Desa Karangpandan, Karanganyar, Solo ini. Pabrik tersebut memiliki 3 fasilitas produksi. Volume produksi sekitar 150-200 ton pertahun. (Reportase: Aulia Dhetira)

The post Javaplant Garap Pasar Lokal Lewat Mamin Bernutrisi appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/business-strategy/management/javaplant-garap-pasar-lokal-lewat-mamin-bernutrisi/feed 0
Telkom Telah Siapkan Back Up Satelit untuk Atasi Gangguan Sistem Komunikasi Kabel Laut Biak – Jayapura http://swa.co.id/business-update/telkom/telkom-telah-siapkan-back-up-satelit-untuk-atasi-gangguan-sistem-komunikasi-kabel-laut-biak-jayapura http://swa.co.id/business-update/telkom/telkom-telah-siapkan-back-up-satelit-untuk-atasi-gangguan-sistem-komunikasi-kabel-laut-biak-jayapura#comments Wed, 29 Jul 2015 09:39:24 +0000 http://swa.co.id/?p=116357 Jakarta, 28 Juli 2015 – Menyusul informasi dari BMKG terkait gempa bumi berkekuatan 5,2 SR pada tanggal 26 Juli 2015 jam 01.20 WIB pada jarak 89 km dari Sarmi, saat ini dilaporkan terjadi gangguan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) tepatnya pada link Biak – Jayapura. Hal ini menyebabkan gangguan telekomunikasi di Jayapura danRead More

The post Telkom Telah Siapkan Back Up Satelit untuk Atasi Gangguan Sistem Komunikasi Kabel Laut Biak – Jayapura appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Telkom Indonesia

Jakarta, 28 Juli 2015 – Menyusul informasi dari BMKG terkait gempa bumi berkekuatan 5,2 SR pada tanggal 26 Juli 2015 jam 01.20 WIB pada jarak 89 km dari Sarmi, saat ini dilaporkan terjadi gangguan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) tepatnya pada link Biak – Jayapura. Hal ini menyebabkan gangguan telekomunikasi di Jayapura dan sekitarnya.

Titik gangguan SKKL dengan indikasi putusnya kabel (cable cut) terjadi di jalur Biak-Jayapura pada jarak 367 km dari Telkom Landing Station (TLS) Jayapura di kedalaman sekitar 2.611 meter. Kabel yang terganggu adalah tipe Light Weight Shielded (LWS) yaitu salah satu kabel yang biasa digunakan di laut dengan kedalaman lebih dari 500 meter.

Sebagai upaya menjaga agar kualitas layanan tetap berjalan optimal pasca terjadinya gangguan, Telkom telah menambah kapasitas bandwidth satelit menjadi 950 Mb mencakup kapasitas bandwidth Telkom Jayapura sebesar 270 Mb dan Telkomsel Jayapura sebesar 680 Mb.

Kami memohon maaf atas gangguan yang terjadi dan telah mengalihkan traffic ke satelit serta berupaya untuk mempercepat recovery gangguan SKKL jalur Biak – Jayapura tersebut,” ungkap Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo di Jakarta (28/7).

Sebagai tindak lanjut penanggulangan gangguan, Telkom telah melakukan koordinasi dengan NEC Japan selaku mitra pembangunan kabel laut, untuk menyelidiki dan mengidentifikasi gangguan yang terjadi. Selanjutnya Telkom melakukan penjajakan alternatif cableship potensial yang tercepat dan terdekat. Ditargetkan proses perbaikan (recovery) SKKL ini dapat diselesaikan dalam jangka waktu 2 – 3 bulan.

The post Telkom Telah Siapkan Back Up Satelit untuk Atasi Gangguan Sistem Komunikasi Kabel Laut Biak – Jayapura appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/business-update/telkom/telkom-telah-siapkan-back-up-satelit-untuk-atasi-gangguan-sistem-komunikasi-kabel-laut-biak-jayapura/feed 0
Raup Laba US$ 29,3 Juta, Garuda Makin Jaya http://swa.co.id/business-strategy/management/raup-laba-us-293-juta-garuda-makin-jaya http://swa.co.id/business-strategy/management/raup-laba-us-293-juta-garuda-makin-jaya#comments Wed, 29 Jul 2015 09:30:51 +0000 http://swa.co.id/?p=116354 PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) pada periode 1H2015 ini berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar US$ 29,3 juta, meningkat sebesar 114,5% dibanding periode yang sama tahun lalu yang mengalami kerugian sebesar US$ 201,3 juta. Demikian keterangan resmi perseroan. Peningkatan kinerja di tengah perlambatan ekonomi ini dicapai berkat penerapan berbagai strategi pengembangan bisnis oleh perseroan melalui program “Quick Wins”,Read More

The post Raup Laba US$ 29,3 Juta, Garuda Makin Jaya appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) pada periode 1H2015 ini berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar US$ 29,3 juta, meningkat sebesar 114,5% dibanding periode yang sama tahun lalu yang mengalami kerugian sebesar US$ 201,3 juta. Demikian keterangan resmi perseroan.

Peningkatan kinerja di tengah perlambatan ekonomi ini dicapai berkat penerapan berbagai strategi pengembangan bisnis oleh perseroan melalui program “Quick Wins”, serta melalui berbagai upaya efisiensi berkelanjutan yang dilaksanakan.

Pada periode yang sama, pendapatan usaha naik 4,7% menjadi US$ 1,84 miliar dari tahun lalu sebesar US$ 1,76 miliar. Sementara, beban usaha turun sebesar 11,6% dari USD 1,99 miliar menjadi USD 1,76 miliar.

Peningkatan pendapatan dan penurunan biaya ini merupakan wujud pertumbuhan positif perusahaan yang ditopang oleh meningkatnya kinerja Perseroan sejak awal tahun 2015.

Seiring pengembangan jaringan penerbangan yang berkelanjutan, Garuda termasuk Citilink) mampu mengangkut 15,9 juta penumpang, meningkat 19,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 13,3 juga penumpang.

Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo

Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo

Jumlah penumpang Garuda mencapai 11.555.319 juta penumpang (terdiri dari 9.432.349 penumpang domestik dan 2.122.979 penumpang internasional), naik 15,3%. Sementara, Citilink membawa 4,3 juta penumpang, naik 32% dari 3,2 juga penumpang pada tahun lalu.

Frekuensi penerbangan Garuda baik, domestik maupun internasional juga naik 13,8% menjadi 122.446 penerbangan, dibanding tahun lalu sebanyak 107.568 penerbangan. Kapasitas produksi (availability seat kilometer-ASK) juga meningkat 7,2% menjadi 26,08 miliar dari 24,32 miliar pada tahun 2014.

Pada periode yang sama, Garuda juga berhasil meningkatkan “Tingkat Isian Penumpang menjadi 75,8% dibanding tahun lalu sebesar 69%. Tingkat ketepatan penerbangan mencapai 89,7 persen, dengan utilisasi pesawat sebesar 09:12 jam.

Maskapai kebanggaan Indonesia ini juga berhasil meningkatkan pangsa pasarnya di pasar domestik maupun internasional. Hingga Juni 2015, Garuda menguasai 44% pasar, meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 37%. Sementara, pangsa di pasar internasional mencapai 28%, meningkat dari tahun lalu yang hanya 21%.

Garuda mengoperasikan total 180 pesawat (Garuda dan Citilink) terdiri dari Boeing 777-300ER (7), Airbus A330-200/300 (22), Boeing 747-400 (2), Airbus A320 (35), Boeing 737-500/800NG (89), Bombardier CRJ1000 NextGen (15), dan ATR72-600 (10) dengan usia rata-rata pesawat 4,8 tahun. Sampai dengan akhir 2015 mendatang, Garuda akan mengoperasikan total 190 pesawat, dengan rata-rata usia pesawat 4,3 tahun.

The post Raup Laba US$ 29,3 Juta, Garuda Makin Jaya appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/business-strategy/management/raup-laba-us-293-juta-garuda-makin-jaya/feed 0
10 Pedoman Praktis Pendelegasian Kerja http://swa.co.id/my-article/10-pedoman-praktis-pendelegasian-kerja http://swa.co.id/my-article/10-pedoman-praktis-pendelegasian-kerja#comments Wed, 29 Jul 2015 05:56:52 +0000 http://swa.co.id/?p=116332 Handoko adalah seorang manajer baru yang ‘super’ sibuk. Walaupun terlihat bersemangat, ia tampak kewalahan dalam melaksanakan pekerjaannya di posisinya yang baru. Meski mempunyai beberapa bawahan yang tampaknya dapat diandalkan, namun ia melakukan tumpukan pekerjaannya sendiri. Sebenarnya Handoko dapat ‘melimpahkan’ sebagian pekerjaan pada bawahannya. Namun hal itu tidak dilakukannya. Ia lebih suka melakukannya sendiri dan enggan melakukan delegasi. Handoko telah terkenaRead More

The post 10 Pedoman Praktis Pendelegasian Kerja appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Handoko adalah seorang manajer baru yang ‘super’ sibuk. Walaupun terlihat bersemangat, ia tampak kewalahan dalam melaksanakan pekerjaannya di posisinya yang baru. Meski mempunyai beberapa bawahan yang tampaknya dapat diandalkan, namun ia melakukan tumpukan pekerjaannya sendiri.

Sebenarnya Handoko dapat ‘melimpahkan’ sebagian pekerjaan pada bawahannya. Namun hal itu tidak dilakukannya. Ia lebih suka melakukannya sendiri dan enggan melakukan delegasi. Handoko telah terkena ‘do it yourself’ syndrome atau sindrom ‘kerjakan sendiri’ yang biasa menjangkiti para atasan lainnya.

Mappesangka Mustafa

Mappesangka Mustafa

Sindrom ini dapat ditandai pada mereka yang beralasan “Saya bisa melakukannya lebih baik ketimbang orang lain dan saya senang mengerjakannya,” “Para bawahan tidak mampu atau terlalu sibuk untuk melakukan pekerjaan lebih dan mengeluh jika diberi tambahan pekerjaan,””Saya tak ingin atasan berpikir bahwa saya malas karena melimpahkan pekerjaan pada bawahan dan tetap ingin terlihat sibuk,” “Saya tak ingin kehilangan kendali,” hingga “Saya tak punya waktu untuk melakukan delegasi.”

Ketika organisasi berkembang makin kompleks, tugas dan kewajiban pekerja kurang terdefinisiskan dengan baik. Kadang tampak semua orang mengerjakan tugas orang lain. Pendelegasian adalah kunci efisiensi manajer dan bermanfaat bagi semua.

Robert Heller, pakar & konsultan manajemen di Inggris, dalam bukunya “How to Delegate” mendefinisikan pendelegasian sebagai mempercayakan tugas pada orang lain, namun tanggung jawab masih di tangan pendelegasi.

Dasar pendelegasian adalah otonomi dan pengawasan. Dalam memilih pihak yang didelegasikan (delegat), anda menilai apakah seseorang benar-benar mampu melaksanakan tugas dengan sumber-sumber yang ada. Setelah itu, anda harus memberinya otonomi penyelesaian tugas dengan caranya sendiri, selama sesuai dengan instruksi awal dan memberikan laporan atas progres tugasnya.

Melakukan delegasi tidaklah mudah karena membutuhkan waktu, upaya, dan motivasi. Namun, hal itu tetap berharga untuk diterapkan karena ada beberapa keuntungan besar yang didapatkan, yaitu anda dapat memiliki waktu lebih banyak untuk melaksanakan fungsi manajerial, meringankan tekanan pekerjaan, mengembangkan bawahan, menciptakan suasana penuh motivasi, dan meningkatkan hasil kerja, yang berujung pada pengembangan organisasi atau perusahaan.

Adapun peraturan umum untuk pendelegasian adalah (1) Kalau tidak perlu, singkirkanlah. (2) Kalau perlu, tapi dapat dikerjakan orang lain, delegasikanlah. (3) Kalau sangat perlu dan tidak dapat didelegasikan untuk pencapaian sasaran maka kerjakanlah sendiri seefektif mungkin.

Melihat pentingnya delegasi tersebut, Harold L. Taylor dalam bukunya “Delegate: The Key to Successful Management” memberikan beberapa pedoman untuk pelaksanaan delegasi, yaitu:

  • Kenali bawahan atau orang-orang anda. Sebelum anda melaksanakan delegasi pada siapa pun, mutlak anda harus tahu dan mengenal para karyawan anda. Ketahuilah latar belakang pendidikan dan keahliannya, sifat-sifatnya, dan cara kerjanya. Berkomunikasilah dan dengarkan mereka. Apa cita-cita dan rencana karier mereka? Apakah mereka mau dan mampu menerima tanggung jawab yang lebih besar? Apa kebutuhan pribadi dan motivasi kerja mereka? Bagaimana pendapat mereka tentang pengembangan diri? Dan lain sebagainya yang masih dapat digali lebih jauh lagi. Janganlah kita menggunakan asumsi umum bahwa semua orang ingin tanggung jawab lebih banyak dan lebih besar serta ingin dipromosikan.

 

  • Delegasikan, jangan hanya melimpahkan. Melimpahkan pekerjaan pada bawahan lalu menarik diri begitu saja bukan disebut mendelegasikan. Pendelegasian harus direncanakan dan dirundingkan dengan karyawan yang menurut anda mau dan mampu menyelesaikan tugas itu. Latihlah mereka, delegasikan bertahap, minta umpan balik, lalu biarkan mereka bekerja sendiri. Membiarkan disini bukan berarti berhenti berkomunikasi.

 

  • Delegasikan tugas yang penting. Jangan mendelegasikan tugas remeh dan rutin, yang berdampak kecil pada efektivitas organisasi. Menjual adalah penting, namun seorang manajer tidak akan pernah berpikir untuk melakukannya sendiri.

 

  • Jelas dalam memberikan tugas. Bila anda memberikan tugas kepada bawahan, pastikan untuk: (a) mendapatkan komitmen tentang tugas dan waktu akhir penyelesaiannya, (b) mengadakan sistem tindak lanjut untuk memastikan tugas tersebut dipenuhi, (c) meminta dengan tegas bahwa perubahan waktu akhir penyelesaian tugas diberitahukan sebelumnya.

 

  • Delegasikan sasarannya, bukan prosedurnya. Salah satu keuntungan yang anda terima dari pendelegasian yang efektif adalah seringkali suatu pekerjaan dilakukan lebih baik oleh orang lain. Delegasikan tugas untuk mencapai hasil yang telah ditentukan dan jangan terlalu menekankan pada prosedur yang harus dikerjakan. Biarkan bawahan bekerja menurut cara dan sudut pandangnya sendiri. Mungkin hasilnya bisa lebih baik ketimbang cara anda selama ini.

 

  • Percayailah bawahan anda. Seringkali pendelegasian gagal karena para manajer terlalu mudah untuk mengambil kembali suatu tugas jika tidak dilaksanakan dengan baik oleh bawahan. Gunakanlah waktu yang cukup untuk menjelaskan dengan gamblang apa yang harus dikerjakan bawahan. Bersiaplah untuk menerima kenyataan bahwa mereka tidak melaksanakannya sebaik anda. Adalah wajar jika terjadi beberapa kesalahan. Biarkan bawahan anda berkembang secara bertahap, sesuai dengan kemampuan mereka. Jangan bersikap terlalu mengawasi.

 

  • Mintalah penyelesaian, bukan permasalahannya. Cegahlah keinginan anda untuk menjawab berbagai pertanyaan yang mereka ajukan tentang tugas yang didelegasikan. Mintalah pada mereka masukan atau saran bagi penyelesaian masalah yang dihadapinya. Jangan izinkan mereka masuk ke ruangan anda dengan permasalahan tanpa saran solusinya.

