Technology Trends

Inovasi Anak Usaha ABMM Ciptakan Listrik dari Limbah Kelapa Sawit

Perusahaan yang bergerak di bidang energi baru dan terbarukan (EBT) PT Nagata Bio Energi (NBE), anak usaha ABM Investama (ABMM) mewujudkan komitmennya dalam menciptakan energi listrik ramah lingkungan. NBE memenuhi kebutuhan industri dan rumah tangga Indonesia dengan memanfaatkan bahan baku dari limbah industri pengolahan kelapa sawit untuk menjadi listrik.

Direktur NBE Suryantoro Prakoso mengungkapkan, NBE akan terus meningkatkan dan kerja sama dengan banyak pihak dalam menghadirkan energi listrik bersih. Dia berharap hal ini menjadi langkah nyata untuk mewujudkan Indonesia menuju energi bersih dan terbarukan.

“Hingga akhir 2022, kami berhasil mengolah biogas sebanyak rata-rata 7.136.185 Nm3 per tahun. Dari hasil pengelolaan tersebut, sebanyak rata-rata 11.810 MWh per tahun energi listrik bersih telah dihasilkan,” tuturnya.

Dalam pengoperasian dan perawatan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Suka Damai 2,4 MW ini, NBE memiliki partner strategis yakni PT Nagata Bisma Shakti (NBS). NBS merupakan anak usaha dari PT Sumberdaya Sewatama yang berpengalaman melakukan pengoperasian dan perawatan berbagai pembangkit listrik di Indonesia. Adapun kapasitas pembangkit listrik yang telah dan sedang ditangani Sewatama, yakni mulai dari 15MW hingga 250 MW dengan berbagai macam bahan bakar.

Atas inovasi tersebut, NBE meraih penghargaan Subroto Award 2023 ke-6 bersamaan dengan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-78. NBE berhasil mengoptimalkan skor penilaian di kategori ini pada partisipasi perdananya di 2023.

Sementara itu, Direktur Utama & CEO Grup ABM Andi Djajanegara menyampaikan bahwa Grup ABM berkomitmen untuk terus memaksimalkan kinerja dengan menghadirkan produk berkualitas di bidang energi. Penghargaan yang diraih NBE menjadi langkah strategis perusahaan untuk terus menerapkan bisnis berkelanjutan berbasis ESG.

“Kami senantiasa menerapkan prinsip-prinsip ESG dalam setiap lini bisnis. NBE sebagai salah satu proyek pionir mercusuar Grup ABM menyasar lini usaha energi bersih yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh para stakeholders,” ujar Andi.

Sejak diselenggarakan pada 2017, penghargaan Subroto menjadi ajang apresiasi tertinggi yang diberikan oleh Kementerian ESDM kepada entitas yang berprestasi dalam memajukan sektor Energi dan Sumber Daya Mineral nasional. Proses penilaian dalam penghargaan ini dibagi ke dalam dua bagian, yakni penilaian administrasi dan penilaian lapangan.

“Penghargaan Subroto menjadi ajang apresiasi dan evaluasi keberhasilan pembinaan dan pengawasan pemerintah terkait produksi dan penjualan listrik, kinerja pembangkit, pengelolaan K3, dan lingkungan. Adapun perhitungan nilai akhir menggunakan nilai administrasi dan penilaian lapangan yang dijumlahkan,” ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif (29/9/2023), Jum’at malam.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved