Wakaf Al-Quran APP Sinar Mas Kepada Korban Gempa Aceh | SWA.co.id

Wakaf Al-Quran APP Sinar Mas Kepada Korban Gempa Aceh

Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas menyumbangkan 2.000 Al-Quran melalui Panglima Kodam Iskandar Muda untuk masyarakat Meunasah di Aceh. Penyerahan ini dilakukan pada Rapat Paripurna TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang bertempat di lapangan GOR Ahmad Yani Mabes TNI Cilangkap, Jakarta (20/1). Nantinya mushaf ini akan didistribusikan ke dayah dan pesantren di wilayah yang Desember lalu terkena bencana gempa bumi.

APP Sinar Mas juga mengupayakan agar dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan masyarakat untuk dapat membaca Al-Quran. Menurut Global Communication Director Asia Pulp & Paper Sinar Mas, Tan Ui Sian, Al-Quran merupakan kebutuhan yang mendasar bagi umat muslim di Indonesia. “Sebagai negara dengan umat muslim terbesar di dunia, Al-Quran merupakan sebuah kebutuhan mendasar bagi umat muslim di negeri ini. Oleh sebab itu, dengan ini kami ingin membantu pemerintah Indonesia,” ungkap Tan.

Tana berharap melalui penyerahan Al-Quran ini, APP Sinar Mas dapat turut membantu memulihkan trauma yang dirasakan oleh masyarakat Meunasah pasca gempa bumi. Pemenuhan kebutuhan Al-Quran tidak hanya berfokus ke daerah-daerah besar di Indonesia melainkan juga daerah terpencil serta daerah-daerah rawan bencana.

Turut hadir pada penyerahan hari ini, yaitu Pangdam Iskandar Muda dan Suhendra Wiriadinata selaku Direktur APP Sinar Mas. Penyerahan Alquran ini merupakan wakaf pertama yang dilakukan oleh APP Sinar Mas di tahun 2017. Komitmen APP Sinar Mas untuk memberikan Al-Quran terus ditekankan demi membantu masyarakat Indonesia secara luas. “Acara ini merupakan penyerahan Al-Quran yang pertama di tahun ini dan kami akan terus melakukan hal ini sepanjang tahun,” kata Tan.

Editor : Jeihan Kahfi Barlian

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Jakpro Cari Utang Rp 2 Triliun

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Satya Heragandhi, mengatakan perusahaannya kekurangan dana Rp 2 triliun untuk membiayai tiga proyek yang berkaitan...

Close