<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SWA.co.id &#187; Telkomsel</title>
	<atom:link href="http://swa.co.id/tag/telkomsel/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://swa.co.id</link>
	<description>SWA Online</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 10:50:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Natal, Trafik Layanan Data Telkomsel Melonjak 262%</title>
		<link>http://swa.co.id/updates/natal-trafik-layanan-data-telkomsel-melonjak-262</link>
		<comments>http://swa.co.id/updates/natal-trafik-layanan-data-telkomsel-melonjak-262#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 04:52:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ellyzar Zachra P.B</dc:creator>
				<category><![CDATA[Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Ricardo Indra]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>
		<category><![CDATA[trafik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=25259</guid>
		<description><![CDATA[Saat Natal 2011, trafik layanan komunikasi Telkomsel yang diakumulasi sejak 24 Desember hingga 25 Desember, mengalami lonjakan yang signifikan. Seperti  <a href="http://swa.co.id/updates/natal-trafik-layanan-data-telkomsel-melonjak-262">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat Natal 2011, trafik layanan komunikasi Telkomsel yang diakumulasi sejak 24 Desember hingga 25 Desember, mengalami lonjakan yang signifikan. Seperti yang disampaikan Ricardo Indra, <span style="font-family: Nimbus Roman No9 L,Times New Roman,serif;"><em>GM Corporate Communications</em></span><span style="font-family: Nimbus Roman No9 L,Times New Roman,serif;"> Telkomsel</span><span style="font-family: Nimbus Roman No9 L,Times New Roman,serif;">, melalui keterangan persnya, layanan data Telkomsel mengalami peningkatan trafik hingga 228 terabytes atau naik sebesar 262% dibanding trafik pada hari normal. “Trafik data tertinggi terjadi pada 25 Desember dengan 115 terabytes, disusul pada tanggal 24 Desember (113 tera bytes). Trafik layanan data tertinggi terjadi di wilayah Jadebotabek, yaitu 60,08 tera bytes,” ujar Ricardo.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: Nimbus Roman No9 L,Times New Roman,serif;">Selain itu, layanan komunikasi dasar seperti </span><span style="font-family: Nimbus Roman No9 L,Times New Roman,serif;"><em>voice </em></span><span style="font-family: Nimbus Roman No9 L,Times New Roman,serif;">dan SMS juga mengalami peningkatan walau tidak setinggi trafik layanan data. Trafik </span><span style="font-family: Nimbus Roman No9 L,Times New Roman,serif;"><em>voice</em></span><span style="font-family: Nimbus Roman No9 L,Times New Roman,serif;"> meningkat hingga 1,93 milyar menit, naik 102% dibanding trafik pada hari normal. Trafik </span><span style="font-family: Nimbus Roman No9 L,Times New Roman,serif;"><em>voice</em></span><span style="font-family: Nimbus Roman No9 L,Times New Roman,serif;"> tertinggi terjadi pada 25 Desember dengan 975 juta menit, disusul pada tanggal 24 Desember dengan 957 juta menit. Trafik layanan suara tertinggi terjadi di wilayah Jadebotabek (232,20 juta menit). Pada Natal tahun lalu, trafik </span><span style="font-family: Nimbus Roman No9 L,Times New Roman,serif;"><em>voice </em></span><span style="font-family: Nimbus Roman No9 L,Times New Roman,serif;">masih mencapai 931 juta menit, naik sekitar 100% lebih.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p lang="id-ID"><span style="font-family: Nimbus Roman No9 L,Times New Roman,serif;">Sedangkan trafik SMS melonjak hingga 1,8 milyar SMS dibanding hari normal yang hanya mencapai 763 juta SMS, naik 136% dibanding hari normal. “Trafik SMS tertinggi terjadi pada 25 Desember dengan 901 juta SMS, disusul pada tanggal 24 Desember sebanyak 900 juta SMS. Trafik layanan SMS tertinggi terjadi di wilayah Jadebotabek, yaitu sebanyak 600,45 juta SMS,” ujar Ricardo. Pada Natal tahun lalu, trafik SMS mencapai 817 juta SMS. Peningkatan trafik layanan data merupakan peningkatan yang tertinggi dibandingkan layanan komunikasi lainnya dengan presentase peningkatan sebesar 262% jika dibandingkan dengan trafik di hari normal pada 2011 dan sekitar 300% jika dibandingkan dengan trafik data pada Natal 2010 yang hanya mencapai 57 <em>terabytes</em>.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p lang="id-ID">
<p align="JUSTIFY">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/updates/natal-trafik-layanan-data-telkomsel-melonjak-262/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gandeng BNI, Telkomsel  Luncurkan Kartu Outletku</title>
		<link>http://swa.co.id/updates/gandeng-bni-telkomsel-luncurkan-kartu-outletku</link>
		<comments>http://swa.co.id/updates/gandeng-bni-telkomsel-luncurkan-kartu-outletku#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 12:13:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eva Martha Rahayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Gandeng BNI]]></category>
		<category><![CDATA[Luncurkan Kartu Outletku]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=25152</guid>
		<description><![CDATA[PT Telkomsel bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) meluncurkan Kartu Outletku untuk mitra penjualan yang tergabung dalam Red:Outlet Community  <a href="http://swa.co.id/updates/gandeng-bni-telkomsel-luncurkan-kartu-outletku">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PT Telkomsel bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) meluncurkan Kartu Outletku untuk mitra penjualan yang tergabung dalam Red:Outlet Community (ROC). Selain berfungsi sebagai kartu anggota, Kartu Outletku juga berfungsi sebagai kartu transaksi elektronik (debit dan kredit) yang menggantikan pembayaran dengan uang tunai dan memberikan perlakuan khusus dan manfaat lebih kepada anggota RO. </p>
<p>Agus Setiabudi, DVP Channel Management Telkomsel menuturkan, alasan kerja sama dengan BNI karena bank plat merah  tersebut merupakan bank nasional yang memiliki jaringan luas. Untuk itu pihaknya mengharapkan BNI mampu memberikan manfaat lebih bagi seluruh mitra penjualan Telkomsel, sekaligus mengokohkan posisi Telkomsel sebagai pemimpin industri telekomunikasi seluler di Indonesia.</p>
<p>“Kartu Outletku merupakan wujud komitmen Telkomsel untuk maju bersama 385.218 mitra penjualan yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia untuk memudahkan pelanggan mendapatkan produk Telkomsel dan lebih dari 150 ribu mitra penjualan telah bergabung menjadi anggota ROC, “ ungkap Agus.</p>
