Lelya T. Lestari

Lelya T. Lestari

Sekembalinya ke Indonesia, Lelya mendirikan PT Damarwangi yang membidangi konsultansi TI dan multimedia. Produk yang diusungnya HiQuMMS, hardware pengontrol berbagai peranti multimedia. Selanjutnya, i-SO COMMIT, aplikasi untuk rumah sakit dan klinik yang menyatukan rekaman kesehatan pasien dan tagihan, laporan keuangan rumah sakit, dan sebagainya. “Kebanyakan software rumah sakit berasal dari luar negeri dengan harga Rp 2-3 miliar, sementara produk kami mulai dari Rp 150 juta,” katanya sambil menambahkan, potensi pasar produknya untuk 1.300 rumah sakit di Indonesia. Di bidang multimedia, Damarwangi membuat video edukasi interaktif — bidang ini ditangani suaminya, Rafik Kenzari, warga negara Aljazair.

Lelya cukup tahu diri soal status keuangannya. Karena itu, selain memasarkan sendiri, “Saya memilih jalur kompetisi agar produk saya dikenal orang,” ujar finalis International Young Creative Entrepreneur of the Year 2008 dan Indonesia ICT Award 2006 sampai 2008 yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika ini. Hasilnya lumayan. Produknya sudah digunakan di RS Pelni Petamburan, Klinik Zeissta di Sudirman Park, dan di beberapa lembaga kesehatan lainnya. “Saya mau buka cabang di luar negeri setelah beberapa produk yang sedang kami kembangkan kami patenkan,” ujar Lelya tentang targetnya lima tahun lagi.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag