Perbanyak CSR, Putera Sampoerna Gerakkan MEKAR Entrepreneur Network

Untuk menjaga keberlangsungan praktik bisnis sosialnya, Putera Sampoerna Foundation (PSF) memosisikan diri sebagai CSR operator. Dengan program yang diikuti lebih dari 300 korporasi, organisasi, maupun asosiasi, PSF berhasil memperoleh sertifikasi ISO 9001: 2008 tentang manajemen sistem bertaraf internasional. Secara berkala, pihaknya diaudit oleh auditor internasional independen dan laporannya diterbitkan dalam buku laporan tahunan PSF.

Konsep bisnis sosial yang berfokus pada tujuan sosial yang berkelanjutan dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah-masalah sosial di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, akses informasi, kemiskinan, dan lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat. Secara bersamaan, konsep bisnis sosial juga meningkatkan kesadaran sosial di kalangan pelaku bisnis di Indonesia,” ujar Nenny Soemawinata, Managing Director Putera Sampoerna Foundation.

Nenny Soemawinata, Managing Director Putera Sampoerna Foundation (paling kiri) Nenny Soemawinata, Managing Director Putera Sampoerna Foundation (paling kanan)

Salah satu unit kerja strategis yang mendukung program CSR PSF adalah MEKAR Entrepreneur Network. Program kewirausahaan yang terbentuk sejak Januari 2011 ini bertujuan untuk menghubungkan para wirausahawan dengan investor dalam hal menciptakan bisnis yang sukses dan berkesinambungan.

Beranggotakan 3.000 wirausahawan dan 300 investor, MEKAR memfasilitasi terjadinya lebih dari 30 kesepakatan kerja sama antara kedua belah pihak. Dari situ, kemudian tercipta lebih dari 150 lapangan kerja baru. Mekar bekerja sama pula dengan beberapa organisasi seperti Sampoerna School of Business, GEP, GEPI, Mercy Corps, Sahabat UKM, Startup Lokal, USC, BidNetwork, dan Yahoo.

Mulai pertengahan 2013 lalu, MEKAR telah meng-up date model bisnisnya menjadi P2P Lending Platform (P2P = Peer-to-Peer). Perannya berubah menjadi mediator antara wirausahawan, mitra organisasi, dan investor melalui sebuah platform digital bernama MEKAR EXCHANGE.

“Melalui program ini, diharapkan kewirausahaan dari sisi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) akan berkembang lebih pesat sehingga menciptakan lebih banyak lapangan kerja yang ujung-ujungnya dapat membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sementara mediator MEKAR EXCHANGE sendiri bertujuan untuk menciptaka ekosistem investasi yang terbuka, terpercaya, dan transparan ,” pungkas Nenny. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)