<p>Kartu Outletku terdiri dari dua jenis, yakni Debit Card (Debit Card) yang diperuntukkan bagi seluruh anggota ROC dan Kartu Komersial (Commercial Card) yang diperuntukkan bagi anggota Gold dan Platinum ROC. Ada banyak manfaat dari Kartu Debit Outletku, diantaranya dapat digunakan untuk pembelian produk Telkomsel ke mitra dealer resmi di cluster masing-masing, transaksi dapat dilakukan melalui SMS Banking dan mesin Electronic Data Capture (EDC) serta online real time topup stok MKios yang akan langsung memindahkan stok MKios saat transaksi sukses. Pemegang Kartu Komersial Outletku dapat memperoleh manfaat seperti penambahan modal belanja, serta memperoleh harga khusus dan kelonggaran waktu pembayaran. </p>
<p>“Sinergi strategis ini tentunya diharapkan dapat menjadi terobosan baru dalam segi bisnis bagi keduabelah pihak dengan mengusung tujuan strategis yaitu memberikan pelayanan yang terbaik bagi para nasabah atau anggota secara khusus dan masyarakat secara umum“ kata Donny Bima, VP Funding &#038; Services BNI. </p>
<p>Anggota Telkomsel ROC yang berjumlah lebih dari 150 ribu outlet selain mendapatkan berbagai manfaat, juga akan memperoleh keamanan bertransaksi kapan saja dan di mana saja, serta transformasi dari outlet tradisional menuju outlet modern.</p>
<p>“BNI terus berinovasi untuk menghasilkan solusi-solusi terbaik dalam memenuhi kebutuhan komunitas yang berbasis e-Banking dengan pendekatan konsep value chain. Hal ini sejalan dengan visi BNI untuk mendorong Less Cash Society“ tambahnya</p>
<p>Agus meyakini, kemitraan yang kuat menjadi salah satu syarat keberhasilan dalam memenangkan persaingan di era beyond telecommunication.  Ia mengklaim, Kartu Outletku merupakan salah satu wujud upaya penguatan kemitraan tersebut dan Telkomsel akan terus menguatkan jalinan kemitraan dengan berbagai mitra terpilih yang kredibel, untuk dapat terus melayani kebutuhan pelanggan yang kian beragam di era beyond telecommunications</p>
<p>Untuk tahap awal, Kartu Outletku akan diluncurkan di wilayah kerja Telkomsel Cabang Kediri, Padang, Manado dan Pontianak. Penyebaran secara nasional akan dijalankan pada Kuartal pertama tahun 2012. (EVA)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/updates/gandeng-bni-telkomsel-luncurkan-kartu-outletku/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Margin Industri Telekomunikasi RI Terkikis</title>
		<link>http://swa.co.id/updates/margin-industri-telekomunikasi-ri-terkikis</link>
		<comments>http://swa.co.id/updates/margin-industri-telekomunikasi-ri-terkikis#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 11:43:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ellyzar Zachra P.B</dc:creator>
				<category><![CDATA[Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Any Sirapurna]]></category>
		<category><![CDATA[Bakrie Telecom]]></category>
		<category><![CDATA[Fitch Rating]]></category>
		<category><![CDATA[Indosat]]></category>
		<category><![CDATA[margin]]></category>
		<category><![CDATA[Telekomunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Telkom]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>
		<category><![CDATA[XL Axiata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=24795</guid>
		<description><![CDATA[Industri telekomunikasi di Indonesia pada 2012 diperkirakan stabil meskipun keberadaan kompetisi yang ketat menyebabkan margin berkurang. Selain itu, lima &#8216;raksasa&#8217;  <a href="http://swa.co.id/updates/margin-industri-telekomunikasi-ri-terkikis">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Industri telekomunikasi di Indonesia pada 2012 diperkirakan stabil meskipun keberadaan kompetisi yang ketat menyebabkan margin berkurang. Selain itu, lima &#8216;raksasa&#8217; industri telekomunikasi masih mengontrol 90% pangsa pasar.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Pernyataan tersebut diungkapkan Fitch Ratings pada laporan baru terkait prospek industri di 2012. Lima nama besar yang disebutkan adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dengan nilai BB+, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dengan nilai BBB-, PT Indosat Tbk (Indosat) dengan nilai BBB-, PT XL Axiata Tbk (XL) dengan nilai BB+ dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) dengan nilai B.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“<span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Pertumbuhan pelanggan dan sewa infrastruktur tampaknya mendukung pertumbuhan pendapatan. Fitch memperkirakan banyak perusahaan telekomunikasi mencoba untuk melakukan diversifikasi ke layanan nilai tambah </span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>(value-added services</em></span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">) untuk mengkompensasi penurunan pendapatan dari layanan suara dan SMS,” kata Any Sirapurna, </span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>Associate Director </em></span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Fitch.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Perang harga dalam generator utama pendapatan, baik SMS maupun layanan suara, tampaknya mencapai titik terendah di 2011, meskipun kompetisi di layanan data masih cukup bersinar. Fitch memperkirakan penetrasi smartphone dan tablet akan lebih rendah dari ekspektasi pelaku telekomunikasi. Keadaan ini berubah bila harga produk itu mencapai titik yang lebih murah.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Pada akhirnya, rendahnya penetrasi layanan data seluler telah menunda investasi di lingkup </span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>long-term evolution </em></span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">(LTE) hingga 2012. Laba sebelum dikurangi bunga, pajak penyusutan dan amortisasi (EBITDA) di 2012 cenderung terkikis persentase poin yang lebih rendah dari </span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>single-digit. </em></span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Namun, angka EBITDA Indonesia cenderung lebih tinggi dari industri telekomunikasi Asia Pasifik. </span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p id="yui_3_2_0_1_13238446234211016"><span id="yui_3_2_0_1_13238446234211013" style="font-family: ARial,sans-serif;"><span id="yui_3_2_0_1_13238446234211010" style="font-size: small;">Metrik kredit pun tampak tumbuh di 2012 mengingat terjadinya pertumbuhan di arus kas dari operasional yang cenderung melebihi pertumbuhan belanja modal dan dividen. Fitch juga memperkirakan diskusi akuisisi Telkom dalam mengakuisisi 35% saham Telkomsel yang dimiliki oleh Singapore Telecommunications Limited (SingTel) selesai pada 2012. Terlepas dari pembicaraan panjang tak berkesudahan, Fitch pesimis dengan merger Telkom Flexi dan BTEL. Namun, penggabungan perusahaan mungkin saja terjadi antara Telkom Flexi dengan operator CDMA lain.</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/updates/margin-industri-telekomunikasi-ri-terkikis/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Telkomsel Bangun R&amp;D Telko Pertama</title>