 

  • Berikan pujian, tampunglah kesalahan. Meski anda telah mendelegasikan tugas, mungkin ada beberapa orang yang memandang tugas itu dikerjakan oleh anda. Jika ada keluhan atau kritik atas hasil tugas itu, terimalah kritik tersebut. Ucapkan terima kasih pada orang yang mengkritik itu dan janjikan akan ada perbaikan. Jangan menyalahkan bawahan anda. Berikan umpan balik pada bawahan dalam bentuk saran perbaikan, bukan keluhan atau kritik. Namun, jika ada pujian atas tugas yang didelegasikan, segera beritahukan bawahan atas pujian tersebut. Hal itu akan menaikkan motivasi bawahan anda.

 

  • Kembangkan karyawan anda. Biasanya, tidak banyak karyawan yang berprestasi sesuai kemampuan mereka, padahal mereka dapat meningkatkan kemampuan dengan belajar dan mengembangkan berbagai keterampilan yang ada hubungannya dengan pekerjaan. Doronglah karyawan anda agar berkembang dengan membaca buku-buku tertentu, mengikuti pelatihan dan seminar, juga melaksanakan manajemen waktu dengan baik.

 

  • Jangan selalu mendelegasikan pada karyawan yang paling mampu. Pendelegasian adalah salah satu metode yang efektif untuk mengembangkan bawahan anda, jadi janganlah mendelegasikan hanya pada mereka yang anda anggap paling mampu. Usahakan agar pendelegasian dilakukan secara merata. Bentuklah suatu tim yang kuat tanpa ada kelemahan pada salah satu rantainya.

Proses pendelegasian itu tidak mudah karena orang tidak terbiasa untuk memberikan sebagian dari dirinya kepada orang lain. Pendelegasian menuntut kita untuk berbagi pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman kita pada orang lain. Ini memang tuntutan yang cukup besar. Namun, pada gilirannya, kita juga mendapatkan ‘ilmu’ dari orang lain yang membuat kita semakin bertumbuh dan berkembang.

Selamat mendelegasikan. Sukses buat anda!

Oleh: Mappesangka Mustafa, Corporate Communication PPM Manajemen

The post 10 Pedoman Praktis Pendelegasian Kerja appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/my-article/10-pedoman-praktis-pendelegasian-kerja/feed 0
Kemudahan Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan Melalui KlikBCA Bisnis http://swa.co.id/beritabca/bca/kemudahan-pembayaran-bpjs-ketenagakerjaan-melalui-klikbca-bisnis-2 http://swa.co.id/beritabca/bca/kemudahan-pembayaran-bpjs-ketenagakerjaan-melalui-klikbca-bisnis-2#comments Wed, 29 Jul 2015 04:00:11 +0000 http://swa.co.id/?p=115524 Realisasi pencapaian kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan telah memenuhi target selama tahun 2014, baik peserta di sektor formal, informal, maupun program khusus jasa konstruksi. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, karyawan dan keluarga merasa lebih aman dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas mereka. Namun tantangan BPJS Ketenagakerjaan di tahun 2015 ini cukup berat, mengingat semua tenaga kerja ditargetkan harusRead More

The post Kemudahan Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan Melalui KlikBCA Bisnis appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Realisasi pencapaian kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan telah memenuhi target selama tahun 2014, baik peserta di sektor formal, informal, maupun program khusus jasa konstruksi. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, karyawan dan keluarga merasa lebih aman dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas mereka.

Kemudahan Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan Melalui KlikBCA Bisnis

Kemudahan Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan Melalui KlikBCA Bisnis

Namun tantangan BPJS Ketenagakerjaan di tahun 2015 ini cukup berat, mengingat semua tenaga kerja ditargetkan harus terdaftar sebagai peserta. Apalagi dengan masih tingginya kasus tunggakan iuran dari perusahaan yang bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan, menjadikan pencapaian penerimaan iuran tidak maksimal. Untuk itu, BPJS Ketenagakerjaan terus berusaha meningkatkan kesadaran perusahaan dalam melakukan pembayaran iuran rutin bagi tenaga kerjanya.

Sebagai salah satu komitmen BCA dalam mendukung program pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan, BCA dan BPJS Ketenagakerjaan telah melakukan kerja sama penerimaan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan solusi bagi kebutuhan nasabah BCA terutama pelaku usaha yang memerlukan sarana pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi karyawan-karyawannya.

Maka terhitung mulai 15 Desember 2014, nasabah KlikBCA Bisnis dapat melakukan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan pada menu Pembayaran Tagihan. Menu baru di KlikBCA Bisnis ini semakin melengkapi kemudahan dan kenyamanan nasabah, baik individu, pebisnis individu maupun perusahaan, dalam bertransaksi menggunakan KlikBCA Bisnis.

Untuk dapat melakukan pembayaran tagihan BPJS Ketenagakerjaan, pertama-tama nasabah yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan harus melakukan input data pembayaran. Nasabah dipersilakan mengakses situs BPJS Ketenagakerjaan di https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/eps/login.bpjs dan melakukan penginputan data iuran (JHT, JKK, JKM) untuk mendapatkan Kode Iuran.

Setelah mendapatkan Kode Iuran, nasabah dapat melakukan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan dengan cara sebagai berikut:

a. Daftar Pembayaran

Pada menu Pembayaran Tagihan, pilih “Daftar Pembayaran” lalu pilih Jenis dan Institusi “BPJS Ketenagakerjaan”. Pendaftaran institusi ini dilakukan cukup satu kali, yaitu saat pertama kali.

b. Pembayaran Tagihan

Pada menu Pembayaran Tagihan, pilih menu “Buat Pembayaran Tagihan” lalu input Kode Iuran dan rekening, kemudian akan tampil data detail Iuran yang telah diinput di website BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya. Bila data sudah sesuai, lakukan proses otorisasi.

c. Bukti Transaksi

Bila bukti transaksi belum sempat disimpan atau dicetak, nasabah dapat melihat kembali bukti pembayaran pada menu Status Transaksi.

Dengan fitur pembayaran BPJS Ketenagakerjaan ini, nasabah dapat melakukan pembayaran melalui KlikBCA Bisnis sehingga pembayaran BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan secara tepat waktu.

Bagi Anda yang belum menggunakan KlikBCA Bisnis, cukup datang ke cabang BCA tempat Anda membuka rekening bisnis untuk mengisi formulir permohonan KlikBCA Bisnis dan melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan. Setelah 10 hari kerja, Anda akan mendapatkan Corporate ID, User ID, KeyBCA, VPN Installer, manual penggunaan KlikBCA Bisnis, serta PIN KeyBCA yang dikirimkan secara terpisah.

Informasi lengkap mengenai KlikBCA Bisnis serta pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dapat diperoleh di www.bca.co.id atau dengan menghubungi Halo BCA di 500888 atau 021 – 500888 via ponsel.

BCA Senantiasa di Sisi Anda.

The post Kemudahan Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan Melalui KlikBCA Bisnis appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/beritabca/bca/kemudahan-pembayaran-bpjs-ketenagakerjaan-melalui-klikbca-bisnis-2/feed 0
Emirsyah Satar: Ini 6 Fungsi Utama CFO http://swa.co.id/business-strategy/management/emirsyah-satar-ini-6-fungsi-utama-cfo http://swa.co.id/business-strategy/management/emirsyah-satar-ini-6-fungsi-utama-cfo#comments Wed, 29 Jul 2015 01:00:55 +0000 http://swa.co.id/?p=116284 Jabatan direktur keuangan adalah posisi strategis kedua setelah direktur utama di sebuah perusahaan. Pemilik atau pemegang saham tidak boleh sembarangan memilih orang yang duduk di sana. Emirsyah Satar melihat seorang CFO harus bisa mengelola aset, liabilities, dan shareholder equity untuk mendukung strategi bisnis. “Ia adalah partner CEO, mendukung visi CEO mau kemana,” kata mantan CEO Garuda Indonesia yang kini menjabatRead More

The post Emirsyah Satar: Ini 6 Fungsi Utama CFO appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Jabatan direktur keuangan adalah posisi strategis kedua setelah direktur utama di sebuah perusahaan. Pemilik atau pemegang saham tidak boleh sembarangan memilih orang yang duduk di sana. Emirsyah Satar melihat seorang CFO harus bisa mengelola aset, liabilities, dan shareholder equity untuk mendukung strategi bisnis. “Ia adalah partner CEO, mendukung visi CEO mau kemana,” kata mantan CEO Garuda Indonesia yang kini menjabat Komisaris Utama Mataharimall.com ini.

Menurut dia, seorang CFO tidak boleh hanya tahu plus-minus laporan keuangan atau income dan outcome keuangan. Tetapi, ia harus bisa memahami elemen bisnis perusahaan dan melihat jauh ke depan untuk menentukan kelangsungan bisnis perusahaan di masa yang akan datang. “CEO yang benar, tidak hanya melihat pada waktu dia menjabat saja. Tapi, lebih ke jangka panjang. Sustainability bisnis ke depan,” ujar dia.

Ketika CEO banyak melakukan investasi, tentu mengorbankan profitabilitas. Sehingga, mungkin saat itu hasil investasi baru bisa dirasakan oleh CEO berikutnya. Direktur keuangan harus mendukung hal tersebut. Suatu perusahaan biasanya punya rencana jangka pendek, menengah, dan panjang. “CFO tidak bisa berada di depan, tapi harus duduk sama-sama dengan CEO dan business unit mendukung bagaimana mengembangkan bisnis,” kata dia

emirsyah

Emir menjelaskan, CFO terbaik tak hanya menguasai teknik akunting, pembukuan, dan lainnya. Tetapi, juga keuangan korporasi untuk mendukung pengembangan bisnis ke depan. Misalnya, struktur permodalan yang dibutuhkan. “Pemegang saham ingin perusahaan besar, tapi modalnya kurang. Dia harus berani bilang, mengajukan solusi seperti mengambil dari pasar lewat IPO atau pemilik tambah modal,” ujarnya.

Seorang CFO juga harus pintar berkomunikasi dan mengelola hubungan yang baik dengan para bankir sebagai mitra pembiayaan. Di saat situasi bisnis tengah bagus ataupun buruk, komunikasi dengan mitra bisnis harus dijaga baik. Saat dirinya menjabat CFO Garuda Indonesia. Perusahaan saat itu sudah pailit karena utangnya mencapai US$ 1,8 miliar. Belum lagi, armada pesawat yang sudah tua, moral pegawai rendah dan sering demo. Perusahaan juga harus berjuang keras membayar gaji karyawan.

“Tantangannya, bagaimana menyelesaikan utang. Sebagai CFO, saya mendekati para kreditur, bagaimana menyelesaikan masalah ini. Para kreditur itu mitra, kita harus sama-sama duduk menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Parahnya lagi, saat itu tahun 1998 tengah terjadi krisis ekonomi. Nilai tukar rupiah anjlok terhadap dolar AS. Jika para kreditur kesulitan menemui direksi di satu perusahaan, Garuda Indonesia justru sebaliknya. “Saya justru menemui mereka. Harus dihadapi apapun hasilnya. Paling tidak, kami tahu mereka melihatnya bagaimana” katanya.

Yang juga penting, seorang CFO harus punya banyak skenario. Mereka membuat stress test, misalnya untuk fluktuasi nilai tukar rupiah dan dampaknya terhadap biaya operasional dan keuntungan perusahaan. Hal ini bisa membantu CFO dalam mengelola cash flow dengan baik. Skenario itu juga harus diserahkan kepada CEO sebagai pengambil keputusan tertinggi.

“Dia harus buat test, jika nilai tukar melemah hingga Rp 15 ribu bagaimana kondisinya. Saya hafal setiap penurunan 1 sen dolar harga avtur per liter, biaya operasional Garuda berkurang Rp 17 juta per tahun. Kalau rupiah melemah Rp 100 terhadap dolar AS, beban biaya bertambah Rp 10 juta per tahun,” katanya. (Reportase: Herning Banirestu)

The post Emirsyah Satar: Ini 6 Fungsi Utama CFO appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/business-strategy/management/emirsyah-satar-ini-6-fungsi-utama-cfo/feed 0
Red Planet Hotels Rencanakan Tambah 20 Hotel http://swa.co.id/business-strategy/management/red-planet-hotels-rencanakan-tambah-20-hotel http://swa.co.id/business-strategy/management/red-planet-hotels-rencanakan-tambah-20-hotel#comments Tue, 28 Jul 2015 12:12:22 +0000 http://swa.co.id/?p=116310 Red Planet Hotels (Red Planet) berencana menambah sebanyak 20 hotel dalam kurun 4-5 tahun ke depan. Hotel-hotel tersebut akan berlokasi di daerah Jabodetabek dan sekitarnya. Jika rencana tersebut tercapai, maka Red Planet akan memiliki 27 hotel di Indonesia. Hotel yang berdiri sejak 2010 ini  akan membangun 3 hotel terlebih dahulu di tahun 2106. Lokasi yang dibidik adalah Kelapa Gading, CentralRead More

The post Red Planet Hotels Rencanakan Tambah 20 Hotel appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Red Planet Hotels (Red Planet) berencana menambah sebanyak 20 hotel dalam kurun 4-5 tahun ke depan. Hotel-hotel tersebut akan berlokasi di daerah Jabodetabek dan sekitarnya. Jika rencana tersebut tercapai, maka Red Planet akan memiliki 27 hotel di Indonesia.

Hotel yang berdiri sejak 2010 ini  akan membangun 3 hotel terlebih dahulu di tahun 2106. Lokasi yang dibidik adalah Kelapa Gading, Central Business District (CBD) dan daerah di sekitar bandara Soekarno Hatta. Setiap pembanguan hotel barul diperkirakan memerlukan investasi sekitar Rp80-100 miliar.

PT Red Planet Indonesia Tbk

“Pertama kami akan kami bangun 3 hotel terlebih dahulu. Lokasinya di Kelapa Gading, CBD sekitar Kuningan atau Tendean, dan area di sekitar bandara, tapi di luar kompleks Angkasa Pura. Selain itu, kami juga akan bangun di Karawang atau Cikarang. Daerah-daerah itu yang kami bidik sekarang. Terkait nilai investasinya, rata-rata untuk pembangunan satu hotel itu memerlukan biaya Rp80-100 miliar, dengan 150 kamar. Dananya 50% kami peroleh dari pinjaman bank dan sisanya dari dana kami sendiri,” papar Suwito, Presiden Direktur  PT Red Planet Indonesia Tbk.

Rencana penambahan hotel baru ini tidaklah mudah. Red Planet mengakui menghadapi beberapa kendala, seperti sulitnya izin pembangunan dan harga tanah yang terlalu tinggi untuk hotel ekonomis. Oleh karena itu, untuk mencapai target 20 hotel baru, Red Planet juga membuka peluang untuk akuisisi, tetapi belum menemukan kesepakatan.

Di tengah lesunya okupansi hotel di Indonesia, Red Planet optimis dapat meningkatkan kinerja hotel. Hal ini terlihat dari naiknya okupansi Red Planet sebesar 22% pada semester pertama tahun ini dibandingkan tahun lalu. Hotel yang juga ada di Filiphina, Jepang, dan Thailand ini baru saja melakukan inovasi dari sisi teknologi guna meningkatkan efisienai.

