Home » Listed Articles » BCA Memfasilitasi RMBTrade Settlement

BCA Memfasilitasi RMBTrade Settlement

Share :

    Menguatnya perekonomian dan investasi Cina akhir-akhir ini membuat mata uang negeri ‘Naga Merah’ itu kian diperhitungkan. Tak pelak, dengan keperkasaan Renminbi (RMB) makin mengikis pesona dollar AS yang selama ini mendominasi. Apalagi, tahun 2009 pemerintah Cina membuat keputusan untuk membuka RMB sebagai salah satu mata uang perdagangan baru di dunia.

    PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) menyambut positif kebijakan fenomenal pemerintah Cina itu. Hal ini ditandai dengan sigapnya BCA menyikapi peluang bisnis itu, yaitu menandatangani Perjanjian Kliring dan Penyelesaian Pembayaran Perdagangan dalam mata uang RMB dengan Bank of China (Hong Kong) Limited Melalui kerjasama ini, BCA merupakan bank pertama di Indonesia, bahkan di kawasan ASEAN, yang menjadi peserta kliring RMB di Hong Kong.

    Untuk memfasilitasi penggunaan RMB sebagai valuta penyelesaian perdagangan, The People’s Bank of China/PBOC (bank sentral Cina) telah mengambil sejumlah kebijakan, yakni penandatanganan perjanjian bilateral currency swap dengan 6 negara senilai total RMB 650 miliar, termasuk Indonesia. Selain itu, memperkenankan bank-bank di Cina daratan membukakan rekening RMB bagi bank-bank di Hong Kong, Macau, dan negara-negara ASEAN.

    Selanjutnya, sejak Juli 2009 BCA dan Bank of China (Hong Kong) Limited ditunjuk oleh PBOC sebagai satu-satunya bank penyelenggara kliring untuk pembayaran perdagangan antar negara dalam mata uang RMB di Hong Kong.

    Nah, guna meningkatkan layanan nasabah, khususnya transaksi perdagangan dengan mata uang RMB, BCA meluncurkan fitur ‘RMB Trade Settlement’. Dengan layanan ini, nasabah bisa menghitung potensi bisnis di Cina dan melangkah bersama BCA yang setia memfasilitasi kebutuhan transaksi tersebut.

    “RMBTrade Settlement adalah layanan kiriman uang valas ke Cina bagi nasabah BCA yang ingin menyelesaikan transaksi perdagangan ekspor impor dengan perusahaan-perusahaan yang telah tercatat dan disetujui pemerintah Cina,” ujar Jahja Setiaatmadja, Wakli Direktur Utama BCA, menjelaskan.

    Bagaimana syarat dan ketentuannya? Wilayah jangkauan RMBTrade Settlement berlaku di 22 kota di Cina, Hong Kong, dan negara-negara ASEAN (termasuk Indonesia). Sementara, para pelakunya di Cina adalah perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam RMB Trade Settlement Enterprises yang dikeluarkan oleh PBOC. Pada awalnya terdapat 400 perusahaan yang ditunjuk pemerintah Cina dan jumlah itu akan terus bertambah.

    Untuk kota-kota penerima RMB Trade Settlement ada di provinsi Guandong dan Shanghai. Yaitu, di Chaozhou, Dongguan, Foshan, Guangzhou, Heyuan, Huazhou, Jiangmen, Jieyang, Maoming, Meizhou, Qingyuan, Shantou, Shanwei, Shaoguan, Shenzen, Yangjiang, Yunfu, Zhanjiang, Zhaoging, Zhongshan, Zhuhai dan Shanghai.

    Layanan apa saja yang ditawarkan? Melalui RMB Trade Settlement ini, BCA menawarkan jasa penyelesaian transaksi perdagangan dengan mitra dagang di China, baik dengan menggunakan Letter of Credit (L/C) maupun non L/C. Produk layanan yang ditawarkan saat ini meliputi transaksi kiriman uang valas dalam RMB (Outward dan Inward Remittance) maupun pembiayaan perdagangan dalam RMB (L/C dan Documentary Collection).

    Keuntungan apa saja yang diperoleh nasabah dengan menggunakan RMB Trade Settlement ini? Banyak, di antaranya mempermudah penyelesaian transaksi perda-gangan dengan pihak counterparty di Cina, tidak ada pembatasan nominal yang boleh dikirim/diterima, mengurangi biaya transaksi, meminimalkan risiko kerugian selisih kurs dan kurs RMB-IDR yang kompetitif.

    Share :

      SHARE SOCIAL MEDIA

      Tags: ,
      Category: Listed Articles  |  Comment (RSS)  |  Trackback

      LEAVE A REPLY


      six + 4 =