Indra Susanto | SWA.co.id

Indra Susanto

Menjadi associate di perusahaan sekaliber PT Booz Allen & Hamilton Indonesia tentu tidak mudah. Dan, Indra Susanto telah membuktikannya sebagai associate pertama yang bergelar MBA dari perguruan tinggi lokal, Prasetiya Mulya. Pasalnya, selama ini associate yang merentas karier di perusahaan konsultan asal Amerika Serikat itu umumnya lulusan universitas top dunia seperti Harvard atau Stamford. ?Bagi saya dapat menjadi associate di perusahaan sebesar ini adalah sebuah kepercayaan yang harus dijaga penuh,? ungkap kelahiran Riau 23 Oktober 1969 ini.


?Tidak mudah untuk mengisi posisi ini,? tutur ayah dari Steven  Hanz Susanto (1,5 tahun) ini. Sebagai associate, bersama tim Booz Allen & Hamilton lainnya, ia fokus memberikan jasa konsultasi manajemen strategis yang dipadukan dengan implementasi teknologi di berbagai sektor bisnis. Jasa yang diberikan meliputi organization development, strategic base transformation, operation excellence, organization restructuring, business process reengineering dan strategic plan. 

 

Pekerjaannya saat ini sangat jauh hubungannya dengan pendidikan S-1 yang ditempuhnya di Teknik Sipil ITB. “Saya suka pekerjaan ini karena memberi kesempatan belajar banyak hal. Guru terbaik adalah pada saat saya melakukan semua proses konsultasi itu dan bertukar pikiran dengan klien untuk bersama-sama mencari solusi yang terbaik,” ujar  Indra yang sempat berkarier di Wiratman & Associates sebagai konsultan konstruksi struktural.


Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − nine =

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Mobile-8 Gandeng Sejumlah ISP

"Kerjasama ini dimaksudkan untuk mengantisipasi besarnya kebutuhan akses data dan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Tetapi, dalam hal ini, Mobile-8...

Close