“Okupansi hotel di Indonesia terutama Jakarta turun sekitar 15% tapi itu lebih ke hotel bintang 4 dan bintang 5, sedangkan untuk hotel ekonomis malah naik. Kami, 6 bulan pertama ada peningkatan 22% dibandingkan 6 bulan pertama di 2014 dan total revenue naik 88%. Selain itu, kami baru menerapkan near management dimana semua dilakukan secara computerized tanpa mlibatkan manusia. Kami juga baru meluncurkan mobile apps pada Mei lalu dan dampaknya tingkat okupansi kami naik 60%,” tutup Suwito. (EVA)

The post Red Planet Hotels Rencanakan Tambah 20 Hotel appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/business-strategy/management/red-planet-hotels-rencanakan-tambah-20-hotel/feed 0
Idul Fitri Trafik Data Pengguna Smartfren Naik 15% http://swa.co.id/technology/idul-fitri-trafik-data-pengguna-smartfren-naik-15 http://swa.co.id/technology/idul-fitri-trafik-data-pengguna-smartfren-naik-15#comments Tue, 28 Jul 2015 10:49:28 +0000 http://swa.co.id/?p=116299 Smartfren Telecom Tbk, penyedia jasa layanan telekomunikasi dan internet mobile broadband, telah sukses melayani pelanggannya selama periode puncak Idul Fitri 2015. Seluruh pelanggan dapat berkomunikasi dengan baik dan nyaman walaupun terjadi kenaikan trafik telekomunikasi. Hal ini berkat kesiapan seluruh Jaringan Smartfren, yang telah ditingkatkan baik kapasitas maupun kualitasnya, termasuk untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan trafik telekomunikasi seperti masa mudik Lebaran saatRead More

The post Idul Fitri Trafik Data Pengguna Smartfren Naik 15% appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Smartfren Telecom Tbk, penyedia jasa layanan telekomunikasi dan internet mobile broadband, telah sukses melayani pelanggannya selama periode puncak Idul Fitri 2015. Seluruh pelanggan dapat berkomunikasi dengan baik dan nyaman walaupun terjadi kenaikan trafik telekomunikasi. Hal ini berkat kesiapan seluruh Jaringan Smartfren, yang telah ditingkatkan baik kapasitas maupun kualitasnya, termasuk untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan trafik telekomunikasi seperti masa mudik Lebaran saat ini.

smartfren lebaran

Kesiapan jaringan Smartfren untuk masa Lebaran 2015 tidak terlepas dari upaya meminimalisir problem jaringan, mengurangi dampak kepadatan trafik jaringan, dan upaya meng-cover blind spots. Bahkan sebelum memasuki bulan Ramadhan, Smartfren telah mengoptimalkan infrastruktur pada high traffic area, kapasitas jaringan ditingkatkan hingga 40%, sementara availability dan reability jaringan dimaksimalkan hingga level 99,85.

”Kami berterima kasih atas kesetiaan pelanggan Smartfren yang terus menggunakan layanan dan tetap dapat berkomunikasi dengan nyaman selama masa Lebaran 2015 ini. Menjadi komitmen kami untuk terus memberikan pelanggan terbaik dalam menikmati layanan dalam situasi apapun, termasuk saat terjadinya lonjakan trafik telekomunikasi pada puncak Lebaran,” kata Roberto Saputra, Direktur Smartfren

Secara nasional kenaikan trafik terjadi di tiga hari periode Idul Fitri (16, 17 dan 18 Juli). Untuk trafik penggunaan data meningkat sekitar 10 – 15% dari trafik di hari-hari biasa. Sementara untuk layanan SMS naik sekitar 14%. Sementara untuk layanan panggilan suara lonjakan panggilan meningkat sekitar 40 – 50% di kota-kota tujuan mudik di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta.

Keberhasilan Jaringan Smartfren melayani pelanggan dengan baik selama masa Lebaran 2015 juga tidak terlepas dari pengaktifan tujuh regional offices di Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Malang. Ketujuh regional offices tersebut telah beroperasi 24 x 7 selama liburan Lebaran.

Kesiapan Smartfren di puncak Lebaran 2015 diperkuat 800 staf yang dilengkapi kendaraan operasional dan siap bergerak kapan saja diperlukan bila terjadi gangguan jaringan. Perangkat yang dikerahkan untuk kesiapan jaringan mencakup lebih dari 120 EMS (Equipment Management Systems) yang dioperasikan di semua regional offices. Untuk kendali operasional penanganan jaringan, secara keseluruhan ditangani oleh NOC (Network Operations Center) yang ada di Jakarta dan Surabaya. (EVA)

The post Idul Fitri Trafik Data Pengguna Smartfren Naik 15% appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/technology/idul-fitri-trafik-data-pengguna-smartfren-naik-15/feed 0
Listerine Ajak Masyarakat Indonesia Peduli Kesehatan Mulut http://swa.co.id/corporate/csr/listerin-ajak-masyarakat-indonesia-peduli-kesehatan-mulut http://swa.co.id/corporate/csr/listerin-ajak-masyarakat-indonesia-peduli-kesehatan-mulut#comments Tue, 28 Jul 2015 10:37:32 +0000 http://swa.co.id/?p=116283 Menurut Prof. Dr. Drg.Tri Erri Astoeti, Mkes, sakit gigi adalah penyakit tertinggi ke-6 yang dikeluhkan masyarakat Indonesia. Berdasarkan hasil temuan Riskesdas, sebanyak 76,6% masyarakat Indonesia memang telah menyikat gigi dua kali sehari, namun hanya 2,3% sesuai rekomendasi yaitu menyikat gigi setelah makan dan sebelum tidur. Selain itu, masih sangat sedikit yang menyadari pentingnya menggunakan obat kumur setelah menyikat gigit. PerluRead More

The post Listerine Ajak Masyarakat Indonesia Peduli Kesehatan Mulut appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Menurut Prof. Dr. Drg.Tri Erri Astoeti, Mkes, sakit gigi adalah penyakit tertinggi ke-6 yang dikeluhkan masyarakat Indonesia. Berdasarkan hasil temuan Riskesdas, sebanyak 76,6% masyarakat Indonesia memang telah menyikat gigi dua kali sehari, namun hanya 2,3% sesuai rekomendasi yaitu menyikat gigi setelah makan dan sebelum tidur. Selain itu, masih sangat sedikit yang menyadari pentingnya menggunakan obat kumur setelah menyikat gigit. Perlu diingat bahwa gigi hanyalah merupakan 25% dari rongga mulut. Sikat gigi tidak dapat menjangkau seluruh area rongga mulut, terutama area rentan pembentukan plak seperti sela- sela gigi dan gusi .

Foto 2

Mengingat masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan mouthwash
setelah menyikat gigi, Listerine yang merupakan market leader di pasar obat kumur di Indonesia. kembali menyelenggarakan kontes ‘Tantangan 21 Hari Listerine® Menuju Kemenangan’. Kontes yang sudah pernah dilakukan di tahun 2012 ini, menantang masyarakat untuk lakukan bertransformasi agar mendapatkan mulut yang lebih sehat dengan cara yang fun dan menarik selama 21 hari. Kontes seperti ini adalah cara yang menarik untuk mengedukasi masyakat akan pentingnya mengimplementasikan kebiasaan baik perawatan gigi dan mulut.

“Kontes ini sudah pernah dilakukan di tahun 2012 ketika piala dunia Brazil berlangsung dan para pemenangnya mendapatkan kesempatan untuk menonton langsung pagelaran tersebut di negeri samba. Kali ini, kami memanfaatkan momentum Ramadhan untuk menyelenggarakan kontes ini dan juga kami berkolaborasi dengan musisi berbakat Indonesia, RAN dan Tulus, yang juga menciptakan lagu baru bertajuk ‘sang pemenang’ sebagai soundtrack dari kontes ini,” ujar Olavina Harahap, Senior Brand Manager, Listerine, Indonesia.

Kontes yang disosialisasikan melalui media televisi dan media sosial ini, diikuti oleh 6000 peserta dengan mengirimkan cerita dan video dan kemudian akan diseleksi menjadi 4 orang pemenang. Para pemenang di kontes kali ini akan diberikan kesempatan berlibur dan membuat video klip bersama Tulus dan RAN di Lombok. Keempat pemenang tersebut, antara lain Wahyu Purnama Sidik, Eki Windiasari, Agus Kurniawan dan Elisa Oktorina Hukom. (EVA)

The post Listerine Ajak Masyarakat Indonesia Peduli Kesehatan Mulut appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/corporate/csr/listerin-ajak-masyarakat-indonesia-peduli-kesehatan-mulut/feed 0
Langkah Laboratorium Cito untuk Bertahan di Bisnis Kesehatan http://swa.co.id/corporate/corporate-action/langkah-laboratorium-cito-untuk-bertahan-di-bisnis-kesehatan http://swa.co.id/corporate/corporate-action/langkah-laboratorium-cito-untuk-bertahan-di-bisnis-kesehatan#comments Tue, 28 Jul 2015 10:11:28 +0000 http://swa.co.id/?p=116240 Bertambahnya jumlah saingan dalam bisnis kesehatan tidak membuat Cito menjadi patah semangat. Laboratorium yang mengklaimi sebagai laboratorium tertua di Indonesia ini masih tegar bersaing di tengah banyaknya wajah baru dalam bisnis kesehatan. Berpusat di Kota Semarang, Cito berhasil menjadi laboratorium terbaik di kota tersebut. “Kami berdiri sejak 48 tahun yang lalu, dan setelah kami telusuri ternyata bisa dibilang Cito merupakanRead More

The post Langkah Laboratorium Cito untuk Bertahan di Bisnis Kesehatan appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
citoBertambahnya jumlah saingan dalam bisnis kesehatan tidak membuat Cito menjadi patah semangat. Laboratorium yang mengklaimi sebagai laboratorium tertua di Indonesia ini masih tegar bersaing di tengah banyaknya wajah baru dalam bisnis kesehatan. Berpusat di Kota Semarang, Cito berhasil menjadi laboratorium terbaik di kota tersebut.

“Kami berdiri sejak 48 tahun yang lalu, dan setelah kami telusuri ternyata bisa dibilang Cito merupakan laboratorium tertua di Indonesia dan dikenal dengan keramahannya dalam melakukan pelayanan,” Ujar Agus Aldinofa, Brand Manager Cito.

Mempertahankan eksistensi Cito sebagai laboratorium kesehatan di tengah maraknya bisnis kesehatan lainnya tentu saja bukan perkara mudah. Apalagi ketika harus berhadapan dengan beberapa brand yang sudah memiliki nama. Meyakinkan pelanggan untuk memilih Cito sebagai laboratorium terbaik masih butuh perjuangan.

“Tantangan dari Cito pada saat membuka cabang baru adalah bagaimana caranya menanamkan brand dalam benak masyarakat. Untuk itulah kami terus menerus melakukan inovasi baik dalam pelayanan maupun pemasaran. Dari segi pemasaran kami mulai melakukan pemasaran melalui digital marketing,” ujar Agus. Selain melakukan aktivasi di digital marketing, Cito juga aktif melakukan CSR seperti senam jantung, partisipasi dalam kegiatan sosial, dan memperbaiki pelayanan berbasis IT seperti aplikasi Cito Mobile.

Saat ini Cito Sudah berada di tangan generasi ke 2, yaitu Dr. Diah Anggreni yang tak lain adalah anak dri Hadi Zahwir, pendiri Laboratorium Cito. Di tangan Diah, Cito mengalami perkembangan yang cukup signifikan yakni penambahan jumlah cabang yang mulai menjangkau ke seluruh Indonesia. “Cito dikenal dengan keramahannya dalam melakukan pelayanan. Selain itu, sebagai laboratorium kesehatan, kami menjunjung tinggi komitmen terhadap pelanggan agar kepercayaan pelanggan terhadap kami tetap terjaga. Itulah yang menjadikan Cito bertahan hingga saat ini,”Agus menguraikan.

Saat ini Labroratorium Cito sudah memiliki 22 cabang. Beberapa di antaranya mencakup wilayah Indonesia Timur seperti Merauke dan Jayapura. (EVA)

The post Langkah Laboratorium Cito untuk Bertahan di Bisnis Kesehatan appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/corporate/corporate-action/langkah-laboratorium-cito-untuk-bertahan-di-bisnis-kesehatan/feed 0
Kualitas Hidup Penyandang Kanker Payudara Patut Diperhatikan http://swa.co.id/business-research/kualitas-hidup-penyandang-kanker-payudara-patut-diperhatikan http://swa.co.id/business-research/kualitas-hidup-penyandang-kanker-payudara-patut-diperhatikan#comments Tue, 28 Jul 2015 08:24:54 +0000 http://swa.co.id/?p=116216 Di Indonesia, jumlah penyandang kanker payudara adalah yang terbanyak jika dibandingkan dengan jenis kanker lain. Tingkat insidensinya yang tinggi, menurut Prih Sarnianto, akan menjadi beban ekonomi yang kian berat baik di tingkat keluarga maupun nasional. Namun meski tingkat insidensinya tinggi, mortalitasnya terbilang rendah, sehingga besar harapannya bagi penyandang kanker payudara untuk kesembuhan atau peningkatan kualitas hidup. Meski begitu, beban yangRead More

The post Kualitas Hidup Penyandang Kanker Payudara Patut Diperhatikan appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Di Indonesia, jumlah penyandang kanker payudara adalah yang terbanyak jika dibandingkan dengan jenis kanker lain. Tingkat insidensinya yang tinggi, menurut Prih Sarnianto, akan menjadi beban ekonomi yang kian berat baik di tingkat keluarga maupun nasional. Namun meski tingkat insidensinya tinggi, mortalitasnya terbilang rendah, sehingga besar harapannya bagi penyandang kanker payudara untuk kesembuhan atau peningkatan kualitas hidup. Meski begitu, beban yang diderita penyandang kanker payudara tetaplah berat dan karenanya diperlukan cara penanganan kesehatan yang cost-effective. Pernyataan ini dia sampaikan pada sidang terbuka dan tertulis dalam abstrak disertasinya yang berjudul “Kualitas Hidup dan Faktor yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Penderita Kanker Payudara di 10 Rumah Sakit, di Indonesia”.

Penelitian ini diklaim sebagai penelitian analisis kesintesisan pertama di Indonesia yang meneliti perubahan kualitas hidup pada penyandang kanker. Kualitas hidup atau yang dia tulis sebagai Quality of Life (QoL) dalam karya akademisnya tersebut, merupakan salah satu variabel yang diukur pada penilaian teknologi kesehatan (PTK) yang merupakan penerapan dari upaya untuk mengendalikan biaya kesehatan.

Prosesi penyerahan ijazah doktor Prih Sarnianto

Prosesi penyerahan ijazah doktor Prih Sarnianto

“Sebelum dilakukan pengukuran Quality of Life, dilakukan dulu validitas dan kredibilitas dari instrumen yang digunakan karena instrumen yang digunakan berbahasa Iinggris, kita terjemahkan ke bahasa Indonesia sehingga validitas dan kredibilitsnya harus ditetapkan dulu. Penetapan Quality of Life gak gampang, karena Quality of Life memiliki arti yang berbeda untuk disiplin ilmu yang berbeda. Selain itu kalau kita mengambil definisi Quality of Life terkait kesehatan pun definisinya masih sangat luas. Karena aspeknya sangat luas, sulit memperbandingkan antara satu dengan lain, penelitian yang terkait Quality of Life,” ujarnya.

Untuk itu dia menggunakan model konsep Quality of Life yang paling sering digunakan, yaitu model konsep dari Wilson and Cleary yang disempurnakan. Menurut model konsep tersebut, suatu penyakit itu dimulai dari perubahan fungsi biologis yang akan mempengaruhi gejala, gejala akan mempengaruhi status fungsional dan seterusnya yang nanti akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang secara keseluruhan dan semuanya itu dipengaruhi karakter individu maupun karakter lingkungan.

Pada penelitiannya tersebut, dia melakukan analisis terhadap data sekunder dari Asean CosTs in Oncology study yang melibatkan 785 pasien kanker payudara dari 10 rumah sakit rujukan di 8 kota besar di Indonesia. Dalam karya akademisnya itu, Prih Sarnianto atau yang akrab disapa dengan sebutan Mas Ping, memaparkan hasil pengukuran QoL penderita kanker payudara di Indonesia dan dalam prosesnya, beliau menggunakan instrumen penelitian bernama QLQ-C30. Instrumen penelitian ini berbentuk kuisioner. Strukturnya terdiri dari 30 pertanyaan.

