Yusak Christian, Tertarik dengan Dunia Marketing

Selama 23 tahun Yusak Christian berkarier di Grup Astra. Perjalanan panjang dilalui dari nol hingga menjadi direktur saat ini. Mula-mula di bekerja sebagai staf di perusahaan kayu Grup Astra, yaitu PT Sumalindo Lestari Jaya pada 1994. Selanjutnya, tahun 2003 bergabung dengan PT Astra Otoparts Tbk. sebagai manajer produk shock absorber. Kemudian, tahun 2006 – 2010 dipercaya sebagai Marketing Manager Shop & Drive. Pada 2010, dia dipromosikan sebagai Head Marketing Division Domestic & International di Shop & Drive. Lalu, tahun 2010 – 2013 menjadi Chief Operating Officer Domestik Shop & Drive. Pada 2014 menempati posisi board of director di PT Astra Otoparts Tbk. hingga sekarang.

Yusak Kristian, Direktur PT Astra Otoparts Tbk.

Mengapa tertarik bekerja di Astra Otoparts? “Opsinya saat itu, Astra Otoparts masih berada di dalam Grup Astra, sehingga akan membuka peluang saya untuk berkembang. Artinya, karier saya tidak akan pernah berhenti. Peluang itu selalu akan ada karena berada di dalam grup besar. Kalaupun di company ini habis masih ada company lain (yang) berada di dalam grup besar. Jadi belong to big group is something positive for me. Tidak terasa sudah lebih dari 20 tahun, saya kerja di sini,” cerita Yusak tentang latar belakang kariernya.

Bagi Yusak, disiplin ilmu saat kuliah S1 Fakultas Ekonomi jurusan Marketing di Universitas Tarumanegara, Jakarta, sangat berguna dalam menopang kariernya. Ilmu marketing menarik bagi Yusak. Alasannya, pertama, dinamis, karena tidak ada rumus pasti untuk marketing. “Sebetulnya kalau kita ngomong marketing, pada dasarnya ada trial and error. Tidak ada rumus pasti kalau melakukan A akan mendapat B. Kedua, berbeda dengan ilmu pasti, formulanya sudah pasti sejak zaman dahulu hingga sekarang,” dia menegaskan.

Menurut Yusak, marketing itu something yang harus dianalisa dan diamati. Dari waktu ke waktu dunia marketing akan berubah. Lihat saja, tiba-tiba sekarang semua go online. Padahal saat dia kuliah tidak ada pelajaran online. Tidak ada pelajaran channel online e-commerce. Semuanya basically develope, sehingga hari ini, digital atau online menjadi sesuatu yang baru, bahkan mengubah landscape marketing. Bandingkan dengan ilmu Teknik Mesin, dari dulu sama sampai sekarang rumusnya sama.

“Strategi marketing yang 10 tahun lalu jagonya luar biasa, tahun ini bisa tiba-tiba lho kok tidak valid. Apapun teori yang diomongkan menjadi tidak relevan. Itu yang menurut saya menarik. Dunianya sangat dinamis, sehingga kita dituntut selalu harus belajar (keep updating). Kalau tidak update, kita jadi aneh sendiri,” kata pria kelahiran Jakarta, 28 Oktober 1972 ini menguraikan.

Ilmu marketing yang dikuasai dan jam terbang yang tinggi itu ditularkan Yusak kepada ribuan anak buahnya. Dia tidak pelit berbagi ilmu untuk kemajuan timya. Saat ini, dia memimpin sekitar 2.000 karyawan yang ada di divisi Shop & Drive, Domestic & Retail, International, HCS serta gudang.

Gaya leadership yang diterapkan Yusak: leadership by delegation. Artinya, karena organisasi Shop & Drive atau Astra Otoparts sudah dibangun sangat baik, pihaknya harus memperbaiki terus dari waktu ke waktu. Tiap unit usaha ada pimpinannya, sehingga ada koordinasi antara satu unit/divisi dengan unit lainnya.

Tiap minggu Yusak mengajak meeting semua pimpinan unit usaha/divisi. Rapat itu berdiskusi tentang apa yang sedang terjadi di trading dan panduannya seperti apa. Apa saja kebutuhan perusahaan saat ini? Bagaimana bisnis ritel? Bagaimana pula kondisi bisnis di pasar internasional? Jadi, lanjut Yusak, ada hot topics dan masalah-masalah yang jadi prioritas.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)