		<link>http://swa.co.id/updates/telkomsel-bangun-rd-telko-pertama</link>
		<comments>http://swa.co.id/updates/telkomsel-bangun-rd-telko-pertama#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 14:06:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eva Martha Rahayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Bangun R&D Telko Pertama]]></category>
		<category><![CDATA[Sarwoto Dirut Telkomsel]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=24726</guid>
		<description><![CDATA[Guna mengembangkan industri telekomunikasi seluler, Telkomsel membangun fasilitas Research and Development (R&#038;D) yang pertama di Indonesia. Telkomsel R&#038;D menggandeng institusi  <a href="http://swa.co.id/updates/telkomsel-bangun-rd-telko-pertama">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Guna mengembangkan industri telekomunikasi seluler, Telkomsel membangun fasilitas Research and Development (R&#038;D) yang pertama di Indonesia.  Telkomsel R&#038;D menggandeng institusi penelitian seperti BPPT, LIPI, universitas dan komunitas pengembang untuk menguji coba aplikasi atau prototipe secara lengkap demi meningkatkan ekosistem jaringan wireless dan meningkatkan evolusi teknolgi telekomunikasi.</p>
<p>Sarwoto Atmosutarno, Direktur Utama Telkomsel mengatakan, berdirinya Telkomsel R&#038;D  menunjukkan komitmen serius Telkomsel dalam mengembangkan evolusi dan teknologi seluler untuk kemajuan industri telekomunikasi seluler di Indonesia. Berlokasi di Bandung dengan luas sekitar 375 m2, Telkomsel R&#038;D memiliki fasilitas lengkap yang meliputi ruang perangkat, ruang data center, ruang pengujian, ruang monitoring, IP Surveillance dan fasilitas demo (outdoor). Seluruh fasilitas ini akan mendukung proses inkubasi teknologi, sebelum pada akhirnya disajikan kepada masyarakat.</p>
<p>”Telkomsel R&#038;D ini merupakan wadah untuk menguji coba teknologi masa depan dalam industri telekomunikasi seluler di Indonesia. Dengan adanya Telkomsel R&#038;D, kami mendukung kebijakan pemerintah untuk menciptakan peluang bagi industri lokal dalam lisensi modern. Sebelum terbentuknya Telkomsel R&#038;D, sebenarnya Telkomsel telah bekerja sama dengan UI, ITB dan ITT Bandung. Dengan adanya Telkomsel R&#038;D ini, kami harap kerjasama akan terjalin dengan lebih erat dan harmonis.”terang Sarwoto.</p>
<p>Sarwoto mengklaim, Telkomsel selalu mengedepankan riset sebelum meluncurkan aplikasi dan layanan baru ke masyarakat. Sebelum terbentuk Telkomsel R&#038;D, Telkomsel melalui testbed melakukan riset untuk proses operasional seperti pengujian software, hardware, sistem dan aplikasi yang akan diimplementasikan pada live network. Dengan adanya fasilitas Telkomsel R&#038;D, pihaknya memiliki keleluasan dalam mengembangkan riset-riset teknologi baru melalui fasilitas riset baru yang independen dan terpisah dari live network. (EVA)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/updates/telkomsel-bangun-rd-telko-pertama/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Telkomsel Gelar 2 Combat untuk KTT ASEAN Ke-19</title>
		<link>http://swa.co.id/updates/telkomsel-gelar-2-combat-untuk-ktt-asean-ke-19</link>
		<comments>http://swa.co.id/updates/telkomsel-gelar-2-combat-untuk-ktt-asean-ke-19#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2011 11:06:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herning Banirestu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar 2 Combat]]></category>
		<category><![CDATA[Ke-19]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>
		<category><![CDATA[untuk KTT ASEAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=24157</guid>
		<description><![CDATA[Guna mendukung kesuksesan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-19 dan KTT terkait yang berlangsung 17-19 November 2011, Telkomsel telah melakukan  <a href="http://swa.co.id/updates/telkomsel-gelar-2-combat-untuk-ktt-asean-ke-19">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY"><span><span style="font-size: small;">Guna mendukung kesuksesan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-19 dan KTT terkait yang berlangsung 17-19 November 2011, Telkomsel telah melakukan peningkatan kapasitas jaringan di kawasan Nusa Dua Bali dengan menggelar 30 base transceiver station (BTS) tambahan dan dua compact mobile base transceiver (combat), serta menyediakan layanan akses internet nirkabel (Wi-Fi) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) yang menjadi lokasi utama penyelenggaraan KTT.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY"><span><span style="font-size: small;">KTT ASEAN ke-19 yang mempertemukan para pemimpin negara-negara di Asia Tenggara berlangsung pada hari pertama. Keesokan harinya diadakan KTT ASEAN + 3 yang diikuti negara-negara anggota ASEAN ditambah Cina, Jepang, dan Korea Selatan. Sementara East Asia Summit (EAS) atau KTT Asia Timur yang berlangsung pada hari terakhir akan diikuti oleh kepala pemerintahan dari Australia, Cina, India, Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, Rusia, dan Amerika Serikat.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY"><span><span style="font-size: small;">GM Network Operations Telkomsel Regional Bali Nusra Ustriklanov Z. Titus menyatakan bahwa dalam <em>event</em> internasional seperti KTT ASEAN ini, misi Telkomsel tidak sebatas menghadirkan layanan terbaik, namun sekaligus menunjukkan kepada dunia internasioanl bahwa layanan telekomunikasi di Indonesia sejajar dengan negara-negara maju di berbagai belahan dunia. “Optimalisasi jaringan yang kami lakukan ini merupakan salah satu upaya kami untuk menjamin kenyamanan dan kelancaran komunikasi suara dan data para peserta konferensi. Kami juga terus berupaya memastikan masyarakat dapat menikmati layanan komunikasi yang berkualitas selama berlangsungnya KTT ASEAN ke-19,” ungkap Titus.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY"><span><span style="font-size: small;">Telkomsel telah memperkuat jaringan dengan menggelar 20 BTS 2G dan 3G <em>indoor</em> tambahan di kawasan Nusa Dua serta 10 BTS makro tambahan di wilayah Kabupaten Badung. Penambahan BTS ini akan meningkatkan kualitas layanan di BNDCC serta 18 hotel di wilayah Nusa Dua yang menjadi tempat peristirahatan para delegasi negara peserta KTT. Khusus BNDCC, Telkomsel telah meng-<em>upgrade</em> kapasitas dari <em>repeater</em> menjadi BTS 2G dan 3G. Kualitas layanan komunikasi dari Bandara Ngurah Rai hingga Istana Tampak Siring juga terjamin berkat dukungan 14 BTS di sepanjang jalur tersebut.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY"><span><span style="font-size: small;">Untuk mengawal lalu lintas komunikasi selama penyelenggaraan KTT, Telkomsel juga mengoperasikan dua combat di Hotel Grand Hyatt Bali dan Pura Uluwatu. Perangkat BTS bergerak ini akan mengoptimalkan kualitas dan jangkauan jaringan 2G dan 3G di wilayah Nusa Dua untuk mendukung kelancaran komunikasi suara dan data. </span><span style="font-size: small;">(EVA)</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/updates/telkomsel-gelar-2-combat-untuk-ktt-asean-ke-19/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gandeng On Waves, Telkomsel Diskon Tarif untuk Penumpang Kapal</title>
		<link>http://swa.co.id/updates/gandeng-on-waves-telkomsel-diskon-tarif-untuk-penumpang-kapal</link>
		<comments>http://swa.co.id/updates/gandeng-on-waves-telkomsel-diskon-tarif-untuk-penumpang-kapal#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 08:06:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eva Martha Rahayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Updates]]></category>
		<category><![CDATA[CEO Telkomsel]]></category>
		<category><![CDATA[Diskon Tarif untuk Penumpang Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Gandeng On Waves]]></category>
		<category><![CDATA[Sarwoto Atmosutarno]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=23518</guid>
		<description><![CDATA[Guna meningkatkan layanan, Telkomsel mengandeng operator On Waves dalam menyediakan tarif bagi ribuan masyarakat Indonesia yang bekerja di kapal dan  <a href="http://swa.co.id/updates/gandeng-on-waves-telkomsel-diskon-tarif-untuk-penumpang-kapal">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY"><span>Guna meningkatkan layanan, Telkomsel mengandeng operator On Waves dalam menyediakan tarif bagi ribuan masyarakat Indonesia yang bekerja di kapal dan <em>off shore </em>yang berada di tengah samudra. Selain dapat memberikan akses <em>coverage roaming</em>yang lebih luas, Telkomsel memberikan tarif lebih murah, meliputi layanan <em>voice, </em>SMS dan data. </span></p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY"><span>Selama ini <em>roaming </em>akses komunikasi maritim didasarkan pada jumlah operator yang cakupannya terbatas hanya di sejumlah kapal pesiar. Dengan menggunakan jaringan On Waves, pelanggan Telkomsel yang sedang bepergian dengan kapal pesiar bisa menikmati tarif hemat hingga 75%.</span></p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY"><span>On-Waves merupakan operator terbesar yang beroperasi di pelayaran dan laut (maritim) yang melayani cakupan telekomunikasi di lebih dari 500 kapal yang berlayar ke seluruh dunia. Operator GSM tersebut memiliki <em>cakupan</em>jaringan di kapal-kapal pesiar, kapal komersial dan <em>rig </em>minyak lepas pantai (<em>off shore</em>).</span></p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY"><span>Sarwoto Atmosutarno, Direktur Utama Telkomsel menjelaskan, setidaknya ada sekitar 30 ribu Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal-kapal pesiar, komersial maupun <em>rig</em>di tengah laut yang beroperasi di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, belum sepenuhnya memanfaatkan akses komunikasi dengan maksimal karena terkendala tarif yang sangat mahal. “Karena itu, kita menjalin kerja sama dengan On Waves untuk menawarkan tarif hemat bagi pengguna Telkomsel, baik kartuHALO, Kartu AS maupun simPATI.” katanya. </span></p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY"><span>Dengan menggunakan produk Telkomsel pada jaringan On Waves, pelanggan bisa menelpon ke mana saja baik ke Indonesia maupun negara lain dengan 1 tarif yaitu Rp 9000/menit dan untuk SMS, pelanggan dikenakan biaya Rp 2000 rupiah per SMS. Sedangkan untuk menerima panggilan, pelanggan hanya dikenakan biaya Rp 11.000 rupiah per menit. Apabila memakai layanan data, pelanggan mengeluarkan biaya sebesar Rp 165 rupiah/10 kb. Tarif tersebut berlaku untuk kartuHALO, simPATI maupun Kartu AS dan sudah termasuk pajak.</span></p>
<p align="JUSTIFY">
<p align="JUSTIFY">“<span><span style="font-size: small;">Dengan dibukanya kerja sama ini, para pelanggan Telkomsel yang ada di tengah samudra tidak perlu khawatir lagi berkomunikasi di atas kapal karena tarif yang sangat mahal. Mereka tidak perlu menunggu kapal merapat untuk menghubungi sanak keluarganya di Indonesia. Kami berharap bisa memberikan solusi untuk segala kebutuhan pelanggan,” ujar Sarwoto. Sebelumnya, Telkomsel telah lebih dulu memberikan layanan sejenis di 15 kapal PELNI. </span><span style="color: #000000;">Sampai akhir September 2011, Telkomsel telah menjalin kerja sama dengan 444 </span><span style="color: #000000;">o</span><span style="color: #000000;">perator di 196 </span><span style="color: #000000;">n</span><span style="color: #000000;">egara. </span><span style="color: #000000;">(EVA)</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/updates/gandeng-on-waves-telkomsel-diskon-tarif-untuk-penumpang-kapal/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Telkomsel Raih 12 Penghargaan ICSA</title>
		<link>http://swa.co.id/updates/telkomsel-raih-12-penghargaan-icsa</link>
		<comments>http://swa.co.id/updates/telkomsel-raih-12-penghargaan-icsa#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 09:31:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herning Banirestu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Dirut Telkomsel]]></category>
		<category><![CDATA[ICSA]]></category>
		<category><![CDATA[Raih 12 Penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sarwoto Atmosutarno]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=23185</guid>
		<description><![CDATA[Sarwoto Atmosutarno, Dirut Telkomsel, mengatakan kepuasan konsumen merupakan konvergensi dari berbagai proses. Jika merek simPATI berhasil mendapatkan 12 kali penghargaan  <a href="http://swa.co.id/updates/telkomsel-raih-12-penghargaan-icsa">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="JUSTIFY"><em><span><span style="font-size: small;">Sarwoto Atmosutarno, Dirut Telkomsel, mengatakan kepuasan konsumen merupakan konvergensi dari berbagai proses. </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">Jika </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">merek simPATI </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">berhasil</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;"> mendapat</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">kan</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;"> 12 kali </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">penghargaan </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">ICSA </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">dari Majalah SWA, </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">itu semua tak terlepas dari kekuatan leadership awak Telkomsel </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">dengan 19 langkah jitunya</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">. </span></span></em></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span><span style="font-size: small;">Menurutnya, </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">nature Telkomsel merupakan perusahaan jasa yang sangat kental dengan perkembangan teknologi (technology based services). “Di sini kami </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">concern</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">n pada SDM yang berkualitas untuk mendukung tersebut,” kata Sarwoto sambil menyebut usia Telkomsel </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">saat ini sudah 15 tahun.</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;"> Sebagai perusahaan telekomunikasi yang besar, Telkomsel menyadari harus mengelolanya dengan dukungan knowledge yang kuat serta visi misi, kultur, perencanaan 5 tahunan dan perencanaan bu</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">jet</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;"> yang jelas. </span></span></em></p>
<p align="JUSTIFY"><em>“</em><em><span><span style="font-size: small;">Itu menjadi kultur, sistem dan leadership mengkombinasikan dengan lingkungan yang berubah, lalu menuangkannya dalam perencanaan yang leading,” tegasnya. Integrasi antara perencanaan dan eksekusinya jangan terlalu lebar. Disadari lebih dini kala merek itu akan mengalami penurunan, misalnya. </span></span></em></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span><span style="font-size: small;">Kepuasan konsumen pada kartu simPATI menurut Sarwoto kuncinya pada produk pra bayar tersebut sangat inovatif. “Fitur dan value added services, paket-paket yang kami tawarkan selalu yang pertama. Misalnya payment –tcash―yang pertama, kartu pra bayar Telkomsel ini yang pertama di Asia, bukan hanya Indonesia,” </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">dia mengklaim.</span></span></em></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span><span style="font-size: small;">Fitur itu dikatakannya merupakan bagian dari industri kreatif </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">dan</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;"> bagian dari perkembangan digital bisnis. Sebagai perusahaan yang menjawab beyond telecommunication ke dalam new bisnis: data, internet services, menurut Sarwoto, itu pun diwujudkan dalam berbagai fitur baru di simPATI. “Saya mengutip ucapan Handi Irawan, yang pernah saya dengar, teoritis itu hanya beberapa persen dari kepuasan pada brand yang bisa terkait untuk kinerjanya,” </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">tukasnya.</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;"> Ia men</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">ambahkan, </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">ada merek yang kepuasannya bagus sekali tapi pangsa pasarnya buruk. </span></span></em></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span><span style="font-size: small;">A</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">chievement antara kepuasan konsumen dengan kinerja merek simPATI, </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">lanjutnya,</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;"> ada naik turun. Ia beralasan pasar pra bayar itu mendekati kejenuhan. “Kualitas pra bayar simPATi itu dipersepsi bagus, tapi harganya juga dipersepsikan “bagus” alias mahal,” katanya. Di kala pasar mendekati kejenuhan, simPATI saat ini sudah 65 jutaan. Untuk menjawab kejenuhan, yang akhirnya konsumen pra bayar lari ke low end, Telkomsel mengeluarkan merek penangkal: Kartu As. “Kala simPATI turun, Kartu As naik. Inilah yang mendongkrak pelanggan Telkomsel menjadi lebih dari 105 juta pelanggan,” </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">ujarnya membeberkan rahasia sukses penjualan Telkomsel.</span></span></em><em></em></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span><span style="font-size: small;">Hingga kini sim</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">PATI </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">tetap </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;"> memberikan kontribusi revenue tertinggi di Telkomsel. </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">Menurutnya,</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;"> kontribusi revenue simPATI kurang lebih 60% terhadap total revenue Telkomsel. Itu dikarenakan peningkatan penggunaan data, value added services, peningkatan arpu. “Black</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">B</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">erry jumlahnya tinggi juga ada peran simPATI, pengguna Blackberry Telkomsel saat ini ada sekitar 3 juta, sekitar 2,5 jutanya adalah pelanggan simPATI,” ujarnya. </span></span></em></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span><span style="font-size: small;">Bagian dari langkah Telkomsel kala pasar jenuh, pihaknya banyak </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">me</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">lakukan program retention dan loyalty. Seperti Siaga Mudik yang diadakan setiap tahun dilakukan. “Untuk mendapat pelanggan baru, saat ini harus menarik pelanggan operator lain, maka itu kami harus jaga retention dan loyalty,” katanya. </span></span></em></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span><span style="font-size: small;">Secara periodik dikatakannya pihaknya selalu melakukan riset terhadap kepuasan, loyalitas konsumen atau pelanggan Telkomsel. “Hasil riset kami menyebut 90% pelanggan simPATI adalah pelanggan aktif. Artinya pemilik kartu pra bayar tersebut aktif mengisi ulang dan menggunakan kartu tersebut,” katanya. Intikasi tersebut menunjukan bahwa pelanggan setia pada produk pra bayar selular tersebut. </span></span></em></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span><span style="font-size: small;">Menjaga pelanggan aktif itu tidaklah mudah. Namun, ia bersyukur simPATI selalu loyal, ia menyebut paling bergeser menjadi 89% yang aktif tak pernah kurang dari itu. Telkomsel ke depan pihaknya menyadari bahwa pengguna akan banyak pergi ke data. Yang lebih banyak adalah segmen anak muda yang menggunakan itu. Dari seluruh penduduk Indonesia potensinya 50-55 juta, sedang saat ini simPATI dan Kartu As total penggunanya 31 juta. </span></span></em></p>
<p align="JUSTIFY"><em>“</em><em><span><span style="font-size: small;">Sedang pengguna simPATI dan Kartu As mayoritas adalah anak muda,” ujarnya. Ia menyebut pertumbuhan atau peningkatan pelanggannya 34% dalam 2,5 tahun kepimpinannya. Peningkatan pendapatan sekitar Rp 10 </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">t</span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">riliun. “Teman-teman ini kerja keras selama 2,5 tahun, kami sukses beralih ke bisnis data,”katanya. Pada 3 tahun lalu pengguna bisnis data di Telkomsel kurang dari 5 juta pelanggan, sekarang sudah 36 juta. Sementara SDM totalnya tidak banyak berubah sekitar 4.300 orang. Dari angka tersebut 60% dukungan dari simPATI. </span></span></em><em><span><span style="font-size: small;">(EVA)</span></span></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/updates/telkomsel-raih-12-penghargaan-icsa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Telkom Tawarkan Diskon Hingga 80% untuk Pelanggannya yang Berhaji</title>
		<link>http://swa.co.id/updates/telkom-tawarkan-diskon-hingga-80-untuk-pelanggannya-yang-berhaji</link>
		<comments>http://swa.co.id/updates/telkom-tawarkan-diskon-hingga-80-untuk-pelanggannya-yang-berhaji#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 13:54:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herning Banirestu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Updates]]></category>
		<category><![CDATA[diskon]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[Sarwoto Atmosutarno]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=22283</guid>
		<description><![CDATA[Selama musim haji 2011, Telkomsel menghadirkan layanan komunikasi dengan tarif paling hemat hingga 80 persen dan ragam layanan paling lengkap  <a href="http://swa.co.id/updates/telkom-tawarkan-diskon-hingga-80-untuk-pelanggannya-yang-berhaji">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } -->Selama musim haji 2011, Telkomsel menghadirkan layanan komunikasi dengan tarif paling hemat hingga 80 persen dan ragam layanan paling lengkap bagi pelanggan yang beribadah haji di Tanah Suci. Kini, pelanggan Telkomsel tidak perlu mengganti <em>sim card</em> karena tarif Telkomsel yang berlaku sudah setara dengan tarif lokal Arab Saudi. Tarif hemat layanan komunikasi haji ini hanya berlaku di jaringan operator Zain Arab Saudi.</p>
<p>Untuk melakukan panggilan telpon dan <em>video call</em> ke semua operator di Tanah Air, pelanggan hanya dikenakan Rp 6.000 per menit, terima telpon Rp 2.500 per menit, kirim SMS Rp 900 per SMS, serta gratis menerima SMS dari semua operator. Bahkan, khusus untuk pelanggan kartuHALO tetap dapat terhubung dengan berbagai informasi selama berada di Tanah Suci dengan memanfaatkan tarif hemat layanan data Rp 100/ 10kb untuk pemakaian internet dan BlackBerry, dengan pembayaran maksimum Rp 50.000 per hari (APN BlackBerry) dan Rp 150.000 per hari (APN non BlackBerry).</p>
<p>Menurut Dirut Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno, ”Beragam layanan bagi jemaah haji kami hadirkan sebagai upaya memberikan kenyamanan dan menambah kekhusyukan pelanggan selama beribadah haji, dengan memberikan layanan komunikasi paling hemat. Para jamaah tidak perlu mengganti sim card Telkomsel selama berada di Arab Saudi. Sebagai service leader dalam industri selular Indonesia, sudah merupakan tanggung jawab Telkomsel untuk terus dapat memberikan layanan sesuai dengan kebutuhan khusus pelanggan.”<br />
I</p>
<p>Telkomsel juga menyediakan paket hemat layanan data bagi pelanggan paskabayar maupun prabayar yang sedang menjalankan ibadah haji. Pelanggan dapat membeli paket unlimited data roaming 3 hari seharga Rp 200.000 ataupun 7 hari dengan harga Rp 450.000.</p>
<p>Nikmati juga ragam paket unlimited BlackBerry Telkomsel yang menyajikan tarif hemat Rp 45.000 untuk paket 1 hari, Rp 130.000 untuk 3 hari, Rp 300.000 untuk 7 hari, dan Rp 850.000 untuk 20 hari. Dengan membeli paket unlimited BlackBerry tersebut, pelanggan dapat menikmati layanan email, social media, browsing, dan chatting dengan nyaman. Untuk menikmati ragam paket hemat layanan data dan paket unlimited BlackBerry, pelanggan cukup menghubungi *123# dari ponselnya lalu pilih menu ”Internet&amp;BBHaji”.</p>
<p>Demi kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi di Tanah Suci, Telkomsel menyediakan <em>call center</em> 1111 (GRATIS telpon dari Arab Saudi) yang beroperasi selama 24 jam dan merupakan call center layanan haji pertama di Indonesia. Di samping itu, Telkomsel juga membuka posko pelayanan pelanggan dan customer service berbahasa Indonesia. Posko pelayanan di Madinah terletak di Hotel Al Andalus, serta Mekkah berlokasi di Hotel Grand Zam Zam, Restoran Bin Jawee lantai P4, dan Amani Gift Shop lantai dasar. Dengan mengunjungi Posko Layanan Haji Telkomsel, pelanggan mendapatkan beragam layanan kebutuhan komunikasi seperti ganti kartu, aktivasi SLI/ International Roaming, blokir, open blokir, aktivasi 3G, penjualan paket perdana dan juga <em>voucher</em> pulsa prabayar.</p>
<p>”Setiap tahun kami terus berupaya menghadirkan nilai tambah pada layanan haji mengingat Telkomsel merupakan operator selular yang paling dipercaya oleh mayoritas jemaah haji Indonesia. Kami harap kehadiran solusi komunikasi di Tanah Suci ini dapat direspon positif dan dimanfaatkan oleh pelanggan secara optimal,” tambah Sarwoto.</p>
<p>Dalam menghadirkan layanan komunikasi di Arab Saudi, Telkomsel menggandeng Zain sebagai mitra khusus layanan haji. Untuk menikmati tarif hemat di Tanah Suci, pelanggan paskabayar maupun prabayar Telkomsel dapat memilih network operator Zain secara manual.</p>
<p>Telkomsel juga kembali memberikan kesempatan bagi 16 pelanggan untuk mendapatkan Paket Umroh Gratis. Pelanggan kartuHALO, simPATI, dan Kartu As cukup memakai kartu seperti biasa dan untuk setiap pemakaian di Tanah Suci periode 1 Oktober hingga 31 Desember 2011 secara otomatis akan diikutsertakan dalam Program Rejeki Haji Telkomsel Ibadah ini. Tahun 2010 lalu ada 200 ribu sekitar 50% menggunakan layanan komunikasi haji Telkomsel. Diharapkan tahun.ini ada peningkatan signifikan pengguna layanan ini dengan dipangkasnya tarif hingga 80%. Targetnya bisa naik 10%.</p>
