Fanly Tanto
Sebelumnya, selama 2,5 tahun berkarier di produsen middleware BEA Systems, lulusan Jurusan Pemasaran University of East London, Inggris, ini juga selalu berhasil melampaui target penjualan. Kinerja kelahiran 14 April 1981 yang bergabung di Oracle per Juni 2008 itu selalu berkilau lantaran memahami cara mendekati klien. “Kita harus memperlakukannya sebagai teman sekaligus menjadi problem solver. Semua itu diawali dengan kepedulian untuk menggali kebutuhan pelanggan,†ujar pehobi menyelam dan memanjat tebing ini. Tak lupa, kegigihan pun mutlak dimiliki. Fanly yang dalam sehari harus menemui dua direktur calon kliennya itu pernah sampai harus menunggu empat jam untuk bertemu kliennya.
Selain ditunjang kemampuan personal, bersama tim dan para mitra lokal Oracle, Fanly juga menggaet klien melalui marketing event, seminar dan road show. Tujuannya, menjelaskan pentingnya middleware Oracle sebagai peranti integrator berbagai aplikasi TI. Melihat potensinya, September lalu Oracle Indonesia mengirimnya ke kantor pusat Oracle di AS untuk menambah pengetahuan. Hebatnya, sebulan kemudian, Fanly menembus jajaran Oracle Club Excellence, penghargaan bagi karyawan yang melampaui target penjualannya. Fanly pun diganjar liburan ke Phuket, Thailand.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.