<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SWA Online &#187; Nokia</title>
	<atom:link href="http://swa.co.id/tag/nokia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://swa.co.id</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 18:00:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Nokia  X2 Diluncurkan</title>
		<link>http://swa.co.id/2010/08/nokia-x2-diluncurkan/</link>
		<comments>http://swa.co.id/2010/08/nokia-x2-diluncurkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 05:40:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eva Martha Rahayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Update]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia]]></category>
		<category><![CDATA[X2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=15046</guid>
		<description><![CDATA[Nokia tidak mau melewatkan bulan Ramadhan begitu saja. Di bulan penuh berkah ini dimanfaatkan produsen handphone asal Finlandia itu dengan meluncurkan produk baru: Nokia X2. Produk anyar ini mengusung inovasi layanan paling gres,  yaitu aplikasi Islami terkini di Ovi Store dan merupakan hasil kerja sama dengan Telkomsel . Di sana tersedia lagu-lagu Islami terbaru yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nokia tidak mau melewatkan bulan Ramadhan begitu saja. Di bulan penuh berkah ini dimanfaatkan produsen handphone asal Finlandia itu dengan meluncurkan produk baru: Nokia X2. Produk anyar ini mengusung inovasi layanan paling gres,  yaitu aplikasi Islami terkini di Ovi Store dan merupakan hasil kerja sama dengan Telkomsel . Di sana tersedia lagu-lagu Islami terbaru yang bisa diunduh di Ovi Music dengan perangkat Comes With Music, layanan peta dan navigasi terbaru dari Ovi Maps.</p>
<p>Dalam Comes With Music, pengguna dapat mengunduh lagu-lagu Islami terbaru dari Nindy feat Dide ‘Hijau Daun’, Opick, Haddad Alwi, Debu dan Gita Gutawa, Tilawah Al-Qur’an dari berbagai Qari di penjuru dunia dan Tausyiah dari KH. Zainuddin MZ &amp; Ustad Yusuf Mansur.</p>
<p>Mereka yang mudik atau berlibur di bulan Ramadhan ini juga akan terbantu lewat aplikasi Ovi Maps yang memberikan layanan gratis panduan berkendara dan berjalan kaki, terutama untuk beberapa kota besar di Indonesia. Ovi Maps memberikan informasi titik-titik penting/point of interest yang bisa dituju oleh para pemudik untuk berbagai macam bantuan seperti rumah makan terdekat, pompa bensin, bengkel dan sebagainya.</p>
<p>&#8220;Indonesia merupakan pangsa pasar yang sangat penting bagi Nokia. Untuk itu, kami selalu berupaya menghadirkan inovasi dalam hal produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sini. Kami harapkan solusi ini dapat mendukung kekhidmatan masyarakat Indonesia dalam menjalanlkan ibadahnya,&#8221; kata Andrea Facchini, Head of Marketing Nokia Indonesia.</p>
<p>Dijelaskan Andrea, Nokia menghadirkan Ovi Store dengan konsep on stop shop. Dengan mengunjungi situs <a href="http://www.store.ovi.com/">www.store.ovi.com</a>, konsumen bisa langsung mengunduh aplikasi dan konten yang sesuai kebutuhan. Mulai dari games, situs jaringan sosial, widget berita, wallpaper, nada dering dan masih banyak lagi aplikasi lainnya.</p>
<p>Beberapa aplikasi Ramadhan lainnya yang dapat diunduh secara gratis dari Ovi Store di antaranya <em>Boyoot Allah</em> untuk mengetahui lokasi Mesjid terdekat, Al-Quran berisi seluruh ayat dan surat Al-Quran dalam bentuk digital beserta narasi. Aplikasi <em>Mudzakir</em> untuk Azkar harian di pagi dan malam hari, <em>Hadits </em>untuk membaca koleksi hadits dengan mudah dan nyaman, <em>Mecca dan Medina</em> menyediakan  petunjuk lengkap dan langsung dari ponsel guna menemani perjalan umrah dan haji, Arabica untuk petunjuk praktis belajar Bahasa Arab.</p>
<p>Setelah Ramadhan usai, layanan dan aplikasi ini tetap dapat dinikmati dari ponsel Nokia X2. Bahkan, beberapa seri Nokia sebelumnya juga dapat mengakses aplikasi Ramadhan tersebut, seperti produk  Nokia C3, Nokia 2700 classic, Nokia 5130 XM, Nokia 7230, Nokia X3, Nokia 5030, Nokia 2710, Nokia 2730 classic, Nokia 6303i classic, Nokia 3110 classic, Nokia 2690, Nokia 2220 slide, Nokia 5230XM, Nokia N97 mini, Nokia N97, Nokia X6, X5, X2, Nokia 5800XM, dan Nokia E63.</p>
<p>Target market Nokia X2 yang tersedia dalam dua warna hitam-merah dan putih-biru ditujukan untuk para pecinta musik dan juga mereka yang aktif di jejaring sosial dan dilengkapi dengan Nokia Messaging, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengatur email dan chat langsung dari perangkat, tanpa PC. Nokia Messaging mendukung akun email seperti Ovi Mail, Gmail, Yahoo! Mail, Windows Live Hotmail, dan juga chat lewat Ovi Chat, Yahoo! Messenger, Windows Live Messenger, dan Google Talk.</p>
<p>Akses Facebook langsung bisa diakses dari layar utama, kamera 5 megapiksel, layar warna dan FM Radio dengan built in antenna yang memungkinkan pengguna untuk mendengarkan FM Radio secara langsung tanpa menggunakan headset.</p>
<p>Untuk desain, Nokia X2 dibalut alumunium yang mewah dan terdapat dua speker yang suaranya kencang dan nyaman dipegang di tangan karena bentuknya tipis.</p>
<p>Dalam Nokia X2 juga ditawarkan paket data mencakup layanan Ovi Maps, Ovi Store dan Comes With Music. Konsumen dapat memilih untuk berlangganan secara harian, atau bulanan, dengan harga yang terjangkau. Paket data tak terbatas dengan biaya berlangganan sebesar Rp. 1.000 untuk harian atau Rp10.000 untuk 30 hari, selama periode 3 Agustus &#8211; 30 September 2010.</p>
<p>Nokia juga memberikan Promo Konsumen &#8220;Rejeki Ramadhan Nokia&#8221; bagi konsumen untuk tipe ponsel Nokia tertentu dengan syarat mengaktifkan layanan akun OVI. Program berbentuk undian ini akan berlangsung dari tanggal 10 Agustus hingga 30 September 2010 dan pemenang akan diumumkan di media cetak pada tanggal 29 Oktober 2010. Hadiah berupa uang dengan total 250 juta rupiah dan dapat dimenangkan oleh lebih dari 150 orang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/2010/08/nokia-x2-diluncurkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nokia Luncurkan Ponsel Qwerty yang Terhubung dengan Jejaring Sosial</title>
		<link>http://swa.co.id/2010/08/nokia-luncurkan-ponsel-qwerty-yang-terhubung-dengan-jejaring-sosial/</link>
		<comments>http://swa.co.id/2010/08/nokia-luncurkan-ponsel-qwerty-yang-terhubung-dengan-jejaring-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 00:00:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Army Meidinasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Update]]></category>
		<category><![CDATA[Jejaring Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia]]></category>
		<category><![CDATA[X5]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=14878</guid>
		<description><![CDATA[ 
Masih andalkan kekuatan situs jejaring sosial, Nokia kembali luncurkan produk baru. Nokia X5 yang hadir dengan bentuk kotak dan warna yang mencolok ini merupakan ponsel sliding dengan tombol qwerty, yang ditujukan bagi pangsa pasar anak muda. Produk ini akan dipasarkan mulai 20 Agustus mendatang dan pihak Nokia optimis dengan penjualan produk baru ini akan sesukses [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"> </p>
<p>Masih andalkan kekuatan situs jejaring sosial, Nokia kembali luncurkan produk baru. Nokia X5 yang hadir dengan bentuk kotak dan warna yang mencolok ini merupakan ponsel <em>sliding</em> dengan tombol qwerty, yang ditujukan bagi pangsa pasar anak muda. Produk ini akan dipasarkan mulai 20 Agustus mendatang dan pihak Nokia optimis dengan penjualan produk baru ini akan sesukses ponsel yang diluncurkan sebelumnya, yakni Nokia C3.</p>
