<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SWA.co.id</title>
	<atom:link href="http://swa.co.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://swa.co.id</link>
	<description>SWA Online</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 14:21:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Fuji Xerox Melihat Pergeseran Tren Printer UKM</title>
		<link>http://swa.co.id/technology/fuji-xerox-melihat-pergeseran-tren-printer-ukm</link>
		<comments>http://swa.co.id/technology/fuji-xerox-melihat-pergeseran-tren-printer-ukm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 14:21:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eva Martha Rahayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Fuji Xerox]]></category>
		<category><![CDATA[Melihat Pergeseran]]></category>
		<category><![CDATA[n UKM]]></category>
		<category><![CDATA[Tren Printer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=29213</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Fuji Xerox Printer Channe (FXPC)l menganalisa pasar printer di Indonesia, yang mengindikasi keberadaan UKM sebagai kunci utama pendorong pertumbuhan  <a href="http://swa.co.id/technology/fuji-xerox-melihat-pergeseran-tren-printer-ukm">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Fuji Xerox Printer Channe (FXPC)l menganalisa pasar printer di Indonesia, yang mengindikasi keberadaan UKM sebagai kunci utama pendorong pertumbuhan pasar printer. Berdasarkan analisa tersebut FXPC juga melihat tren di segmen pasar UKM mengalami pergeseran dari penggunaan printer inkjet ke printer laser.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Laporan IDC juga menyebutkan secara khusus besaran <em>Compounded Annual Growth Rate (CAGR) </em>pasar Fuji Xerox di Indonesia mencapai 21% sejak tahun 2007 hingga 2011, yang<em> </em>jauh lebih tinggi dibandingkan <em>CAGR </em>pasar printer laser, yaitu sekitar 9%. Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Fuji Xerox yang termasuk dalam dua pemain besar di industri printer laser.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari pertumbuhan ekonomi, saat ini Indonesia berada negara peringkat kelima di dunia (BRICI). Pemerintah Indonesia juga tengah giat melakukan investasi untuk proyek-proyek infrastruktur, yang kian menarik investor asing untuk menanamkan modal mereka di Indonesia, terutama di luar Jakarta. Kondisi ini membuat FXPC melihat Indonesia sebagai pasar yang potensial bagi solusi printer laser. Dan diperkuat lagi dengan prediksi IDC yang memperkirakan terjadi pertumbuhan pasar sekitar 17%.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Fuji Xerox ingin memberikan solusi yang terbaik untuk dapat turut mendukung pertumbuhan tersebut. Para pelaku bisnis tentu membutuhkan solusi pencetakan dokumen untuk mendukung kegiatan bisnis.” kata Jolene Yeo, Marketing Manager ASEAN, Fuji Xerox Printer Channel. Menurutnya, UKM sebagai pengendali pertumbuhan pasar, akan mendapat manfaat paling besar dari pertumbuhan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>FXPCl menganalisa pasar printer di Indonesia dan mengambil kesimpulan bahwa pertumbuhan yang terjadi di segmen printer mengacu kepada perusahaan-perusahaan swasta, pemerintahan dan UKM, dengan kunci utama pendorong perekonomian adalah UKM.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tingkat pertumbuhan yang tinggi di segmen tersebut terjadi baik didominasi oleh kategori printer monokrom dan printer warna, dimana pertumbuhan untuk printer warna mencapai 108%. Kondisi ini membuktikan bahwa hasil cetak berwarna merupakan hal yang penting bagi perusahaan. Sebuah penelitian membuktikan bahwa hasil cetak berwarna dapat mengurangi tingkat kesalahan karyawan dalam melakukan pekerjaannya hingga 80%, yang berakibat pada meningkatkan produktivitas, dari sisi peningkatan komprehensif dapat mencapai hingga 73%, di samping peningkatan penjualan hingga 80%. Fuji Xerox sebagai pemimpin pasar yang mendominasi 60% pasar Multifungsi berwarna melihat segmen pasar ini sangat berpotensi untuk dapat terus dikembangkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>FXCP juga meyakini bahwa saat ini mulai terjadi adanya pergeseran tren dari printer inkjet ke printer laser, serta memprediksikan pertumbuhan sebesar 17% tahun ini. Pertumbuhan printer laser dapat menjadi tiga setengah kali lebih cepat dibandingkan pertumbuhan pasar printer inkjet.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pertumbuhan printer laser yang pesat dari segmen UKM didukung oleh tiga faktor, yaitu biaya, performa, dan <em>peace of mind</em>. UKM menjadi semakin terbiasa dengan pemanfaatan teknologi informasi tanpa melihat lagi faktor biaya pembelian awal, namun sudah lebih terfokus dari segi biaya kepemilikan total, dengan demikian UKM dapat mengurangi biaya mencetak hingga 60%. Dari sisi performa, printer laser mampu menghasilkan cetakan lebih cepat dan lebih bisa diandalkan dengan hasil cetak yang lebih baik. Faktor yang tak kalah penting adalah UKM mendapatkan kenyamanan dan ketenangan dari sisi performa tanpa harus mengkhawatirkan kualitas dan kecepatan dari pencetakan (peace of mind). Untuk layanan purna jual, Fuji Xerox Printer Channel juga menawarkan satu jam pelayanan perbaikan ekspres apabila ada kerusakan pada printer, sehingga kegiatan bisnis dapat tetap berjalan.</p>
<div id="attachment_29214" class="wp-caption alignleft" style="width: 1034px"><a href="http://swa.co.id/technology/fuji-xerox-melihat-pergeseran-tren-printer-ukm/attachment/tedy-susanto-jolene-yeo-dalam-sesi-tanya-jawab" rel="attachment wp-att-29214"><img class="size-full wp-image-29214" src="http://swa.co.id/wp-content/uploads/2012/02/Tedy-Susanto-Jolene-Yeo-dalam-sesi-tanya-jawab.jpg" alt="" width="1024" height="768" /></a><p class="wp-caption-text">Tedy Susanto &amp; Jolene Yeo</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/technology/fuji-xerox-melihat-pergeseran-tren-printer-ukm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Investasi US$ 200 Juta, Nestle Dukung Ketahanan Pangan RI</title>
		<link>http://swa.co.id/business-strategy/investasi-us-200-juta-nestle-dukung-ketahanan-pangan-ri</link>
		<comments>http://swa.co.id/business-strategy/investasi-us-200-juta-nestle-dukung-ketahanan-pangan-ri#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 12:14:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ellizar Zachra P.B</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Corporate]]></category>
		<category><![CDATA[Management]]></category>
		<category><![CDATA[Arshad Chaudhry]]></category>
