Manajemen Laundry Rumah Sakit Jadi Sorotan | SWA.co.id

Manajemen Laundry Rumah Sakit Jadi Sorotan

Kesehatan adalah kenikmatan terbesar dalam hidup. Rumah sakit adalah tempat utk menyehatkan seseorang. Bukan malah sebaliknya, membuat orang jatuh sakit. Infeksi kuman patogen bisa datang dari mana saja, termasuk rumah sakit. Misalnya, dari manajemen laundry yang salah. Belum semua rumah sakit di Indonesia, yang totalnya mencapai 2.400, memiliki pengelolaan laundry yang sesuai standar.

“Rumah sakit besar ada yang punya laundry sendiri. Ada juga yang bekerjasama dengan perusahaan laundry. Lewat Komite Akreditasi Rumah Sakit, kami memonitor manajemen laundry apakah sesuai standar. Ini syarat untuk akreditasi rumah sakit,” kata Lia G. Partakusuma, Ketua Kompartemen Manajemen Penunjang Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).

Menurut dia, pengelolaan laundry masih belum menjadi prioritas utama. Manajemen rumah sakit masih memandang hal ini sebagai hal yang tidak terlalu penting. Bahkan, lokasi dan peralatannya seringkali kurang diperhatikan. “Padahal, linen salah satu materi yang digunakan berulang kali di rumah sakit. Jika manajemennya salah, memungkinkan terjadi wabah infeksi kuman patogen,” kata dia saat konferensi pers Expo Clean & Expo Laundry 2017 di Jakarta.

Ketua Asosiasi Profesi Laundry Indonesia (APLI), Teddy Tjoegito mengemukakan fakta yang mengkhawatirkan dari hasil kunjungannya ke berbagai jenis rumah sakit di Indonesia, dari tipe A yang besar hingga D yang kecil. “Saya menemukan masih banyak rumah sakit yang tidak memiliki mesin laundry standar rumah sakit. Mesin harus menggunakan suhu air panas 70 atau 95 4erajat, memakai jenis deterjen dan disinfektan yang ramah lingkungan, serta ada pemisahan linen yang infeksius dan non-infeksius,” katanya.

Kewajiban tentang manajemen laundry sesuai standar sebenarnya telah tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 1204 Tahun 2014 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit dan Permenkes No 24 Tahun 2016 tentang Pelayanan Medis dan Pelayanan Penunjang. “Namun, masih banyak rumah sakit yang belum menerapkan aturan tersebut karena terkendala biaya operasional,” kata Lia.

Pengelolaan laundry rumah sakit menjadi sorotan dalam gelaran Expo Clean & Expo Laundry 2017. Di pameran yang keempat ini, PT Media Artha Sentosa menargetkan 10.000 pengunjung bisnis. Pada gelaran kali ini, tak kurang dari 250 pemain di industri cleaning dan laundry dari dalam dan luar negeri hadir menawarkan produk terbaiknya. “Kami juga menggelar banyak kegiatan konferensi dan seminar selama pameran berlangsung,” kata Teddy Halim, Direktur PT Media Artha Sentosa, selaku media komunikasi dan pelatihan bagi berbagai asosiasi terkait industri kebersihan dan laundry.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
APLN Pasarkan Vimala View, Apartemen Premium di Pegunungan

Perusahaan pengembang PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) kini merambah penjualan apartemen di pegunungan, yakni Kondominium Vimala View. Untuk pertama...

Close