CEO Dressabelle Memulai Bisnis dari Kamar Tidur | SWA.co.id

CEO Dressabelle Memulai Bisnis dari Kamar Tidur

IMG_4511Diluncurkan pertama kali di Singapura 7 tahun lalu, kini Dressabelle hadir di Indonesia untuk meramaikan pasar e-commerce. Dressabelle adalah situs belanja fashion yang menggabungkan teknologi dan konsep toko fisik.

Fashion adalah bentuk ekspresi dari seseorang dan memungkinkan seseorang secara kreatif menyatakan jati diri mereka. Namun, pada umum ya merek malah mengubah jati diri pemakai dan memaksa konsumen menyesuaikan diri dengan merek yang mengakibatkan hilangnya jati diri pemakai. Disinilah Dressabelle berkomitmen untuk memelihara jati diri konsumen. Dengan slogan “You are already beautiful. Our mission is to make you feel that way,” Dressabelle menyuguhkan konsumen dengan fesyen terkini mulai dari baju, bawahan, outer, tas, sepatu, dan aksesori. Jeremy Khoo, CEO Dressabelle Singapura, memulai bisnisnya dari kamar tidurnya bersama rekan-rekannya. Sebelum Indonesia, Dressabelle juga telah melebarkan sayapnya ke Malaysia.

Apa yang membuat Anda mendirikan Dressabelle?

Tidak ada cerita yang romantis mengenai sejarah berdirinya Dressablle. Saya cinta sekali dengan e-commerce dan teknologi. Lalu saya mencari-cari produk apa yang prospektif untuk dijual dan kami memutuskan bahwa fesyen merupakan hal yang tepat untuk memulai bisnis. Lalu saya mulai untuk membentuk tim. Beberapa dari mereka menyukai fesyen dan bisnis. Dari situlah kami mulai membangun merek kami. Kami melakukannya sendiri mulai dari mendesain, menjahit, foto produk dan lain-lain. Hal yang membuat kami berjalan hingga sekarang adalah kami mencintai konsumen kami. We don’t love the money, we love them. Kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik dan memastikan produk yang kami berikan adalah produk yang terbaik.

Berapa modal awalnya?

Modal awalnya kurang dari Sing $ 3.000 dan kami sudah profit sejak hari pertama sehingga ada cash flow. Selain itu, ada juga beberapa investor. Ada investor dari Indonesia yang memberikan dana ke Dressabelle. Di 2014, keuntungan kami sudah lebih dari US $ 2 juta.

Mengapa memutuskan untuk melebarkan sayap ke Indonesia?

Kami sudah beroperasi di Singapura selama kurang lebih 7 tahun. Pasar di Singapura kecil. Kami ingin melihat sebesar besar merek kami dapat memberi pengaruh kepada perempuan. Pasar Indonesia sangatlah bagus, penduduknya juga merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Jika kami ingin memberi pengaruh yang lebih besar kepada perempuan, Indonesia adalah pasar yang tepat. Kelas menengah di Indonesia juga tumbuh secara pesat, jadi kami yakin merek kami bisa diterima di sini.

Sudah ada beberapa e-commerce di Indonesia, apa yang berbeda dari Dressabelle?

Misi kami adalah membuat semua perempuan merasa cantik. Karena pada dasarnya semua perempuan itu cantik. Tetapi tidak semua perempuan memiliki kepercayaan diri untuk menunjukkan kecantikan mereka. Kami membuat desain pakaian berdasarkan pemikiran itu. Fesyen adalah bentuk ekspresi dari seseorang dan memungkinkan seseorang secara kreatif menyatakan jati diri mereka. Namun, pada umum ya merek malah mengubah jati diri pemakai dan memaksa konsumen menyesuaikan diri dengan merek yang mengakibatkan hilangnya jati diri pemakai. Disinilah Dressabelle berkomitmen untuk memelihara jati diri konsumn. Dengan slogan “You are already beautiful. Our mission is to make you feel that way,” Kami menyediakan busana trendy dengan harga yang terjangkau. Banyak merek yang memiliki busana trendy tapi harganya mahal, jika murah maka tidak trendy.

Apa strategi Dressabelle untuk memenangkan hati konsumen?

Kami tidak percaya kepada strategi marketing yang memerlukan biaya besar. Kami percaya jika kami memperlakukan konsumen dengan baik, maka kami bisa memenangkan hati konsumen. Kami juga memiliki concept store. Tujuan dari concept store bukanlah sebagai pemicu keuntungan, namun lebih kepada customer engagement tool, untuk bertemu langsung dengan konsumen. Mereka bisa memilih langsung produk yang mereka maun, Jika ada complain, mereka bisa bertemu dengan staff kami secara langsung. Tidak banyak e-commerce yang melakukan hal tersebut. Konsep seperti ini sudah kami terapkan di Singapura dan Malaysia dan sukses. Di sini, kami juga menjadikan warehouse dan office di dalam satu tempat jadi pengiriman barang bisa lebih cepat. Kedepannya kami juga akan membuka pop up shop di Kemang atau di Grand Indonesia. Selain itu, word-of-mouth marketing juga penting untuk membangun merek kami. Konsumen yang puas pasti akan merekomendasikan Dressabelle ke yang lain.

Ada berapa banyak konsumen saat ini?

Saat ini ada 10.000 konsumen dan jumlah terus bertambah setiap bulan.

Apa saja produk yang dijual?

Kami menyediakan dari top to bottom. Ada baju, gaun, rok, celana, luaran, tas, sepatu, aksesori, dan lain-lain.

Berapa range harganya?

Kami mulai dari harga Rp 100.000-450.000. Tergantung dari bahan, potongan, dan kualitas.

Ada berapa tim desainer Dressabelle?

Tim desain kami ada 3 orang. Kami juga memiliki beberapa desainer di Cina. Saat ini kami sedang mencari desainer dari Indonesia.

Apa target Anda di Indonesia?

Kami ingin meningkatkan konsumen kami secara pesat, dan lebih dekat lagi kepada perempuan Indonesia. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
4Gplus, Internetan Super Cepat

Indosat Ooredoo meluncurkan layanan internet 4G-LTE berkecepatan tinggi, 4Gplus, serentak secara nasional. Konektivitas yang lebih cepat dan kualitas suara yang...

Close