		<category><![CDATA[PT Nestlé Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=29202</guid>
		<description><![CDATA[Nestle menggelontorkan investasi US$ 200 juta untuk proyek pembangunan pabrik baru di Karawang sekaligus upaya mendukung ketahanan pangan Indonesia. Karena  <a href="http://swa.co.id/business-strategy/investasi-us-200-juta-nestle-dukung-ketahanan-pangan-ri">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><img class="alignleft size-full wp-image-29203" title="Nestle, pangan, susu" src="http://swa.co.id/wp-content/uploads/2012/02/Nestle.jpg" alt="Nestle, pangan, susu" width="200" height="200" />Nestle menggelontorkan investasi US$ 200 juta untuk proyek pembangunan pabrik baru di Karawang sekaligus upaya mendukung ketahanan pangan Indonesia. Karena itu, tindakan Nestle tersebut memperoleh penghargaan sebagai salah satu proyek yang dinilai mendukung program MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia).</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><img class="alignleft size-full wp-image-29203" title="Nestle / IST" src="http://swa.co.id/wp-content/uploads/2012/02/Nestle.jpg" alt="" width="200" height="200" />Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia, Arshad Chaudhry mengatakan, “Sebagai bagian dari komunitas global, kita dihadapkan pada kebutuhan untuk menggandakan produksi pangan pada tahun 2050. Oleh karenanya, sudah merupakan komitmen jangka panjang Nestlé untuk berinvestasi dan menjadi bagian dari pembangunan Indonesia, termasuk di dalamnya menjaga ketahanan pangan nasional.”</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“<span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Kami berharap proyek ini akan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan industri dan ekonomi di Indonesia, mulai dari mempergunakan bahan baku lokal untuk memproduksi produk-produk bernilai tambah untuk para konsumen hingga menyediakan lapangan kerja yang nantinya akan membantu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat untuk jangka panjang,” tambahnya.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Pabrik yang telah mulai dibangun pada akhir 2011 di atas lahan seluas 28,8 hektar ini akan memproduksi bubur bayi CERELAC, minuman cokelat malt MILO dan susu bubuk DANCOW. Pabrik multikategori ini akan mengaplikasikan teknologi canggih guna memastikan standar operasional yang tertinggi yang ramah lingkungan.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Nestlé Indonesia adalah anak perusahaan Nestlé SA, perusahaan yang terdepan dalam bidang gizi, kesehatan dan keafiatan, yang berkantor pusat di Vevey, Swiss. Nestlé SA didirikan lebih dari 140 tahun lalu oleh Henri Nestlé, seorang ahli farmasi yang berhasil meramu bubur bayi untuk membantu seorang ibu menyelamatkan bayinya yang sakit keras dan tidak mampu mengkonsumsi air susu ibu (ASI).</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Nestlé Indonesia didirikan pada 1971 dan memperkerjakan sekitar 2.600 karyawan. Tiga pabrik di Panjang (Lampung), Cikupa (Banten) dan Kejayan (Jawa Timur) memproduksi produk susu, makanan dan minuman seperti DANCOW (susu bubuk), MILO (minuman cokelat malt), NESCAFÉ (kopi instan), CERELAC (bubur bayi), KIT KAT (wafer cokelat), FOX’S (permen gula kristal), BEAR BRAND (susu steril), MILKMAID dan CARNATION (susu kental manis), dan NESTLÉ IDEAL (susu bubuk dengan harga terjangkau). Pada 2010 Nestlé Indonesia menanamkan investasi sebesar 100 juta dolar AS di pabrik susu Kejayan dengan menambah kapasitas produksi hingga dua kali lipat, dan pada 2011 memulai pembangunan pabrik baru di Karawang (Jawa Barat) dengan nilai investasi sebesar 200 juta dolar AS.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Nestlé mengoperasikan 29 pusat Penelitian dan Pengembangan (R&amp;D) di seluruh dunia. Di Asia, Nestlé mempunyai R&amp;D yang terletak di Tokyo, Beijing, Shanghai dan Singapura. Pada bulan September 2010, Nestlé mengumumkan pengoperasian pusat R&amp;D khusus untuk pengembangan PPP di India.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/business-strategy/investasi-us-200-juta-nestle-dukung-ketahanan-pangan-ri/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inilah 5 Kawasan Terfavorit</title>
		<link>http://swa.co.id/business-strategy/inilah-5-kawasan-terfavorit</link>
		<comments>http://swa.co.id/business-strategy/inilah-5-kawasan-terfavorit#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 12:12:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ellizar Zachra P.B</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Meddy H. Papinka]]></category>
		<category><![CDATA[Sales Manager rumah123.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=29199</guid>
		<description><![CDATA[Portal properti Indonesia, rumah123.com, mengumumkan tren properti pada triwulan keempat di 2011 sebagai acuan masyarakat maupun referensi bagi para investor  <a href="http://swa.co.id/business-strategy/inilah-5-kawasan-terfavorit">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Portal properti Indonesia, rumah123.com, mengumumkan tren properti pada triwulan keempat di 2011 sebagai acuan masyarakat maupun referensi bagi para investor properti. Selama bulan Oktober hingga Desember, ada lima kawasan yang menjadi favorit. Apakah itu?</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><img class="alignleft size-full wp-image-29200" title="Rumah123.com" src="http://swa.co.id/wp-content/uploads/2012/02/Rumah123.com_.jpg" alt="" width="200" height="200" />Peringkat teratas pada Oktober 2011 terkait area terfavorit adala Bekasi dengan jumlah pencariannya mencapai 163.217 sedangkan jumlah properti yang terdaftar di kawasan tersebut sebanyak 1.172. Rasio antara ketersediaan jumlah pencarian (<em>search</em>) dengan jumlah rumah (<em>listing</em>0 adalah 139. ini berarti, satu rumah yang ditawarkan di situs tersebut diminati oleh 139 pencari properti. Posisi kedua adalah Sunter dengan rasio ketersediaan adalah 57 pembeli per 1 <em>listing </em>rumah. Disusul dengan Bintaro (Tangerang) yaitu 49 pembeli per 1 <em>listing </em>rumah, BSD (Tangerang) yaitu 40 pembeli 1 <em>listing </em>rmah dan Depok dengan 30 pembeli per 1 <em>listing </em>rumah.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“<span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Kawasan suburban Jakarta memang menjadi incaran para peminat properti. Selain karena lahan untuk properti khususnya rumah di Jakarta mulai terbatas, masyarakat memilih suburban karena kawasan tersebut lebih nyaman sebagai lokasi tempat tinggal serta tak sulit akses ke pusat kota Jakarta,” kata Meddy H. Papinka, Sales Manager rumah123.com. Memang, berdasarkan pantauan minat di situs tersebut, masyarakat cenderung mencari properti rumah.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“<span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Hampir 91% konsumen memilih properti rumah. Mungkin karena kecenderungan budaya kita yang lebih nyaman atas tempat tinggal yang menyentuh tanah. Yang menarik, properti tidak hanya dipandang sebagai tempat tinggal tetapi juga objek investasi. Ini juga terjadi di kalangan menengah,” kata Meddy lagi.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Di November 2011, situs tersebut mencatat bahwa Bintaro menempati urutan pertama bagi pembeli rumah dengan jumlah pencarian mecapai 478.168 serta jumlah </span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>listing </em></span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">3.548. Berada di posisi berikutnya adalah area Bekasi, Depok, Kelapa Gading dan BSD. Dari data tersebut, terlihat pergeseran peringkat mengenai area yang banyak dicari oleh pembeli. Kelapa Gading yang sebelumnya tidak masuk ke 5 besar di Oktober 2011, masuk ke jajaran </span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>top five </em></span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">pada November 2011.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Di Desember 2011, lima area yang paling diincar adalah Pondok Indah dengan jumlah pencarian mencapai 23.567 dengan 92 </span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>listing </em></span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">properti, Serpong, disusul dengan Kebon Jeruk, Tebet dan Bintaro. Pada bulan tersebut, terlihat bahwa jumlah permintaan terhadap ketersediaan pasar properti kelas atas meningkat pesat.<img class="alignleft size-full wp-image-29200" title="Rumah123.com, properti, favorit" src="http://swa.co.id/wp-content/uploads/2012/02/Rumah123.com_.jpg" alt="Rumah123.com, properti, favorit" width="200" height="200" /> </span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/business-strategy/inilah-5-kawasan-terfavorit/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Sibuk Kerja, Perhatikan Kepentingan Anak!</title>
		<link>http://swa.co.id/business-research/jangan-sibuk-kerja-perhatikan-kepentingan-anak</link>
		<comments>http://swa.co.id/business-research/jangan-sibuk-kerja-perhatikan-kepentingan-anak#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 12:08:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ellizar Zachra P.B</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Research]]></category>
		<category><![CDATA[Oreo]]></category>
		<category><![CDATA[Sheeba Philip]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=29195</guid>
		<description><![CDATA[Meski Indonesia mengalami masa bahagia dari segi perekonomian mengingat pertumbuhan GDP diperkirakan tidak kurang dari 6% di 2012, berita kelam  <a href="http://swa.co.id/business-research/jangan-sibuk-kerja-perhatikan-kepentingan-anak">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Meski Indonesia mengalami masa bahagia dari segi perekonomian mengingat pertumbuhan GDP diperkirakan tidak kurang dari 6% di 2012, berita kelam muncul dari sisi emosional. Pasalnya, para pebisnis maupun pekerja profesional dihadapkan masalah di lingkup rumah tangga. Bagi Anda yang telah menikah dan mempunyai anak, waspadalah! Semanga masa anak-anak terancam punah.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><img class="alignleft size-full wp-image-29196" title="emosi, anak. kerja" src="http://swa.co.id/wp-content/uploads/2012/02/emosi1.jpg" alt="emosi, anak. kerja" width="200" height="200" />Hal tersebut berdasarkan laporan global yang diumumkan oleh<em> brand </em>OREO dan Ipsos Public Affairs. Studi tersebut mengungkapkan bahwa secara umum anak-anak masa kini di seluruh dunia tumbuh menjadi lebih cepat dewasa dibandingkan generasi sebelumnya. Tujuh dari 10 orang tua di seluruh dunia mengatakan anak-anak mereka seharusnya memiliki lebih banyak waktu untuk menjadi anak-anak saja, tetapi kenyataannya tidak. Hal ini sebagai akibat dari tekanan lingkungan sehari-hari dan jadwal kegiatan mereka yang demikian padat. </span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Bahkan, empat dari 10 orang tua mengaku lebih mudah mengatur jadwal pekerjaan di kantor dibandingkan dengan mengatur jadwal untuk berkegiatan dengan anak-anak mereka. Ini terbukti dari hasil statistik yang ditemukan di Indonesia, bahwa sekitar 37% orang tua merasakan tantangan untuk mendapatkan waktu bersama di jadwal kesibukan anak-anak mereka. Kenyataan bahwa semangat masa anak-anak berada dalam kondisi menurun tidak hanya berlaku pada anak-anak, namun juga pada orang dewasa. Orang tua, di mana pun mereka berada, mendambakan kebahagiaan yang mencerahkan hati seperti yang mereka rasakan di masa kecil. </span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Bahkan, mayoritas orang tua di seluruh dunia mengatakan mereka tidak lagi merasakan kesenangan sehari-hari dan sudah jarang mengalami perasaan gembira seperti yang sering dirasakan di masa kanak-kanak dulu. Sebanyak 64% orangtua di Indonesia menyatakan bahwa seringkali mereka mendambakan perasaan bebas seperti yang dulu mereka rasakan saat kecil. Kebanyakan dari orangtua tersebut juga menyatakan bahwa dengan menjadi lebih bebas mereka berharap bisa menjadi lebih dekat dengan anak mereka. </span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“<span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Saat kami secara rutin berbicara dengan konsumen-konsumen OREO di seluruh dunia, secara konsisten kami terus mendengar tentang pentingnya merasakan jiwa bebas seperti di masa anak-anak. Kami mendapati bahwa hal inilah yang menjadi inti pengalaman mereka dengan OREO dan menjadi salah satu alasan keterhubungan mereka dengan <em>brand </em>kami,” kata Sheeba Philip, <em>Global Brand Director</em> OREO.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Terlepas dari tekanan-tekanan dan gangguan-gangguan yang mempengaruhi waktu dan kualitas kebersamaan keluarga dan kenyataan akan situasi anak-anak masa kini, bagaimana pun juga masih terdapat harapan. Bahkan, hampir 90 persen berkomitmen untuk memastikan bahwa anak-anak mereka tidak melewatkan masa anak-anak dan umumnya menginginkan diri mereka sendiri menjadi lebih riang gembira.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Survei ini dilakukan dalam kurun waktu 6 minggu antara bulan November dan Desember 2011. Lebih dari 7,000 orang tua dengan anak-anak di bawah usia 18 tahun berpartisipasi dalam studi ini. Survei lokal dilakukan melalui media online dan melalui wawancara individu secara langsung di 20 negara dan kawasan meliputi: Canada, China, Colombia, Costa Rica, Ecuador, Perancis, Jerman, India, Indonesia, Malaysia, Mexico, Peru, Polandia, Portugal, Puerto Rico, Rumania, Spanyol, Inggris, Amerika Serikat dan Venezuela.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/business-research/jangan-sibuk-kerja-perhatikan-kepentingan-anak/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>INTA Targetkan Penjualan 650 Unit Sinotruk</title>