Kesimpulan dari penelitiannya tersebut adalah, terdiagnosis kanker payudara dapat menyebabkan dampak yang parah; 48,8% pasien mengalami penurunan QoL dan 12,3 % meninggal dalam 12 bulan atau kurang. Proporsi penderita muda (usia <40 tahun) sangat tinggi, 17,5 % dengan yang usianya termuda adalah 19,4 tahun. Menurut dia, di Amerika Serikat, proporsi penyandang dari suatu kelompok masyarakat tertentu yang mencapai 7% saja sudah mengakibatkan kehebohan. Indikasi bahwa angka 7% itu saja sudah tinggi. Namun di Indonesia yang jumlah penyandang dari kelas tersebut mencapai 17,5% tidak ada kehebohan. Ini menandakan bahwa kesadaran masyarakat dan pemerintah Indonesia tentang keganasan penyakit ini masih minim jika dibandingkan Amerika Serikat.

Secara sosiodemografis, sebagian besar berpendidikan sekolah menengah (38,2%) dan sekolah dasar (31,2%), tidak bekerja (51,3%), menikah (77,6%), dan tidak memiliki keluarga dekat dengan riwayat kanker (78,0%)

Secara sosioekonomis, sebagian besar berasal dari keluarga miskin sebesar 44,0%. Yang dimaksud miskin di sini adalah yang pendapatan keluarganya <50% rerata pendapatan perkapita. Lalu, yang memiliki asuransi publik (termasuk Jamkesmas atau Jamkesda, asuransi dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah yang diberikan kepada kalangan masyarakat miskin) sebesar 47,9%. yang tidak terlindungi asuransi kesehatan sebesar 39,2%. Hanya sebagian kecil yang merasa mengalami kesulitan keuangan yang sangat (22,1%). Sebagian besar merasa tidak (26,2%), sedikit (25,5%), dan cukup (26,2%) mengalami kesulitan keuangan ketika terdiagnosis kanker.

Risiko penurunan QoL memiliki hubungan dengan tingkat pendidikan, status bekerja, pendapatan keluarga, tekanan finansial, stadium kanker, serta kondisi fungsional fisik dan kondisi fungsional psikologis penderita kanker payudara. Para pasien dengan pendidikan sekolah dasar (6 tahun) berpeluang mengalami penurunan QoL 0,6 kali lipat dibanding mereka yang berpendidikan sarjana/ sarjana muda. Artinya, para pasien berpendidikan tinggi berpeliuang mengalami risiko penurunan QoL 1,5 kali lipat dari mereka yanghanya berpendidikan SD.

Sedangkan para pasien yang tidak bekerja berpeluang mengalami penurunan QoL 1,5 kali lipat dari pasien yang bekerja.

Lalu para pasien dengan pendapatan keluarga yang tinggi, berpeluang mengalami penurunan QoL hampir 2 kali lipat pasien berpendapatan lebih rendah. Menurut Prih Sarnianto, pada tahun 2012 ketika penelitian ini dilakukan, pasien dengan pendapatan di atas rerata tidak berhak mendapat jamkesmas maupun Jamkesda, padahal pendapatan per kapita hanya sekitar Rp50,3 juta sampai sedikit di atas Rp67,0 juta, sangat kecil dibanding biaya terapi kanker payudara.

Agar kualitas hidup penderita kanker payudara tetap tinggi, menurut Prih, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, perlu dibuat kebijakan kesehatan yang mampu melibatkan para penderita kanker payudara untuk melakukan aktualisasi diri yaitu dengan cara bekerja. “Hasil penelitian di Amerika menunjukan bahwa pasien yang bekerja, meskipun secara volunteer, akan memiliki tingkat QoL yang lebih baik, meskipun hanya bekerja sebagai volunteer,” ujarnya. “Dengan bekerja, dia akan mendapatkan dukungan dari teman-temannya dan juga dia akan mendapatkan aktualisasi diri, yaitu bahwa adanya kesadaran bahwa dia melakukan sesuatu yang baik.”

Selain itu, program pelatihan fisik yang menarik juga perlu dikembangkan dan diterapkan. “Bekerja juga jika melibatkan fisik, maka secara tidak langsung akan melatih fisik dari penyandang kanker,” tambahnya. Lalu pendampingan untuk membantu para penyandang kanker payudara dalam mengatasi masalah psikologis juga harus dikembangkan. Masalah psikologis ini di antaranya seperti rasa tegang, mudah marah, cemas, dan tertekan. Yang terakhir, diperlukan pengembangan dan penerapan program skrining kanker payudara sehingga dapat dilakukan deteksi dini. Sebagian besar pasien dalam penelitian ini kankernya sudah memasuki stadium II (34,6%) dan III (36,5%). Angka pasien yang terdiagnosis kanker payudara stadium IV pun tinggi, mencapai 20,9%. Ini menunjukan bahwa deteksi dini diperlukan supaya penyandang kanker payudara bisa mendapatkan perawatan yang tepat sesegera mungkin agar kualitas hidupnya tetap tinggi. (EVA)

The post Kualitas Hidup Penyandang Kanker Payudara Patut Diperhatikan appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/business-research/kualitas-hidup-penyandang-kanker-payudara-patut-diperhatikan/feed 0
Angka Kecelakaan Angkutan Lebaran 2015 Turun http://swa.co.id/business-strategy/management/angka-kecelakaan-angkutan-lebaran-2015-turun http://swa.co.id/business-strategy/management/angka-kecelakaan-angkutan-lebaran-2015-turun#comments Tue, 28 Jul 2015 08:18:09 +0000 http://swa.co.id/?p=116232 Hari Raya Idul Fitri 1436 baru saja berlalu. Ritual mudik tahun ini berjalan cukup lancar. Dari data Kementerian Perhubungan, jumlah penumpang angkutan umum Lebaran selama periode H-7 sampai H+7 mencapai 17.457.889 penumpang. Angkanya turun sebesar 1,56% dari tahun 2014 lalu. Meski begitu, angka tersebut belum termasuk data ratusan ribu penumpang mudik gratis. Jumlah penumpang bus mencapai 4,6 juta, Ferry (penyeberangan)Read More

The post Angka Kecelakaan Angkutan Lebaran 2015 Turun appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Hari Raya Idul Fitri 1436 baru saja berlalu. Ritual mudik tahun ini berjalan cukup lancar. Dari data Kementerian Perhubungan, jumlah penumpang angkutan umum Lebaran selama periode H-7 sampai H+7 mencapai 17.457.889 penumpang.

Angkanya turun sebesar 1,56% dari tahun 2014 lalu. Meski begitu, angka tersebut belum termasuk data ratusan ribu penumpang mudik gratis. Jumlah penumpang bus mencapai 4,6 juta, Ferry (penyeberangan) 3,6 juta, Kereta Api (3,9 juta), Kapal Laut (869 ribu), penerbangan domestik (3,7 juta), dan penerbangan internasional (554 ribu).

Suasana mudik para pengendara motor di Jakarta. (Foto: IST)

Suasana mudik para pengendara motor di Jakarta. (Foto: IST)

 

Dari data Korlantas Kepolisian Republik Indonesia, jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi sejak H-7 sampai dengan H+7 pada angkutan Lebaran tahun ini mencapai 3.049 kejadian, turun 21,5% dari 3.888 kejadian pada tahun 2014.

Data Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyebutkan, 75% dari angka kecelakaan melibatkan sepeda motor. Itulah kenapa YLKI meminta pemerintah terus berupaya menekan jumlah sepeda motor sebagai sarana transportasi mudik di tahun-tahun mendatang.

Salah satu caranya adalah menambah akses angkutan umum di sektor darat, khususnya perkeretaapian. Untuk sektor kereta api, penyeberangan, angkutan laut dan angkutan udara memang dapat dikatakan zero accident. Untuk bus, masih ditemukan kecelakaan namun tidak sebesar jumlah kecelakaan di tahun-tahun sebelumnya.

Dalam penyelenggaraan angkutan umum Lebaran, pemerintah memprioritaskan aspek keselamatan (safety), kenyamanan (customer friendly) dan efisien (affordable). Salah satu implementasinya adalah melakukan tutup/buka beberapa bandara yang terkena dampak letusan gunung Raung dan gunung Gamalama.

The post Angka Kecelakaan Angkutan Lebaran 2015 Turun appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/business-strategy/management/angka-kecelakaan-angkutan-lebaran-2015-turun/feed 0
Sinar Mas Land – Kompas Gramedia Group Gelar “All Eyes to ICE” http://swa.co.id/corporate/corporate-action/sinar-mas-land-kompas-gramedia-group-gelar-eyes-ice http://swa.co.id/corporate/corporate-action/sinar-mas-land-kompas-gramedia-group-gelar-eyes-ice#comments Tue, 28 Jul 2015 08:04:28 +0000 http://swa.co.id/?p=116304 Sinar Mas Land dan Kompas Gramedia Group sepakat akan menggelar acara bertajuk “All Eyes to ICE” untuk memeriahkan grand opening Indonesia Convention Exhibition (ICE). Gedung convention and exhibition terbesar di Asia Tenggara itu merupakan proyek prestisius berskala internasional yang dikembangkan bersama oleh Sinar Mas Land dan Kompas Gramedia Group melalui perusahaan joint venture yaitu PT Indonesia International Expo (IIE). RangkaianRead More

The post Sinar Mas Land – Kompas Gramedia Group Gelar “All Eyes to ICE” appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Sinar Mas Land dan Kompas Gramedia Group sepakat akan menggelar acara bertajuk “All Eyes to ICE” untuk memeriahkan grand opening Indonesia Convention Exhibition (ICE). Gedung convention and exhibition terbesar di Asia Tenggara itu merupakan proyek prestisius berskala internasional yang dikembangkan bersama oleh Sinar Mas Land dan Kompas Gramedia Group melalui perusahaan joint venture yaitu PT Indonesia International Expo (IIE).

Rangkaian event “All Eyes to ICE” digelar sejak 31 Juli hingga 30 Agustus 2015 dan diadakan secara langsung di arena pameran yang berlokasi di kawasan BSD City itu. Beragam acara menarik ditampilkan untuk memberikan hiburan berkualitas bagi masyarakat, mulai dari penampilan Teater Koma, Nanta Cooking Show dari Korea Selatan, konser Afgan dan Raisa, hingga Magenta Orchestra bersama Ari Lasso serta beragam penyanyi papan atas di tanah air.

(Kiri) Ishak Chandra, CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land,

(Kiri) Ishak Chandra, CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land,

Ishak Chandra, CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land, mengungkapkan,” Sinar Mas Land berupaya menghadirkan rangkaian pertunjukkan, pameran sekaligus hiburan lengkap berkualitas bagi masyarakat Indonesia untuk merayakan peresmian dari Indonesia Convention Exhibition, gedung pameran terbaik dan terbesar tak hanya di Indonesia.”

Lebih dalam Ishak memaparkan bahwa acara yang dihadirkan dibagi menjadi tiga kategori yakni Competition & Parade, Exhibition, serta Concert. Keseluruhan acara tersebut dikemas secara profesional dan menarik bagi keluarga Indonesia, dengan lokasi penyelenggaraan bertempat di ICE BSD City.

Rangkaian acara All Eyes to ICE

Sinar Mas Land selalu memberikan kejutan dan inovasi dalam setiap proyeknya, tak terkecuali dengan event akbar “All Eyes to ICE”. Untuk kategori Competition & Parade, Sinar Mas Land berupaya mempromosikan gaya hidup sehat bagi masyarakat lewat event lari yakni All Eyes to ICE Run-5K & 10K di Lobby Hall 10 ICE BSD City, 2 Agustus 2015. Di tanggal yang sama, Sinar Mas Land menghadirkan Jember Fashion Carnival ke ICE BSD City, tepatnya di hall 1 outdoor, ICE BSD City. Tak hanya itu, Sinar Mas Land juga berupaya memanjakan para pecinta game dengan menggelar World of Gaming di Hall 7 ICE BSD City pada tanggal 6-9 Agustus 2015, serta menghibur para pecinta basket lewat ICE 3×3 Basketball Competition yang bertempat di Hall 8 ICE sedari tanggal 7-9 Agustus 2015.

ICE telah dikenal sebagai arena pameran terbaik dan terluas sekaligus terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Oleh karena itu untuk kategori Exhibition, Sinar Mas Land menghadirkan kegiatan exhibition terbaik, mulai dari Synergi Hall di hall 2 ICE sedari tanggal 31 Juli – 9 Agustus 2015, Dog Show bagi para pecinta anjing di Hall 10 pada tanggal 2 Agustus 2015, Innovation Expo yang digelar DIKTI dan KOMINFO di Hall 3 ICE, , Product Expo dari KEMENPERIN di Hall 4, serta Food Bazaar bagi para pengunjung pameran di Hall 9, dimana semua itu berlangsung pada tanggal 31 Juli – 9 Agustus 2015.

“Kualitas dan daya tampung ICE BSD City untuk sebuah pertunjukkan musik telah teruji dengan baik melalui kesuksesan konser Michael Buble dan Katy Perry beberapa waktu lalu. Karena itulah untuk kategori Concert Sinar Mas Land berupaya menghadirkan pertunjukkan terbaik, mulai dari Teater Koma yang akan membawakan lakon Sampek Eng Tay di Hall 1 ICE sedari tanggal 1-2 Agustus 2015, aksi grup teater Nanta Cooking Show dari Korea Selatan di Hall 5 ICE mulai tanggal 6-9 Agustus 2015, konser musik Afgan dan Raisa pada tanggal 8 Agustus 2015 di Hall 1 ICE, hingga konser musik spektakuler dari Magenta Orchestra untuk menutup rangkaian pertunjukkan All Eyes to ICE di Hall 1 ICE tepat di tanggal 9 Agustus 2015,” terang Ishak.

Sementara itu, rangkaian acara pembukaan ICE masih akan terus berlangsung hingga akhir Agustus nanti. Bagi para pecinta otomotif, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) kembali menyelenggarakan pameran otomotif bertaraf internasional dengan sejumlah inovasi baru. Pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara ini mengusung nama baru GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015.

Perhelatan GIIAS 2015, akan berlangsung dari tanggal 20 hingga 30 Agustus 2015 di ICE, BSD City. Sebanyak 31 merek kendaraan dari Agen Pemegang Merek (APM) yang terdiri atas 24 merek kendaraan penumpang yakni Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, Ford, Honda, Hyundai, Jaguar, KIA, Land Rover, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Renault, Smart, Subaru, Suzuki, Tata Motors, Toyota, VW dan 7 merek kendaraan komersial terdiri atas FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi FUSO, Tata Motors, Toyota Dyna, dan UD Trucks sudah menyatakan kesiapannya mendukung penyelenggaraan GIIAS 2015.

Indonesia Convention Exhibition (ICE)

Indonesia Convention Exhibition (ICE) merupakan proyek prestisius berskala Internasional hasil kerja sama Sinar Mas Land dengan Kompas Gramedia (KG) yang dibangun di atas lahan seluas 22 hektar, berlokasi di kawasan BSD City, Tangerang Selatan, dengan luas bangunan berkisar 100,000 m2 (tahap 1). Bangunannya dilengkapi beragam aspek yang memberikan keunggulan tersendiri untuk mendukung kesuksesan berbagai gelaran event, baik berskala nasional maupun internasional, mulai dari lokasi yang strategis, kapasitas venue yang mampu menampung ratusan ribu orang, lahan parkir yang luas dengan sistem yang nyaman, akses transportasi mudah, hingga spesifikasi fasilitas dan infrastruktur terbaik.

