AHM Bantu Program Pelatihan SMK

Program Pelatihan dan Pengembangan ke beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis otomotif yang dilakukan PT Astra Honda Motor (AHM) tampaknya berbuah manis. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akhirnya menunjuk AHM sebagai satu satunya perwakilan industri otomotif roda dua untuk mengembangkan SMK Pilot Project berbasis kompetensi guna mempercepat implementasi pendidikan vokasi (pendidikan yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara AHM dan SMK dilakukan oleh Direktur HR, GA & IT AHM Markus Budiman sebagai perwakilan dari dunia industri, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri Kementerian Perindustrian Mujiyono, Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan M. Mustagfirin Amin, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Saiful Rachman dan 10 Kepala SMK wilayah Jawa Timur yang akan menjadi SMK Pilot Project. Penandatangan MOU tersebut disaksikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia – Jusuf Kalla, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Dalam program ini AHM memberikan bantuan berupa 1 (satu) unit sepeda motor dan special tools kepada 10 SMK yang nanti akan menjadi mitra binaan AHM. Pengembangan SMK berbasis kompetensi ini merupakan kelanjutan dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2016 mengenai Revitalisasi SMK yang sebelumnya sudah dimulai oleh Kemenperin pada tahun lalu. AHM sebelumnya juga telah dipercaya untuk terlibat dalam implementasi Inpres tersebut di 9 SMK di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Sulawesi Selatan.Motor Honda

Menurut Markus Budiman, pihaknya berkomitmen dan mendukung pengembangan pendidikan kejuruan dan vokasi yang sudah dilakukan dengan pengembangan Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Astra Honda di SMK sejak 2010 lalu. Upaya mendukung program link and match dunia usaha dan dunia industri (DUFI) dengan dunia pendidikan ini telah dilakukan dengan membina  SMK yang memiliki jurusan teknik sepeda motor di berbagai wilayah di Indonesia. “Program itu kami gulirkan di seluruh Indonesia secara komprehensif. Dengan kurikulum berbasis teknologi terkini, kami memberikan pelatihan yang terukur dalam beberapa tingkat sertifikasi untuk peningkatan kompetensi para guru. Kami juga mendorong SMK binaan kami bisa menjadi Tempat Uji Kompetensi dengan dukungan sistem e-Database dan e-Learning yang terintegrasi ke sekolah,” ujar Markus Budiman, dalam keterangan resminya.

Saat ini, implementasi KTSM Astra Honda sudah dijalankan di 630 SMK yang tersebar di 30 Provinsi di Indonesia. Harapannya, kelak para lulusan SMK ini dapat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri, AHM mendorong seluruh SMK binaannya untuk menjadi SMK Tempat Uji Kompetensi (TUK). Sebanyak 55 SMK kini telah menjadi SMK TUK.

Dalam Program di wilayah Provinsi Jawa Timur, AHM berkerjasama dengan Main Dealer Honda Jawa Timur dan NTT PT Mitra Pinasthika Mulia. Saat ini total SMK Binaan Honda di Jawa Timur sudah mencapai 91 SMK yang tersebar di 32 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur. (Rian S)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)