		<link>http://swa.co.id/corporate/inta-targetkan-penjualan-650-unit-sinotruk</link>
		<comments>http://swa.co.id/corporate/inta-targetkan-penjualan-650-unit-sinotruk#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 12:04:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ellizar Zachra P.B</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Profile]]></category>
		<category><![CDATA[Corporate]]></category>
		<category><![CDATA[Jimmy Halim]]]></category>
		<category><![CDATA[PT Intraco Penta Tbk.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=29192</guid>
		<description><![CDATA[PT Intraco Penta Tbk, (holding INTA Group) semakin memantapkan posisinya dalam pasar alat berat di Indonesia, dengan mulai mengoperasikan anak  <a href="http://swa.co.id/corporate/inta-targetkan-penjualan-650-unit-sinotruk">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">PT Intraco Penta Tbk, (holding INTA Group) semakin memantapkan posisinya dalam pasar alat berat di Indonesia, dengan mulai mengoperasikan anak perusahaannya, PT Intraco Penta Wahana (IPW). Momen peresmian IPW tersebut dilaksanaan bersamaan dengan <em>launching </em>kerjasama dengan Sinotruk, <em>brand </em>dari produsen truk asal Cina.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><img class="alignleft size-full wp-image-29193" title="intraco / IST" src="http://swa.co.id/wp-content/uploads/2012/02/intraco.jpg" alt="" width="200" height="200" />Presiden Direktur IPW sekaligus Direktur Pemasaran INTA , Jimmy Halim, mengungkapkan, “Kami bangga mendapat kepercayaan dari brand terkemuka asal Cina, Sinotruk untuk memasarkan produk-produknya, antara lain truk jenis HOWO dengan varian 6&#215;4 dan 8&#215;4, 371 dan 290 HP dan HOVA Mine Tipper 6&#215;4, 420 HP untuk melayani pelanggan di di Indonesia. Melihat besarnya kebutuhan pasar saat ini, kami yakin tahun 2012 penjualan produk ini bisa mencapai 650 unit.”</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Di tahun 2011, INTA Group mencatatkan kenaikan total penjualan alat berat sebesar 89,22% dari 835 unit di tahun 2010 menjadi 1.580 unit di tahun 2012. Sinotruk yang sudah bekerja sama dengan INTA Group sejak tahun lalu, merupakan merk dari CNHTC (China National Heavy Truck Company) yang merupakan produsen <em>heavy duty truck </em>kelas dunia untuk pasar pertambangan, konstruksi, infrastruktur, perkebunan, kehutanan dan bahkan militer.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Mengenai resmi beroperasinya IPW, Jimmy menjelaskan, “Mulai saat ini, IPW akan melayani bagi pelanggan di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi dalam bentuk produk dan layanan purna jual. Melalui beroperasinya IPW, kami berharap dapat lebih fokus dalam memberikan layananbagi seluruh pelanggan melalui brand-brand terkemuka seperti Sinotruk Cina), Ingersoll Rand (USA), Mahindra (India), dan Bobcat (USA).” </span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Dalam kesempatan tersebut Jimmy juga memperkenalkan konsep layanan terbaru bertema “I Am Service”. Ia memaparkan, “Demi kepuasan pelanggan, seluruh produk alat berat yang kami sediakan dilengkapi dengan Layanan Purna Jual “I Am Service“. Layanan ini memberikan jaminan purna jual 48 jam yang menyediakan suku cadang, respon jasa servis dan keputusan garansi dalam waktu 48 jam yang merupakan core layanan dari IPW.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">INTA Group saat ini memiliki anak perusahaan di bidang distributor, pembiayaan, rental dan </span></span><span style="font-size: small; font-family: ARial, sans-serif;">manufaktur alat berat, kontraktor pertambangan serta pertambangan. Untuk keagenan alat berat melalui PT Intraco Penta Prima Servis (IPPS) dan PT Intraco Penta Wahana (IPW), layanan pembiayaan alat berat (termasuk syariah) dilakukan melalui anak perusahaan PT Intan Baruprana Finance (IBF), layanan kontraktor tambang melalui PT Karya Lestari Sumber Alam (Kasuari), penyewaan alat berat melalui PT Terra Factor Indonesia, manufaktur suku cadang alat berat melalui PT Columbia Chrome Indonesia dan pertambangan melalui PT Inta Resources (IR). INTA Group dan anak perusahaannya memiliki lebih dari 33 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia dengan didukung oleh 2.000 sumber daya manusia.<img class="alignleft size-full wp-image-29193" title="intraco Penta" src="http://swa.co.id/wp-content/uploads/2012/02/intraco.jpg" alt="Intraco Penta" width="200" height="200" /></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/corporate/inta-targetkan-penjualan-650-unit-sinotruk/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Fresh Care Segarkan Pasar Minyak Angin</title>
		<link>http://swa.co.id/headline/cara-fresh-care-segarkan-pasar-minyak-angin</link>
		<comments>http://swa.co.id/headline/cara-fresh-care-segarkan-pasar-minyak-angin#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 22:44:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Taufik Hidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Agnes Monica]]></category>
		<category><![CDATA[aktivasi]]></category>
		<category><![CDATA[ATL]]></category>
		<category><![CDATA[BTL]]></category>
		<category><![CDATA[Citra]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur]]></category>
		<category><![CDATA[Fresh Care]]></category>
		<category><![CDATA[Merek]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak Angin]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi]]></category>
		<category><![CDATA[TVC]]></category>
		<category><![CDATA[Ultra]]></category>
		<category><![CDATA[Ultra Sakti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=28994</guid>