Ishak yang juga Director dari PT IIE menjelaskan, “ICE telah siap menggelar Grand Opening dan rangkaian acara ‘All Eyes to ICE’ karena telah dilengkapi dengan beragam fasilitas serta infrastruktur bertaraf internasional yang mampu memanjakan pengunjung. ICE yang memiliki 10 exhibition hall seluas 50.000 m², ditambah 50.000 m² area pameran di luar ruangan dan convention hall seluas 4.000 m² yang terbagi menjadi empat ruang hingga lobi seluas 12.000 m² akan memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pengunjung serta masyarakat dalam mengikuti dan menikmati rangkaian event akbar ‘All Eyes to ICE’.”

Indonesia International Expo (IIE)

Indonesia Convention & Exhibition (ICE) adalah proyek prestisius berskala internasional yang dikembangkan bersama oleh Sinar Mas Land dan Kompas Gramedia untuk menggali potensi industry MICE yang berkembang pesat di tanah air. Dalam membangun ICE, kedua perusahaan besar tersebut membuat perusahaan joint venture yaitu PT. IIE (Indonesia International Expo) .Proyek kerjasama ini dibangun di atas lahan seluas 22 hektar, berlokasi di kawasan BSD City, Tangerang Selatan, dengan luas bangunan berkisar 220.000 m2.

ICE memiliki 10 exhibition hall seluas 50.000 m², ditambah 50.000 m² area pameran di luar ruangan, convention hall seluas 4.000 m² yang terbagi menjadi empat ruang, 33 meeting room, dan lobi seluas 7.500 m². Pembangunan proyek ICE mengusung tema bangunan ramah lingkungan dan hemat energi (green building). Bangunannya akan dilengkapi beragam aspek yang memberikan keunggulan tersendiri seperti lokasi, kapasitas, spesifikasi serta fasilitas terbaik untuk menunjang beragam perhelatan acara dan kegiatan.

Pembangunan ICE dilakukan secara bertahap oleh pengembang. Tahap pertama yaitu seluas kurang lebih 220,000 m2 bangunan terdiri dari ruang Exhibition & Convention, Hotel bintang 4 dengan 295 kamar dan fasilitas parkir yang sangat memadai untuk mendukung event besar berskala International. Tambahan 2 hotel (bintang 3 dan budget hotel), Gedung Perkantoran dan perluasan gedung Convention & Exhibition akan dilakukan setelah tahap 1 selesai dibangun.

Dengan seluruh keunggulan tersebut, ICE merupakan sebuah terobosan baru industri MICE (Meetings, Incentives, Convention and Exhibitions) di Indonesia yang memiliki fasilitas lengkap bertaraf internasional serta berada di lokasi yang strategis. (EVA)

The post Sinar Mas Land – Kompas Gramedia Group Gelar “All Eyes to ICE” appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/corporate/corporate-action/sinar-mas-land-kompas-gramedia-group-gelar-eyes-ice/feed 0
Citilink dan Kapal Api Pertahankan Keunggulan Kopi Lokal di Pesawat http://swa.co.id/listed-articles/citilink-dan-kapal-api-pertahankan-keunggulan-kopi-lokal-di-pesawat http://swa.co.id/listed-articles/citilink-dan-kapal-api-pertahankan-keunggulan-kopi-lokal-di-pesawat#comments Tue, 28 Jul 2015 05:43:05 +0000 http://swa.co.id/?p=116221 Produk lokal dengan kualitas internasional saat ini memang sedang gencar untuk dipromosikan. Apalagi saat ini ekonomi Indoneseia sedang melakukan persiapan menghadapi MEA di penghujung tahun 2015. Memanfaatkan momen tersebut, maskapai berbiaya murah (LCC) nasional Citilink Indonesia terus memperluas kerjasama strategis yang dapat meningkatkan keunggulan dan daya saingnya sebagai maskapai berbiaya murah pilihan masyarakat dengan berkolaborasi bersama PT Santos Jaya AbadiRead More

The post Citilink dan Kapal Api Pertahankan Keunggulan Kopi Lokal di Pesawat appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Penandatanganan Kesepahaman Kapal Api- Citilink

Penandatanganan Kesepahaman Kapal Api- Citilink

Produk lokal dengan kualitas internasional saat ini memang sedang gencar untuk dipromosikan. Apalagi saat ini ekonomi Indoneseia sedang melakukan persiapan menghadapi MEA di penghujung tahun 2015. Memanfaatkan momen tersebut, maskapai berbiaya murah (LCC) nasional Citilink Indonesia terus memperluas kerjasama strategis yang dapat meningkatkan keunggulan dan daya saingnya sebagai maskapai berbiaya murah pilihan masyarakat dengan berkolaborasi bersama PT Santos Jaya Abadi untuk menghadirkan kenikmatan kopi Kapal Api dalam penerbangan Citilink di seluruh Indonesia.

“Kerjasama ini bukan sekedar upaya membangun sinergi bisnis strategis, tetapi juga sebagai salah satu sinergi bersama antara dua brand lokal besar yaitu Citilink dan Kapal Api untuk menghadirkan semangat muda untuk mempertahankan keunggulan daya saing Indonesia,” kata President & CEO Citilink Indonesia dalam sambutannya pada acara penandatanganan naskah kesepakatan (MoU) di Jakarta, Senin.

Kerjasama bisnis dan promosi bersama keduanya dilakukan langsung oleh masing-masing pimpinan puncak perusahaan, Albert Burhan dan Presiden Direktur Santos Jaya Abadi, Soedomo Mergonoto di kantor pusat Citilink Jakarta.

“Masyarakat Indonesia suka mengawali harinya dengan secangkir kopi. Tradisi ini berlangsung terus menerus menjadi keseharian meski sedang mengudara. Jadi kalau mau minum kopi nikmat dan mengalami penerbangan bebas ngantuk bisa di atas pesawat Citilink. Ini adalah contoh sinergi yang dapat meningkatkan daya saing Citilink sebagai maskapai LCC pilihan,” kata Albert lagi.

Lebih jauh Albert menjelaskan tentang arti kata Citilink yang tidak sekadar menggambarkan upaya membangun konektivitas antarkota di Indonesia, tetapi juga membangun keungulan budaya dan tradisi Indonesia yang lebih baik. Kerjasama ini memudahkan setiap penumpang Citilink merasakan kenikmatan kopi di dalam pesawat.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Santos Jaya Abadi, Soedomo Mergonoto mengatakan, pemilihan Citilink sebagai mitra bisnis tidak lain karena adanya kesamaan akan segmen dan target konsumenya, yaitu generasi muda dan kelompok orang yang berjiwa dinamis, di samping memiliki spirit yang sama untuk menghadirkan Indonesia yang lebih bersemangat dan sukses.

“Kebiasaan minum kopi sudah menjadi tradisi hidup kebanyakan masyarakat Indonesia. Minum kopi asli Indonesia dalam perjalanan di udara memiliki pengalaman unik tersendiri. Untuk itu kami melakukan inovasi produk kopi olahan yang mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan daya saing serta mutu kopi. Pada akhirnya akan mendorong peningkatan konsumsi domestik,” katanya.

Soedomo mengatakan, ancaman globalisasi perdagangan saat ini kian terasa dimana kondisi persaingan semakin ketat ketika masing-masing negara saling membuka pasarnya. Pengembangan produk diversifikasi kopi olahan, seperti roasted coffee, instant coffee, coffee mix, dan ice coffee mempunyai arti penting, karena dapat menjadi komoditas unggulan yang mempunyai daya saing tinggi di pasar nasional dan juga internasional.

PT Santos Jaya Abadi selama puluhan tahun berkembang dalam bisnis kopi bubuk dalam kemasan sachet yang praktis dan menjadikan keunggulan kopi Kapal Api yang mampu mempertahankan kualitas produk yang baik dan juga aroma kopi yang lebih harum. Kopi Kapal Api diracik berdasarkan pengalaman dan selera masyarakat Indonesia.

The post Citilink dan Kapal Api Pertahankan Keunggulan Kopi Lokal di Pesawat appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/listed-articles/citilink-dan-kapal-api-pertahankan-keunggulan-kopi-lokal-di-pesawat/feed 0
Pemenang Gebyar Tahapan BCA Periode Juni 2015 – Jakarta (Video) http://swa.co.id/beritabca/bca/video-bca/pemenang-gebyar-tahapan-bca-periode-juni-2015-jakarta-video http://swa.co.id/beritabca/bca/video-bca/pemenang-gebyar-tahapan-bca-periode-juni-2015-jakarta-video#comments Tue, 28 Jul 2015 04:00:16 +0000 http://swa.co.id/?p=116129 Fran Sajino, Jakarta – Pemenang Gebyar Tahapan BCA Periode Juni 2015 Tingkatkan terus saldo dan transaksi Anda. Dapatkan Grand Prize Mercedes-Benz S-Class di akhir periode. Info: http://www.bca.co.id/gebyartahapanbca

The post Pemenang Gebyar Tahapan BCA Periode Juni 2015 – Jakarta (Video) appeared first on Majalah SWA Online.

]]>

Fran Sajino, Jakarta – Pemenang Gebyar Tahapan BCA Periode Juni 2015

Tingkatkan terus saldo dan transaksi Anda.
Dapatkan Grand Prize Mercedes-Benz S-Class di akhir periode.
Info: http://www.bca.co.id/gebyartahapanbca


The post Pemenang Gebyar Tahapan BCA Periode Juni 2015 – Jakarta (Video) appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/beritabca/bca/video-bca/pemenang-gebyar-tahapan-bca-periode-juni-2015-jakarta-video/feed 0
Handianto Tjokrosaputro, Pertahankan Ciri Indonesia di Batik Keris http://swa.co.id/business-strategy/management/handianto-tjokrosaputro-pertahankan-ciri-indonesia-di-batik-keris http://swa.co.id/business-strategy/management/handianto-tjokrosaputro-pertahankan-ciri-indonesia-di-batik-keris#comments Tue, 28 Jul 2015 01:00:19 +0000 http://swa.co.id/?p=116151 Batik Keris telah berdiri sejak 90 tahun yang lalu. Hingga kini, keindahan batik tak lekang ditelan zaman. Inovasi dan terobosan baru yang hadir mampu menjaga kehormatan batik sebagai warisan asli Indonesia. CEO Batik Keris, Handianto Tjokrosaputro mengatakan, perseroan dituntut untuk berevolusi dan mencipta terus-menerus karena berkaitan dengan model. “Jika motif tradisional terus, lama-lama orang akan bosan. Kami harus menciptakan desainRead More

The post Handianto Tjokrosaputro, Pertahankan Ciri Indonesia di Batik Keris appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Batik Keris telah berdiri sejak 90 tahun yang lalu. Hingga kini, keindahan batik tak lekang ditelan zaman. Inovasi dan terobosan baru yang hadir mampu menjaga kehormatan batik sebagai warisan asli Indonesia. CEO Batik Keris, Handianto Tjokrosaputro mengatakan, perseroan dituntut untuk berevolusi dan mencipta terus-menerus karena berkaitan dengan model.

“Jika motif tradisional terus, lama-lama orang akan bosan. Kami harus menciptakan desain serta warna yang sesuai dengan tuntutan zaman, tanpa meninggalkan ciri khas ke-Indonesiaan. Disitulah tantangannya. Kami harus modern, tapi benang merahnya harus Indonesia,” kata pria lulusan SD Kanisius di Solo, SMP dan SMA Kanisius di Menteng Jakarta ini.

Untuk menggali motif baru, lanjut dia, perseroan menggandeng desainer lulusan Universitas Negeri Solo dan Akademi Seni Rupa Yogyakarta. Mereka semua bertugas menggali motif-motif terbaru dari semua daerah, mulai dari Sumatera hingga Papua. Sehingga, Batik saat ini tak terbatas hanya dari Solo, Yogya dan Pekalongan, tapi seluruh Indonesia.

CEO Batik Keris, Handianto Tjokrosaputro

CEO Batik Keris, Handianto Tjokrosaputro

Terobosan selanjutnya, mulai tahun 1987, Batik Keris menjual kerajinan tangan. Langkah ini mendapat respons positif dari para pelanggan. Namun, sekali lagi, pembuatan kerajinan tangan ini tak menanggalkan ciri khas ke-Indonesiaan. Untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi, perseroan menggandeng sekitar 300 pengrajin.

“Kami menganggap mereka itu semua anak angkat. Biasanya para pekerja kecil terkendala modal kerja, pemasaran, dan standar kualitas. Sejatinya, semua orang bisa membuat barang yang bermutu tinggi. Namun, yang susah adalah menjaga konsistensi. Kami harus terus mengingatkan soal konsistensi kualitas,” katanya.

Untuk meningkatkan nilai merek, Batik Keris menggelar peragaan busana (fashion show) yang dirintis mendiang ayahnya, I Kasom Tjokrosaputro. Namun, Handianto melakukan pengayaan dengan menambahkan lagu-lagu perjuangan, tarian daerah, serta latar belakang pemandangan asli Indonesia.

Untuk meningkatkan penjualan, perseroan juga mengembangkan mata rantai distribusi ke mal-mal, bandar udara, selain jaringan distribusi yang tersebar di 22 kota-kota besar di Indonesia. Itu sudah termasuk toko yang berdiri sendiri, yakni di Nonongan Solo. Malang Ria (Malang). Keris Galeri (Menteng Jakarta) dan Gajah Mada Plaza (Semarang).

“Saya beruntung, waktu masuk pertama kali tidak ada halangan berarti. Generasi saya masih nurut. Budaya Solo beda. Karyawan banyak nurut-nurut. Perusahaan belum terlalu besar waktu itu. Kalau perusahaan besar dan banyak profesional memang akan banyak yang kritis. Tapi, kita tetap harus bekerja keras,” kata pria usia 61 tahun ini.

Dimulai dari produk Batik rumahan, Batik Keris kini menjadi pabrik garment yang besar dan memiliki jaringan distribusi di seluruh Nusantara. Filosofi perusahaan adalah “melestarikan budaya nusantara”. Batik Keris berupaya melestarikan budaya nusantara melalui desain dan produk (koleksi pakaian dan kerajinan). Inovasi untuk menciptakan produk modern dilakukan tanpa meninggalkan ciri khas Batik yang unik.

Diantaranya, koleksi sutera, primisima, polyester, dan lainnya, dengan model yang up to date untuk pria, wanita, remaja dan anak-anak. Dengan berkembangnya produksi handycraft dan souvenir yang meliputi, kayu, keramik, rotan, produksi kerajinan tas, kerajinan untuk perlengkapan griya, perseroan mengembangkan merek “ Keris Griya “. (Reportase: Suhariyanto)

The post Handianto Tjokrosaputro, Pertahankan Ciri Indonesia di Batik Keris appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/business-strategy/management/handianto-tjokrosaputro-pertahankan-ciri-indonesia-di-batik-keris/feed 0
Porsche Macan Laris-Manis di Asia Pasifik http://swa.co.id/business-strategy/marketing/porsche-macan-laris-manis-di-asia-pasifik http://swa.co.id/business-strategy/marketing/porsche-macan-laris-manis-di-asia-pasifik#comments Mon, 27 Jul 2015 13:21:39 +0000 http://swa.co.id/?p=116211 Porsche Asia Pasifik mencatat kinerja penjualan yang mengagumkan sepanjang semester I-2015, yakni naik hingga 108% dengan total penjualan sebanyak 3,316 unit. Mobil SUV kompak, yakni Porsche Macan, paling banyak terjual yakni 1.833 unit pada 6 bulan pertama tahun ini. Disusul, model tertinggi dari Cayenne yaitu Cayenne GTS sebanyak 908 unit. Sementara itu, penjualan Porsche 911 tercatat 440 unit dan 30%Read More

The post Porsche Macan Laris-Manis di Asia Pasifik appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Porsche Asia Pasifik mencatat kinerja penjualan yang mengagumkan sepanjang semester I-2015, yakni naik hingga 108% dengan total penjualan sebanyak 3,316 unit.

