Business Confidence Index 2015 : Indonesia Masih Menjanjikan | SWA.co.id

Business Confidence Index 2015 : Indonesia Masih Menjanjikan

Kamar Dagang Inggris di Indonesia (BritCham) bekerja sama dengan Kamar Dagang Eropa (EuroCham) dan beberapa instansi kamar dagang Indonesia-negara Eropa lainnya mengumumkan hasil survei tahunan Business Confidence Index 2015 di Jakarta (3/2). Survei yang dilakukan bersama Nielsen tersebut menggambarkan pandangan pengusaha-pengusaha Eropa yang tergabung di dalam EuroCham dalam menjalankan bisnis di Indonesia terutama pada tahun 2015, regulasi yang berkaitan, iklim investasi, dan rencana investasi di masa depan. Survei tersebut dilakukan secara online menggunakan kuesioner terhadap 170 bisnis Eropa di Indonesia dari berbagai sektor. Survei tersebut dilaksanakan mulai dari tanggal 19 November 2015 – 11 Januari 2016.

BCI 2015 statistik

Menurut Survei tersebut, indeks Business Confidence di Indonesia pada tahun 2015 mengalami tren yang menurun. Indeks tersebut pada tahun 2014 memiliki nilai 71% sedangkan di tahun 2015 hanya 50%. Artinya pada tahun lalu hanya separuh dari responden yang merasa optimis dengan bisnis di Indonesia. Penyebabnya adalah faktor makro ekonomi seperti pertumbuhan GDP yang menurun dan tren import export yang juga menurun jika dibandingkan dengan tahun 2014.

Adrian Short, Ketua Dewan BritCham, menjelaskan, apa yang terjadi di Indonesia tahun lalu dengan nilai indeks yang menurun adalah wajar, melihat kondisi ekonomi dunia yang juga stagnan. Penurunan nilai Business Confidence Index 2015 ini tidak sepenuhnya buruk. Ada potensi bahwa tahun ini akan menjadi tahun yang baik bagi pebisnis di Indonesia. Tentu saja potensi ini dilihat dari statistik lain yang digambarkan dalam hasil survei tersebut.

“Ekonomi dunia tidak bergerak banyak, seperti diam di tempat. Kondisi ekonomi China melemah, harga sumber daya alam meningkat, pertumbuhan GDP Indonesia juga terus menurun. Ada tekanan dalam inflasi domestik dan consumer confidence juga ditantang karena kondisi ini. Tapi hasil survei menunjukan output yang menarik, 66% dari bisnis internasional di Indonesia memiliki harapan yang baik dalam peningkatan pendapatan tahun ini, 51% akan mengalami peningkatan pendapatan, 46% perusahaan berharap bisa melakukan investasi besar di Indonesia selama 2 tahun ke depan dan ini adalah pertanda baik bagi ekonomi Indonesia, juga dari sisi ketersediaan lapangan pekerjaan,” jelasnya.

Statistik menarik lainnya yang juga disajikan dalam Business Confidence Index 2015 tersebut adalah berkurangnya kekhawatiran akan 3 tantangan besar di bisnis Indonesia pada tahun 2014. Ketiga hal tersebut adalah kurangnya tenaga kerja yang terampil, infrastruktur yang buruk, dan korupsi. Menurut hasil survei tersebut, para pebisnis melihat bahwa ketiga hal ini bukan lagi merupakan tantangan yang utama bagi bisnis Indonesia. Trennya menurun cukup besar mulai dari 17% hingga 21% dan Ini bisa jadi menggambarkan bahwa kualitas tenaga kerja, infrastruktur, dan penanganan korupsi di Indonesia membaik di mata investor asing. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
BKPM Klarifikasi Isu Penutupan Pabrik Panasonic dan Toshiba

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Franky Sibarani, secara aktif meminta klarifikasi mengenai informasi penutupan pabrik Panasonic dan Toshiba. Secara resmi,...

Close