Chairul Tanjung Investasi Rp3 Triliun di Trans Park Cibubur

Pengusaha Chairul Tanjung makin agresif menggarap bisnis propeti. Melalui bendera Trans Property, bos CT Corp membangun kawasan super blok Trans Park Cibubur (TPC). Di sana ada mal, hotel, apartemen dan theme park yang diperkirakan menelan dana investasi sekitar Rp3 triliun. Lokasi TPC cukup strategis berada di Jl Transyogi, Depok, 1 km dari exit tol Cibubur di perbatasan Jakarta Timur-Depok. Proyek ini ditargetkan rampung akhir tahun 2018 untuk theme park dan apartemen tahun 2019.

“Proyek Trans Park Cibubur ini seluas 4,1 hektar. Di dalamnya akan dibangun Trans Mall seluas 100 ribu meterpersegi, Trans Studio Theme Park, Trans Hotel bintang 3 sebanyak 300 kamar dan apartemen Trans Residence (terdiri dari 3 tower, 37 lantai/2.900 unit). Dari total investasi Rp3 triliun, pada tahap pertama dibutuhkan dana pembangunan Rp700 miliar,” jelas Chairul Tanjung, Chairman CT Corp saat melakukan groundbreaking TPC di lokasi proyek.

Boleh dibilang hanya di Trans Park Cibubur fasilitas lebih lengkap, karena ada apartemen. Biasanya kawasan Trans Park di Makassar maupun di Bandung, hanya tersedia theme park, mall dan hotel. “Jadi, tidak menutup kemungkinan, pengembangan Trans Park ke depan akan ditambah dengan apartemen. Ini semua tergantung size land bank,” tambah Chairul Apalagi, di theme park Cibubur ini bakal dilengkapi Marvel Science Center yang memiliki daya tarik hebat.

Mengapa pilih Cibubur? Kata Chairul, di Cibubur cari tanah yang luas masih banyak dan harganya lebih murah. Hal itu tidak mungkin dilakukan di Jakarta yang lahannya terbatas dan harga tanahnya sudah selangit. Untuk itu, selanjutnya akan mengincar wilayah Bekasi dan daerah-daerah lain yang memenuhi kriteria.

Setelah Bekasi, Trans Property juga akan menggarap wilayah Bintaro, Kebayoran, Sunter, dan beberapa lokasi lainnya untuk kelas menengah atau menengah bawah.

Pasalnya, cadangan lahan Trans Corp masih sangat luas sekitar 1.000 hektar yang tersebar di kota-kota besar dan lapis kedua. Bahkan, baru-baru ini mereka mengakuisisi lahan di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Pembangunan TPC tidak asal-asalan mengikuti tren atau arus bisnis properti. Melainkan, atas dasar kebutuhan pasar dan peluang bisnis. Berdasarkan survei Mc Kinsey, pertumbuhan kelas menengah di Indonesia sangat pesat. Mereka tidak hanya butuh tempat tinggal dan makanan, tapi juga fasilitas hiburan. Dan CT Corp menangkap opportunity bisnis ini dengan sigap.

Dalam kesempatan yang sama, Ronald Cassidy, Direktur Trans Property, menjelaskan, pada tahap awal TPC akan dibangun basement seluas 130 ribu meter persegi dengan kapasitas parkir 2.500 kendaraan. Juga, segera membangun mal dan tower pertama apartemen sebanyak 980 unit. Kontraktor yang ditunjuk adalah PT Wijaya Karya.

“Respons masyarakat sangat antusias. Buktinya dalam tempo 2 bulan penjualan (Desember 2016 – Januari 2017) tower pertama Trans Residence sudah terjual habis 1.000 unit. Saat ini dipasarkan tower kedua yang sudah order ada 200 unit,” kata Ronald dengan bangga. Dari penjualan 1.000 unit apartemen Trans Residence, dana yang dikantongi sekitar Rp600 miliar.

Tingginya minat konsumen karena apartemen Trans Residence diklaim Rinald memiliki banyak keunggulan. Dia menyebut, lokasinya strategis di pintu keluar tol,, dekat akses LRT, dekat pintu tol Cibitung-Cimanggis, reputasi developer afiliasi CT Corp dan harga terjangkau, mulai Rp200 jutaan/unit hingga tipe premium Rp3 milia/unit. Apartemen ini terdiri tipe studio (22,7 m2), 2 kamar (43,7 m2), dan 3 kamar (71 m2) dan lainnya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Rumah Zakat Kelola ZIS Rp 225 Miliar

Penerimaan dana zakat, infaq, dan shodaqoh serta dana kemanusiaan di Rumah Zakat mencapai Rp 225 miliar sepanjang 2016 lalu. Adapun,...

Close