Mobil SUV kompak, yakni Porsche Macan, paling banyak terjual yakni 1.833 unit pada 6 bulan pertama tahun ini. Disusul, model tertinggi dari Cayenne yaitu Cayenne GTS sebanyak 908 unit.

macan

Sementara itu, penjualan Porsche 911 tercatat 440 unit dan 30% diantaranya adalah model Boxster dan Cayman adalah model GTS. Penjualan mobil “rear engine” Porsche 911 sangat stabil.

Kehadiran Porsche 911 GT3 RS juga disambut positif di regional Asia-Pasifik. Managing Director Porsche Asia-Pasifik,  Martin Limpert mengatakan, produsen mobil yang berbasis di Stuttgart, Jerman, itu telah melampaui target penjualan di paruh pertama.

“Kami masih fokus menggenjot penjualan 911 Carrera GTS, Cayenne Turbo S dan Panamera Exclusive dan The Panamera Edition. Kami tetap yakin akan ada perubahan baik di semester kedua,” kata dia dalam rilisnya.

Dengan berkembangnya database konsumen, lanjut dia, akan lebih giat menekankan kultur mobil sport, menajamkan brand Porsche dan yang paling penting adalah fokus pada permintaan mobil dan pengalaman saat memiliki Porsche dari para konsumen.

The post Porsche Macan Laris-Manis di Asia Pasifik appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/business-strategy/marketing/porsche-macan-laris-manis-di-asia-pasifik/feed 0
Call Center Canggih itu Bernama Caroline http://swa.co.id/business-strategy/management/call-center-canggih-itu-bernama-caroline http://swa.co.id/business-strategy/management/call-center-canggih-itu-bernama-caroline#comments Mon, 27 Jul 2015 10:04:26 +0000 http://swa.co.id/?p=116203 Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggannya, Telkomsel menyediakan berbagai pilihan saluran layanan sebagai jalur komunikasi khusus untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan dalam memperoleh informasi atau melakukan konsultasi terkait produk dan layanan. Secara berkala, Telkomsel melakukan berbagai langkah pengembangan sistem guna memberikan layanan terbaik, seperti yang dilakukan pada call center. Call center Telkomsel yang dinamakan Caroline (CustomerRead More

The post Call Center Canggih itu Bernama Caroline appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Call Center.2

Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggannya, Telkomsel menyediakan berbagai pilihan saluran layanan sebagai jalur komunikasi khusus untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan dalam memperoleh informasi atau melakukan konsultasi terkait produk dan layanan. Secara berkala, Telkomsel melakukan berbagai langkah pengembangan sistem guna memberikan layanan terbaik, seperti yang dilakukan pada call center.

Call center Telkomsel yang dinamakan Caroline (Customer Care On-Line) merupakan pusat pelayanan pelanggan yang siap melayani pelanggan non-stop 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu untuk memberikan pelayanan terkait segala kebutuhan dan permasalahan pelanggan. Caroline tersebar di 5 kota di Indonesia yaitu di Bandung, Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar.

Andri Wibawanto, Vice President Customer Care Management Telkomsel mengatakan, “Sebagai operator terbesar di Indonesia dengan jumlah pelanggan yang mencapai lebih dari 143 juta dan terus bertambah, Telkomsel tentunya mendapatkan berbagai masukan, keluhan, maupun pertanyaan dari para pelanggan. Hal ini disikapi Telkomsel dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan customer experience,”

Andri lebih lanjut menjelaskan bahwa peningkatan layanan di call center akan berdampak pada penyampaian informasi dan komunikasi yang bersifat edukasi kepada pelanggan. Telkomsel pun berkomitmen untuk berkontribusi dalam menciptakan konsumen cerdas dalam rangka mendukung perkembangan masyarakat digital di Indonesia.

Tahun ini Telkomsel menerapkan beberapa sistem baru bagi Caroline untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, yang diantaranya adalah single system – CRM ( Customer Relationship Management). Dengan sistem baru ini interaksi dengan pelanggan baik melalui Caroline, GraPARI, ataupun media sosial akan selalu tercatat dan terpantau.  Sistem CRM yang disertai layanan terintegrasi inipun dapat melakukan identifikasi profil pelanggan dan permasalahan pelanggan sehingga respon yang diberikan terhadap setiap panggilan yang masuk akan lebih akurat dan tajam. Selain itu, pelanggan pun sekarang ini dapat melakukan perubahan atau pembelian layanan secara mandiri melalui Caroline dengan adanya sistem Self-Service IVR.

Saat ini, Caroline menerima sekitar 1,4 juta panggilan tiap bulannya dan 98,6% dari panggilan-panggilan itu berhasil tersambung langsung dengan petugas Caroline di bawah 15 detik.  Telkomsel pun membekali 1200 petugas Caroline dengan pemahaman budaya lokal, agar pelanggan yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda-beda dapat terlayani dengan baik.

Pelanggan dapat menghubungi Caroline Telkomsel dengan beberapa kode akses yaitu 133 (kartuHalo), 188 (simPATI, Kartu As, Loop), 357 (Mitra Recharge – Mkios, Dealer, Bank), 08071811811 (untuk akses dari PTSN & operator lain, dengan tariff lokal atau sesuai tariff operator), dan +628110000333(pelanggan Telkomsel di luar negeri).

Selain melalui Caroline, pelanggan juga bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai produk dan layanan Telkomsel serta menyampaikan masukan dan keluhan melalui saluran layanan pelanggan Telkomsel lainnya, yaitu dengan mengunjungi  pusat layanan permanen GraPARI, atau melalui twitter: @Telkomsel, Facebook: Telkomsel dan email:cs@telkomsel.co.id. (EVA)

The post Call Center Canggih itu Bernama Caroline appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/business-strategy/management/call-center-canggih-itu-bernama-caroline/feed 0
Canon Konsisten Merajai Pasar Kamera Digital http://swa.co.id/technology/canon-konsisten-merajai-pasar-kamera-digital http://swa.co.id/technology/canon-konsisten-merajai-pasar-kamera-digital#comments Mon, 27 Jul 2015 09:41:32 +0000 http://swa.co.id/?p=115842 Sebagai pemimpin pasar yang masih merajai pasar kamera digital, Canon melalui PT Datascrip selaku distributor tunggal produk kamera, terus melakukan inovasi dengan meluncurkan produk-produk terbaru. Demi memanjakan para pecinta fotografi, khususnya di Indonesia, Canon menghadirkan EOS 760D, EOS 750D, EOS M3, dan Connect Station CS100. Masing-masing produk memiliki keunggulan tersendiri. Untuk kamera EOS 760D dan EOS 750D didesain untuk fotograferRead More

The post Canon Konsisten Merajai Pasar Kamera Digital appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Sintra Wong - Division Manager Canon Image Communication Product Div. pt. Datascrip, Angelie Ivone - Marketing Manager Canon Image Communication Product Div. pt.Datascrip dan Yase Defirsa Cory - Marketing Manager Canon Image Communication Product Div. pt. Datascrip

Sintra Wong – Division Manager Canon Image Communication Product Div. pt. Datascrip, Angelie Ivone – Marketing Manager Canon Image Communication Product Div. pt.Datascrip dan Yase Defirsa Cory – Marketing Manager Canon Image Communication Product Div. pt. Datascrip

Sebagai pemimpin pasar yang masih merajai pasar kamera digital, Canon melalui PT Datascrip selaku distributor tunggal produk kamera, terus melakukan inovasi dengan meluncurkan produk-produk terbaru. Demi memanjakan para pecinta fotografi, khususnya di Indonesia, Canon menghadirkan EOS 760D, EOS 750D, EOS M3, dan Connect Station CS100.

Masing-masing produk memiliki keunggulan tersendiri. Untuk kamera EOS 760D dan EOS 750D didesain untuk fotografer pemula. Keduanya dilengkapi dengan prosesor gambar DIGIC 6 dengan sensor CMOS sebesar 24,2 megapixel.

Pengguna dapat merasakan kehebatan dua kamera ini dalam menghasilkan kualitas gambar yang tajam dan karya warna. Rentang kecepatan ISO pada kedua kamera ini menjangkau mulai dari ISO 100 hingga ISO 12.800 (dan dapat ditingkatkan hingga 25.600) sehingga pengguna tetap leluasa membidik subjek meski dalam kondisi minim cahaya sekalipun.

Untuk memudahkan para pengguna dalam berbagi foto dan video ke media sosial, EOS 760D dan EOS 750D telah dibekali dengan koneksi Wi-Fi. Bahkan dengan teknologi Near Field Communications (NFC), pengguna dapat dengan mudah memindahkan file foto ke smartphone atau mencetak langsung ke printer yang memiliki teknologi NFC.

Kamera lain yang juga baru diluncurkan Canon adalah EOS M3, merupakan kamera Mirrorless yang memiliki kemampuan setara dengan kamera DSLR. Tampil dengan desain ramping dan ergonomis, serta berbekal kecepatan AF (Auto Focus) dan kualitas hasil bidikan yang mengagumkan khas kamera Canon EOS. Berbekal prosesor gambar DIGIC 6 dan sensor CMOS beresolusi 24,2 megapixel, Canon EOS M3 sanggup mengambil bidikan dengan jernih dan tajam dalam kondisi minim cahaya meskipun tanpa lampu flash atau tripod. Kecepatan ISO 100 hingga 12.800 yang bisa ditingkatkan hingga 25.600 memberikan pilihan sensitivitas cahaya yang luas. Pengguna juga bisa dengan mudah berbagi hasil bidikan ke berbagai media sosial seperti Facebook, Twitter, Flickr, atau Youtube. Dengan teknologi Wi-Fi dan NFC pada EOS M3, pengguna bisa langsung mengunggahnya , baik melalui mobile berbasis Android atau iOS, atau langsung ke Canon image Gateway (CiG).

Canon EOS M3

Canon EOS M3

Menurut Yase Defirsa Cory-Marketing Manager Canon Image Communication Product Div. PT Datascrip, target user untuk ketiga kamera tersebut sebenarnya hampir sama, yakni bagi siapa saja yang tertarik untuk mempelajari fotografer. “Untuk Canon EOS 750D dan EOS 760D diperuntukan bagi para pengguna kamera DSLR profesional untuk fotografer pemula. Sedangkan untuk EOS M3, dengan desain yang ramping dan ergonomis cocok bagi mereka yang menyukai kegiatan travelling,” ungkapnya.

Sementara Canon Connect Station CS100 merupakan perangkat canggih yang dapat memudahkan pengguna kamera Canon untuk berbagi foto dan video dengan siapa saja. Perangkat ini dapat dihubungkan ke TV berlayar besar via port HDMI. Bahkan pengguna dapat mengatur tampilan foto maupun video yang diinginkan, cukup dengan menekan remote control yang telah tersedia. Kapasitas penyimpanan sebesar 1 TB dari Connect Station CS100 dapat menampung berbagai macam file foto dan video dari berbagai perangkat seperti kamera, camcorder melalui koneksi Wi-Fi, NFC, maupun kabel USB atau kartu SD dan CF. Untuk mentransfer file foto dan video, pengguna cukup menempelkan segala macam perangkat gadget yang menggunakan NFC ke Connect Station CS100.

Masing-masing produk dibanderol dengan harga yang berbeda-beda. EOS 750D Body dipasarkan dengan harga Rp 8.475.00, EOS 760D Body dengan harga Rp 9.325.000. sedangkan EOS M3 dengan lensa EF-M 18-55mm seharga Rp 6.850.000, dan Canon Connect Station CS100 seharga Rp 5.500.000.

“Untuk menjadi pemenang di era digital ini tidaklah gampang. Canon sendiri sampai hari ini masih menjadi pemimpin pasar yang masih menjuarai/merajai pasar kamera digital baik di indonesia maupun di dunia, juga tidak berpangku tangan dan akan terus berinovasi melihat kebutuhan-kebutuhan dari para penggunanya,” kata Sintra Wong- Division Manager Canon Image Communication Product Div. PT Datascrip. (EVA)

The post Canon Konsisten Merajai Pasar Kamera Digital appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/technology/canon-konsisten-merajai-pasar-kamera-digital/feed 0
Bisnis Sarung Raffi Ahmad http://swa.co.id/profile/raffi-ahmad-jadikan-sarung-rahmad-sebagai-bisnis-jangka-panjang http://swa.co.id/profile/raffi-ahmad-jadikan-sarung-rahmad-sebagai-bisnis-jangka-panjang#comments Mon, 27 Jul 2015 09:34:40 +0000 http://swa.co.id/?p=115871 Berawal dari iseng-iseng, kini sarung Rahmad (Raffi Ahmad) menjadi bisnis baru yang ditekuni oleh artis kondang Raffi Ahmad. Saat ditemui di kawasan Pluit Jakarta Utara beberapa waktu lalu, Raffi mengaku sarung yang ia produksi ternyata banyak peminatnya. “Awalnya hasil penjualan dari sarung Rahmad ini mau disumbangin, tetapi ternyata sarungnya banyak yang minat. Jadi habis bulan Ramadhan akan diteruskan,” ungkapnya. IaRead More

The post Bisnis Sarung Raffi Ahmad appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Raffi Ahmad & Nagita Slavina

Raffi Ahmad & Nagita Slavina

Berawal dari iseng-iseng, kini sarung Rahmad (Raffi Ahmad) menjadi bisnis baru yang ditekuni oleh artis kondang Raffi Ahmad. Saat ditemui di kawasan Pluit Jakarta Utara beberapa waktu lalu, Raffi mengaku sarung yang ia produksi ternyata banyak peminatnya.

“Awalnya hasil penjualan dari sarung Rahmad ini mau disumbangin, tetapi ternyata sarungnya banyak yang minat. Jadi habis bulan Ramadhan akan diteruskan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa proses produksi sarung tenun Rahmad sudah dipersiapkan dari bulan Ramadhan tahun lalu. Produksi awal sarung tersebut sebanyak 25.000 dengan harga Rp 120.000 dan terjual ludes hanya dalam waktu dua minggu saja. Jadi ia akan menjadikan bisnis barunya ini sebagai bisnis jangka panjang. Karena sebagai seorang bintang Raffi sadar bahwa eksistensinya didunia hiburan tidak bisa dipastikan sampai kapan. Terlebih ketika ada generasi-generasi bintang baru yang bemunculan.

Raffi juga mengaku masih banyak yang ingin ia kerjakan bersama sang istri untuk meracik bisnis. Meskipun khusus untuk sarung Rahmad ini, ia tidak mengajak serta sang istri Nagita Slavina. Namun diakui Raffi, peran sang istri dalam bisnisnya sangat membawa hoki. Semenjak bersama Nagita, ia mengaku rejeki lebih mulus. Apalagi mereka juga akan segera dikaruniai anak yang diyakini Raffi akan membawa rejeki bagi keluarganya.

Dalam menggeluti dunia bisnis, Raffi mengaku tidak sekadar menjual nama, tetapi juga mengutamakan kualitasnya. Sebagai artis yang juga pernah meggeluti beberapa bisnis, tentunya Raffi sedikit banyak mendapatkan pengalaman. “Sekarang udah sedikit tahu tentang kiat-kiat bisnis karena saya pernah juga berbisnis di beberapa bidang lain. Berbisnis itu memang harus diiringi dengan kesabaran dan keuletan. Makanya sekarang saya mau serius ngejalaninnya,” ujar Raffi.

Raffi juga belajar banyak tentang dunia bisnis dari rekan-rekannya sesama artis. Banyak dari mereka yang juga tergabung dalam komunitas-komunitas tertentu yang berkaitan dengan dunia bisnis. Ia juga berencana ke depan akan berbisnis garmen, produk rumah tangga, kuliner, dan masih banyak lagi.