		<description><![CDATA[Sejak lama masyarakat Indonesia mengenal produk minyak angin. Aroma dan kehangatannya dipercaya dapat meredakan berbagai penyakit ringan, seperti flu, sakit  <a href="http://swa.co.id/headline/cara-fresh-care-segarkan-pasar-minyak-angin">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: small;"><span style="font-size: small;">Sejak lama masyarakat Indonesia mengenal produk minyak angin. Aroma dan kehangatannya dipercaya dapat meredakan berbagai penyakit ringan, seperti flu, sakit kepala, mual, dan banyak lagi. Namun, bau menyengat dan citra sebagai produk orang tua membuat kategori produk minyak angin seperti jalan di tempat.</span></span></p>
<div id="attachment_29078" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img class="size-full wp-image-29078" title="Harun Pramono (duduk) Direktur Dan Diana Kristy (berdiri ketiga dari kiri) Sales &amp; Marketing Director PT Ultra Sakti Produsen Fresh Care" src="http://swa.co.id/wp-content/uploads/2012/02/Harun-Pramono-duduk-Direktur-Dan-Diana-Kristy-berdiri-ketiga-dari-kiri-Sales-Marketing-Director-PT-Ultra-Sakti-Produsen-Fresh-Care-600.jpg" alt="Harun Pramono (duduk) Direktur Dan Diana Kristy (berdiri ketiga dari kiri) Sales &amp; Marketing Director PT Ultra Sakti Produsen Fresh Care" width="600" height="347" /><p class="wp-caption-text">Harun Pramono (duduk) Direktur Dan Diana Kristy (berdiri ketiga dari kiri) Sales &amp; Marketing Director PT Ultra Sakti Produsen Fresh Care</p></div>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Fakta di pasar tersebut tak membuat PT Ultra Sakti (US) urung masuk ke kategori ini. Di bawah manajemen baru, perusahaan yang selama puluhan tahun bergerak dalam produksi obat etikal ini, pada pertengahan tahun 2010 secara berani meluncurkan produk minyak angin yang diberi merek Fresh Care.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Fresh Care hadir dengan inovasi dan nilai tambah<em> </em>atas produk minyak angin yang selama ini dikenal masyarakat. Produk ini mendobrak pakem minyak angin selama ini: bau menyengat dan kemasan botol kaca yang terkesan kuno. “Citranya minyak angin itu terkesan hanya untuk nenek-nenek. Kami berusaha keluar dari pakem tersebut,” ungkap Harun Pramono, Direktur Ultra Sakti.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Fresh Care hadir dengan kemasan botol kaca yang terlihat modern. Produk ini dibuat dalam bentuk <em>roll-on</em>, sehingga lebih praktis digunakan. Selain itu, sesuai dengan namanya, Fresh Care tampil dengan aromaterapi yang menyegarkan dan sama sekali tidak menyengat. </span></span></p>
<p align="JUSTIFY">“<span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Berdasarkan hasil riset, kebutuhan akan produk minyak angin sangat besar,” ujar Harun. Karena alasan itu, US memutuskan fokus pada produksi minyak angin aromaterapi pada tahun pertama sejak manajemen baru mengendalikan perusahaan ini. Padahal, waktu itu menurut Harun teknologinya belum ada. Akhirnya produk tersebut berhasil digelontorkan tahun 2010.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Diakui oleh Diana Christy, Direktur Penjualan dan Pemasaran US, Fresh Care memang bukan produk minyak angin aromaterapi yang pertama hadir di pasar. “Safe Care masuk ke pasar lebih dulu. Tapi distribusinya hanya sebatas daerah Jawa Timur,” tutur Diana.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Seolah ingin menutup kekurangan Safe Care, US secara serius menggarap pemasaran Fresh Care. Pola distribusi diubah 180 derajat dari sebelumnya. Maklumlah, sebelumnya US bermain di jalur obat <em>ethical</em> yang pola distribusinya sangat berbeda dari produk <em>over the counter </em>atau obat bebas. Pasar modern, toko obat dan peritel menjadi sasaran distribusi produk yang dipasarkan di kisaran harga Rp 10-13 ribu ini. </span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Setelah distribusinya dinilai cukup merata, US pun menggebrak pasar dengan promosi secara gencar. Promosi baik <em>above the line </em>(ATL) maupun <em>below the line </em>(BTL)<em> </em>dijalankan secara bersamaan dengan frekuensi yang cukup tinggi. “Kalau cuma ATL, konsumen tidak mengerti apa yang dimaksud dengan minyak angin aromaterapi Fresh Care dan bagaimana penggunaannya,” ungkap Harun.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Bintang muda Agnes Monica didapuk sebagai bintang iklan Fresh Care. “Agnes mewakili orang modern. Kami melihat minyak angin seperti ini merupakan minyak angin modern,” Diana menjelaskan. US ingin membentuk pesepsi minyak angin modern dengan kehadiran Fresh Care. TVC Fresh Care pun cukup sering menghias layar kaca. “Pokoknya acara televisi yang termasuk <em>top rating</em>, kami hadir di sana,” kata Diana tanpa bersedia menyebut besarnya bujet yang dikeluarkan untuk program promosi ini.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Di saat yang bersamaan, US gencar pula beraktivitas BTL. Menurut Harun, aktivitas BTL yang dilakukannya berbeda di setiap daerah. Sebagai contoh, di Jawa Timur, Fresh Care memenetrasi melalui konser musik dangdut. Sementara di Jawa Tengah, US banyak bergerilya melalui pengajian, sedangkan program Jalan Sehat dilakukan di Jawa Barat. “Di Jakarta, karena berjamuran pusat perbelanjaan modern, maka aktivasi keluar-masuk dari satu mal ke mal lainnya,” ujar Diana.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Strategi yang diterapkan US, ternyata berbuah manis. Penjualan Fresh Care langsung melejit, bahkan di atas ekspektasi. “Penerimaan pasar atas produk ini sangat baik, melebihi yang kami perkirakan,” Diana menuturkan. Sayang baik Diana maupun Harun enggan menyebutkan besarnya penjualan Fresh Care hingga saat ini.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Sukses dengan varian original, 6 bulan setelah peluncurannya, US meluncurkan beberapa varian baru, seperti Splash Fruity, Green Tea, dan Lavender. Total ada empat aroma Fresh Care yang saat ini beredar di pasaran.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Menurut Andre Vincent Wenas, langkah yang dilakukan US sangat tepat. Walau bukan produk yang pertama, Fresh Care melakukan strategi pemasaran yang serius dengan beriklan. “Apalagi Agnes Monica dipersepsikan cantik, muda, energik dan tipe bergaul. Maka minyak angin ini bisa masuk ke kalangan sosialita juga,” kata Andre.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Meski demikian, Andre mengingatkan, perbedaan antarproduk minyak angin aromaterapi sangat tipis. Hal ini harus disikapi hati-hati oleh US dengan menguatkan pengemasan, ketersediaan, pendistribusian, dan cara mengomunikasikannya. Jika tidak begitu, jika pesaing melakukan aktivasi pemasaran yang lebih besar, Fresh Care akan dilumat habis. “Sama seperti gula pasir. Rasa dan bentuknya hampir sama. Tapi yang menjadi <em>top of mind</em> masyarakat adalah produk yang gencar melakukan aktivasi ATL dan BTL,” Andre menambahkan.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em><strong>Taufik Hidayat dan Rias Andriati; </strong>Riset: Armiadi</em></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/headline/cara-fresh-care-segarkan-pasar-minyak-angin/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Promosi Jaringan Data, XL Gelar &#8216;XL HotRod 3G+&#8217;</title>
		<link>http://swa.co.id/business-strategy/promosi-jaringan-data-xl-gelar-xl-hotrod-3g</link>
		<comments>http://swa.co.id/business-strategy/promosi-jaringan-data-xl-gelar-xl-hotrod-3g#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 12:53:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ellizar Zachra P.B</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Kencono Wibowo]]></category>
		<category><![CDATA[PT XL Axiata Tbk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=28995</guid>
		<description><![CDATA[Seiring dengan meningkatnya pengakses internet via smartphone atau perangkat mobile lainnya, PT XL Axiata Tbk menggelar gerakan promosi akses internet  <a href="http://swa.co.id/business-strategy/promosi-jaringan-data-xl-gelar-xl-hotrod-3g">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seiring dengan meningkatnya pengakses internet via smartphone atau perangkat mobile lainnya, PT XL Axiata Tbk menggelar gerakan promosi akses internet berkualitas. XL menyelenggarakan program XL HotRod 3G+ berupa Blind Test di 9 kota besar, diawali di Yogyakarta pada 4 Februari 2012.</p>
<p><img class="alignleft" title="XL Axiata" src="http://swa.co.id/wp-content/uploads/2012/02/XL-Axiata.jpeg" alt="" width="233" height="216" />Program XL Hotrod 3G+ mengangkat tema <em>Love and Friendship</em> yang dikomunikasikan melalui Gerakan Xjuta Mawar. Dengan layanan HotRod 3G+ yang semakin luas, pelanggan akan dapat terkoneksi dengan teman-teman dan orang-orang terdekat. Ini merupakan bagian dari inisiatif XL untuk menunjukkan komitmen kami dalam memenuhi kebutuhan masyarakat atas jaringan data yang kualitas. Dengan jaringan 3G+ yang bagus maka layanan data akan bisa diakses dengan kualitas maksimal pula. “Kita tahu, layanan data kini semakin dibutuhkan masyarakat untuk mendukung berbagai aktivitas keseharian. Dengan pengalaman berkomunikasi yang lebih baik, kami berharap XL dapat membantu pelanggannya untuk menjadi selangkah lebih maju,” ujar Wakil Presiden XL Central Region, Kencono Wibowo.</p>
<p>Selain di Yogyakarta, Blind Test XL HotRod 3G+ dan Gerakan Xjuta Mawar ini juga akan berlangsung di Semarang (12 Februari), Jakarta (14 Februari), Medan (19 Februari), Bali (25 Februari), Palembang (26 Februari), Surabaya (3 Maret), dan Bandung (4 Maret). Di setiap kota, acara akan berlangsung di pusat perbelanjaan, karena lokasi pusat perbelanjaan merupakan salah satu tempat favorit berkumpul banyak pengunjung untuk melakukan berbagai aktivitas selain belanja, termasuk untuk untuk mengakses internet dan layanan data.</p>
<p>Blind Test atau pengujian jaringan 3G akan dilakukan dengan berbagai perangkat, baik <em>mobile</em> dengan <em>smartphone</em> atau <em>gadget</em> lainnya, juga secara <em>broadband</em> menggunakan modem. Teknis pengujian akan dilangsungkan dengan melibatkan khalayak melalui permainan HotRod 3G+ Gerakan Xjuta Mawar. Dalam permainan tersebut, khalayak dan pelanggan XL akan bisa merasakan langsung seperti apa kualitas layanan 3G+ XL dengan melakukam s<em>treaming, download, </em><em>social network (facebook)</em><em>,</em> dan <em>v</em><em>ideo </em><em>c</em><em>all. </em>Begitu pun, pelanggan juga akan bisa mengukur tingkat kecepatan, kejernihan, dan kejelasan jaringan 3G+ XL. Khalayak juga bisa mengikuti permainan Gerakan Xjuta Mawar dengan cara mengupload video ke akun <em>Facebook</em> dan <em>Youtube</em> serta mendapatkan “<em>like”</em> pada F<em>acebook</em> dan <em>viewer</em> terbanyak akan mendapatkan hadiah menarik.</p>
<p>Selain pengujian jaringan 3G, melalui program Gerakan Xjuta Mawar, pelanggan juga bisa mendapatkan paket istimewa Ampuh HotRod dengan tarif internetan hanya Rp 1/kb. Caranya, pelanggan cukup membeli kartu perdana XL Super Ampuh untuk pelanggan baru, sedangkan untuk pelanggan lama cukup ketik UMB XL *123# dan ikuti instruksi selanjutnya. Dengan paket ini pelanggan akan bisa menikmati berbagai layanan data 24 jam secara cepat dan murah dalam jaringan HotRod 3G+ di 8 kota.</p>
<p>Saat ini, XL memiliki lebih dari 25,5 juta juta pelanggan layanan data yang dilayani dengan dukungan 28.273 (2G/3G) per akhir 2011. Untuk 12 bulan terakhir, XL memperkuat jaringan 3G dengan menambah lebih dari 6.000 BTS. Total BTS 2G dan 3G pada akhir 2011 berjumlah 28.273 BTS.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/business-strategy/promosi-jaringan-data-xl-gelar-xl-hotrod-3g/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penjualan Yamaha Naik 54% di Januari 2012</title>
		<link>http://swa.co.id/business-strategy/penjualan-yamaha-naik-54-di-januari-2012</link>
		<comments>http://swa.co.id/business-strategy/penjualan-yamaha-naik-54-di-januari-2012#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 12:53:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ellizar Zachra P.B</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Indra Dwi Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[Yamaha Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=28990</guid>
		<description><![CDATA[Yamaha mengalami peningkatan penjualan sebesar 54% di Januari 2012, dibandingkan dengan Desember 2011, berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia  <a href="http://swa.co.id/business-strategy/penjualan-yamaha-naik-54-di-januari-2012">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yamaha mengalami peningkatan penjualan sebesar 54% di Januari 2012, dibandingkan dengan Desember 2011, berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI). Pada Januari 2012, penjualan Yamaha sebanyak 205.304 unit sedangkan 133.403 unit di Desember 2011. Total kenaikan penjualan ini dipicu mencoloknya peningkatan penjualan Jupiter Z dan Jupiter MX.</p>
<p><img class="alignleft" title="yamaha" src="http://swa.co.id/wp-content/uploads/2012/02/yamaha.jpeg" alt="" width="232" height="218" />”Facelift Jupiter Z dan Jupiter MX yang hadir dengan warna baru putih yang sedang tren di dunia otomotif nasional dan dunia, terbukti diterima pasar dengan sangat baik. Ditambah fitur-fitur baru Jupiter Z dan <em>image</em>  Jorge Lorenzo sebagai bintang iklan Jupiter Z putih yang berhasil merebut hati konsumen. Juga logo 3D unik Yamaha pada Jupiter MX menambah nilai jualnya,” papar Indra Dwi Sunda, <em>PR Corporate &amp; Communication Head</em> Yamaha Indonesia.</p>
