Home » Headline » Aspira Berkembang Berkat DNA Kualitas Astra

Aspira Berkembang Berkat DNA Kualitas Astra

Aspira menjelma sebagai merek onderdil (spare parts) terkemuka di Tanah Air. Produsennya, PT Astra Otoparts adalah anak usaha dari kampiun otomotif nasional, PT Astra International. Tak aneh jika Aspira diklaim bisa tumbuh karena memiliki DNA kualitas Astra. Faktor kunci yang membuat Aspira menjadi merek paling menonjol di produk onderdil adalah range produk yang lengkap dan jaringan distribusi yang menjangkau hingga kota-kota kecil. Bagaimana PT Astra Otoparts mengembangkan merek Aspira? Yusak Kristian, COO Astra Otoparts memaparkannya kepada Radito Wicaksono:

Apa kunci sukses merek Aspira sehingga menjadi merek onderdil terkemuka?

Kunci sukses kami selama ini adalah, kami selalu konsisten dengan DNA kami sebagai produk Astra. Dengan begitu berarti kami selalu mengusung dan memiliki DNA Astra quality.

Jadi, meskipun kami bukan sebuah brand yang genuine, dalam artian bahwa kami bukan brand yang dikeluarkan langsung oleh brand kendaraan yang ada di Astra (Honda, Suzuki, dan lain-lain), tapi kami tetap  meng-endorse selalu dengan kualitas yang diberikan Astra. Sehingga apa yang kami tawarkan dari produk-produk Aspira, secara kualitas terjamin.

Kemudian, selain dari kualitas kami yang terjamin dalam kualitas Astra tersebut, kunci sukses lainnya adalah product range-nya. Range produk kami selalu berusaha dilengkapi selengkap mungkin. Sehingga sampai saat ini boleh dikatakan, product range kami sudah sangat luas. Kalau berbicara mengenai berapa banyaknya, SKU (Stock Keeping Unit) kami sudah mencapai ribuan jumlahnya.

Yang pasti bisa kami bicarakan, bahwa kami melayani semua brand kendaraan. Jadi tidak spesifik hanya di satu jenis merk kendaraan tertentu. Sebaliknya, jika brand genuine dari kendaraan itu sendiri, berarti brand tersebut tidak tersedia untuk brand lain. Kami, menyediakan untuk semua jenis merek motor dan mobil.

Jadi, product range kami cukup luas, bukan hanya di suku cadang, tapi juga ada di ban dan bahkan baterai. Dengan kedua hal tersebut, kualitas dan product range yang luas, banyak toko yang dealing dengan kami karena kami menyediakan one stop solutions.

Yusak, Kristian, COO Astra Otopart

Dari awal apa misi dan visi dalam membangun merek Aspira?

Visi dan misi kami, yang selalu kami pegang teguh adalah Aspira merupakan brand Indonesia dan milik kami sendiri. Artinya selama ini Astra banyak memiliki partner yang brand-nya itu sebenarnya dimiliki oleh brand itu sendiri. Seperti contohnya GS dan Kayaba yang punya Jepang, sedangkan Astra di sana bukan sebagai brand owner.

Aspira ini sendiri benar-benar dimiliki Astra, yang dalam hal ini Aspira merupakan perusahaan dan juga brand Indonesia. Sebut saja branf suku cadang yang genuine, seperti Honda Genuine Part, Yamaha Genuine Part, Suzuki Genuine Part, semua masih membawa nama merek dan mengandung unsur nama nonlokal. Sedangkan berbicara mengenai Aspira, totally, 100% merupakan merek Indonesia. Inilah yang kemudian menjadi spirit kami untuk menjadi lebih besar ke depannya.

Bagaimana Aspira melakukan  branding? Apa yang dilakukan Aspira yang tidak dilakukan pemain lain?

Kami lakukan seperti pada umumnya dengan menggunakan metode Above the Line (ATL) dan juga Below the Line (BTL). ATL pun dilakukan melalui iklan di media cetak maupun elektronik. Hal tersebut sampai sekarang masih kami lakukan. Selain itu, untuk BTL-nya, mungkin ini yang berbeda dengan brand lainnya, kami mengadakan gathering atau pertemuan-pertemuan dengan para mekanik, retailer, main dealer, dan lain-lain, Kami secara rutin selalu kami maintance semua hal tersebut dengan sebaik mungkin.