Khusus untuk sarung Rahmad, menjelang Idul Adha, Raffi juga berencana akan memproduksi barang-barang pelengkap seperti peci, baju koko, mukena, dan lain-lain. Saat ini sarung Rahmad dijual di toko-toko dan media online. Ia juga ingin agar suatu saat dapat membuka toko sendiri. (EVA)

The post Bisnis Sarung Raffi Ahmad appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/profile/raffi-ahmad-jadikan-sarung-rahmad-sebagai-bisnis-jangka-panjang/feed 0
Citilink Mantapkan Diri sebagai Leading LCC http://swa.co.id/business-strategy/marketing/citilink-mantapkan-diri-sebagai-leading-lcc http://swa.co.id/business-strategy/marketing/citilink-mantapkan-diri-sebagai-leading-lcc#comments Mon, 27 Jul 2015 09:30:06 +0000 http://swa.co.id/?p=115832 Berdasarkan sejumlah data terbaru, maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia mendapat hasil positif dalam hal operasional. President & CEO Citilink Indonesia, Albert Burhan, menyampaikan indikator pertumbuhan tersebut. “Pada akhir Mei 2015, Citilink  telah mengalami kenaikan jumlah penumpang sebesar 36,9% dibandingkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Jumlah penumpang yang diterbangkan pada Mei 2014 sebanyak 581.000 penumpang, sedangkan pada Mei 2015Read More

The post Citilink Mantapkan Diri sebagai Leading LCC appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Albert Burhan, Hans Nugroho, dan Benny S Butarbutar.

Albert Burhan, Hans Nugroho, dan Benny S Butarbutar.

Berdasarkan sejumlah data terbaru, maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia mendapat hasil positif dalam hal operasional. President & CEO Citilink Indonesia, Albert Burhan, menyampaikan indikator pertumbuhan tersebut. “Pada akhir Mei 2015, Citilink  telah mengalami kenaikan jumlah penumpang sebesar 36,9% dibandingkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Jumlah penumpang yang diterbangkan pada Mei 2014 sebanyak 581.000 penumpang, sedangkan pada Mei 2015 sebanyak 796.000 orang,” ungkap Albert. Citilink juga menargetkan jumlah penumpang mencapai 11,2 juta orang di akhir tahun 2015.

Jumlah pesawat jenis Airbus A320 yang menjadi armada Citilink pun bertambah sampai dengan 35 pesawat pada Mei 2015, atau meningkat 45,8% dibandingkan pada Mei 2014 yang baru 24 pesawat. Untuk frekuensi penerbangan meningkat sebesar 39% dari rata-rata per bulan 4.120 frekuensi terbang, menjadi sebesar 5.516 frekuensi. Sementara tingkat isian penumpang (seat load factor-SLF) mengalami peningkatan dari 79,8% menjadi 80,8%.

“Citilink terus tumbuh dan ingin dapat berpacu melebarkan ekspansi bisnis pada tahun-tahun mendatang hingga memantapkan diri sebagai leading LCC di pasar nasional maupn region,” tambah Albert.

Chief Commercial Officer Citilink Indonesia, Hans Nugroho , menambahkan, berbagai kerja sama strategis juga dilakukan Citilink demi menambah pelanggan baru dan meningkatkan kepercayaan kepada pelanggan setia. Setelah Citilink bekerja sama dengan jaringan ritel minimarket yang menjadikan Citilink punya 32.000 gerai untuk pembelian dan pembayaran tiket, kali ini Citilink bekerja sama dengan jaringan perbankan nasional yang akan memberikan promosi cicilan 0%.

Masa periode mudik Lebaran juga diperpanjang hingga tanggal 27 Juli 2015. Dalam teknisnya, Citilink sudah melakukan pengecekan semua pesawat agar tidak ada yang bermasalah. Selain itu, semua SDM baik pilot, pramugari dan para teknisi tidak ada yg cuti agar bisa menyediakan angkutan dalam moment lebaran ini dibandingkan tahun sebelumnya. Kemudian kapasitaas juga ditambah, dari 190 penerbangan di hari biasa untuk rute seluruh indonesia, kini menjadi sekitar 220 penerbangan. Jadi ada penambahan sebesar 19%.

Di momen Lebaran tahun ini Citilink memberikan penawaran diskon 10 % untuk pembelian yang dilakukan melalui website dan mobile apps Citilink, serta diskon hingga 25% untuk penumpang anak usia di bawah12 tahun. Albert mengaku dari segi harga Citilink sudah terjangkau, kini hanya tinggal meningkatkan kualitas pelayanan. Hal tersebut menjadi salah satu strategi lain yang dilakukan Citilink. (EVA)

The post Citilink Mantapkan Diri sebagai Leading LCC appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/business-strategy/marketing/citilink-mantapkan-diri-sebagai-leading-lcc/feed 0
Astra Aviva Life Mengubah Sistem Manual Menjadi Otomatis http://swa.co.id/technology/astra-aviva-life-ubah-sistem-manual-menjadi-otomatis http://swa.co.id/technology/astra-aviva-life-ubah-sistem-manual-menjadi-otomatis#comments Mon, 27 Jul 2015 09:24:39 +0000 http://swa.co.id/?p=116140 Menjalankan bisnis kerja sama dengan Infor SunSystem sejak tahun 1997, Astra Aviva Life berhasil mengubah sistem operasional manual menjadi otomatis dalam periode waktu sebulan. Berikut kutipan wawancara SWA Online dengan Lucy Tanurahardja, Vice President Head, Financial Controller Astra Aviva Life. Bisakah Anda menjelaskan secara singkat tentang bisnis PT Astra Aviva Life (Astra Aviva Life)? Sebelum bergabung dengan Grup Astra diRead More

The post Astra Aviva Life Mengubah Sistem Manual Menjadi Otomatis appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Menjalankan bisnis kerja sama dengan Infor SunSystem sejak tahun 1997, Astra Aviva Life berhasil mengubah sistem operasional manual menjadi otomatis dalam periode waktu sebulan. Berikut kutipan wawancara SWA Online dengan Lucy Tanurahardja, Vice President Head, Financial Controller Astra Aviva Life.

Bisakah Anda menjelaskan secara singkat tentang bisnis PT Astra Aviva Life (Astra Aviva Life)?

Sebelum bergabung dengan Grup Astra di pertengahan tahun 2014, perusahaan kami bergabung dengan Group Asuransi Wahana Tata. Dua tahun yang lalu perusahaan kami banyak terlibat di bisnis employee benefit, di mana kami menyediakan berbagai produk perlindungan kesehatan dan jiwa serta perencanaan yang dirancang khusus bagi perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan. Untuk bisnis employee benefit, kami masuk ke dalam top 5. Kemudian, setelah bergabung dengan PT Astra International Tbk kami ingin memajukan/growth bisnis kami di sektor asuransi jiwa / life insurance dengan cara membangun kerja sama dengan salah satu top 10 bank di Indonesia yang memiliki lebih dari 300 cabang dan 2 juta nasabah sebagai partner distribution channel kami. Selanjutnya life bisnis kami mengalami pertumbuhan secara signifikan. Jika dibandingkan tahun lalu, sampai dengan Juni tahun ini pertumbuhan di life bisnis kami sebesar Rp670 miliar, sedangkan tahun lalu untuk di life bisnis hanya  Rp185 miliar.

astra aviva

Sebagai perusahaan yang telah beroperasi selama lebih dari 23 tahun, bagaimana organisasi Anda terus berhasil untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dari masa ke semasa?

Kami berusaha memberikan service terbaik kepada para customer seperti kecepatan & ketepatan dalam menerbitkan polis, pembayaran klaim, dan hall lainnya. Selain itu dari sisi penerimaan premi, kami berusaha kerja sama dengan beberapa bank, sehingga penerimaan premi menjadi lebih mudah dan lancar.

Berapa pendapatan premi yang dibukukan saat ini?

Saat ini total bisnis kami telah mencapai peningkatan premi menjadi Rp968 miliar pada tahun 2015. Dari total tersebut sekitar Rp300 miliar berasal dari group health dan Rp600 miliar dari life bisnis.

Bagaimana Anda melihat kebutuhan untuk aplikasi IT guna memenuhi tantangan dalam industri saat ini?

IT akan lebih maju pesat dan semua pangsa bisnis akan mengarah ke digitalisasi. Bagi perusahaan, IT adalah backbone atau pendukung utama dari aktivitas di perusahaan. Dulu sistem manual sehingga kegiatan dan pekerjaan kantor membutuhkan waktu yang lebih lama untuk terselesaikan. Sedangkan ketika bertransformasi ke otomatis melalui sistem dan teknologi, pekerjaan lebih mudah sehingga kinerja pun meningkat.

Mengapa dan sejak kapan Astra Aviva Life mengambil keputusan untuk berkolaborasi dengan Infor?

Astra Aviva Life dan Infor menjalankan perjanjian kerja sama sejak tahun 1997. Pada saat itu saya mengenal Infor SunSystems tidak hanya di Astra Aviva Life. Bagi saya menggunakan Infor SunSystems sangat mudah atau user friendly dalam peng-entry-an. Selain itu jika pakai Infor SunSystems memudahkan penganalisaan data. Dari segi harga juga lebih kompetitif.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan Astra Aviva Life untuk mendapatkan sistem Infor dan berjalan lancar?

Saya memiliki pengalaman yang sangat berkesan dengan Infor, yaitu tahun 2010. Dulu kami masih melakukan pencatatan accounting secara manual. Saya diberikan tantangan/KPI oleh atasan untuk merubah sistem di perusahaan yang saat itu masih manual ke otomatis. Lalu untuk menyelesaikan tugas besar itu saya meminta bantuan Infor untuk membantu merubah sistem tersebut. Saya minta ke Infor jadi dalam satu bulan. Dan mereka berhasil memenuhi permintaan saya. Ini menjadi salah satu alasan Astra Aviva Life untuk tetap percaya melanjutkan kerjasama dengan Infor.

Bagaimana layanan Infor dapat membantu dan mendukung operasi bisnis dan kebutuhan pelanggan Anda?

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, pekerjaan saya di Astra Aviva Life menjadi lebih cepat. Kami lebih mudah mengolah data, menjadikan informasi ke management menjadi cepat dan tepat. Dampak lainnya adalah kami dapat mengakomodasi permintaan customer lebih cepat dan akurat. (EVA)

The post Astra Aviva Life Mengubah Sistem Manual Menjadi Otomatis appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/technology/astra-aviva-life-ubah-sistem-manual-menjadi-otomatis/feed 0
Pertumbuhan Kredit Bank Sampoerna Capai Rp2,98 Triliun http://swa.co.id/corporate/financial-report/pt-bank-sahabat-sampoerna-mencapai-laba-signifikan http://swa.co.id/corporate/financial-report/pt-bank-sahabat-sampoerna-mencapai-laba-signifikan#comments Mon, 27 Jul 2015 08:57:32 +0000 http://swa.co.id/?p=106395 Peningkatan laba bagi sebuah bank merupakan hasil dari kinerja yang baik dari bank tersebut. Begitupun degan pencapaian yang dialami oleh Bank Sampoerna. Bank yang beroperasi sejak tahun 1991 ini mencatat pertumbuhan positif atas kinerja keuangan pada kuartal I tahun 2015. Lihat saja, laba tahun berjalan sebelum pajak tercatat Rp11,84 miliar atau meningkat 2.067,58% dari periode yang sama tahun 2014 sebesarRead More

The post Pertumbuhan Kredit Bank Sampoerna Capai Rp2,98 Triliun appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Peningkatan laba bagi sebuah bank merupakan hasil dari kinerja yang baik dari bank tersebut. Begitupun degan pencapaian yang dialami oleh Bank Sampoerna. Bank yang beroperasi sejak tahun 1991 ini mencatat pertumbuhan positif atas kinerja keuangan pada kuartal I tahun 2015. Lihat saja, laba tahun berjalan sebelum pajak tercatat Rp11,84 miliar atau meningkat 2.067,58% dari periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp546 juta. Pertumbuhan laba ini sejalan dengan pencapaian pendapatan bunga bersih yang tercatat sebesar Rp56,34 miliar atau meningkat 188,33% dibanding periode yang sama tahun lalu tercatat sebesar Rp19,54 miliar.

Bank Sampoerna

“Pada kuartal I ini kami mencatat pertumbuhan kredit sebesar 64,72 persen atau Rp 2,98 triliun, di mana angka ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu yang hanya sebesar Rp 1,81 triliun. Saya optimis melihat pertumbuhan yang sangat positif di awal tahun ini. Ini menjadi modal utama untuk mendukung pertumbuhan yang cepat dan berkelanjutan,” ungkap Ali Rukmijah, Direktur Utama Bank Sampoerna.

Tercapainya laba pada kuartal ini merupakan wujud resegmentasi bisnis dari bank yang didukung oleh dua grup besar yaitu Grup Sampoerna Strategic melalui PT Sampoerna Investama dan Grup Alfa. Sejak tahun 2014 tepatnya Juni, Bank Sampoerna fokus kepada portofolio Mikro dan UKM. Selain itu Ali menambahkan bahwa bank akan mendukung perkembangan dan pemberdayaan para pengusaha di sektor UMKM.

Kondisi yang baik ini juga didukung oleh pernyataan dari Henky Suryasaputra, Kepala Keuangan dan Perencanaan Bisnis. Menurutnya Bank Sampoerna juga berhasil membukukan pencapaian penghimpunan dana pihak ketiga per 31 Maret 2015 sebesar Rp 3,19 triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp 2,18 triliun. Hal ini sebagai salah satu perwujudan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sampoerna dapat terjaga dengan baik dan terus meningkat.

Untuk menyeimbangkan dengan pertumbuhan di wilayah Barat, Bank Sampoerna telah membuka jaringan kantor di Sorong. Tidak hanya itu, per Maret 2015, jumlah jaringan bank sudah mencapai 16 kantor yang tersebar di Jakarta, Meda, Pekanbaru, Palembang, Makassar, Samarinda, Bandung, Surabaya, Palopo, dan Rantau Prapat.

“Perluasan jaringan kantor sepanjang kuartal I 2015 yang telah dilakukan berhasil meningkatkan kinerja perusahaan, baik dari sisi penyaluran pinjaman maupun dalam penghimpunan dana pihak ketiga Bank Sampoerna di tengah ketatnya likuiditas pasar sejak tahun 2014,” ujar Ong Tek Tjan, Direktur SME, Funding, FI and Network Management Bank Sampoerna.

Tidak hanya itu, bank ini juga dilengkapi dengan layanan perbankan, seperti ATM bekerja sama dengan jaringan Prima dengan 74.000 mesin ATM, Internet Banking, Phone Banking, Debit Card serta layanan Call Center. “Di masa mendatang kami yakin Bank Sampoerna akan terus meningkatkan kinerjanya, dengan dilakukannya penyesuaian fokus bisnis yang berkolaborasi dengan grup pemegang saham, perluasan kantor cabang dan juga meningkatkan kerjasama dengan lembaga keuangan lainnya dalam rangka meningkatkan produktivitas”, tutup Ali.(EVA)

The post Pertumbuhan Kredit Bank Sampoerna Capai Rp2,98 Triliun appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/corporate/financial-report/pt-bank-sahabat-sampoerna-mencapai-laba-signifikan/feed 0
Segera Dibentuk, Holding Pilkita & Deltomed http://swa.co.id/business-strategy/management/segera-dibentuk-holding-pilkita-deltomed http://swa.co.id/business-strategy/management/segera-dibentuk-holding-pilkita-deltomed#comments Mon, 27 Jul 2015 08:04:58 +0000 http://swa.co.id/?p=116148 Produk herbal, Pilkita, sangat melegenda di Indonesia. Kemasyuran produk yang telah berusia lebih dari 61 tahun ini adalah buah kerja keras Purwanto Rahardjo, pendiri sekaligus CEO PT Marguna Taraluta APK Farma. Sukses di Pilkita, produk jamu lain pun dilempar ke pasar seperti jamu untuk hipertensi, galian singset, tolak angin, dan sebagainya. Anaknya yang kedua, Mulyo Rahardjo juga berhasil mengembangkan DeltomedRead More

The post Segera Dibentuk, Holding Pilkita & Deltomed appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Produk herbal, Pilkita, sangat melegenda di Indonesia. Kemasyuran produk yang telah berusia lebih dari 61 tahun ini adalah buah kerja keras Purwanto Rahardjo, pendiri sekaligus CEO PT Marguna Taraluta APK Farma. Sukses di Pilkita, produk jamu lain pun dilempar ke pasar seperti jamu untuk hipertensi, galian singset, tolak angin, dan sebagainya.