<p>Penjualan Jupiter Z naik 22.713 unit jika membandingkan penjualan Desember 2011 dengan Januari 2012. Di Januari 2012 sebanyak 23.894 unit, bandingkan dengan di Desember 2011 terjual 1.181 unit. Jupiter MX pun mengalami kenaikan menggembirakan sebanyak 26.339 unit, dimana di Januari 2012 terjual 36.098 unit sedangkan di Desember 2011 sebanyak 9.759 unit.</p>
<p>Di kategori matik, penjualan Xeon naik 16.190 unit dari Desember 2011 ke Januari 2012 menjadi 19.766 unit.  Yamaha mencatat kenaikan menggembirakan secara keseluruhan di kategori bebek dan matik di bulan Januari 2012 jika membandingkan dengan Desember 2011. Penjualan kategori bebek naik 53.356 unit dan matik 15.013 unit. Dengan kehadiran Mio Fino dan Mio J, Yamaha optimis dapat lebih mendongkrak penjualan di bulan berikutnya.</p>
<p>Segmen sport pasar roda dua nasional tetap dikuasai Yamaha dengan total penjualan 28.495 unit di bulan Januari 2012. Ada kenaikan 3.532 unit dibandingkan Desember 2011. V-Ixion pun masih menjadi kekuatan utama dengan penjualan sebanyak 21.733 unit di Januari 2012, artinya ada kenaikan 1.337 unit dibandingkan Desember 2011 yang terjual 20.396 unit. Byson menyumbang 6.756 unit penjualan di Januari 2012, naik 2.203 unit. Kehadiran Byson baru warna emas dan hitam solid yang baru dirilis Januari lalu diharapkan akan lebih mendongkrak penjualan Byson, apalagi konsumen lebih dimudahkan karena Yamaha menggandakan produksi motor tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/business-strategy/penjualan-yamaha-naik-54-di-januari-2012/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Chandra Wijaya, `Rising Star&#8217; di Bisnis Kelapa Sawit</title>
		<link>http://swa.co.id/entrepreneur/chandra-wijaya-rising-star-di-bisnis-kelapa-sawit</link>
		<comments>http://swa.co.id/entrepreneur/chandra-wijaya-rising-star-di-bisnis-kelapa-sawit#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 12:42:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darandono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[CPO]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur]]></category>
		<category><![CDATA[Hektar]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelapa]]></category>
		<category><![CDATA[Kelapa Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik]]></category>
		<category><![CDATA[Pekan Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Sawit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=28986</guid>
		<description><![CDATA[Kiprah Chandra Wijaya kian diperhitungkan sebagai pemain kelapa sawit di Indonesia. Pengusaha asal Medan ini baru mengakuisisi lahan perkebunan seluas  <a href="http://swa.co.id/entrepreneur/chandra-wijaya-rising-star-di-bisnis-kelapa-sawit">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p lang="sv-SE"><span style="font-family: Tunga;">Kiprah Chandra Wijaya kian diperhitungkan sebagai pemain kelapa sawit di Indonesia. Pengusaha asal Medan ini baru mengakuisisi lahan perkebunan seluas 5.000 hektar di Sumatera Barat. Menurut Chandra Wijaya, Direktur PT Anom Koto, pasca akuisisi ini, kini ia mengelola perkebunan kelapa sawit seluas 6 ribu hektar. ”Awalnya kami hanya mengelola lahan seluas 1000 hektar,” ujar Chandra.</span></p>
<div id="attachment_29054" class="wp-caption alignleft" style="width: 258px"><img class="size-full wp-image-29054" title="Chandra Wijaya, CPO, Anam Koto" src="http://swa.co.id/wp-content/uploads/2012/02/chandra3.jpg" alt="Chandra Wijaya, CPO, Anam Koto" width="248" height="300" /><p class="wp-caption-text">Chandra Wijaya, CPO, Anam Koto</p></div>
<p><span style="font-family: Tunga;">Sebagai </span><span style="font-family: Tunga;"><em>rising star</em></span><span style="font-family: Tunga;"> di bisnis kelapa sawit, ketertarikan Chandra menekuni bisnis kelapa sawit mulai dirintis sejak tahun 1997. Alasannya, pada krisis tahun 1997 bisnis kelapa sawit tidak terkena imbasnya. Begitu pula ketika terjadi krisis global baru-baru ini, industri kelapa sawit termasuk yang paling cepat </span><span style="font-family: Tunga;"><em>recovery</em></span><span style="font-family: Tunga;">. “Peluang bisnis sawit, masih sangat besar dan bisa diolah untuk berbagai kebutuhan,” katanya. </span></p>
<p><span style="font-family: Tunga;">Itulah sebabnya, tahun 1997 ia men </span><span style="font-family: Tunga;"><em>take over</em></span><span style="font-family: Tunga;"> pabrik CPO di Pekanbaru senilai Rp 60-70 miliar, plus mengakuisisi perkebunan di Padang seluas sekitar 1.000 hektar senilai Rp 10-15 miliar. Diakuinya akuisisi tersebut terjadi secara kebetulan. Saat itu ada kredit macet koperasi petani plasma yang tidak sanggup membayar cicilan ke Bank Nagari dan Bank BNI. Dari sini ia men-</span><span style="font-family: Tunga;"><em>takeover</em></span><span style="font-family: Tunga;"> lahan tersebut. “Sebagian telah menghasilkan dari 600 hektar yang tertanam,” katanya. </span></p>
<p><span style="font-family: Tunga;">Ia menambahkan hasil panen saat itu sekitar 500-600 ton/bulan belum maksimal. Idealnya, setiap satu hektar menghasilkan 1.000-1.200 ton/bulan. Dengan lahan seluas 600 hektar yang sudah tertanam, produksinya sekitar 800-1000 ton/bulan. Sedangkan pabrik sawit (CPO) di Pekan Baru, produksinya sekitar 60 ton/jam atau sekitar 400-600 ton/hari</span>.</p>
<p><span style="font-family: Tunga;">Saat ini dengan mengolala 6 ribu hektar, ia berharap produksi sekitar </span><span style="font-family: Tunga;"> sekitar 1.500 ton -2000 ton/bulan. Sebelumnya hanya sekitar 1000 ton/bulan. Diakui Chandra, lahan hasil akuisisinya belum semuanya tertanam, baru sekitar 3000 hektar yang tertanam. “Tahun ini saya menargetkan produksi sekitar 1700 ton – 2.000 ton/bulan. Karena saat ini sebagian lahan masih rehabilitasi khusus untuk pemupukan dan lain-lain, sehingga hasilnya belum maksimal,” tutur Chandra.</span></p>
<p><span style="font-family: Tunga;">Sayangnya Chandra enggan menyebut secara pasti nilai akuisisi lahan tersebut. Tapi investasi terbesar justru di perkebunan kelapa sawit disbanding dengan pabrik CPO. Ia memperkirakan perbandingannya sekitar 4:1 investasinya, artinya </span><span style="font-family: Tunga;">80% untuk perkebunan, dan 20% untuk pabrik. Untuk investasi perkebunan sawit diperkirankan membutkan investasi sekitar Rp 50-60 juta/hektar.</span></p>
