Chivas Regal Extra Padukan Aroma dan Rasa dalam The Art of Blending

Produsen minuman Scotch Whisky tertua di dataran tinggi Skotlandia sejak tahun 1801, Chivas Regal, meluncurkan varian baru dari Chivas Regal yaitu Chivas Regal Extra yang bertempat di Fable Jakarta. Produk baru ini diharapkan dapat memuaskan keinginan para penikmat whisky sejati dengan aroma kua, kaya dengan rasa buah-buahan dan rasa manis yang berlimpah.

“Chivas Regal Extra dibuat dengan campuran istimewa whisky yang langka yang dikombinasikan dengan Malt Whisky yang dimatangkan dalam sherry cask dari the Oloroso sherry bodegas di Spanyol,” ujar Edhi Sumadi, Managing Director PT Pernod Ricard Indonesia, distributor Chivas Regal di Indonesia.

Menurut Edhi, acara ini bertujuan untuk memperkenalkan varian baru dari Chivas Regal yaitu Chivas Regal Extra, yang posisinya berada di antara Chivas Regal 12 dan Chivas Regal 18. Melalui produk anyar ini, pihaknya ingin menyentuh segmen baru yang sesuai dengan karakteristik dan life style dari target market produknya.

(ki-ka) Colin Scott, Custodian Master Blender Chivas Regal,dan Edhi Sumadi, Managing Director PT Pernod Ricard Indonesia

Chivas Regal Extra memang tidak dicantumkan usia whiskynya, akan tetapi kualitas dari Chivas Regal Extra sangat terjaga dan memiliki rasa yang yang smooth, dibandingkan Chivas Regal 12. Namun, demikian masing-masing produk dari Chivas Regal memiliki ciri dan elemen khas tersendiri tergantung proses dari the art of blending-nya.

Produk Chivas Regal Extra diklaim memiliki tasting notes yang sangat lembut, dengan warna keemasan yang gelap dan kilauan yang hangat, menebarkan aroma manis buah dengan sentuhan buah pir, melon, creamy toffee, coklat susu, cinnamon dan sedikit rasa jahe. Chivas Regal juga menawarkan rasa buah pir yang manis dengan campuran vanilla caramel, manisan cinnamon dan nuansa rasa almond, memberikan rasa nikmat yang bertahan lama di mulut.

Sebuah whisky secara sah disebut sebagai Scotch apabila larutannya didiamkan setidaknya tiga tahun di dalam tong kayu ek, namun semua tergantung pada keahlian master blender untuk memilih banyak tong whisky malt dan gandum pada usia yang tepat. Inilah yang menyeimbangkan karakter dan rasa untuk memastikan kualitas unggul Chivas Regal yang konsisten dari tahun ke tahun.

Tradisi mencampurkan Scotch Whiskey, dipelopori oleh James dan John Chivas di pertengahan tahun 1801, telah diwariskan turun-menurun secara seksama. Saat ini Chivas Master Colin Scott adalah penerus tradisi yang menjaga keutuhan Chivas Regal. Keahlian Master Blender hanya mampu didapatkan dari pengalaman bertahun-tahun dan hasrat tersendiri terhadap Scotch Whisky.

The art of Blending bertujuan untuk menyelaraskan berbagai karakter Malt dan gandum terpilih untuk kemudian menghasilkan produk yang berkualitas terbaik.

Colin Scott, Custodian Master Blender Chivas Regal, menjelaskan, “Seorang Master Blender bekerja layaknya komposer musik dalam memahami berbagai rasa berbeda di dalam scotch whisky, tak hanya harus memahami penuh karakter musik setiap instrumen, kita juga dituntut untuk mengerti bagaimana memadukan mereka dalam suatu simfoni yang indah seperti cara kami memadukan rasa dalam Chivas Regal Extra ini”.

Sejarah Chivas Brothers dimulai dari sebuah toko kelontong yang didirikan di Aberdeen pada tahun 1801. Chivas merupakan premium blended scotch whisky yang telah dijual di lebih dari 150 negara di seluruh dunia. Setiap botol chivas 12 dimatangkan secara perlahan di Skotlandia selama 12 tahun.

Chivas 18 di ciptakan pada tahun 1997 dari campuran unik beberapa whisky yang dimatangkan selama minimal 18 tahun. Chivas 18 adalah whisky unik kaya rasa yang memiliki 85 cita rasa disetiap tetesnya. Chivas Regal 25 Year Old yang diciptakan pertama kali pada tahun 1909 dan diciptakan kembali pada tahun 2007 adalah luxury whisky pertama di dunia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)