Teddy Susanto
Tahun berikutnya (April 2007-Maret 2008), ia meningkatkan penjualan sebesar 68%. Dengan peningkatan selama dua tahun ini, pangsa pasar printer Xerox di Indonesia meningkat dari 6% menjadi 10%. Ketika menerima pinangan Xerox sebagai Manajer Penjualan Nasional pada Maret 2006, Teddy sadar bahwa di Indonesia Xerox lebih populer dengan mesin fotokopinya. “Orang belum tahu Xerox punya produk printer, sehingga 6 bulan pertama saya fokus pada bagaimana product feasibility ini terjadi di pasar,†ujar lulusan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Bina Nusantara yang sebelumnya pernah bekerja di PT Berca Computer, PT Nusantara Compnet Integrator, PT Tech Pacific Indonesia, PT Arcom Primantara Systems dan PT USI Jaya/IBM ini.
Ia pun melakukan aktivitas above dan below the line dengan mengikuti tiga pameran komputer terbesar dalam satu tahun, menggelar sejumlah pameran dari mal ke mal, serta mengadakan promo di toko buku. “Kami memanfaatkan persepsi pasar yang sudah terbentuk, yakni kualitas cetak Fuji Xerox yang bagus sekali di fotokopi, dilanjutkan ke printer laser kami,†kata suami Erni dan ayah Agustinus (10 tahun), Gabriel (8 tahun), dan Daniel (3,5 tahun) ini.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.