<p> </p>
<p>“Kesuksesan kami dalam menghadirkan akses cepat dan mudah ke jejaring sosial lewat Nokia C3 membuat kami terus berupaya untuk mendemokratisasi telepon genggam,” papar Bob McDougall, <em>Country Manager</em> Nokia Indonesia di Jakarta pada Kamis (5/8). Menurutnya, Sekitar 10% dari penduduk Indonesia ada di jejaring sosial Facebook, dan sebagian dari mereka mengaksesnya melalui ponsel. “Pasar (ponsel) di Indonesia sangat kompetitif, kami hadir dengan 42 jenis ponsel dan terus menghadirkan yang terbaru sesuai kebutuhan konsumen ,” kata Bob lagi.</p>
<p> </p>
<p>Ponsel yang dibanderol dengan harga Rp 1,8 juta per unit ini Ponsel ini mempunyai dimensi 74,3 x 66,44 x 16,85 mm dengan berat 129 gram. Tampilan layar 2,36 inci dan resolusi 320 x 240 piksel QVGA dan 262 ribu warna. Teknologi yang digunakan mendukung SMTP, IMAP4, POP3, MMS, dan SMS. Ponsel ini mempunyai jaringan Quad-band EGSM 850/900/1800/1900 3GPP Rel. 5,WCDMA 850/1900/2100 atau 900/1900/2100. Dilengkapi dengan kamera 5 megapiksel dan <em>memory card </em>2GB.</p>
<p> </p>
<p>Nokia pun berkolaborasi dengan tiga operator selular utama di Indonesia yakni Telkomsel, XL dan Indosat, untuk menghadirkan paket data sesuai dengan kebutuhan konsumen. Paket data yang ditawarkan mencakup layanan Nokia Messaging yakni <em>push email</em> dan chat. Konsumen dapat memilih untuk berlangganan sesuai dengan yang diinginkannya. Untuk Ovi Store, Telkomsel menawarkan paket data tak terbatas dengan biaya berlangganan sebesar Rp 1.000 per hari selama periode 3 agustus – 30 September 2010.</p>
<p> </p>
<p>Ditambahkan pula oleh Direktur Pemasaran Nokia Indonesia, Andrea Facchini, isu yang berkembang bukanlah <em>smart phone </em>atau<em> </em>qwerty atau apapun, tetapi kebutuhan dari setiap anak muda terhadap sebuah ponsel. “Kami melihat apa yang diinginkan oleh konsumen muda, dan Nokia memberikan kemudahan untuk itu semua,” ujarnya. Nokia pun mengkombinasikan layanan <em>data plan</em> di dalam produk baru ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/2010/08/nokia-luncurkan-ponsel-qwerty-yang-terhubung-dengan-jejaring-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dinamika Merek-merek Paling Bernilai</title>
		<link>http://swa.co.id/2010/07/dinamika-merek-merek-paling-bernilai/</link>
		<comments>http://swa.co.id/2010/07/dinamika-merek-merek-paling-bernilai/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 13:52:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sudarmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sajian Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Swa Majalah]]></category>
		<category><![CDATA[Blackberry]]></category>
		<category><![CDATA[brand value]]></category>
		<category><![CDATA[Femina]]></category>
		<category><![CDATA[Hewlett-Packard]]></category>
		<category><![CDATA[IBBA]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia]]></category>
		<category><![CDATA[Piattos]]></category>
		<category><![CDATA[SonyEricsson]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=14616</guid>
		<description><![CDATA[Ada merek yang bertahan. Ada juga yang menyodok. Inilah potret merek terbaik 2010.

Menurut Anda, apakah nilai merek (brand value/BV) BlackBerry (BB) paling tinggi di kategori telepon seluler?  Kalau menjawab &#8220;ya”, berarti Anda termasuk orang yang akan terkejut dengan hasil survei Indonesian Best Brand Award 2010. Mengapa? Karena, Nokia masih nomor 1, diikuti SonyEricsson. Bahkan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Ada merek yang bertahan. Ada juga yang menyodok. Inilah potret merek terbaik 2010.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">M</span><span lang="id-ID">enurut Anda, apakah nilai merek (</span><span lang="id-ID"><em>brand value/</em></span><span lang="id-ID">BV) BlackBerry (BB) paling tinggi di kategori telepon seluler?  Kalau menjawab &#8220;ya”, berarti Anda termasuk orang yang akan terkejut dengan hasil survei </span><span lang="id-ID"><em>Indonesian Best Brand Award 2010</em></span><span lang="id-ID">. Mengapa? Karena, Nokia masih nomor 1, diikuti SonyEricsson. Bahkan, BB masuk dalam 5 besar pun tidak. Walaupun produk buatan RIM ini cukup kuat menggerakkan pasar dalam dua tahun terakhir, nyatanya memang tak bisa segampang itu meraih skor BV tinggi. “Sepertinya harga dia belum bisa menjangkau segmen bawah, menyebabkan merek ini tidak menonjol di semua kalangan,” kata Istijanto Oei, pengamat pemasaran dari Prasetiya Mulya Business School.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Istijanto tentu saja benar. Banyak pengguna ponsel di daerah yang belum kenal BB. Walaupun mereka sebenarnya sudah memakai ponsel dengan model tombol QWERTY yang menjadi ciri khas BB, yang mereka miliki adalah ponsel </span><span lang="id-ID"><em>low-end</em></span><span lang="id-ID">. Belum lagi  parameter BV yang dipakai dalam survei ini tak semata-mata </span><span lang="id-ID"><em>market share</em></span><span lang="id-ID"> (</span><span lang="id-ID"><em>brand share</em></span><span lang="id-ID">), tetapi juga melibatkan parameter lain seperti kepuasan pelanggan, </span><span lang="id-ID"><em>top of mind</em></span><span lang="id-ID"> (TOM) dan </span><span lang="id-ID"><em>gain index</em></span><span lang="id-ID">. Alhasil, bisa dimengerti bila BB belum masuk kelompok jawara IBBA 2010.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Ya, bila dicermati, hasil survei IBBA tahun ini menunjukkan, secara umum pemenangnya (jawara di masing-masing kategori produk) didominasi merek-merek yang tahun lalu juga memenangi kategorinya. Beberapa merek di sejumlah kategori memang termasuk kategori </span><span lang="id-ID"><em>dominant market leader</em></span><span lang="id-ID"> sehingga teramat sulit dilewati pesaing-pesaingnya. Sebut saja, Pepsodent di segmen pasta gigi, Indomie di kategori produk mi instan, sampo Sunsilk, juga obat nyamuk bakar Baygon. Daya saingnya sudah mencengkeram sedemikian kuat.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Namun, </span><span lang="id-ID">bukan berarti tahun ini IBBA tanpa barisan pemenang baru. Contohnya di segmen alas bedak. Tahun lalu Sari Ayu jadi jagonya, kini giliran Viva menyodok naik. Jagoan kosmetik asal Surabaya ini memang luar biasa karena sanggup terus meremajakan produk-produknya sehingga dari dekade ke dekade terus berkembang dan tetap diminati konsumennya.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Lalu, di segmen keripik tepung kentang olahan, tahun ini Piattos memuncaki takhta, menggantikan Leo. Sukses Piattos ini mengejutkan karena dia dibesarkan oleh Universal Robina Corporation (URC), perusahaan multinasional asal Filipina, yang ketika pertama kali penetrasi di pasar Indonesia menggandeng PT Sinar Niaga Sejahtera (SNS/Grup Garudafood) yang juga pemilik merek Leo. Tak bisa dimungkiri, kiprah awal sukses URC di Indonesia tak lepas dari kekuatan distribusi SNS yang waktu itu menopang sukses permen Dynamite, Jack Jill, dll. (produk URC). Namun sungguh menarik, sekarang URC dan Garudafood justru terlibat dalam rivalitas pasar yang seru. Lantas, bagaimana dengan kategori lain?</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Di segmen majalah wanita, tahun ini </span><span lang="id-ID"><em>Femina</em></span><span lang="id-ID"> naik melengserkan </span><span lang="id-ID"><em>Kartini</em></span><span lang="id-ID">. Lalu, di kategori produk multivitamin anak, Curcuma Plus kembali bertakhta setelah tahun lalu sempat dikalahkan Scott Emulsion. Yang juga terjadi perubahan, di kategori produk mobil sedan. Tahun 2009 segmen ini dimenangi Toyota, tetapi tahun ini Honda menyalip dengan percaya diri. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Kemudian di pasar </span><span lang="id-ID"><em>notebook,</em></span><span lang="id-ID"> Hewlett-Packard (HP) tahun ini unjuk gigi, menjadi jawara menggantikan Toshiba. Dilihat dari berbagai aktivitas pemasaran yang dilakukan, sejak pertengahan tahun lalu hingga semester pertama tahun ini, HP memang sangat agresif mengedukasi konsumennya, juga menggelar berbagai program layanan yang kreatif. Toshiba juga menyodok menjadi jawara di kategori produk </span><span lang="id-ID"><em>LCD projector</em></span><span lang="id-ID">, dan Cannon menjuarai produk pemindai (</span><span lang="id-ID"><em>scanner)</em></span><span lang="id-ID">, mengalahkan HP. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Tak bisa dimungkiri, para pemenang umumnya merupakan pemain yang mampu mengembangkan strategi pemasaran yang unik, berbeda dari pesaingnya. Lihatlah Honda, yang nilai BV-nya tertinggi di segmen mobil sedan. Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Pascajual PT Honda Prospect Motor, menjelaskan, pihaknya mulai mengesampingkan model promosi yang ortodoks (konvensional). Iklan di media dikurangi. “Tidak 100% ditinggalkan </span><span lang="id-ID"><em>sih</em></span><span lang="id-ID">,” kata Jonfis. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Memasarkan mobil sedan, menurutnya, tidak bisa lagi dengan cara massal. Pemasaran harus melalui ajang tertentu dan tidak secara massal. Seperti seminar, turnamen golf, </span><span lang="id-ID"><em>showroom event</em></span><span lang="id-ID"> dan undangan khusus. Langkah ini dilakukan untuk me-</span><span lang="id-ID"><em>maintance</em></span><span lang="id-ID"> konsumen. “Kalau ke media televisi terlalu general. Karena pengguna sedan umumnya pekerja kantoran. Mereka lebih memakai logika ketimbang emosional,” ujarnya. Karena itu pula, di dalam bengkel Honda sekarang dibuat aneka fasilitas, mulai dari </span><span lang="id-ID"><em>lounge</em></span><span lang="id-ID"> yang luas, </span><span lang="id-ID"><em>Wi-Fi</em></span><span lang="id-ID">, tempat pijat, serta tempat makan dan minum. “Ini untuk membedakan bengkel Honda dari bengkel lainnya. Sekarang </span><span lang="id-ID"><em>owner</em></span><span lang="id-ID"> mau datang sendiri, tak lagi sopir, karena di bengkel pun bisa sambil bekerja,” ujar Jonfis kembali. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID"><em>Notebook</em></span><span lang="id-ID"> HP pun melakukan diferensiesi strategi. Megawati Khie, Direktur Pengelola </span><span lang="id-ID"><em>Personal System Group</em></span><span lang="id-ID"> Hewlett-Packard Indonesia, mengakui naiknya </span><span lang="id-ID"><em>notebook</em></span><span lang="id-ID"> HP tak lepas dari peluncuran produk </span><span lang="id-ID"><em>notebook</em></span><span lang="id-ID"> anyarnya, HP Mini. “Setahun terakhir ini ada produk menarik dengan harga yang </span><span lang="id-ID"><em>affordable</em></span><span lang="id-ID">, </span><span lang="id-ID"><em>netbook</em></span><span lang="id-ID"> HP Mini,” ungkapnya. HP kemudian membarenginya dengan strategi pemasaran yang bervariasi. HP mencoba menawarkan sesuatu yang baru dengan merujuk pada gaya hidup. “</span><span lang="id-ID"><em>Target market</em></span><span lang="id-ID"> ditentukan, wanita dan remaja yang sedang diincar,&#8221; kata Megawati. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Di</span><span lang="id-ID">a mencontohkan pola promosinya: saat momen Hari Kartini, dibuat </span><span lang="id-ID"><em>event</em></span><span lang="id-ID"> khusus. Lalu, berpromosi dengan tema “</span><span lang="id-ID"><em>Sex and The City”</em></span><span lang="id-ID">. Untuk remaja dan keluarga, digelar promo </span><span lang="id-ID"><em>lucky draw</em></span><span lang="id-ID"> ke Universal Studio. “Lebih ke </span><span lang="id-ID"><em>benefit</em></span><span lang="id-ID">, kalau sudah memiliki HP, diharapkan menjadi bangga, tidak hanya spesifikasi produknya yang bagus,” ujarnya. HP sendiri dia akui mampu tumbuh tiga </span><span lang="id-ID">digit</span><span lang="id-ID">. Dan menariknya, sukses ini tidak hanya pada </span><span lang="id-ID"><em>netbook</em></span><span lang="id-ID"> tetapi juga </span><span lang="id-ID"><em>notebook</em></span><span lang="id-ID">. Saat ini </span><span lang="id-ID"><em>notebook</em></span><span lang="id-ID"> menyumbang 70% kue HP, sisanya 30%-nya </span><span lang="id-ID"><em>netbook</em></span><span lang="id-ID">. HP menyasar tiga segmen pasar, yakni konsumer, usaha kecil-menengah dan </span><span lang="id-ID"><em>enterprises</em></span><span lang="id-ID">. “Jadi, tidak tergantung pada satu </span><span lang="id-ID"><em>engine</em></span><span lang="id-ID"> saja,” Megawati menjelaskan. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Istijanto melihat ada beberapa temuan menarik dalam survei IBBA 2010. Da menunjuk contoh Viva yang tampak semakin mendominasi di kategori kosmetik. Viva memiliki portofolio produk yang saling mendukung sehingga kuat di kategori alas bedak, bedak, susu pembersih, lipstik dan </span><span lang="id-ID"><em>facetonic</em></span><span lang="id-ID"> yang saling berkaitan. “Jadinya konsumen yang puas dengan bedak Viva akan memakai juga susu pembersihnya. Ada kombinasi dengan produk lain.” </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID"><span style="color: #000000;"> </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Sementara Amalia E. Maulana, konsultan merek dan Direktur Etnomark Consulting, melihat secara umum merek-merek pemenang IBBA hampir sama dengan tahun lalu. Akan tetapi yang menarik, pada beberapa kategori produk terjadi pergeseran perbedaan jarak dominasi </span><span lang="id-ID"><em>leadership</em></span><span lang="id-ID">. Misalnya saja di kategori oli, di mana pada 2009 jarak BV Top1 dengan semua pesaingnya cukup jauh. Tahun 2010 ini jurang itu mulai menyempit. Dengan kata lain, merek-merek di luar Top1 mulai merangkak naik nilainya. BV oli mobil Top1 menurun dari 63 (2009) menjadi 57 (2010). Sementara, oli mobil Castrol meningkat BV-nya dari 28,4 (2009) menjadi 44 ( 2010).</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;">“<span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Dalam situasi menyempitnya jarak dengan </span><span lang="id-ID"><em>challenger</em></span><span lang="id-ID"> seperti ini, </span><span lang="id-ID"><em>market leader</em></span><span lang="id-ID"> harus semakin waspada. Tidak bisa tinggal diam. Konsumen semakin kritis. Semakin kuat BV alternatifnya, maka ini menjadi catatan  untuk berbenah,” Amalia berpesan. Dia juga melihat beberapa produk yang menang karena didukung </span><span lang="id-ID"><em>umbrella brand</em></span><span lang="id-ID"> yang kuat. Contohnya, susu Bendera. Nama ini ada dalam kategori susu kental manis dan susu untuk anak. Atau juga di kategori elektronik ada merek Samsung, HP, Toshiba, Sharp dan beberapa merek lain.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Jangan lupa, dalam survei ini kita juga menemukan beberapa pelajaran penting. Misalnya, kita bisa melihat ada sejumlah kategori produk yang persaingannya sudah sangat sengit, tetapi ada juga kategori tertentu yang masih terbuka bagi pemain baru. Hal itu bisa dilihat dari variable </span><span lang="id-ID"><em>brand share</em></span><span lang="id-ID"> (BS) dengan melihat </span><span lang="id-ID"><em>average of top of 5</em></span><span lang="id-ID"> di tiap kategori. Dari hitungan itu diketahui, produk makanan-minuman, </span><span lang="id-ID"><em>SIM card</em></span><span lang="id-ID">/HP dan multivitamin/suplemen rata-rata </span><span lang="id-ID"><em>brand share top 5-</em></span><span lang="id-ID">nya  paling tinggi. Dengan kata lain, di industri umumnya lima pemain terbesar sudah menguasai pasar dan lebih sulit ditembus pemain baru. Namun sebaliknya, di segmen kosmetik, obat dan </span><span lang="id-ID"><em>fashion</em></span><span lang="id-ID">, rata-rata </span><span lang="id-ID"><em>brand share top 5</em></span><span lang="id-ID">-nya sangat rendah. Hal ini bisa dimaknai bahwa di industri itu persaingannya </span><span lang="id-ID"><em>fragmented</em></span><span lang="id-ID"> dan tidak ada beberapa pemain yang oligopolistis, sehingga masih memberi kesempatan bagi pemain-pemain baru yang kreatif untuk sukses penetrasi. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Lalu, bila melihat </span><span lang="id-ID"><em>Grafik</em></span><span lang="id-ID"> </span><span lang="id-ID"><em>TOM Brand</em></span><span lang="id-ID"><em> Maximum</em></span><span lang="id-ID">, para pemain di industri </span><span lang="id-ID"><em>toiletries</em></span><span lang="id-ID">, makanan dan minuman, ponsel dan obat selama ini paling efektif dalam membangun citra merek. Industri-industri tersebut memiliki </span><span lang="id-ID"><em>TOM</em></span><span lang="id-ID"> </span><span lang="id-ID"><em>brand maximum</em></span><span lang="id-ID"> lebih tinggi dibanding segmen produk lain. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Memang, dalam survei ini juga bisa dilihat adanya penurunan efektivitas periklanan pada beberapa pemain besar di sektor kosmetik dan suplemen/multivitamin. Contohnya, di sektor suplemen dan multivitamin, tahun 2009 rata-rata lima besar di sektor itu punya </span><span lang="id-ID"><em>TOM brand</em></span><span lang="id-ID"> 9,2%, tetapi pada 2010 justru turun menjadi hanya 6,2%. Lalu, di kategori kosmetik dari 10,4% menjadi 9,4%. Produk tabungan, rata-rata </span><span lang="id-ID"><em>TOM brand</em></span><span lang="id-ID"> untuk </span><span lang="id-ID"><em>top 5</em></span><span lang="id-ID"> turun dari 14,2% menjadi 13%. Padahal, belanja iklan di sektor-sektor itu tidak turun. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Simak saja belanja iklan mereka (Nielsen Media Research). Untuk produk perbankan pada kuartal I/2010 belanja iklannya Rp 377 miliar, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu hanya Rp 212 miliar. Di segmen </span><span lang="id-ID"><em>toiletries</em></span><span lang="id-ID"> dan kosmetik pun seperti itu, pada kuartal I/2009 belanja iklannya Rp 1,16 triliun, sedangkan pada kuartal I/2010 sudah Rp 1,53 triliun, naik sangat signifikan. Namun, ironisnya justru rerata </span><span lang="id-ID"><em>TOM brand</em></span><span lang="id-ID"> untuk lima besar di industri itu menurun. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Data ini bisa dibaca dengan dua makna. Pertama, tingkat efektivitas mereka dalam membangun mereka semakin berkurang. Ada cara promosi atau beriklan yang mungkin mesti diubah. Kedua, adanya satu atau beberapa pemain di luar </span><span lang="id-ID"><em>top 5</em></span><span lang="id-ID"> yang sedang menanjak sehingga mengurangi </span><span lang="id-ID"><em>share</em></span><span lang="id-ID"> </span><span lang="id-ID"><em>TOM brand</em></span><span lang="id-ID"> merek-merek lima besar. Jadi, mereka memang harus waspada. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Tak lupa, bersamaan dengan survei ini juga diperoleh sejumlah merek yang mendapatkan predikat </span><span lang="id-ID"><em>Golden Brand</em></span><span lang="id-ID"> karena menjawarai di kategorinya minimal lima tahun berturut-turut. Kemudian, juga ada penghargaan </span><span lang="id-ID"><em>Platinum Brand</em></span><span lang="id-ID"> karena memenangi di kategorinya minimal tiga tahun berturut-turut. Selain itu, juga ada predikat </span><span lang="id-ID"><em>Prospective Brand</em></span><span lang="id-ID"> yang dilihat dari angka </span><span lang="id-ID"><em>gain index</em></span><span lang="id-ID"> merek itu dan peringkat di industrinya (selengkapnya lihat </span><span lang="id-ID"><em>Tabel</em></span><span lang="id-ID">). </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Yang juga masih melegakan, dalam survei ini juga tampak, masih ada 50% kategori yang disurvei yang dimenangi merek-merek lokal atau merek asli Indonesia (lihat </span><span lang="id-ID"><em>Tabel</em></span><span lang="id-ID">). Tentu saja, ini menarik karena mematahkan banyak kekhawatiran bahwa merek-merek asli Indonesia makin terpinggirkan dalam kancah persaingan. Kehadian para pemenang asli Indonesia itu tentu saja menarik, apalagi bila industrinya sudah banyak dimasuki pemain asing. Hanya saja, kalau ditarik garis kecenderungannya, dari tahun ke tahun memang makin banyak merek asing yang menyodok. Apalagi, dengan berkembangnya musim akuisisi seperti sekarang, pemain asing gampang sekali mencaplok merek-merek lokal yang </span><span lang="id-ID"><em>kinclong</em></span><span lang="id-ID">.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID">Alhasil, </span><span lang="id-ID">pesan Istijanto terasa bijak: para pemegang merek hendaknya menyikapi hasil riset dengan seksama dan arif. “Kalau posisinya berada di puncak saat ini tidak kemudian berpuas diri sehingga terlena ke depannya. Sebaliknya, merek yang tergeser tidak perlu berkecil hati namun justru menjadi pemompa semangat atau tantangan untuk memperbaiki posisi,” ujarnya. Mengapa? Karena BV bersifat dinamis, apa pun posisinya, pemilik merek harus bergerak mengikuti perubahan pasar dan peta persaingan. Untuk itu, hasil IBBA 2010 dapat digunakan sebagai evaluasi terhadap strategi yang selama ini dipakai dalam membangun merek, sekaligus untuk memonitor siapa pesaing yang sebenarnya.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span lang="id-ID"><em><strong>Reportase: </strong></em></span><span lang="id-ID"><em><strong>M. Husni Mubarak dan Sigit A. Nugroho</strong></em></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em><strong>Riset Siti Sumariyati</strong></em></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="id-ID">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/2010/07/dinamika-merek-merek-paling-bernilai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Elisa-NSN Awali Jaringan 4G Berbasis Teknologi LTE</title>
		<link>http://swa.co.id/2010/06/elisa-nsn-awali-jaringan-4g-berbasis-teknologi-lte/</link>
		<comments>http://swa.co.id/2010/06/elisa-nsn-awali-jaringan-4g-berbasis-teknologi-lte/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 11:38:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eva Martha Rahayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Update]]></category>
		<category><![CDATA[Elisa]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia]]></category>
		<category><![CDATA[NSN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=13922</guid>
		<description><![CDATA[
Nokia Siemens Networks (NSN) dan Elisa, penyedia layanan komunikasi di Finlandia, telah memulai jaringan 4G berbasis teknologi Long Term Evolution (LTE) untuk penggunaan pra-komersial pada awal tahun ini. Jaringan 4G Elisa beroperasi di daerah kecil di Helsinki dan mendukung koneksi bergerak hingga 100 Mbps.

Selain pengembangan sistematis dari jaringan dan cakupan 3G, Elisa sedang mempersiapkan penggunaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Nokia Siemens Networks (NSN) dan Elisa, penyedia layanan komunikasi di Finlandia, telah memulai jaringan 4G berbasis teknologi <em>Long Term Evolution </em>(LTE) untuk penggunaan pra-komersial pada awal tahun ini. Jaringan 4G Elisa beroperasi di daerah kecil di Helsinki dan mendukung koneksi bergerak hingga 100 Mbps.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="en-AU"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Selain pengembangan sistematis dari jaringan dan cakupan 3G, Elisa sedang mempersiapkan penggunaan teknologi-teknologi baru sejak teknologi-teknologi tersebut dapat ditawarkan kepada pelanggan,â€ kata Timo Katajisto, <em>Executive Vice President Production</em> Elisa. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Menurut Katajisto, Elisa terus berinvestasi untuk cakupan dan kecepatan jaringan 3G-nya agar dapat menyesuaikan dengan pertumbuhan penggunaan mobile broadband. Menurut sebuah survei baru-baru ini, jaringan 3G Elisa memiliki cakupan terluas di Finlandia dan menawarkan kecepatan data tertinggi. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Pengembangan saat ini akan memungkinkan penggunaan layanan video berkecepatan tinggi dengan perangkat bergerak di masa depan. Selain itu, penggunaan internet dengan telepon yang mudah secara<em> real-time </em>tersebut akan sangat meningkatkan pengalaman  pelanggan. Bagi Elisa, kerja sama ini membuka potensi bagi  peluncuran layanan-layanan baru bagi pelanggan dan pengumpulan pengalaman teknologi LTE dari NSN.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="en-AU"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">&#8220;Jaringan 4G dan kerja sama Elisa dengan Nokia Siemens Networks memungkinkan pengembangan layanan-layanan baru yang memanfaatkan kecepatan data yang lebih tinggi,â€ jelas Katajisto.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Layanan akan tersedia untuk umum apabila ketersediaan perangkat terminal LTE meningkat. Investasi Elisa di jaringan 3G saat ini dan persiapan untuk teknologi baru yang akan sangat menguntungkan para pelanggan. Kini, layanan mobile broadband di jaringan 3G Elisa mencakup wilayah geografis yang sangat luas, bahkan pada kecepatan 15 Mbps.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Dijelaskan Katajisto, teknologi LTE akan memungkinkan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan koneksi mobile broadband berkecepatan tinggi dan menawarkan peluang bisnis baru untuk semua pemain di sektor ini. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">â€œ<span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Nokia Siemens Networks sangat senang dapat bekerja sama dengan Elisa, baik dalam teknologi LTE yang akan datang maupun penggelaran teknologi 3G yang berkelanjutan,&#8221; ucapTommi Uitto, </span><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><em>Head of Product Management</em></span><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">, Nokia Siemens Networks, menambahkan.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/2010/06/elisa-nsn-awali-jaringan-4g-berbasis-teknologi-lte/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Goh Doh Hau: Ingin Kembangkan Keahlian di Indonesia</title>
		<link>http://swa.co.id/2010/06/goh-doh-hau-ingin-kembangkan-keahlian-di-indonesia/</link>
		<comments>http://swa.co.id/2010/06/goh-doh-hau-ingin-kembangkan-keahlian-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 00:23:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Army Meidinasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[Goh Doh Hau]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=13746</guid>
		<description><![CDATA[
Tiga tahun berkarier di Nokia Indonesia, Goh Doh Hau berambisi untuk ikut membesarkan perusahaan tersebut di negara ini. Menurutnya, potensi pasar di Indonesia yang cukup baik akan memberikan jalan bagi Nokia Indonesia menjadi pemimpin pasar di negara-negara berkembang. â€œAku ingin company mengalami pertumbuhan, serta mengembangkan keahlian di sini,â€ ujarnya.

Tidak hanya tiga tahun Goh berkarier di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin-left: 0.79in; margin-right: 1.21in; margin-top: 0.79in; margin-bottom: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Tiga tahun berkarier di Nokia Indonesia, Goh Doh Hau berambisi untuk ikut membesarkan perusahaan tersebut di negara ini. Menurutnya, potensi pasar di Indonesia yang cukup baik akan memberikan jalan bagi Nokia Indonesia menjadi pemimpin pasar di negara-negara berkembang. â€œAku ingin <em>company</em> mengalami pertumbuhan, serta mengembangkan keahlian di sini,â€ ujarnya.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Tidak hanya tiga tahun Goh berkarier di Nokia, sebelumnya selama sembilan tahun ia telah bekerja di Nokia Malaysia. â€œJadi aku telah experience 12 tahun di Nokia,â€ ia menambahkan.  Adapun berbagai bidang yang sempat ditanganinya adalah sales, <em>business development</em>, juga marketing. Saat ini, Goh menjabat sebagai <em>Senior Marketing Manager</em> Nokia Indonesia, dengan tanggungjawab menangani dua bisnis, yakni untuk produk <em>messaging </em><span style="font-style: normal;">dan</span> ponsel yang mengusung musik seperti Nokia Comes With Music.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Ketertarikan Goh ketika bergabung dengan perusahaan ini karena waktu itu <em>market share</em>-nya belum terlalu bagus. â€œSelain itu tertarik ke teknologi, tertarik ke pasaran yang unik di mana tiap bulan dikeluarkan ponsel baru,â€ papar kelahiran 24 September ini. Lulusan Western Michigan University ini mengungkapkan, sebenarnya ia menginginkan pekerjaan di bagian <em>advertising</em>. â€œTetapi begitu bergabung dengan Nokia kembali ke marketing lagi,â€ ucapnya sambil tertawa.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Dalam menjalani kariernya sebagai seorang yang profesional, Goh berprinsip bahwa <em>attitude</em> yang baik dan motivasi merupakan bekal yang utama. â€œSelain itu, kita senantiasa berubah untuk belajar yang baru dan mencoba sesuatu yang baru, khususnya di pekerjaan,â€ papar ayah dari tiga anak ini. Goh juga membiasakan diri untuk selalu belajar dengan cara membaca buku, jurnal maupun artikel yang dianggapnya bagus. â€œDan satu lagi, harus dapat menerima usulan baru serta diimplementasikan dalam pekerjaan,â€ tuturnya.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Goh sangat senang bekerja di Indonesia. â€œIndonesia adalah salah satu market yang potensial. Disini dapat mencari ide yang baru, c<em>hallenge</em> yang baru,â€ ungkapnya. Untuk itu, ia bekerja keras untuk mengembangkan keahliannya serta mencapai target-targetnya. Di waktu luang, laki-laki berkewarganegaraan Malaysia ini selalu menyempatkan diri untuk berolahraga ke gym, berenang atau bermain dengan anak-anaknya. Goh juga menyukai scuba diving dan beberapa tempat di Indonesia sudah ia cicipi. â€œIndonesia sangat bagus, seperti Bunaken, Bali. Ingin ke Komodo tapi <em>ngga</em> ada waktu,â€ ia menandaskan.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/2010/06/goh-doh-hau-ingin-kembangkan-keahlian-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Haryati Lawidjaja: Semakin Besar Challenge, Semakin Banyak Pengalaman</title>
		<link>http://swa.co.id/2010/06/haryati-lawidjaja-semakin-besar-challenge-semakin-banyak-pengalaman/</link>
		<comments>http://swa.co.id/2010/06/haryati-lawidjaja-semakin-besar-challenge-semakin-banyak-pengalaman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 10:04:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Army Meidinasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[Haryati Widjaja]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=13687</guid>
		<description><![CDATA[
Dunia teknologi informasi (TI) yang rumit dan terus berkembang dengan cepat menuntut setiap pelaku bisnis yang bergerak di dalamnya untuk terus bekerja lebih dinamis. Tidak peduli itu laki-laki atau perempuan, tua atau muda, bahkan mereka yang mengerti TI atau tidak, semua harus menyesuaikan diri dengan situasi saat ini, di mana TI menjadi bagian dari kehidupan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Dunia teknologi informasi (TI) yang rumit dan terus berkembang dengan cepat menuntut setiap pelaku bisnis yang bergerak di dalamnya untuk terus bekerja lebih dinamis. Tidak peduli itu laki-laki atau perempuan, tua atau muda, bahkan mereka yang mengerti TI atau tidak, semua harus menyesuaikan diri dengan situasi saat ini, di mana TI menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Dengan keyakinan yang dimilikinya bahwa tidak ada sesuatu yang tidak mungkin, Haryati Widjaja yakin dan terus melangkah ke depan untuk terus bergelut dalam bidang TI. Kelahiran 7 Juni 1978 ini saat ini menjabat sebagai <em>Services and Software Manager</em> Nokia Indonesia.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Salah satu hal yang membuat Haryati begitu serius untuk menekuni karier di dunia TI adalah keinginannya untuk membuktikan bahwa perempuan juga dapat berkiprah sama baiknya dengan laki-laki di dunia tersebut. â€<span style="font-style: normal;">Kan</span> banyak yang bilang, perempuan itu <em>kuper</em>, <em>nggak</em> tahu <em>gadget</em>. Saya ingin membuktikan bahwa itu salah,â€ Haryati menjelaskan.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Perkenalannya dengan dunia TI dimulai secara tidak sengaja ketika ia bekerja di Arthur Andersen <em>Business Consulting</em>. Pada saat Haryati bekerja di Arthur Andersen, ia banyak menangani klien-kliennya yang sebagian besar adalah perusahaan telekomunikasi dan mining. <span lang="sv-SE">â€œBagi saya ketika itu, dunia telekomunikasi begitu menarik dan penuh tantangan. Kalau di konsultan, meskipun kliennya beranekaragam, tetapi prosesnya </span><span lang="sv-SE"><em>gitu-gitu</em></span><span lang="sv-SE"> saja,â€ ujarnya.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span lang="sv-SE">Bagai gayung bersambut, saat Haryati ingin mengetahui dunia telekomunikasi dan TI lebih dalam lagi, tawaran datang dari Exelcom di 2002 atau tiga tahun setelah ia bekerja di Arthur Andersen. Tawaran tersebut tidak disia-siakan oleh anak pertama dari empat bersaudara ini. Ia pun menerima tawaran itu.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span lang="sv-SE">Saat di Exelcom ia bekerja di bagian </span><span lang="sv-SE"><em>finance</em></span><span lang="sv-SE"> dan </span><span lang="sv-SE"><em>product development</em></span><span lang="sv-SE">. Sejak itulah perempuan bertubuh mungil ini mulai serius bekerja sebagai profesional di perusahaan telekomunikasi. Setelah tiga tahun di Exelcom, ia pun pindah ke Hutchison 3. Pertama kali masuk ke perusahaan tersebut Haryati menangani bagian </span><span lang="sv-SE"><em>value added service</em></span><span lang="sv-SE">. â€Baru pada 2008, saya masuk ke Nokia, sampai sekarang,â€ ia menerangkan. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span lang="sv-SE">Meskipun tidak berbekal pendidikan formal di bidang IT, Haryati dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan baik. â€Bidang IT itu </span><span lang="sv-SE"><em>passion </em></span><span lang="sv-SE">saya. Banyak hal-hal baru di dalamnya,â€ ucapnya. Bekerja dengan </span><span lang="sv-SE"><em>passion</em></span><span lang="sv-SE"> merupakan salah satu kunci keberhasilan Haryati dalam kariernya. Selain itu Haryati juga mengungkapkan satu lagi kunci sukses kariernya adalah tidak mudah putus asa.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span lang="sv-SE">Mengenyam pendidikan di jurusan Akuntansi Universitas Parahyangan Bandung membuktikan bahwa Haryati dapat memulai semuanya dari nol. â€Pertama kali lulus kuliah saya bekerja sebagai </span><span lang="sv-SE"><em>financial auditor</em></span><span lang="sv-SE"> di Arthur Andersen itu,â€ imbuhnya. Semua yang dilakukannya saat ini adalah hasil dari belajar secara otodidak dari pengalaman-pengalaman yang diperolehnya.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">Meskipun terlihat sempurna dalam kariernya, Haryati mengaku bahwa ia belum terlalu baik untuk mengelola waktinya. â€Waktu kerja saya cukup panjang, dan saya merasa belum dapat mengatur waktu dengan baik,â€ tandasnya. Walau begitu, ia berusaha sebisa mungkin menyisihkan waktu luang untuk hal-hal yang digemarinya seperti berolahraga dan <em>travelling</em>.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">Dengan tanggungjawabnya yang cukup berat, Haryati memahami bahwa itulah tantangan yang harus dihadapinya. Seperti diketahui, bisnis solusi dari Nokia tergolong baru, sehingga masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan Haryati. Terlebih lagi market Nokia di Indonesia berkontribusi cukup besar bagi<em> revenue</em> global. â€Dalam karier, ngga ada yang ngga mungkin. Tantangan hanya akan menambah pengalaman,â€ ia manegaskan.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">Ketika ditanya mengenai siapa yang paling berpengaruh dan menjadi inspirasi dalam hidupnya, perempuan lajang ini menjawab kedua orang tuanya. â€Apalagi ayah saya itu orangnya ngga gampang putus asa,â€ ujar perempuan yang lahir dan besar di Bandung ini.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">Sebagai seorang perempuan, Haryati pun tentunya tidak terlepas dari yang namanya penampilan. Sebagai seorang profesional muda, ia cukup seksama dalam masalah penampilan. â€Penampilan itu wujud dari diri kita Apabila kita tidak memperhatikan diri kita, tentunya kita akan dinilai orang tidak mampu memperhatikan hal-hal yang lain. Yang terpenting adalah tahu bagaimana menempatkan diri,â€ papar penyuka<em> jogging</em> ini.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">Ke depan, Haryati menyatakan, ia ingin memberikan kontribusi lebih bagi perusahaan serta diberikan tanggungjawab yang juga lebih dibandingkan saat ini. Selain itu, obsesinya yang lain adalah mengunjungi negara-negara di belahan dunia ini. â€Saya ingin berkunjung ke semua negara. Untuk Indonesia sendiri kebetulan sebagian besar sudah saya kunjungi karena ketika saya bertugas di kantor konsultan yang mengharuskan saya berkeliling Indonesia,â€ tuturnya diiringi derai tawa.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="sv-SE">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/2010/06/haryati-lawidjaja-semakin-besar-challenge-semakin-banyak-pengalaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nokia Merilis Seri C3 di Indonesia</title>
		<link>http://swa.co.id/2010/06/nokia-merilis-seri-c3-di-indonesia/</link>
		<comments>http://swa.co.id/2010/06/nokia-merilis-seri-c3-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 13:02:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Army Meidinasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Update]]></category>
		<category><![CDATA[C3]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=13615</guid>
		<description><![CDATA[
Nokia luncurkan perangkat messaging baru, yaitu Nokia C3. Dan,  Indonesia merupakan negara pertama yang menghadirkan ponsel qwerty yang dikembangkan dengan mengkhususkan produknya pada jejaring sosial ini. Bob McDougall, General Manager Nokia Indonesia, mengatakan bahwa sebagian besar konsumen di negara ini mengakses jejaring sosial dari ponsel mereka dan Nokia C3 memfasilitasi hal tersebut.

Produk baru Nokia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Nokia luncurkan perangkat <em>messaging</em> baru, yaitu Nokia C3. Dan,  Indonesia merupakan negara pertama yang menghadirkan ponsel <em>qwerty</em> yang dikembangkan dengan mengkhususkan produknya pada jejaring sosial ini. Bob McDougall, <em>General Manager</em> Nokia Indonesia, mengatakan bahwa sebagian besar konsumen di negara ini mengakses jejaring sosial dari ponsel mereka dan Nokia C3 memfasilitasi hal tersebut.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Produk baru Nokia ini membidik pangsa pasar anak muda yang gemar mengikuti jejaring sosial. Bob menilai, di kelas tersebut pasarnya cukup signifikan dan besar. Dilengkapi dengan Nokia Messaging, Nokia C3 memungkinkan pengguna untuk mengatur email dan chat secara langsung.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">â€œNokia Messaging mendukung akun email seperti Ovi Mail, Gmail, Yahoo! Mail, Windows Live Messenger serta beberapa penyedia email lokal dan dapat melakukan chat lewat Ovi Chat, Yahoo! Messenger, Windows Live Messenger dan Google Talk,â€ papar Haryati Lawidjaja, S<em>ervices and Software Manager</em> Nokia Indonesia.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Fitur lain seperti konektivitas Wi-Fi, kamera 2 megapiksel, serta layar warna juga dapat diperoleh dari ponsel yang dibanderol Rp 1.159.999 per unit ini. Produk ini akan tersedia di ritel mulai 6 Juni mendatang, dan sehari sebelumnya, yaitu 5 Juni, akan tersedia harga khusus dalam rangkaian <em>roadshow </em>secara serentak di sepuluh kota yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Yogyakarta, Denpasar, Palembang, Semarang, Makassar, dan Banjarmasin.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Dengan segmentasi pasar anak muda, maka strategi promosi yang digunakan oleh <em>brand</em> yang menjadi <em>market leader</em> ponsel di Indonesia ini pun sudah dirancang. Salah satunya adalah kompetisi <em>online</em> â€œNokia C3 Eksismeter.â€ Dalam kompetisi ini para peserta mengumpulkan nilai terbanyak melalui aktivitas di jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Nokia juga bekerja sama dengan tiga operator selular terbesar di Indonesia yakni Telkomsel, XL dan Indosat untuk menawarkan berbagai opsi paket internet yang disesuaikan bagi kebutuhan konsumen yang berbeda. Paket internet ini meliputi Nokia Messaging (untuk <em>push email</em> dan <em>chat</em>) serta Nokia Communities (untuk Facebook dan Twitter).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/2010/06/nokia-merilis-seri-c3-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Microsoft â€“ Nokia Luncurkan Microsoft Communicator Mobile</title>
		<link>http://swa.co.id/2010/05/microsoft-%e2%80%93-nokia-luncurkan-microsoft-communicator-mobile/</link>
		<comments>http://swa.co.id/2010/05/microsoft-%e2%80%93-nokia-luncurkan-microsoft-communicator-mobile/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 00:03:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eva Martha Rahayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Update]]></category>
		<category><![CDATA[Communication Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=13113</guid>
		<description><![CDATA[Â 
Nokia kembali membuat gebrakan. Kali ini bersinergi dengan Microsoft untuk meluncurkan aplikasi di bidang mobile productivity, yaitu Microsoft Communicator Mobile pertama di ponsel Nokia.â€ Microsoft Communicator Mobile adalah aplikasi client semacam pesan instan besutan Microsoft, yang lebih menyasar lingkungan korporat,â€ kataÂ  Kirt Debique, General Manager Microsoft, dalam siaran persnya.
Â 
Berbeda dengan Windows Live Messenger (dulu MSN [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Â </p>
<p>Nokia kembali membuat gebrakan. Kali ini bersinergi dengan Microsoft untuk meluncurkan aplikasi di bidang <em>mobile productivity</em>, yaitu Microsoft Communicator Mobile pertama di ponsel Nokia.â€ Microsoft Communicator Mobile adalah aplikasi client semacam pesan instan besutan Microsoft, yang lebih menyasar lingkungan korporat,â€ kataÂ  Kirt Debique, <em>General Manager </em>Microsoft, dalam siaran persnya.</p>
<p>Â </p>
<p>Berbeda dengan <em>Windows Live Messenger</em> (dulu MSN <em>Messeng</em>er) yang menargetkan pada pengguna perorangan, Communicator Mobile bekerja pada platform Microsoft Office Communication Server. â€œAliansi kami dengan Nokia bertujuan untuk menyediakan pengalaman produktivitas Office kepada jutaan orang yang menggunakan ponsel pintar Nokia di seluruh dunia,â€ tambah Debique.</p>
<p>Â </p>
<p>Communicator Mobile merupakan sistem komunikasi perusahaan dan memungkinkan adanya <em>mobile collaboration</em>. Dengan aplikasi ini seseorang bisa melihat status kehadiran (<em>availability</em>) rekan kerja, mengkliknya untuk saling berkomunikasi, baik dari IM ke email, atau dari SMS ke panggilan telepon.</p>
<p>Â </p>
<p>Nama dan status teman akan terlihat langsung di aplikasi kontak ponsel, dan aplikasi ini juga memudahkan pengguna untuk mengupdate status baru mereka saat hendak bergabung dengan sesi pesan instan, atau menelepon langsung dari kartu kontak.</p>
<p>Â </p>
<p>â€œAplikasi ini benar-benar menyediakan cara yang efisien untuk bekerja bersama dengan mitra, karena Anda bisa melihat apakah orang itu sedang sibuk atau sedang available, dan ini cara yang baik untuk memulai pembicaraan dengan mereka,â€ ujar Ukko Lappalainen, Vice President Nokia.</p>
<p>Â </p>
<p>Selain itu, Lappalainen mengatakan bahwa aplikasi ini memenuhi kebutuhan perusahaan terhadap kelancaran komunikasi karyawan, karena efisiensi biaya, implementasi, keamanan, mudah, dan andal.</p>
<p>Â </p>
<p>Peluncuran ini merupakan hasil kerja sama pertama dari kedua perusahaan. Sejak produk ini diumumkan sejak Agustus lalu, Microsoft dan Nokia telah berkolaborasi pada desain dan pengembangan solusi baru, sekaligus kerja sama di bidang pemasaran.</p>
<p>Â </p>
<p>Menurut Scott Petty, <em>Director</em> Vodafone Group <em>Business Services, Communicator</em> Mobile cocok bagi konsumen korporat yang sebelumnya telah menggunakan Communicator untuk komputer desktop.</p>
<p>Â </p>
<p>Terhitung hari ini Communicator Mobile untuk Nokia sudah bisa diakses melalui toko aplikasi virtual Ovi Store. Untuk saat ini aplikasi tersedia untuk Nokia E72 dan Nokia E52. Rencananya, Qwerty terbaru andalan Nokia yang akan dirilis pada kuartal tiga, Nokia E5 juga bakal dibekali Communicator Mobile secara <em>pre-installed. </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/2010/05/microsoft-%e2%80%93-nokia-luncurkan-microsoft-communicator-mobile/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fidelity Pilih Metro DWDM untuk Bandwith</title>
		<link>http://swa.co.id/2010/02/fidelity-pilih-metro-dwdm-untuk-bandwith/</link>
		<comments>http://swa.co.id/2010/02/fidelity-pilih-metro-dwdm-untuk-bandwith/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 00:27:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eva Martha Rahayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Update]]></category>
		<category><![CDATA[Fidelity]]></category>
		<category><![CDATA[Metro DWDM]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=11535</guid>
		<description><![CDATA[Â 
Fidelity Communications (Fidelity), sebuah perusahaan yang beroperasi independen (IOC) dan berbasis di negara bagian Missouri, telah memilih solusi Metro DWDM berbasis-hiT7300 dari Nokia Siemens Networks untuk memenuhi kebutuhan bandwidth dalam jaringan inti yang tumbuh pesat.