<p style="margin-bottom: 0in">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/updates/telkom-tawarkan-diskon-hingga-80-untuk-pelanggannya-yang-berhaji/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paket Unlimited Telkomsel untuk Android Sony Ericsson</title>
		<link>http://swa.co.id/updates/paket-unlimited-telkomsel-untuk-android-sony-ericsson</link>
		<comments>http://swa.co.id/updates/paket-unlimited-telkomsel-untuk-android-sony-ericsson#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2011 00:19:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eddy Dwinanto Iskandar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Android]]></category>
		<category><![CDATA[Ericsson]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=21606</guid>
		<description><![CDATA[Kebutuhan akses untuk data telepon seluler berbasis Android memang tak sedikit. Karena itulah agar kantong penggunanya tak bolong, Sony Ericsson  <a href="http://swa.co.id/updates/paket-unlimited-telkomsel-untuk-android-sony-ericsson">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kebutuhan akses untuk data telepon seluler berbasis Android memang tak sedikit. Karena itulah agar kantong penggunanya tak bolong, Sony Ericsson menggelar layanan paket data unlimited Xperia Unlimited bersama Telkomsel untuk pengguna ponsel mereka yang bersistem operasi Android. Dengan Rp 30.000 plus PPn untuk paket data unlimited mingguan sampai dengan bulanan senilai Rp 50.000 plus PPn pengguna sudah dapat menggunakan Android mereka untuk segala macam kebutuhan berbasis internet.</p>
<p>“Sony Ericsson senantiasa berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk para pelanggan setianya, termasuk para pengguna ponsel Xperia. Program Xperia Unlimited ini merupakan salah satu upaya kami dalam memberikan kemudahan dalam berponsel” ujar Djunadi Satrio, <em>Head of Marketing</em> dari Sony Ericsson Indonesia.</p>
<p>Ririn Widaryani, <em>Deputy VP Product Lifecycle Management</em> Telkomsel memaparkan, pihaknya berupaya menghadirkan <em>high value experience</em> dengan menciptakan inovasi paket layanan sesuai kebutuhan pelanggan. “ Paket Xperia Unlimited kami sediakan untuk mengakomodasi kebutuhan <em>mobile lifestyle</em> para pengguna Sony Ericsson Xperia, yang juga didukung jaringan <em>broadband</em> berkualitas,” kata Ririn.</p>
<p>Bersamaan dengan diluncurkannya layanan ini, Sony Ericsson juga turut mengeluarkan Paket <em>Bundling</em> Sony Ericsson W8 bersama dengan Telkomsel. Para pengguna akan mendapatkan tarif khusus Paket Xperia Unlimited Bulanan hanya seharga Rp 30.000,- plus PPn per bulan yang berlaku selama 3 bulan sejak periode 31 Juli – 30 September 2011.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/updates/paket-unlimited-telkomsel-untuk-android-sony-ericsson/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Telkomsel Klaim E-Money Cuma Komplementer</title>
		<link>http://swa.co.id/updates/telkomsel-klaim-e-money-cuma-komplementer</link>
		<comments>http://swa.co.id/updates/telkomsel-klaim-e-money-cuma-komplementer#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jun 2011 00:06:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ellyzar Zachra P.B</dc:creator>
				<category><![CDATA[Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Barry Diller]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia dan Singapura.]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swa.co.id/?p=20418</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun uang elektronik (e-money) memiliki pangsa pasar ayng cukup besar dalam menggantikan posisi uang tunai, terlihat dari beberapa operator yang  <a href="http://swa.co.id/updates/telkomsel-klaim-e-money-cuma-komplementer">...More&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="font-style: normal;"><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span style="text-decoration: none;">Meskipun uang elektronik (</span><em><span style="text-decoration: none;">e-money</span></em><span style="text-decoration: none;">) memiliki pangsa pasar ayng cukup besar dalam menggantikan posisi uang tunai, terlihat dari beberapa operator yang turut &#8216;bermain&#8217; di layanan ini, pihak Telkomsel mengaku </span><em><span style="text-decoration: none;">e-money </span></em><span style="text-decoration: none;">sekadar pelengkap / komplementer. Uang tunai tetap menjadi &#8216;juara&#8217;.</span></span></span></p>
<p style="font-style: normal;">
<p style="font-style: normal;"><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><span style="font-size: small;"><span style="text-decoration: none;">Pernyataan tersebut diungkapkan oleh </span></span><span style="font-size: small;">Wakil Presiden </span><span style="font-size: small;"><em>M Commerce</em></span><span style="font-size: small;"> </span><em><span style="font-size: small;"><span style="font-style: normal;"><span style="text-decoration: none;">Telkomsel, Bambang Supriyogo. Telkomsel memang menyediakan fitur </span></span></span></em><em><span style="font-size: small;"><em><span style="text-decoration: none;">e-money </span></em></span></em><em><span style="font-size: small;"><span style="font-style: normal;"><span style="text-decoration: none;">melalui penggunaan pulsa dengan nama layanan &#8216;T-Cash&#8217;. “</span></span></span></em><span style="font-size: small;"><span style="text-decoration: none;">T-Cash pada dasarnya merupakan alat pembayaran yang bersifat komplementer. Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan T-Cash, mereka bisa datang ke mitra kami untuk melakukan pembayaran dengan memasukkan pin elektronik ke mereka dan menggunakan nilai uang yang tersimpan di </span></span><span style="font-size: small;"><em><span style="text-decoration: none;">simcard </span></em></span><span style="font-size: small;"><span style="text-decoration: none;">ponsel.”</span></span></span></span></p>
<p style="font-style: normal;">
<p style="font-style: normal;"><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span style="text-decoration: none;">Telkomsel mengaku memanfaatkan empat pedoman yaitu Keamanan (dalam lingkup pengamanan sistem jaringan dan IT), Efisiensi (semua instrumen sesuai dengan standarisasi yang diberikan oleh regulator), Akses (semua pengguna IT memiliki hak yang sama untuk memanfaatkan T-Cash), dan yang terakhir adalah Proteksi Konsumen. “ami memberikan pengamanan yang memastikan nominal uang yang tersimpan di T-cash sesuai dengan transaksi yang dilakukan,” ujar Bambang.</span></span></span></p>
