Kathryn Monika Parapak

Kathryn Monika Parapak

Kelahiran Jakarta 25 Mei 1977 ini mengakui, sampai sekarang belum ada varian baru yang dikeluarkan Buavita setelah akuisisi. “Di Unilever, ada proses ketat mengeluarkan produk karena perlu riset konsumen,” tutur Kathryn yang sebelumnya menjabat Manajer Merek Senior Regional Royco dan Kecap Bango. Meski begitu, berbagai aktivasi pemasaran produk tetap digelar. Dengan mengusung tema kampanye Be Frutarian with Buavita, Buavita menggelar diskusi mengenai kebaikan jus buah bagi metabolisme, terutama ketika berpuasa. “Kami masih dalam proses belajar,” ucapnya.

Diakuinya, lewat kampanye terbaru Buavita, ia tertantang untuk menepis anggapan Buavita sebagai produk kuno. “Tantangannya adalah menyadarkan masyarakat akan segala kebaikan jus,” ujar Kathryn yang menyadari bahwa untuk mencapai sasaran tersebut tidaklah mudah. Konsumsi jus di Indonesia masih sangat rendah. “Masyarakat kita tidak terbiasa mengonsumsi buah dalam menu makan utama,” katanya. Ia berharap, dalam lima tahun ke depan kesadaran mengonsumsi jus setiap hari, bertumbuh.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag