<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SWA.co.id &#187; Smart Office</title>
	<atom:link href="http://swa.co.id/tag/smart-office/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://swa.co.id</link>
	<description>SWA Online</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 14:21:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Seni Pengelolaan Kantor IBM</title>
		<link>http://swa.co.id/updates/seni-pengelolaan-kantor-ibm</link>
		<comments>http://swa.co.id/updates/seni-pengelolaan-kantor-ibm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 11:03:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Army Meidinasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Updates]]></category>
		<category><![CDATA[IBM]]></category>
		<category><![CDATA[Smart Office]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=11939</guid>
		<description><![CDATA[News SWAonline Â  Senin, 8 Maret 2010 Â  Moh Husni Mubarak Â  Â  Â  Di mana pun kantor IBM berada  <a href="http://swa.co.id/updates/seni-pengelolaan-kantor-ibm">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>News SWAonline</p>
<p>Â </p>
<p>Senin, 8 Maret 2010</p>
<p>Â </p>
<p>Moh Husni Mubarak</p>
<p>Â </p>
<p>Â </p>
<p>Â </p>
<p>Di mana pun kantor IBM berada selalu mengusung tema Smart Planet. Artinya, <em>smart building</em> dan <em>smart office</em>, ramah lingkungan dengan menggunakan energi yang lebih kecil. Â Ini ditunjukkan dengan kantor baru IBM Indonesia ini yang belum lama ini pindah dari Landmark Building ke The Plaza Office Tower.</p>
<p>Â </p>
<p>Anto Heriyanto menjelaskan, meskipun bukan gedung sendiri, IBM Indonesia ingin menciptakan <em>efficient and effective workplace</em>. Untuk itu, harus punya inisiatif dari <em>space</em> yang dipakai karena efeknya pada energi yang digunakan. &#8220;Konsepnya lebih efisien dan optimal terhadap operation, <em>consideration </em>terhadap lingkungan, serta <em>cost efisiensi</em>,&#8221; kataÂ  <em>Real Estate &amp; Site Operation Manager</em> IBM Indonesia,itu.</p>
<p>Â Â </p>
<p>IBM sebagai perusahaan global, untuk desain <em>office</em> punya ahlinya atau <em>center of exellence </em>di India, yaitu <em>Engeneering Construction Services</em>. Lewat ini, salah satu keuntungan yang bisa diambil yaitu adanya saling <em>sharing</em> tentang <em>best practice</em> penerapan konsep <em>smart office</em> dari berbagai negara. Meskipun begitu, untuk bagaimana mengemasnya di negara masing-masing menggunakan desainer lokal. Hal ini karena ingin memunculkan karakteristik masing-masing negara. Sebagai contoh, penggunaan motif batik di loby utama, nama ruang meeting yang diambil dari nama-nama budaya Indonesia.</p>
<p>Â Â </p>
<p>Dibandingkan dengan di Landmark Building, kantor yang sekarang<em> space-</em>nya lebih kecil 10%, tapi bisa menampung 20% karyawan lebih banyak. IBM juga punya konsep <em>workstation</em> dimana standarnya mulai dari bangku, meja hingga sekat ditentukan dengan standar dari pusat. Misalnya untuk bagian keuangan butuh kolaborasi antar tim, lebih komunikatif, sehingga sekatnya pun tidak perlu yang tinggi. Dengan patokan tinggi maksimal 120 cm, sehingga saat duduk pandangan tetap fokus pada pekerjaan, tapi kalau mau berdiri sedikit, karyawan sudah bisa menyapa rekan di sebelahnya. Sementara, untuk bagian <em>software</em> <em>development </em>yang butuh konsentrasi tinggi bisa lebih<em> privacy. </em></p>
<p>Â Â </p>
<p>Dari 650 employee IBM Indonesia, hampir 70% dari mereka merupakan s<em>mobile employee</em>. Datang ke kantor pagi, kemudian pergi ke <em>customer</em> dan baru kembali ke kantor sore. Apa bedanya dengan kantor konvesional? Untuk yang <em>traditional office </em>biasanya setiap orang punya meja, padahal mereka belum tentu ada di kantor seharian. Nah, di IBM ada juga <em>workstation</em> untuk para karyawan <em>mobile</em> ini yang bisa dipakai bersama. Mereka tinggal mencari tempat yang kosong, ada fasilitas IP phone, tinggal <em>log in</em> dengan <em>password</em>-nya, line tersebut menjadi miliknya.</p>
<p>Â </p>
<p>Setiap karyawan hampir semuanya punya laptop sebagai alat kerjanya, sehingga mereka bisa bekerja dari tempat <em>customer</em> atau juga dari rumah. Ada kebijakan juga bisa bekerja di rumah ketika <em>working time</em> selama ada ijin dari atasannya. &#8220;Sistem dan <em>software</em> kami memungkinkan untuk itu, tinggal connect, kerja seperti di kantor, IP Phone bisa di-<em>forward</em> ke handphone sehingga bisa re<em>achable</em> kemana saja,&#8221; katanya. Pencahayaan juga memaksimalkan fungsi dari natural <em>lighting. </em></p>
<p>Â Â </p>
<p>Selain komputer, teknologi yang digunakan di <em>smart office</em> IBM ini ada juga <em>IP phon</em>e yang yang tersedia di setiap <em>workstation</em> maupun <em>meeting room</em>. <em>IP phone</em> ini juga digunakan untuk <em>teleconference</em> ke regional, sehingga bisa lebih efisien. Beberapa software IBM juga memungkinkan untuk digunakan sebagai media komunikasi seperti<em> instant messaging</em> dengan Semetime, ada Lotusnotes untuk email.</p>
<p>Â </p>
<p>Untuk keamanan infrastruktur, ada kamera CCTV, kemudian ada kartu akses sebagai c<em>ontrol access system.</em> Tidak semua orang bisa punya akses ke kantor IBM yang berada di lantai 16-18 ini. Lantai 16Â  untuk tamu ekternal, sedangkan untuk lantai 17 dan 18 yang aksesnya dibatasi hanya untuk internal. O<em>ffice </em>juga menerapkan <em>works station power management, </em>sehingga konsumsi listrik menjadi lebih hemat.</p>
<p>Â </p>
<p>Bagaimana pengadaan barangnya? Dia menjelaskan, karena IBM perusahaan multinasional maka sangat selektif memilih partner. Partner sudah ditentukan dalam proses tender di tingkat regional <em>Asia Pasific</em>. Meskipun tidak ia tidak bisa menyebutkan <em>vendor</em>nya, namun perlengkapan dan peralatan seperti furnitur dibuat oleh perusahaan yang sama untuk tingkat regional. &#8220;Investasi, ngobrol dengan lokal desainer katanya tinggi tetapi menurut mereka masih <em>reasonable</em>, masih masuk diakal,&#8221; katanya meski tidak menyebutkan secara detail berapa angkanya.</p>
<p>Â </p>
<p>Dia menegaskan, dengan konsep ini lebih efisien dan optimal terhadap operation, <em>consideration</em> terhadap lingkungan, serta <em>cost</em> lebih efisien.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/updates/seni-pengelolaan-kantor-ibm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

