Cara Dua Institusi Mempersiapkan Atlet Disabilitas Intelektual

Special Olympics Indonesia (SOIna) bekerja sama dengan HSBC dalam program mempersiapkan para atlet disabilitas intelektual untuk mengikuti Special Olympics World Games di Dubai 2019 mendatang. Program yang dirancang selama 3 tahun ini mencakup dukungan pelatihan dan kompetisi olahraga, kesehatan, pendidikan, pelatihan, sosialisasi hingga advokasi yang ditujukan untuk pemberdayaan serta penyiapan masa depan bagi para atlet penyandang disabilitas intelektual tersebut.

“Program yang diselenggarakan oleh SOIna bersama dengan HSBC ini agar memberi kesempatan bagi warga penyandang disabilitas intelektual untuk menjadi individu yang berguna dan produktif, serta dapat diterima dan dihargai sebagai bagian dari masyarakat melalui olahraga,” ujar Iskandar Z Adisaputra, Sekjen SOIna.

Target yang ingin dicapai dari kerja sama SOIna bersama dengan HSBC dalam tahun 2017 ini adalah mempersiapkan sistem pembinaan dan proses pemilihan atlet yang diseleksi untuk mengikuti 12 cabang olahraga (7 cabang lama dan 5 cabang baru) dengan jumlah kontingen Indonesia yang lebih besar untuk menghadapi SOWSG (Special Olympics World Summer Games) 2019. Dengan melakukan pelatihan dan kompetisi sepanjang tahun 2017 pada ke-12 cabang olahraga diharapkan kontingen siap untuk berlaga.

Menurut SVP & Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia, Nuni Sutyoko, program yang digelar bersama SOIna menghadirkan pendekatan menyeluruh, menyentuh aspek jasmani dan mental para atlet serta lingkungan terdekatnya, yaitu orang tua dan para pelatih. “Kami berharap para atlet penyandang disabilitas intelektual mampu mengoptimalkan kapasitasnya di tengah keterbatasan, sehingga mereka tidak saja mampu mencapai prestasi membanggakan sebagai atlet yang berguna dalam menguatkan kepercayaan dirinya, serta dipersepsikan setara dengan anggota masyarakat lain,” kata Nuni.

Salah satu program inovatif yang menarik diimplementasikan oleh SOIna dan HSBC dalam rangka menguatkan karakter serta kepercayaan diri atlet penyandang disabilitas intelektual adalah Athletes Leadership Programs. Melalui program ini, atlet akan mendapatkan pelatihan, seperti public speaking, advokasi, berorganisasi, hingga kepelatihan kewirausahaan.

Untuk program kesehatan, SOIna dan HSBC akan memberikan fasilitas kepada para atlet penyandang disabilitas intelektual berupa pemeriksaan secara berkala dan perawatan lanjutan jika dibutuhkan. Pemeriksaan meliputi kesehatan mata, gigi, terapi jasmani, pendengaran, edukasi dan kajian gaya hidup sehat, kesehatan kaki dan kesehatan emosional.

Adapun hingga tahun 2016, SOIna telah menjaring 155.000 atlet yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Dan ditargetkan kontingen Indonesia dapat meraih 25 medali emas pada ajang Special Olympics World Games 2019 mendatang.

 

Editor: Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)