Kami juga sempat mengajak top retailer se-Indonesia, untuk menonton OVJ (Opera van Java) di Trans7. Selain itu, kami juga memberikan rewards kepada mereka seperti jalan-jalan ke tujuan tertentu. Untuk di ban, belum lamai ini kami berhasil memecahkan rekor pergantian ban terbanyak di Indonesia.

Bagaimana Aspira memberi roh pada mereknya?

Memberi roh kami lakukan secara simpel. Di internal, kami selalu berulang kali mengingatkan bahwa ini Aspira ini adalah benar-benar brand milik kita sendiri, this is our own brand. Saya juga selalu memperlihatkan di internal, bagaimana kontribusi our brand Aspira ini terhadap total bisnis kami. Dan kami selalu menekankan bahwa kontribusi kami tersebut dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Jadi, kalau bicara mengenai review bisnis secara total memang naik, kami juga harus tahu naiknya terhadap brand yang mana dulu. Secara brand portofolio, kami selalu, secara konsisten me-review kontribusi Aspira sebagai local brand kami ini sudah sejauh mana, dan itu yang kami tentukan harus tumbuh berapa dan tumbuhnya pun harus lebih cepat dari brand orang lain punya.

Bagaimana menjaga standar kualitas, seberapa ketat soal kualitas ini?

Kami memiliki quality control team, yang sudah ditetapkan secara jelas pada KPI (Key Performance Index) nya. Antara lain claim rate yang datang dari pasar maksimum berapa lama, kemudian ada juga assesment quality ke supplier juga sangat tinggi. Untuk itu, kami bekerjasama dengan divisi R&D (Research and Development) yang kami namakan Engineering Development Center  (EDC). EDC ini sendiri merupakan suatu institusi R&D milik Astra Otopart.

Jadi ketika kami ingin men-develop suatu barang atau produk, kami biasanya akan berkonsultasi dulu secara teknis seperti apa, standar-standar kualitas yang tidak dapat dilanggar yang seperti apa, dan sebagainya. Bahkan sebelum barang ini kami launching pun, bersama-sama dengan EDC akan kami tes terlebih dahulu produk tersebut. EDC ini sendiri sudah hadir sejak tahun 2011.

Bagaimana membangun kepercayaan dan loyalias konsumen?

 

Basically, kami ingin hubungan kami dengan konsumen atau pelanggan adalah hubungan yang mutual benefit. Kami tidak ingin hubungan tersebut hanya akan menguntungkan satu pihak saja, tetapi kami juga ingin konsumen atau pelanggan kami merasakan keuntungan dari hubungan yang terjalin ini. Kalau retailer dan customer merasakan bagaimana kebahagiaan dengan menjual dan menggunakan produk Aspira, kami pun akan bahagia.

Jadi, secara filosofi dasar kami, semua harus berdasarkan mutual benefit, tidak bisa hanya satu pihak saja yang merasa diuntungkan. Yang membuat orang itu bisa menjadi loyal kan ketika semua orang tersebut merasa bahagia. Mereka jadi bisa enjoy, dan bisa berlangsung secara longterm. Semua merasa untung.

Tidak boleh dilupakan juga mengenai jaringan distribusi kami. Jaringan distribusi kami bisa dikatakan yang terluas. Hingga saat ini jaringan distribusi kami sudah ada di seluruh wilayah Indonesia, bahkan sampai tingkatan kota kecil sekalipun. Sehingga availablity kami menjadi terjangkau.

Mereka membangun daya saing terhadap merek asing ?

Terus terang mengapa di tahun 2011 kami melahirkan apa yang disebut EDC tadi itu, tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kualitas yang ada di kami tetap terjaga kualitasnya. Tidak sedikit brand yang hanya diimpor ke Indonesia dengan membawa nama besar, dan langsung saja dijual  sebagai spare part. Kami tidak seperti itu. Seperti saya bilang tadi di awal, bahwa DNA kami sangat kuat, yaitu Astra quality. Dan kualitas kami itu juga lah yang kemudian menjadi point penting kami untuk  menang di persaingan.

SHARE SOCIAL MEDIA

LEAVE A REPLY


7 − = five