Langkah Shell Indonesia Kembangkan Potensi Anak Muda | SWA.co.id

Langkah Shell Indonesia Kembangkan Potensi Anak Muda

Anak muda Indonesia itu tidak kalah kreatif dan inovatif dari anak muda di negara lain. Oleh sebab itu, mereka perlu dibantu untuk bisa mengembangkan kreativitasnya supaya kelak mereka bisa menghasilkan sesuatu dari hal itu. PT Shell Indonesia pun berusaha membantu anak muda di Tanah Air melalui sebuah ajang Shell LiveWIRE Business Start-up Awards, yang sudah berlangsung sejak tahun 2006.

Tahun ini, ajang tersebut kembali digelar. Hasilnya, ada 12 anak muda yang diberikan penghargaan oleh Shell Indonesia. “Pertumbuhan wirausahawan muda sangat diperlukan untuk membangun ketahanan ekonomi nasional. Melalui program Shell LiveWIRE, Shell ingin memberikan kontribusi positif dan turut andil dalam memotivasi anak-anak muda untuk berwirausaha dan menjadikan dunia wirausaha sebagai alternatif karir,” terang Darwin Silalahi, Presiden Direktur dan Country Chairman PT Shell Indonesia, di Jakarta, Kamis (5/12/2013).

shell livewireShell mempunyai program Shell LiveWIRE yang bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha anak muda, khususnya mereka yang berusia 18-32 tahun. Program ini juga berupaya membantu mengembangkan usaha yang sudah mereka mulai. Program ini diharapkan bisa mendorong anak muda untuk mempertimbangkan profesi wirausahawan sebagai profesi yang menjanjikan.

Di Indonesia, Shell LiveWIRE sudah berlangsung sejak tahun 2003. Sedangkan, penghargaannya sendiri baru digulirkan tahun 2006. Sejak tahun itu, sudah ada lebih dari 3 ribu peserta yang berpartisipasi di ajang Shell LiveWIRE Business Start-up Awards.

Ada tiga aspek yang menjadi penilaian pada penghargaan, yakni kewirausahaan, situasi bisnis, dan perencanaan ke depan. Misalnya, pada situasi bisnis, yang dinilai oleh dewan juri mencakup penjualan, pemasaran, keuangan, hingga teknologi. Berdasarkan penilaian tersebut,  juri akhirnya memilih 12 orang dari lebih dari 350 orang anak muda yang telah berhasil menjalankan usahanya antara 3 bulan-2 tahun.

Mereka adalah Ari Yudianta (Glugu Wood Art), Fajar Ciptandi (Dwaya Manikam), Ibu Hari Wibowo (Pizza MiniQu), Mega Siswindarto (Frozzie), Maulana Nuril Huda (Pupuk Bio Agens), Massinangling Gumelar (Mie Padang), Ronaldiaz Hartantyo (GrowBox), Rian M Noor Suwari (Sundanesia Bajogoer & Bandrek Ice Cream), Surya Darmadi (Bamba Media), Yanuar Pratama Firdaus (Spice & Spaces). Sepuluh orang ini mendapatkan dana sebanyak Rp 25 juta per orang untuk pengembangan usahanya.

Sedangkan Puriyani Hasanah (Popon’s Nursery) dan Fajar Ciptandi (Dwaya Manikam) mendapatkan penghargaan Ecopreneur Award dan Sociopreneur Award, yang merupakan penghargaan khusus yang baru diadakan pada penghargaan tahun ini. Keduanya memperoleh dana Rp 10 juta per orang.

“Sinergi yang baik dari kreativitas anak muda dalam memanfaatkan sumber daya lokal, maupun memanfaatkan kemajuan TI akan mendorong mereka berkembang lebih baik dan memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar,” tandas Darwin. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Corporate Brand Value Penting bagi Kalbe Farma

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produk consumer kesehatan, PT Kalbe Farma Tbk., menilai corporate brand value sebagai faktor yang...

Close