<p><span style="font-family: Tunga;">Sedangkan untuk pengelolaam CPO, saat ini ada 4 pabrik yaitu di Riau ( 2 pabrik) dengan total kapasitas produksi sekitar 90 ton/jam, di Sumatera Utara (1 pabrik) dengan kapasitas produksi sekitar 30 ton/jam, sedangkan satu pabrik lagi di Sumatera Barat, kapasitas produksinya sekitar 34 ton/jam. ”Dengan pabrik pengelolaan CPO yang ada, saya berharap bisa memproduksi CPO sekitar </span><span style="font-family: Tunga;">4 ribu-8 ribu ton/bulan,” katanya.</span></p>
<p><span style="font-family: Tunga;">Bahkan, tahun depan ia berencana akan menambah 2 pabrik di Kalimantan Barat yang masing-masing memiliki kapasitas produksi sekitar 30 ton/bulan. “Kami akan mencoba mengembangkan pabrik tanpa kebun di Kalimantan Barat,” tambah Chandra lagi. Paling tidak h</span><span style="font-family: Tunga;">ingga 2015, ia berambisi menambah 2-3 pabrik dengan kapasitas sekitar 90 ton/jam, mengingat bisnis perkebunan kelapa sawit dan pengelolaan CPO kian prospektif baik untuk pasar domestik dan pasar luar negeri.</span></p>
<p><span style="font-family: Tunga;">Saat ini untuk hasil perkebunan kelapa sawit dan pengelolaan CPO dijual ke beberapa pemain besar di Indonesia seperti </span><span style="font-family: Tunga;">Smart Corporation, Musi Mas, KPN (Wilmar Group) Permata Hijau, Tunas Lampung dan lain-lain. Mengingat kebutuhan dalam negeri pasarnya masih besar, sehingga pasar dalam negeri masih menjadi target utama. Tapi, tahun depan untuk pengembangan pasar ia akan menjajaki pasar ekspor khususnya Malaysia dan Cina, rencananya sekitar 50% untuk pasar lokal dan 50% untuk pasar ekspor.</span></p>
<p><span style="font-family: Tunga;">Chandra menambahkan, tahun lalu dari perkebunan kelapa sawit dan pabrik pengelolaan CPO omsetnya sekitar Rp 500- 600 miliar, yang mana sekitar 80% kontibusi berasal dari pabrik CPO dan 20% dari perkebunan. “Tahun ini, saya menargetkan pertumbuhan omset sekitar 15%-20% atau sekitar Rp 700 miliar,” tegas Chandra. </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/entrepreneur/chandra-wijaya-rising-star-di-bisnis-kelapa-sawit/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kemenkominfo-AIC Dorong Masyarakat Berinternet Sehat</title>
		<link>http://swa.co.id/technology/kemenkominfo-aic-dorong-masyarakat-berinternet-sehat</link>
		<comments>http://swa.co.id/technology/kemenkominfo-aic-dorong-masyarakat-berinternet-sehat#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 12:31:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ellizar Zachra P.B</dc:creator>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[AIC]]></category>
		<category><![CDATA[eBay]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Skype]]></category>
		<category><![CDATA[Tifatul Sembiring]]></category>
		<category><![CDATA[Yahoo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=28985</guid>
		<description><![CDATA[Seiring dengan pertumbuhan pengguna komputer di dalam rumah tangga sekitar 25,8%, masyarakat tidak lagi menganalogikan internet sebagai wadah bermain. Tingginya  <a href="http://swa.co.id/technology/kemenkominfo-aic-dorong-masyarakat-berinternet-sehat">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seiring dengan pertumbuhan pengguna komputer di dalam rumah tangga sekitar 25,8%, masyarakat tidak lagi menganalogikan internet sebagai wadah bermain. Tingginya kebutuhan akan informasi, strategi pemasaran ataupun berkomunikasi via internet memunculkan kesadaran bahwa berinternet pun harus &#8216;cerdas&#8217; dan &#8216;sehat&#8217;.</p>
<p><img class="alignleft" title="internet" src="http://swa.co.id/wp-content/uploads/2012/02/internet.jpg" alt="" width="200" height="200" />Untuk membangun lingkungan <em>online </em>yang lebih aman dan berkomitmen untuk keamanan <em>online</em>, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Asia Internet Coalition (AIC) bekerja sama untuk menyelenggarakan Seminar Internet Sehat dan Aman. Acara ini merupakan inisiatif pertama pemerintah Indonesia dengan perusahaan besar internet seperti eBay, Google, Skype dan Yahoo! untuk saling berkolaborasi dan berbagi praktik terbaik dalam industri <em>online </em>dan membantu membangun lingkungan <em>online </em>yang lebih aman.</p>
<p>Saat ini, Indonesia memiliki hampir 45 juta pengguna Internet, penetrasi komputer dalam rumah tangga tumbuh pada tingkat pertumbuhan 25,8% per tahun dan merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan jumlah pengguna baru internet yang tercepat di dunia. Oleh karena itu, kebutuhan untuk sumber daya <em>online </em>dan cara penggunaan teknologi <em>online </em>yang aman adalah sebuah keharusan. “Kami menghargai kolaborasi antara <em>Asia Internet Coalition </em>dengan pemerintah Indonesia dalam hal keamanan <em>online. </em>Kami senang melihat inisiatif seperti ini yang meningkatkan kesadaran dan membangun keamanan <em>online </em>dunia untuk pengguna internet di Indonesia.” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring.</p>
<p>“AIC telah menetapkan tujuan utamanya untuk mempromosikan keamanan dan penggunaan <em>online </em>yang bertanggung jawab di kalangan anak-anak dan remaja secara global. Melalui acara Seminar Internet Sehat dan Aman ini, anggota AIC bergabung untuk mencapai tujuan mereka dalam mendorong orang tua, guru dan masyarakat guna mempengaruhi dan mendidik anak-anak mengenai bagaimana cara aman saat <em>online,” </em>kata <em>Executive Director, </em>John Ure.</p>
<p>Para anggota AIC bekerja dengan rekan-rekan sesama industri, pemimpin pendidikan, kelompok keselamatan anak-anak dan aparat penegak hukum untuk mencari cara-cara baru guna melindungi anak-anak di saat <em>online </em>dan menciptakan lingkungan yang ramah anak-anak bagi para pengguna internet baru. Peluncuran acara ini sejalan dengan komitmen AIC untuk memastikan bahwa pengawasan anak-anak dan orang dewasa sudah dilengkapi dengan perangkat yang tepat untuk menavigasi Internet dan menggunakannya dengan cara yang positif.</p>
<p>AIC merupakan asosiasi industri yang didirikan oleh eBay, Google, Skype dan Yahoo! di Hong Kong. AIC bertujuan untuk mempromosikan pemahaman tentang isu-isu kebijakan Internet di kawasan Asia Tenggara. Koalisi ini merupakan yang pertama di Asia yang menggabungkan empat perusahaan teknologi global dengan komitmen komersial dan filosofis terhadap Internet yang terbuka. Diketuai oleh Dr. John Ure, <em>Director of the Telecommunications Research Project (TRP) </em>di Hong Kong University, AIC bertujuan untuk mendapat dukungan dari para pembuat kebijakan, industri dan pengguna untuk mempromosikan tujuan-tujuan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/technology/kemenkominfo-aic-dorong-masyarakat-berinternet-sehat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