<p style="font-style: normal;">
<p style="font-style: normal;"><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span style="text-decoration: none;">Telkomsel </span>sudah bekerja sama dengan pihak bank sejak 2003 melalui layanan <em><span style="text-decoration: none;">mobile banking. </span></em><span style="text-decoration: none;">Transaksi uang elektronik sangatlah besar pasarnya karena 96% pengguna merupakan </span><em><span style="text-decoration: none;">prepaid. </span></em><span style="text-decoration: none;">“Kami merupakan perpanjangan tangan pihak bank karena </span><em><span style="text-decoration: none;">floating money </span></em><span style="text-decoration: none;">sebenarnya tetap tersimpan di bank. Kami hanya berlaku sebagai sarana,” kata Bambang lagi.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;">
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;"><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span style="text-decoration: none;">Telkomsel membangun ekosistem </span><em><span style="text-decoration: none;">e-money </span></em><span style="text-decoration: none;">melalui empat cara yaitu mencari lebih banyak pelanggan, melakukan kerja sama dengan </span><em><span style="text-decoration: none;">merchant, </span></em><span style="text-decoration: none;">sosialisasi produk dan melakukan beberapa perubahan model bisnis sesuai kebutuhan. </span>T-Cash dapat digunakan untuk pembayaran PDAM, Listrik, telepon rumah, <em><span style="text-decoration: none;">spedy </span></em><span style="text-decoration: none;">dan masih banyak lagi. Selain itu, T-Cash dapat ditransfer </span><em><span style="text-decoration: none;">person to person. </span></em><span style="text-decoration: none;">Saat ini, telkomsel memiliki 571 </span><em><span style="text-decoration: none;">merchant </span></em><span style="text-decoration: none;">dengan 17 ribu titik transaksi. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;">
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;">
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;"><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span style="text-decoration: none;">Besarnya pangsa pasar </span><em><span style="text-decoration: none;">e-money </span></em><span style="text-decoration: none;">juga diakui Ronald Waas, Direktur Akunting dan Sistem Pembayaran BI. Saat ini, ada 11 penyedia e-money, dengan 6 diantaranya adalah Bank dan sisanya bukan perbankan. Tiga operator yang ikut memberikan fitur </span><em><span style="text-decoration: none;">e-money </span></em><span style="text-decoration: none;">adalah Telkomsel, Indosat dan XL. “Mari kita membagi fungsi yang jelas antara perbankan dan pelaku telekomunikasi. Saat ini, populasi masyarakat Indonesia sekitar 250 juta. Karena itu, pangsa pasar tentu sangat besar,” kata Ronald. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;">
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;">
<p id="yui_3_2_0_3_130913262023259" style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;"><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span style="text-decoration: none;">Banyak pihak yang menganggap bahwa BI hanya mengatur perbankan namun pada dasarnya, semua sistem pembayran diatur oleh BI. Yang harus diperhatikan, pulsa sebenarnya bukanlah alat bayar, tegas Ronald. Misalnya, untuk membeli pulsa Rp 100 ribu. Anda hanya perlu merogoh kocek Rp 80 ribu. Nilai yang sama juga tidak bisa disejajarkan antar operator. Di sisi lain, transaksi uang elektronik harus memiliki rasio yang sama. Dengan membayar Rp 80 ribu, nilai uang yang harus tersimpan juga Rp 80 ribu. Tidak boleh bertambah.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;">
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;">
<p id="yui_3_2_0_3_130913262023274" style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;"><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span style="text-decoration: none;">Ada kekhawatiran soal pencucian uang, karena itu PPATK meminta aturan yang ketat soal </span><em><span style="text-decoration: none;">e-money. </span></em><span style="text-decoration: none;">Pertama, layanan </span><em><span style="text-decoration: none;">e-money </span></em><span style="text-decoration: none;">tidak boleh lebih dari Rp 5 juta dan tidak boleh lebih dari Rp 20 juta per bulan. Kami menyadari bahwa saat berbicara soal </span><em><span style="text-decoration: none;">e-money, </span></em><span id="yui_3_2_0_3_130913262023265" style="text-decoration: none;">bank tidak bisa jalan sendiri mengingat keuntungan cukup besar sehingga banyak pemain yang ingin ikut andih.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;">
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;"><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Terjadi peningkatan instrumen <em><span style="text-decoration: none;">e-money. </span></em><span style="text-decoration: none;">Ini terlihat dari 2007 sebanyak 400 ribu instrumen (alat / kartu </span><em><span style="text-decoration: none;">e-money)</span></em><span style="text-decoration: none;">, 2009 sebanyak 3 juita dan 2011 sebanyak 9,8 juta. Volume / jumlah transaksi </span><em><span style="text-decoration: none;">e-money </span></em><span style="text-decoration: none;">sebanyak 95 ribu transaksi per hari. Selain itu, jumlah nilai transaksi mencapai Rp 1,9 miliar per hari. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;">
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;"><span style="text-decoration: none;">“<span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Meskipun terlihat bahwa pemain telekomunikasi ikut serta di ranah</span></span></span><span style="font-family: ARial,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em><span style="text-decoration: none;"> e-money,</span></em><span style="text-decoration: none;"> Bank Indonesia masih melihat bahwa perbankan tetap menjadi &#8216;raja&#8217; dalam bebrapa waktu yang cukup panjang,” ujar Ronald.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;">
<p style="margin-bottom: 0in; font-style: normal;">
<p style="margin-bottom: 0in;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swa.co.id/updates/telkomsel-klaim-e-money-cuma-komplementer/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