Anaknya yang kedua, Mulyo Rahardjo juga berhasil mengembangkan Deltomed Laboratories, perusahaan jamu pesaing asal Kalimantan yang nyaris bangkrut. Obat herbal mereka seperti Antangin, Rapet Wangi dan Pil Tuntas laku keras dan telah memenuhi standar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta mendapat sertifikat National Sanitation Foundation (NSF) di Amerika Serikat.

Anak ketiganya, Junius Rahardjo, juga sukses membangun PT Tri Rahardja (Javaplant). Dari perusahaan inilah, Deltomed Laboratories dan Marguna mendapatkan pasokan ekstrak herbal alam Indonesia. Omsetnya, tahun 2014 mencapai US$20 juta dengan volume produksi ekstrak 150-250 ton. Sebagian besar produk mereka diekspor ke Amerika Serikat dan Jepang.

Purwanto Rahardjo, Founder dan CEO PT Marguna Tarulata APK Farma, produsen Pilkita

Purwanto Rahardjo, Founder dan CEO PT Marguna Tarulata APK Farma, produsen Pilkita

Ke depan, Purwanto berencana mendirikan holding untuk ketiga perusahaan milik keluarganya, Marguna, Deltomed Laboratories, dan PT Tri Rahardja, karena pemegang sahamnya terkait, antarsaudara. Junius punya saham terbesar di PT Tri Rahardja, sementara Mulyo terbesar di Deltomed.

“Rencananya, satu atau dua tahun lagi. Nanti, Mulyo yang akan menjadi pemimpinnya karena ini adalah idenya. Dia juga anak yang paling besar. Dia juga punya kemampuan (bagus dalam berbisnis),” ujarnya.

Dengan dibentuknya holding, dia barharap nantinya akan ada yang melanjutkan mengelola PT Marguna, produsen Pilkita, yang didirikannya. Pilkita sendiri ditemukan oleh Ki Hajar Sukowiyono, seorang wartawan yang pernah merasakan jeruji besi karena idealisme-nya yang tinggi di zaman Presiden Soekarno. Saat itu, Pil Kita diproduksi secara home industri di Surabaya.

Namun, pada awal tahun 1960, Pil Kita berhenti berproduksi. Berkat bantuan Wono Santoso, pemilik jamu Air Mancur, Purwanto dapat bertemu dengan Ki Hajar di Slawi, Tegal. Di hadapan Ki Hajar, ia menyatakan keinginannya untuk melanjutkan produksi Pilkita. Ki Hajar pun mengizinkan dengan catatan, Purwanto harus jujur dan memiliki keberanian.

Untungnya, Purwanto tak sulit memasarkan Pilkita kembali. Selain produknya telah dikenal masyarakat, pangsa pasar yang dibidik tak bergeser dari pola lama. Ia mempertahankan agen-agen dan grosir yang memasarkan Pilkita sebelumnya. Ia juga mengangkat sejumlah distributor khusus yang hanya menjual Pilkita. Para distibutor itu diberi kepercayaan penuh untuk mendistribusikan obat herbal tersebut dan mengembangkan pasar di wilayah masing-masing. Hingga, akhirnya Pilkita sukses seperti sekarang. (Reportase: Aulia Dhetira)

The post Segera Dibentuk, Holding Pilkita & Deltomed appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/business-strategy/management/segera-dibentuk-holding-pilkita-deltomed/feed 0
Top 250 Indonesia Original Brands 2015: Bagaimana Mereka Meraja di Pasar Lokal, Berjaya di Pasar Global (Majalah SWA Edisi 16/2015) http://swa.co.id/edition/top-250-indonesia-original-brands-2015-bagaimana-mereka-meraja-di-pasar-lokal-berjaya-di-pasar-global-majalah-swa-edisi-162015 http://swa.co.id/edition/top-250-indonesia-original-brands-2015-bagaimana-mereka-meraja-di-pasar-lokal-berjaya-di-pasar-global-majalah-swa-edisi-162015#comments Mon, 27 Jul 2015 06:28:35 +0000 http://swa.co.id/?p=116055   Top 250 Indonesia Original Brands 2015 Bagaimana Mereka Meraja di Pasar Lokal, Berjaya di Pasar Global Saat ini sederet merek asli Indonesia terus berkembang menjadi merek raksasa yang sanggup mematahkan dominasi merek-merek asing. Survei Indonesia Original Brand 2015 memperlihatkan eksistensi merek-merek asli Indonesia makin kokoh terlihat dari indeks-nya yang makin tinggi. Apa saja kehebatan merek-merek asli Indonesia? Siapa sajaRead More

The post Top 250 Indonesia Original Brands 2015: Bagaimana Mereka Meraja di Pasar Lokal, Berjaya di Pasar Global (Majalah SWA Edisi 16/2015) appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Top 250 Indonesia Original Brands 2015: Bagaimana Mereka Meraja di Pasar Lokal, Berjaya di Pasar Global (Majalah SWA Edisi 16/2015)

Top 250 Indonesia Original Brands 2015: Bagaimana Mereka Meraja di Pasar Lokal, Berjaya di Pasar Global (Majalah SWA Edisi 16/2015)

 

Top 250 Indonesia Original Brands 2015
Bagaimana Mereka Meraja di Pasar Lokal, Berjaya di Pasar Global

Saat ini sederet merek asli Indonesia terus berkembang menjadi merek raksasa yang sanggup mematahkan dominasi merek-merek asing. Survei Indonesia Original Brand 2015 memperlihatkan eksistensi merek-merek asli Indonesia makin kokoh terlihat dari indeks-nya yang makin tinggi. Apa saja kehebatan merek-merek asli Indonesia? Siapa saja yang masuk dalam Top 250 Indonesia Original Brands 250? Bagaimana kiat menyerang balik dan memanfaatkan peluang yang membentang di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)? Apa saja strategi yang perlu disiapkan?

Semua dikupas habis dan dibahas tuntas hanya di SWA terbaru !

Merek Asli Indonesia Mari Berjaya di Era MEA
Jangan mau dipecundangi di kandang sendiri. Banyak merek asli Indonesia yang sebenarnya berpotensi menjadi merek global dan merebut pasar mancanegara. Lalu, bagaimana kiat menyerang balik dan memanfaatkan peluang yang membentang di era MEA?

Simak Sajian SWA lainnya!

Geugeu Julaeha, Wanita Perkasa di Bisnis Infrastruktur Telekomunikasi
Wanita yang sukses berbisnis di bidang infrastruktur telekomunikasi di Indonesia tergolong langka. Karenanya, Geugeu Julaeha pantas berbangga. Apalagi, dalam usianya yang relatif masih muda, ia mampu bersaing di industri yang selama ini didominasi kaum lelaki.

Pasar Bayi Tabung Kian Seksi
Ketika harapan memiliki buah hati masih terlihat samar, tak perlu galau. Perkembangan dan kemajuan teknologi kedokteran memberikan solusi bagi pasangan suamiistri (pasutri) untuk memiliki momongan melalui program bayi tabung.

Lika-liku Bony Rachmat Hidayat Kuasai Bisnis Instrumen Nuklir
Bony Rachmat Hidayat merintis usaha sebagai produsen instrumen nuklir lokal. Dia jatuh bangun mengembangkan bisnis yang dinilai berisiko tinggi bagi orang awam. Bony bersikukuh prospek bisnisnya sangat cerah.

EKONOMI & BISNIS

PEMASARAN

Community Marketing JKT48
Membuka diri dan mendekati penggemar atau komunitas menjadi kekuatan utama sekaligus nilai pembeda grup idola JKT48 . Bagaimana pemasaran komunitas dimanfaatkan untuk melanggengkan eksistensinya?

TEKNOLOGI INFORMASI

Splunk, Suporter Cerdas Operasional Bisnis

INVESTASI

Freddy Thamrin Mengelola Investasi dengan Kesabaran dan Ketekunan
Mengelola portofolio investasi, bagi Freddy, seperti bermain golf, perlu kesabaran dan ketekunan. Dia mengubah haluan dan gaya mengelola aset-asetnya setelah mengalami beberapa kali kerugian. Seperti apa hasil ivestasinya?

INDONESIA YOUNGSTER INC.

ENTREPRENEUR

Pembuat Kapal dari Balaraja
Satria Patriosiando (32 tahun) tampaknya bisa menjadi contoh bagaimana generasi penerus bersikap terhadap bisnis yang pernah dirintis keluarga. Berasal dari keluarga yang berbisnis kapal, dia melanjutkan bisnis yang pernah dirintis sang ayah, yang sayangnya tidak berkembang.

SELF EMPLOYED
Ridha Audrey
Rinda Salmun

SIAPA DIA
Pierre P. Panjaitan


Baca selengkapnya di SWA Edisi Terbaru!

Anda juga bisa menyimak update harian seputar isu bisnis di www.swa.co.id.

Dapatkan juga Majalah SWA versi Digital di Tablet & Smartphone Anda melalui
http://swa.co.id/digitalmagazine

Informasi Lengkap:
Berlangganan:
http://swa.co.id/subscription/
Iklan: http://swa.co.id/about
Website: http://swa.co.id

Facebook: http://facebook.com/MajalahSWA
Twitter: http://twitter.com/MajalahSWA
Google+: http://google.com/+SWAmagazine/

Jika anda membutuhkan pembelian Majalah SWA dalam jumlah besar atau berlangganan kolektif untuk Karyawan dan Mitra berharga anda, segera manfaatkan fasilitas lebih dan discount menarik yang kami sediakan, silahkan menghubungi :
Putri-Sirkulasi
Email:
putri.meutia@swamail.com
Tlp. (021) 3523839
Fax: (021) 3457338, 3853759


 

The post Top 250 Indonesia Original Brands 2015: Bagaimana Mereka Meraja di Pasar Lokal, Berjaya di Pasar Global (Majalah SWA Edisi 16/2015) appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/edition/top-250-indonesia-original-brands-2015-bagaimana-mereka-meraja-di-pasar-lokal-berjaya-di-pasar-global-majalah-swa-edisi-162015/feed 0
6 Tips Mendapatkan Kepercayaan Pelanggan di Bisnis Online http://swa.co.id/beritabca/bca/6-tips-mendapatkan-kepercayaan-pelanggan-di-bisnis-online http://swa.co.id/beritabca/bca/6-tips-mendapatkan-kepercayaan-pelanggan-di-bisnis-online#comments Mon, 27 Jul 2015 04:00:21 +0000 http://swa.co.id/?p=115521 Bisnis online memang sedang marak dan menjadi solusi bagi banyak calon pengusaha. Bisnis online terbilang membutuhkan modal lebih sedikit dibandingkan membuka toko, selain itu ajang promosi pun bisa dilakukan lebih murah dan mudah lewat jaringan media sosial, saat ini Instagram, Twitter dan Facebook menjadi tempat yang sangat populer di kalangan pengusaha bisnisonline. Selain membuat situs sendiri, berjualan lewat Marketplace atauRead More

The post 6 Tips Mendapatkan Kepercayaan Pelanggan di Bisnis Online appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
Bisnis online memang sedang marak dan menjadi solusi bagi banyak calon pengusaha. Bisnis online terbilang membutuhkan modal lebih sedikit dibandingkan membuka toko, selain itu ajang promosi pun bisa dilakukan lebih murah dan mudah lewat jaringan media sosial, saat ini Instagram, Twitter dan Facebook menjadi tempat yang sangat populer di kalangan pengusaha bisnisonline.

Sumber: http://smart-money.co/tips/cara-dapatkan-konsumen-loyal-di-bisnis-online/

Sumber: http://smart-money.co/tips/cara-dapatkan-konsumen-loyal-di-bisnis-online/

Selain membuat situs sendiri, berjualan lewat Marketplace atau Forum Jual Beli (FJB) yang tersedia bisa menjadi solusi lain saat memulai bisnis online. Melalui Marketplace atau FJB, kamu tak perlu repot mempersiapkan situs untuk memajang produk atau jasa yang ditawarkan. Cukup mendaftar dan kemudian menjelaskan dengan jelas saja di tempat yang telah disediakan. Mudah kan?

Selanjutnya, yang kamu butuhkan adalah mendapat kepercayaan dari para pelanggan. Ketika pelanggan sudah percaya, maka pesanan akan terus berdatangan. Mereka bisa saja melakukan pemesanan kembali / repeat order atau ikut mempromosikan daganganmu kepada rekan dan kerabatnya. Maka dari itu, sangat penting untuk bisa mendapat kepercayaan dari pelanggan. Berikut ini ada beberapa hal yang bisa kamu perhatikan agar bisa mendapatkan kepercayaan dari pelanggan.

Respon Cepat
Karena dalam bisnis online kamu tak bertatap muka langsung dengan pelanggan, maka kamu harus bisa memberi respon yang cepat saat melayani mereka. Baik kepada pelanggan yang hanya sekadar bertanya-tanya atau ingin membeli, jangan ‘pelit’ saat menjawab pertanyaan terkait produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Menerima Kritik
Kritik memang bukan hal yang menyenangkan, namun kritik merupakan modalmu untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi di waktu yang akan datang. Jadi, bila kamu menemukan pelanggan seperti ini, jangan terpancing emosi dan tetaplah bersikap profesional. Terima saja kritik atau saran dari para pelanggan, karena ini akan membantu kamu menjadi penjual yang lebih baik lagi.

Jaminan Uang Kembali
Untuk mendapat kepercayaan pelanggan, kamu bisa memberi jaminan uang kembali bila barang yang diterima tidak sesuai harapan. Berikan juga garansi dan jaminan keaslian barang dalam jangka waktu tertentu, misalnya 2 x 24 jam. Dengan memberikan jaminan, para pelanggan akan lebih nyaman dan yakin saat berbelanja.

Retur Barang
Mendapatkan barang yang cacat atau rusak saat barang diterima, tentu akan membuat konsumen sedih dan kecewa. Jadi, jangan ragu untuk memberi layanan pengembalian dan penggantian barang. Layanan ini akan memberikan obat atas kekecewaan konsumen dan membuat mereka mempercayaimu.

Jenis Pembayaran
Untuk pembayaran, gunakan bank yang sudah umum digunakan toko online seperti BCA. Selain itu, BCA juga memudahkan nasabah dalam bertransaksi melalui internet banking. Penjual akan lebih cepat dan mudah memeriksa uang yang masuk melalui internet banking.

Konfirmasi
Setelah konsumen mentransfer uang, jangan lupa mengingatkan mereka untuk melakukan konfirmasi pembayaran. Kemudian, kamu juga harus memberikan informasi status barang dan nomor pengirimannya. Dengan demikian konsumen akan merasa tenang karena mendapat kejelasan mengenai status pesanannya.

http://smart-money.co/tips/cara-dapatkan-konsumen-loyal-di-bisnis-online/

The post 6 Tips Mendapatkan Kepercayaan Pelanggan di Bisnis Online appeared first on Majalah SWA Online.

]]>
http://swa.co.id/beritabca/bca/6-tips-mendapatkan-kepercayaan-pelanggan-di-bisnis-online/feed 0