Home » Listed Articles » Penguasa Executive Lounge Bandara

Penguasa Executive Lounge Bandara

Share

PT Taurus Gemilang adalah perintis di bisnis EL, dan kini yang terbesar. Pemain besar lainnya: Monday Prima, El John dan Inti Makmur. Taurus kini mengelola 10 EL di bandara-bandara besar: Executive Lounge Sunda Kelapa di Terminal 2 F (terminal paling bergengsi di Bandara Soekarno-Hatta), serta di Surabaya: Majapahit Lounge, Trowulan Lounge, Mandiri Prioritas Lounge dan Singosari Lounge, plus BCA Lounge. Di Bali, Taurus mengelola Padma Lounge, Mandiri Lounge Bali, Cempaka Lounge dan Dewi Sri Cip Lounge. Kini Taurus sedang mempersiapkan pengelolaan EL yang ke-11, Lembayung Lounge di Pekanbaru.

Pop Mulhadi, pemilik dan CEO PT Taurus Gemilang, mengawali bisnis EL pada 1989. Waktu itu suaminya yang mantan penerbang Angkatan Laut diangkat menjadi Kepala Bandara Juanda, Surbaya. Ketika itu General Manager Garuda meminta Pop membenahi VIP Room Garuda, satu-satunya EL yang ada waktu itu. Pop kemudian menggandeng Grup Sampoerna yang memberinya bantuan dana Rp 250 juta untuk biaya renovasi. Sebagai imbalan, segala perlengkapan VIP Room itu, seperti cangkir, asbak, tempat koran, dan lain-lain berlogo Sampoerna.

Desain, tata ruang, aksesori, serta makanan sepenuhnya dilakukan Pop. Sukses membenahi EL Garuda di Juanda, yang dinilai Joop Ave (Menparpostel waktu itu) sebagai EL terbaik 1989, langsung melambungkan nama Pop dan Taurus Gemilang. Tahun berikutnya Pop berhasil menjalinkan kerja sama Citibank dan Garuda Indonesia, sehingga pemegang Citibank Gold Card dapat menggunakan EL Garuda. “Itu pertama kali bank punya fasilitas ruang tunggu di bandara, meski hanya di Juanda,” kenang Pop bangga. “Setelah itu kerja sama berlanjut di Jakarta, sehingga pemegang Gold Card Citibank punya ruang tunggu di Bandara Soekarno-Hatta, khusus di Terminal 2 F,” sambungnya.

Setelah berjalan dua tahun, permintaan layanan serupa bagi bank lain pun bermunculan. Namun EL Citibank, sesuai dengan komitmen awal adalah eksklusif bagi bank itu. Saat ruang tunggu bandara diperluas, Citibank berhasil mendapat ruang sendiri seluas 340 m2 yang kemudian disulap Taurus menjadi Majapahit Lounge. Sementara untuk memenuhi permintaan bank mitranya yang lain seperti BII, Danamon, HSBC, BNI dan lainnya, Taurus membangun Singosari Lounge seluas 200 m2 dengan investasi sekitar Rp 400 juta. Sekarang Taurus telah menjalin kemitraan dengan sekitar 20 bank, termasuk Bank Mandiri dan Bank Permata.

Dari Juanda, Taurus kemudian merambah Bandara Ngurah Rai, Bali. Awalnya hanya membangun EL buat Citibank dengan investasi Rp 400 juta. Lalu di bandara yang sama ia pun diminta membuat EL untuk Mandiri Prioritas. Fasilitas serupa juga diminta Mandiri Prioritas di Juanda. Kemudian BCA ikut memanjakan nasabahnya dengan EL buat BCA Prioritas. Perkembangan menggembirakan itu terus berlanjut sampai sekarang, sehingga Taurus memiliki 10 EL dan tak lama lagi akan bertambah satu di Riau.

Menurut Pop, untuk mengelola EL di bandara, Taurus mesti membayar sewa ruang Rp 75 ribu/m2/bulan. Di luar itu, ada biaya konsesi sekitar 8% omset. Di sisi lain, mitra banknya akan membayar dengan cara menggesekkan kartu kreditnya setiap kali si nasabah masuk. Awalnya Citibank membayar US$ 8/orang, lalu direvisi dan atas kesepakatan bersama bank membayar Rp 45-50 ribu/orang. Soal break even point (BEP), menurut Pop, tidak sama setiap bandara. Executive Lounge Sunda Kelapa, misalnya, dengan luas sekitar 1.100 m2 dan harga sewa Rp 110 m2/bulan, BEP akan tercapai dalam waktu 6 bulan, bila pengunjungnya mencapai 1.300 orang/hari. Kini pengunjungnya rata-rata baru sekitar 1.000 orang/hari. Berapa margin yang diambil Taurus? “Yah sekitar 20%-lah dan itu baru bisa dinikmati pada tahun kedua,” kata Pop .

Apa keistimewaan EL yang dikelola Taurus? “Suasananya homy karena pemilik terjun langsung. Lalu makanannya memiliki banyak variasi dan tak pernah kurang. Juga, ada pijat refleksi. Selain itu tentu saja kami menampilkan makanan khas daerah. Di Bali, misalnya, ada nasi Jenggo,” kata Pop bersemangat.

Pernyataan Pop dibenarkan Kepala Departemen Pengembangan Bisnis Kartu Bank Mandiri, Purwestri Rahayuningsih. “Dari sisi pelayanan, Taurus Gemilang merupakan yang terbaik. Dia memiliki komitmen service bagus dibanding pengelola executive lounge lain. Yang lain biasanya cuma menyediakan ruangan dan makanan, tapi Taurus selalu memiliki ciri khas di setiap lounge yang dikelolanya,” kata Purwestri.

Hal senada diungkapkan Anwar Harahap, dirut perusahaan konsultan PT Karya Bersari Balkon, yang minimal empat kali seminggu terbang ke lain tempat. “Executive lounge yang dikelola Taurus Gemilang memiliki keunggulan dalam fasilitas, variasi makanan dan keramahan, sehingga menuggu di executive lounge ini tidak membosankan. Saya berharap Taurus bisa melebarkan sayapnya lebih lebar lagi ke bandara-bandara lain di Indonesia,” ungkap Anwar.

Ke depan, menurut Pop, bisnis ini akan semakin bagus karena saat ini bank-bank didesak oleh para pemegang kartu kredit untuk mendapatkan fasilitas EL. “Dalam waktu dekat kami akan buka di Padang dan Batam setelah Pekanbaru,” katanya menjanjikan.

SHARE SOCIAL MEDIA

Category: Listed Articles  |  Comment (RSS)  |  Trackback

LEAVE A REPLY


× five = 40