Mampukah BlackBerry Bangkit? | SWA.co.id

Mampukah BlackBerry Bangkit?

Kehadiran smartphone berbasis android dari berbagai merek, seakan meredupkan kejayaan Blackberry yang sempat menjadi market leader untuk katagori smartphone beberapa tahun lalu di Indonesia. Era BBM dengan PIN, perlahan-lahan tergantikan dengan WhatsApp yang kini kian digandrungi.

Diakui Rudiantara selaku Menteri Komunikasi dan Informatika saat ini pengguna BlackBerry masih besar di Indonesia, jumlahnya mencapai 60 juta. Melihat jumlah pengguna BB yang sangat besar, peluang untuk menggarap pasar android masih terbuka lebar.

Kehadiran BB Aurora yang didisain dan diproduksi di Indonesia merupakan simbol kebanggaan Indonesia, sebagai bukti nyata akan kemampuan Indonesia untuk memproduksi produk teknologi yang canggih dan setara dengan standar global. “Saya percaya bahwa BlackBerry Aurora akan menjadi tolak ukur yang pantas untuk kinjera industri lokal dan para produsen serta menciptakan peluang untuk pertumbuhan industri smartphone di Indonesia,” kata Rudiantara.

Menurut Stanly Widjaja Vice President PT BB Merah Putih, BlackBerry Aurora bukan hanya perangkat BlackBerry pertama yang diproduksi seluruhnya di Indonesia, tetapi juga merupakan perangkat BlackBerry pertama di dunia yang menggunakan dual-sim.

“BB Aurora didesain secara spesifik untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan Indonesia yang menginginkan sebuah smartphone dengan fitur hiburan yang lengkap, yang juga menghargai produktifitas, kebebasan pribadi dan keamanan yang diberikan merek BlackBerry,” kata Stanly

Diakui Alex Thurber, Senior Vice President dan General Manager of Mobility Solutions for BlackBerry, Indonesia menjadi pasar yang sangat penting bagi BlackBerry, dan saat BlackBerry memfokuskan diri pada inovasi perangkat lunak. ” Kami akan menghadirkan perangkat berkualitas tinggi dengan DNA keamanan BlackBerry yang dikenal oleh para pelanggan kamin” ujar Alex.

BlackBerry Aurora yang dirancang dengan indah ini dilengkapi dengan sejumlah fitur BlackBerry yang unik. Dengan harga Rp 3,5 juta perangkat ini menjalankan OS Android 7.0 Nougat – memberikan pengguna akses ke seluruh Google Play Store dan aplikasi – dan akan menerima pembaharuan keamanan secara reguler.

Perangkat ini hadir dengan aplikasi BlackBerry Hub®, kotak masuk pesan terpadu yang menggabungkan email, teks dan pesan dari media sosial termasuk Facebook, Twitter, LinkedIn, BBM, Whatsapp, Instagram dan lain-lainnya.

Selain itu, BlackBerry Aurora adalah smartphone dual SIM 4G LTE yang bekerja dengan Android 7.0 Nougat, memiliki layar sentuh berukuran 5.5” serta memori 4GB RAM. Menggabungkan teknologi modern dengan kecepatan jaringan 4G LTE, layar lebar HD 720p dan memori sebesar 4GB, BlackBerry Aurora memberikan kinerja yang handal untuk memenuhi kebutuhan akan sebuah smartphone.

Menurut Edwin Nataatmadja General Manager Sales PT BB Merah Putih, berbagai strategi dilakukan untuk mencapai target penjualan yang telah ditentukan. Misalnya, BlackBerry Aurora sudah bisa didapatkan seharga Rp. 3,499,000 melalui pre-order di toko-toko online terkemuka yang ada di Indonesia mulai 3-12 Maret 2017. Selama masa pre-order, para pelanggan mempunyai kesempatan untuk mendapatkan banyak hadiah langsung yang sangat menarik, serta pilihan pembayaran dengan cicilan sampai dengan 24 bulan.

Selain itu, juga akan melakukan trade in (Maret-April 2017) di 8 kota besar di Indonesia, dengan memberikan harga untuk 217 tipe smartphone android dengan harga terendah Rp 300 ribu. “Target kami bisa menjual sekitar 5 ribu-10 ribu unit di setiap kota, melalui program trade in,” kata Edwin.

Bukan hanya itu, strategi bundling juga dilakukan dengan menggandeng beberapa operator, salah satunya Telkomsel dan beberapa operator lainnya. Sayangnya pihak BB Merah Putih enggan menyebut jumlah produksi ponsel yang diproduksi PT ARK (Adi Reka Mandiri) ini.

Tapi dari sisi penjualan Stanly memberi gambaran untuk smartphone berbasis android, untuk harga Rp 3 juta-4 juta pertumbuhannya masih relatif tinggi, sekitar 13 persen, dan BB Merah Putih menargetkan sekitar 20-25 persen untuk segmen ini. “Kami optimis kehadiran BB Aurora bisa diterima pasar, karena merek BB sudah dikenal di Indonesia, tinggal bagaimana melakukan strategi pemasaran yang pas. Kami sedang mempersiap beberapa seri baru lainnya,” katanya.

Darandono

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Benah-Benah PTPN Holding Mulai Berbuah

Perusahaan holding BUMN yang membawahi 14 anak perusahaan perkebunan, PTPN Holding, baru-baru ini mengumumkan bahwa pada bulan Januari 2017, kinerja...

Close