Dengan lebihÂ  dari 25 ribu saluran akses, Fidelity menawarkan telepon kabel, layanan interlokal, akses berkecepatan tinggi melalui DSL dan modem kabel, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Â </p>
<p>Fidelity Communications (Fidelity), sebuah perusahaan yang beroperasi independen (IOC) dan berbasis di negara bagian Missouri, telah memilih solusi Metro DWDM berbasis-hiT7300 dari Nokia Siemens Networks untuk memenuhi kebutuhan <em>bandwidth </em>dalam jaringan inti yang tumbuh pesat.<br />
Dengan lebihÂ  dari 25 ribu saluran akses, Fidelity menawarkan telepon kabel, layanan interlokal, akses berkecepatan tinggi melalui DSL dan modem kabel, serta layanan IPTV untuk pelanggan perumahan dan bisnis. Fidelity juga menggunakan pengalaman operasionalnya untuk membantu IOC dan operator kabel lain dalam menggelar layanan-layanan canggih seperti Voice over IP dan IP Video.Â Fidelity akan menggunakan platform Nokia Siemens Networks untuk mengakomodasi pertumbuhan pelanggan Internet, kebutuhan paket Internet berkecepatan tinggi dan konten hi-def yang lebih banyak.<br />
Mike Davis, <em>Senior Vice President </em>Fidelity Communications, mengklaim, Fidelity adalah salah satu IOCs pertama yang menggelar solusi DWDM dari Nokia Siemens Networks yang fleksibel, multi-layanan dan multi-haul. Ini akan memungkinkan Fidelity untuk memenuhi kebutuhan yang beragam, termasuk mengoperasikan sebuah jaringan DWDM dengan pengeluaran operasional yang minimal, dalam segmen pasar IOC dan <em>local exchange carrier</em> (CLEC) yang kompetitif.</p>
<p>&#8220;Kami memilih solusi Nokia Siemens NetworksÂ  untuk meng-upgrade <em>backbone</em> optikal kami ke 10G. Tujuannya untuk memastikan bahwa kami memiliki platform yang tepat untuk mendukung bisnis jangka panjang, sehingga kami dapat lebih cepat memperluas bandwidth pada jaringan inti,&#8221; kata Mike. Pihaknya yakin akanÂ  memiliki fleksibilitas untuk secara cepat menambah rute-rute baru dan layanan-layanan berbasis Ethernet yang diperlukan untuk mendukung penggelaran layanan <em>triple play. </em></p>
<p>Untuk menjamin pengalaman layanan terbaik, desain jaringan Fidelity cukup aman. Selain itu, untuk mengakomodasi pertumbuhan trafik data dan cakupan secara keseluruhan, hiT7300 menyediakan kapasitas jaringan yang dapat diperluas hingga 80&#215;40G yang diperlukan di masa depan, dengan metriks kinerja operasional yang lebih baik.</p>
<p>&#8220;Nokia Siemens Networks berkomitmen kepada IOCs dan dengan hiT7300 memiliki sebuah platform DWDMÂ  yang menawarkan biaya total kepemilikan yang menarik untuk densitas lebih rendah, ditambah dengan upgrade dan operasional sederhana untuk membantu lebih menurunkan OPEX,â€ imbuh Dimitri Diliani, <em>H</em><em>ead of North America Sub-region</em><em>, </em>Nokia Siemens Networks. Ia mengungkapkan, penyedia layanan berskala kecil akan terus mengalami peningkatan bandwidth dari layanan-layanan seperti data kecepatan tinggi dan IPTV. Mereka perlu berinvestasi dalam solusi yang siap untuk masa depan seperti hiT7300, yang menggabungkan fleksibilitas platform metro dengan skalabilits transport DWDM berkinerja-tinggi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/2010/02/fidelity-pilih-metro-dwdm-untuk-bandwith/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nokia Komit Dukung Komunitas Pengembang Aplikasi</title>
		<link>http://swa.co.id/2010/02/nokia-komit-dukung-komunitas-pengembang-aplikasi/</link>
		<comments>http://swa.co.id/2010/02/nokia-komit-dukung-komunitas-pengembang-aplikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 13:56:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sigit A. Nugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Update]]></category>
		<category><![CDATA[FNDP]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=11516</guid>
		<description><![CDATA[

Makin berkembangnya pengguna layanan Nokia, maka Nokia memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan ekosistem komunitas pengembang aplikasi, khususnya yang berkaitan dengan telekomunikasi perangkat bergerak, yaitu melalui Forum Nokia Developer Community (FNDC) atau yang sering disebut sebagai Forum Nokia. â€œTujuannya adalah untuk memberdayakan sumber daya yang ada, mendukung terciptanya ekosistem yang baik, serta memenuhi kebutuhan konsumen,â€ ujar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Makin berkembangnya pengguna layanan Nokia, maka Nokia memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan ekosistem komunitas pengembang aplikasi, khususnya yang berkaitan dengan telekomunikasi perangkat bergerak, yaitu melalui <em>Forum Nokia Developer Community</em> (FNDC) atau yang sering disebut sebagai Forum Nokia. â€œTujuannya adalah untuk memberdayakan sumber daya yang ada, mendukung terciptanya ekosistem yang baik, serta memenuhi kebutuhan konsumen,â€ ujar Dominikus Susanto, <em>Forum Nokia Developer Relations Manager </em>Nokia Indonesia.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Melalui FNDC, Nokia memberi dukungan berupan dukungan kepada siapa saja yang berminat dalam bidang pegembangan aplikasi untuk perangkat bergerak. Dukungan berupa pemberian perangkat pengembangan aplikasi <em>(software development kit</em>), forum diskusi teknis, dukungan teknis bahkan konsultansi dan adanya kesempatan bisnis bersama Nokia atau pihak ketiga yang dijembatani oleh FNDC ini.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Dijelaskannya, secara berkala Nokia mengadakan pelatihan <em>(workshop</em>) seputar teknologi dan penggunaan perangkat pengembangan aplikasi bagi anggota Forum Nokia. Pelatihan bisa berupa web based seminar, korespondensi melalui forum diskusi, atau pertemuan secara langsung bagi member komunitas dengan tingkat keanggotaan tertentu. Para anggota Forum Nokia dapat memilih bentuk dukungan sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Tingkat keanggotaan paling umum bagi anggota perorangan adalah <em>Forum Nokia Community Member</em>, di mana pendaftaran bisa dilakukan melalui internet secara gratis,  dan langsung dapat mengunduh berbagai perangkat <em>web</em> yang diperlukan, mendapatkan pengarahan baik secara langsung maupun <em>on-line</em>, akses ke forum diskusi dan juga kesempatan mendapatkan berita-berita terbaru dari Nokia.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Tingkat keanggotaan yang lebih cocok untuk perusahaan pengembang aplikasi adalah Forum Nokia Launchpad, dimana dengan menjadi anggota ini akan mendapatkan seluruh fasilitas dari anggota Forum Nokia Community, ditambah dengan fasilitas konsultansi dan dukungan teknis yang lebih dalam, termasuk peminjaman perangkat ponsel dengan periode tertentu, untuk melakukan ujicoba aplikasi yang sedang dikembangkan. Dengan terbentuknya kemampuan para pengembang aplikasi ini, potensi mereka untuk mendapatkan keuntungan dari industri aplikasi bergerak ini menjadi lebih besar. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><br />
</span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Semua aplikasi ponsel yang tersedia untuk ponsel Nokia, dapat diakses melalui OVI Store yang hadir dengan konsep<em> one stop shop,</em> yang menghadirkan beragam aplikasi konten yang bisa diakses langsung dari ponsel. </span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;">Bagi Nokia, pengembang aplikasi atau enterpreneur di bidang ini sebagai mitra strategis, sebab mereka adalah salah satu unsur penting dalam ekosistem industri telekomunikasi dan informasi. Dengan adanya infrastruktur dan perangkat yang amat canggih, layanan dan <em>content</em> menjadi hal yang amat penting. Tanpa adanya layanan dan konten, semua investasi yang dikeluarkan oleh pelaku industri telekomunikasi dan informasi ini menjadi tidak maksimal, karena hanya digunakan untuk layanan suara. (EVA)</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/2010/02/nokia-komit-dukung-komunitas-pengembang-aplikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
