Home » Listed Articles » At-Sunrice Jadi Sekolah Favorit Calon Koki Handal

At-Sunrice Jadi Sekolah Favorit Calon Koki Handal

Berdiri sejak 2000 di Singapura, At-Sunrice Global Chef Academy menjadi sekolah favorit para calon chef. Dengan penghargaan National CET Institute (NCI) dari pemerintah Singapura, para alumni mendapatkan akses untuk gelar diploma yang diakui secara nasional.

Saat ini, makin banyak pelajar yang berminat berkecimpung di dunia kuliner. Ini pun menjadi bukti bahwa orang tua semakin terbuka terhadap pilihan jurusan di dunia kuliner yang dahulu hanya dianggap sebagai pekerjaan rumah tangga. Jumlah siswa yang mengambil program kuliner semakin meningkat, kira-kira sebesar 30%-50% setiap tahun,” ujar Suwito, Pengelola At-Sunrice Global Chef Academy.

Dengan penghargaan NCI (NATIONAL CET INSTITUTE) khusus dibidang kuliner dari pemerintah Singapura, pemerintah SIngapura akan mempromosikan At-Sunrice sebagai sekolah kuliner percontohan di Singapura. Lulusan At-Sunrice mendapatkan akses untuk gelar WSQ Diploma, kepanjangan dari Workforce Skill Qualification Diploma. Ini menunjukkan bahwa alumni At-Sunrice siap bekerja.

Berbeda dengan sekolah kuliner lainnya, bagi pelajar yang ingin masuk At-Sunrice, harus menempuh beberapa test dan wawancara. Hal tersebut menjadi bukti prestige At-Sunrice yang hanya menerima pelajar yang benar-benar serius untuk berdedikasi dalam dunia kuliner. Dengan jumlah murid sekitar 300 hingga 500 orang, At-Sunrice memberlakukan kuliah dengan durasi 15 bulan yang terbadi dalam 5 semester. Pada semester pertama, pelajar akan belajar teori dan praktek di dapur At-Sunrice. Lalu, pada semester dua hingga lima, calon chef akan menempuh pendidikan berupa dua hari kuliah dan empat hari kerja magang, setiap minggu. Yang menarik, siswa magang memperoleh uang saku US$ 600.

Biaya pendidikan di At-Sunrice berkisar S$30.000 untuk 15 bulan program tersebut. Ini termasuk semua biaya yang diperlukan di At-Surnice seperti uang sekolah, bahan bahan, perlengkapan seperti buku, seragam bahkan knife sets dan lainnya. Ini merupakan sebuah investasi tersendiri yang tak ternilai bagi jenjang karir chef.

Suwito mengaku optimis At-Sunrice dapat berjaya di masa depan. Pasalnya, chef kini menjadi bidang pekerjaan yang diminati dan membutuhkan lembaga pendidikan profesional untuk menunjuang kualitas. “Chef yang profesional adalah chef yang memiliki dedikasi dan integritas dalam dunia kuliner. Mereka selalu termotivasi untuk mengeksplorasi setiap masakan dan menu-menu baru. Selain itu bekerja di dapur juga memerlukan dedikasi dalam hal waktu. Hal tersebut berbeda dengan pekerjaan kantoran yang memiliki jadwal kerja teratur.” (Acha)

SHARE SOCIAL MEDIA

Tags: , , ,
Category: Listed Articles  |  Comment (RSS)  |  Trackback

LEAVE A REPLY


five − 3 =